This Author published in this journals
All Journal Al-Mustashfa
Saefulloh, Eef
IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH INFLASI, PDB, INVESTASI DAN PENDIDIKAN TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI INDONESIA PERIODE TAHUN 1999-2015 Saefulloh, Eef; Fitriana, Renjana
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.216 KB) | DOI: 10.24235/jm.v2i1.1626

Abstract

Abstract Generally, the unemployment is affected by the amount of applicants or the amount of applicants are not same with the total of field-work that needs employees. Many factors affect the level of unemployment (Y), inflation (X1), GNP (X2), Investation (X3), and education (X4) which were developed by the dummy variables to SD/MI (D1), SMP/MTs (D2), SMA/MA (D3) and than PT (D4). According of the result of analyzing the data and hypothesis, the result got Fcount 17,59 > Ftabel 3.26, thus independently simultaneous free affected significantly to the level of unemployment in Indonesia. The result of T-test, the free varibales influenced in the level of unemployment in Indonesia, with each results: variables of inflation (X1) Tcount 3,317 > Ttabel 1,833, GNP (X2) Tcount -4,788 > Ttabel 1,833, investation (X3) Tcount -2,396 > Ttabel 1,833,and education with dummy variable SD/MI (D1) Tcount -4,542 > Ttabel 1,833 , SMP/MTs(D2) Tcount 9,305 >Ttabel 1,833, SMA/MA (D3) Tcount -4,373 >Ttabel1,833, and  but on the dummy variables college level there is no influence on the unemployment rate where the value PT(D4) Tcount -0,183 >Ttabel1,833. Keywords: Inflation, GNP, Investation, Education and The Level of Unemployment. Abstrak Pengangguran pada umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau jumlah pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada mampu menyerapnya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran (Y), inflasi (X1), PDB (X2), Investasi (X3), dan pendidikan (X4) yang dikembangkan dengan variabel dummy terhadap SD/MI (D1), SMP/MTs (D2), SMA/MA (D3) serta PT (D4). Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis diperoleh Fhitung 17,593 > Ftabel 3.26, sehingga secara simultan variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Sedangkan hasil uji T secara serentak variabel bebas berpengaruh terhadap tingkat pengangguran dengan nilai masing-masing, variabel inflasi (X1) Thitung 3,317> Ttabel 1,833, PDB (X2) Thitung -4,788 > Ttabel 1,833, Investasi (X3) Thitung -2,396 > Ttabel 1,833, dan pendidikan dengan variabel dummy SD/MI(D1) Thitung -4,542 > Ttabel 1,833 , SMP/MTs(D2) Thitung 9,305 > Ttabel 1,833, SMA/MA (D3) Thitung -4,373 > Ttabel 1,833, namun pada variabel dummy tingkat perguruan tinggi tidak terdapat pengaruh terhadap tingkat pengangguran dimana nilai PT (D4) Thitung -0,183 < Ttabel 1,833. Kata Kunci: Inflasi, PDB, Investasi, Pendidikan dan Tingkat Pengangguran.
DANA INVESTASI REAL ESTAT SYARIAH SEBAGAI SARANA INVESTASI WAKAF UANG Setyawan, Edy; Saefulloh, Eef; Haerunisa, Anis
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.536 KB) | DOI: 10.24235/jm.v3i1.2940

Abstract

Abstract Cash waqf still raises the debate in terms of its management, because its utilization is feared will not last longer. To make the cash waqf eternal, it is necessary to discover a new long-term management manner, one of which is investment. Islamic Real Estate Investment Trust Syariah has high potential on achieve maximum investment returns. The main issues that will be discussed in this paper is regarding the potential application of wakaf investment through Islamic Real Estate Investment Trust Syariah in Indonesia according to positive law. The author using qualitative method and descriptive method in analyzing the issues. The data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Islamic Real Estate Investment Trust Syariah as an investment for cash waqf has been legalized both according to positive law and Syariah, the high economic value still accompanied by high risk threat. But, waqf Investment can be done through balancing the real asset value and manage it in productive way with combining direct investment and indirect investment. Keywords: Islamic Real Estate Investment Trust Syariah, Direct Investment and Indirect Investment. Abstrak Wakaf uang masih menimbulkan perdebatan dalam hal pengelolaanya, hal ini karena penggunaanya yang dikhawatirkan tidak akan abadi. Untuk menjadikan wakaf uang abadi dan dapat dimanfaatkan terus menerus, maka perlu adanya upaya pengelolaan yang bersifat  jangka panjang, yaitu, investasi. Dana Investasi Real Estat Syariah memiliki potensi untuk memberika hasil yang maksimal terhadap invetasi wakaf uang. Tulisan ini membahas tentang potensi Dana Investasi Real Estat Syariah sebagai sarana investasi wakaf uang di Indonesia berdasarkan hukum positif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Adapun data yang dikumpulkan adalah melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dana Investasi Real Estat Syariah sebagai sarana  investasi wakaf uang sudah legal baik menurut hukum positif maupun menurut Syariah, nilai ekonomisnya yang tinggi masih diiringi ancaman risiko yang tinggi. Namun, Investasi wakaf bisa dilakukan dengan menyeimbangkan kekayaan aset wakaf dan mengelolanya secara produktif dengan menggabungkan investasi langsung dan tidak langsung.  Kata Kunci:  Dana Investasi Real Estat Syariah, Investasi Langsung dan Investasi Tidak Langsung.
PERAN KOPERASI DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN Saefulloh, Eef; ., Wasman; Nur Asih, Desy Ina
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.444 KB) | DOI: 10.24235/jm.v3i2.3380

Abstract

Abstract Cooperative as a manifestation of the economic development of democracy. This happens when the cooperative is well managed, The existence of cooperatives in the District of Gunungjati has not described the cooperative as a form of economic development populist.This study aims to answer from the questions that become the formulation of the problem, how SWOT Cooperative as a Form of Community Economic Development in the District of Gunungjati? This research uses qualitative research,The data collected by interview technique (interview), observation, documentation and then analyzed by descriptive method of analysis.The SWOT analysis results that can be submitted by the authors are the cooperatives in the District of Gunungjati has the power in management,And has a weakness of the level of public confidence,Besides the cooperative opportunities for cooperation with financial institutions are very open,On the other hand the threat is the ease of provision of borrowers of informants (middlemen) who are still very difficult to overcome. Keywords: Cooperative, SWOT Analysis, and Community Economic. Abstrak Koperasi sebagai wujud dari pembangunan ekonomi kerakyatan. Hal ini terjadi apabila koperasi dikelola dengan baik, keberadaan koperasi di Kecamatan Gunungjati belum mendiskripsikan koperasi sebagai wujud pembangunan ekonomi kerakyatan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang menjadi rumusan masalah, bagaimana SWOT Koperasi Sebagai Wujud Pembangunan Ekonomi Kerakyatan di Wilayah Kecamatan Gunungjati? Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan dengan teknik interview (wawancara), observasi, dokumentasi kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis. Adapun hasil analisis SWOT yang dapat disimpulkan oleh penulis adalah koperasi-koperasi di Kecamatan Gunungjati memiliki kekuatan di manajemen, dan mempunyai kelemahan dari tingkat kepercayaan masyarakat, selain itu peluang koperasi untuk kerjasama dengan lembaga keuangan sangat terbuka, disisi lain ancamannya adalah kemudahan penyediaan pinjam informan (tengkulak) yang masih sangat sulit diatasi.Kata Kunci: Koprasi, Analisis SWOT, dan Ekonomi Kerakyatan.