p-Index From 2015 - 2020
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Mustashfa
., Wasman
IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

STATUS GANDA LEMBAGA INTERMEDIASI KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH DALAM MENJALANKAN AKAD MUDHARABAH ., Wasman; Nuryaman, Asep Hilman
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.161 KB) | DOI: 10.24235/jm.v2i1.1621

Abstract

Abstract Mudharabah is the most important contract muamalah underlying Islamic banking products. However, implementation as one of the mudharabah contract in Islamic banking products has attracted criticism. This criticism appears, because in the scheme of mudharabah run Islamic banking violate the provisions described in the economic law of sharia, one of which is their dual status of Islamic banking (bank acts as shahibul maal and mudharib) when running the scheme mudharabah in the product collection and disbursement of funds. The results showed that the misalignment between the intermediary function of the characteristics of mudharabah resulted mudharabah who do become damaged, it can be seen from their dual status and the absence of real business in Islamic banking should be in mudharabah, in addition to their dual status in banking sharia in mudharabah it self makes laws mudharabah run islamic banking needs to be questioned. Keywords: Dual Status and Islamic Banking. Abstrak Mudharabah merupakan akad muamalah paling utama yang melandasi produk perbankan syariah. Namun implementasi mudharabah sebagai salah satu akad dalam produk di perbankan syariah telah menuai kritik. Kritik ini muncul, karena dalam skema akad mudharabah yang dijalankan perbankan syariah menyalahi ketentuan-ketentuan yang dijelaskan dalam hukum ekonomi syariah, salah satunya adalah adanya status ganda perbankan syariah (bank berperan sebagai shahibul maal dan mudharib) ketika menjalankan skema akad mudharabah dalam produk penghimpunan dan penyaluran dana. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketidakselarasan antara fungsi intermediasi dengan karakteristik akad mudharabah mengakibatkan akad mudharabah yang dilakukan menjadi rusak, hal ini bisa dilihat dari adanya status ganda dan tidak adanya usaha riil di perbankan syariah yang seharusnya ada dalam akad mudharabah, selain itu adanya status ganda di perbankan syariah dalam akad mudharabah itu sendiri membuat hukum mudharabah yang dijalankan perbankan syariah perlu dipertanyakan. Kata Kunci: Status Ganda dan Perbankan Syariah.
DAMPAK OBJEK WISATA CURUG CIPEUTEUY TERHADAP SOSIAL EKONOMI DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI DESA BANTARAGUNG Arifin, Djohar; ., Wasman; ., Fitriyani
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.358 KB) | DOI: 10.24235/jm.v2i2.2161

Abstract

Abstract The existence of a tourist attraction in an area will certainly have an impact for the area and its surroundings. The impact of its management will affect the socio-economic conditions and will certainly affect the level of local revenue in the area. Departing from the problem then conducted research that aims to know the impact, and in stacking the formulation of the problems such as, how is the management system of tourist attraction cipeuteuy water fall? What is the impact of tourism management on socio-economic and local revenue? This research uses descriptive research with qualitative approach. The data collecting of this research is done by observation or observation, Interview to the management of cipeuteuy curug tourist object and the surrounding community. Based on the results of research and analysis conducted then got the conclusion that the curug tourist attraction cipeuteuy is managed with the community empowerment system that is all the management and development involves only local people. And the impact is a lot of job openings and economic improvement of the community and increase local revenue. Keywords: Tourism Object, Socio Economic, Local Revenue. Abstrak Keberadaan objek wisata di suatu daerah tentu akan memberikan dampak untuk daerah tersebut dan sekitarnya. Dampak dari pengelolaannya akan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi dan tentu akan mempengaruhi terhadap tingkat Pendapatan Asli Daerah di daerah tersebut. Berangkat dari permasalahan tersebut maka dilakukanlah penelitian yang bertujuan utntuk mengetahui dampak tersebut, dan disusunlah rumusan permasalahan diantaranya, bagaimana sistem pengelolaan objek wisata Curug Cipeuteuy? Bagaimana dampak pengelolaan objek wisata terhadap sosial ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah? Penelitian ini meggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan atau observasi, Wawancara kepada pihak pengelola objek wisata curug cipeuteuy dan masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan bahwa objek wisata curug cipeuteuy ini dikelola dengan sistem pemberdayaan masyarakat yaitu seluruh pengelolaan dan pembangunannya hanya melibatkan warga sekitar. Dan dampaknya adalah banyak membuka lapangan pekerjaan dan perbaikan ekonomi masyarakat serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.  Kata Kunci: Objek Wisata, Sosial Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah.
PRODUK PEMBIAYAAN WISATA RELIGI HAJI PADA KOPERASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH Busthomi, Achmad Otong; ., Wasman; Farichah, Nurul
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.348 KB) | DOI: 10.24235/jm.v3i1.2933

Abstract

Abstract The large number interest of community in performing the hajj became one of the reference for Koperasi Nusantara in innovating the financing product. This product can be used for members of Koperasi Nusantara with some terms and conditions that have been determined. In financing, Koperasi Nusantara usesmurabaha financing. On the other side there should be a guarantee given to this community that there is portion number of Hajj and SPPH.This case study uses qualitative research method with descriptive approach that aims to get accurate data about financing in hajj. Techniques of collecting data used in this study are observation, interview and documentation. The collected data is analyzed by using qualitative analysis method which is done logically and systematically. Koperasi Nusantara as a savings and loan cooperative (KSP) that presents the product of religious tourism hajj financing enough to attract the attention of the public. In practice, however, this financing is in contrast to (PMA) no. 24 of 2016 on Amendment to Regulation of the Minister of Religious Affairs no. 30 Year 2013 concerning Banks Receiving Deposit Fees for Hajj Implementation that financing with the type of bailout had been prohibited. Keywords: Financing, Hajj, Mechanism, Murabahah and Policy. Abstrak Besarnya minat masyarakat dalam menunaikan ibadah haji menjadi salah satu acuan bagi Koperasi Nusantara dalam menginovasikan produk pembiayaan. Di dalam pembiayaan ini Koperasi Nusantara menggunakan pembiayaan murabahah. Bukan hanya itu, dalam pembiayaan ini juga harus ada jaminan yang diberikan kepada pihak koperasi yaitu berupa nomor porsi haji dan SPPH. Jenis penelitian ini adalah case study (studi kasus). Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif normatif yang dilakukan secara logis dan sistematis. Koperasi Nusantara sebagai koperasi simpan pinjam (KSP) yang menghadirkan produk pembiayaan wisata religi haji cukup menarik perhatian masyarakat luas. Namun dalam prakteknya pembiayaan ini bertolak belakang dengan (PMA) No. 24 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agama No. 30 Tahun 2013 tentang Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji bahwa pembiayaan dengan jenis talangan haji telah dilarang. Kata Kunci: Pembiayaan Wisata Religi Haji, Mekanisme, Murabahah dan Kebijakan.
PERAN KOPERASI DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN Saefulloh, Eef; ., Wasman; Nur Asih, Desy Ina
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.444 KB) | DOI: 10.24235/jm.v3i2.3380

Abstract

Abstract Cooperative as a manifestation of the economic development of democracy. This happens when the cooperative is well managed, The existence of cooperatives in the District of Gunungjati has not described the cooperative as a form of economic development populist.This study aims to answer from the questions that become the formulation of the problem, how SWOT Cooperative as a Form of Community Economic Development in the District of Gunungjati? This research uses qualitative research,The data collected by interview technique (interview), observation, documentation and then analyzed by descriptive method of analysis.The SWOT analysis results that can be submitted by the authors are the cooperatives in the District of Gunungjati has the power in management,And has a weakness of the level of public confidence,Besides the cooperative opportunities for cooperation with financial institutions are very open,On the other hand the threat is the ease of provision of borrowers of informants (middlemen) who are still very difficult to overcome. Keywords: Cooperative, SWOT Analysis, and Community Economic. Abstrak Koperasi sebagai wujud dari pembangunan ekonomi kerakyatan. Hal ini terjadi apabila koperasi dikelola dengan baik, keberadaan koperasi di Kecamatan Gunungjati belum mendiskripsikan koperasi sebagai wujud pembangunan ekonomi kerakyatan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang menjadi rumusan masalah, bagaimana SWOT Koperasi Sebagai Wujud Pembangunan Ekonomi Kerakyatan di Wilayah Kecamatan Gunungjati? Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan dengan teknik interview (wawancara), observasi, dokumentasi kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis. Adapun hasil analisis SWOT yang dapat disimpulkan oleh penulis adalah koperasi-koperasi di Kecamatan Gunungjati memiliki kekuatan di manajemen, dan mempunyai kelemahan dari tingkat kepercayaan masyarakat, selain itu peluang koperasi untuk kerjasama dengan lembaga keuangan sangat terbuka, disisi lain ancamannya adalah kemudahan penyediaan pinjam informan (tengkulak) yang masih sangat sulit diatasi.Kata Kunci: Koprasi, Analisis SWOT, dan Ekonomi Kerakyatan.