Rinaldy, Alfian
Universitas Syiah Kuala

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN KEKUATAN OTOT PERAS TANGAN DENGAN KETANGKASAN BERMAIN TENIS LAPANGAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENJASKESREK UNSYIAH ANGKATAN 2009 Darmawi, Firmansyah A.; Rinaldy, Alfian; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 4 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.937 KB)

Abstract

Permainan tenis lapangan merupakan olahraga yang dimainkan dengan menggunakan  jaring (net) dan raket, yang dimainkan oleh dua atau empat orang yang saling berhadapan. Olahraga tenis dituntut untuk memiliki ketangkasan dasar dalam bermain. Ketangkasan  berupa Pukulan service, forehand, backhand, volley dan smash. Kelima unsur tersebut dapat dilakukan dengan baik jika melakukan latihan secara kontinyu dan sistematis. Kekuatan merupakan salah satu unsur fisik yang sangat diperlukan dalam olahraga tenis lapangan, kekuatan otot peras tangan merupakan komponen yang  berhubungan dengan pegangan raket dalam  tenis. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian diskriptif jenis korelasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot peras tangan dengan ketangkasan bermain tenis lapangan pada Mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2009 tahun Akademik 2011/2012. Populasi dan sampel dalam  penelitian ini merupakan Mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2009 berjumlah79 orang, teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan teknik Total Sampling. Teknik pengumpulan data kekuatan otot peras tangan dilakukan melalui pengukuran yang mengunakan alat, hand grip dynamometer merk Takei tipe A5401 Digital dan tes ketangkasan bermain tenis yang meliputi tes ketepatan service, drive dan rally selama 3 menit. Analisis data menggunakan  rumus stasistik koefesisen korelasional Product Moment, serta uji stasistik (uji t)pada tarap 50%. Hasil analisis data dapat diperoleh nilai korelasi rxy = 0,29 > r table 0,20 artinya terdapat hubungan positif. Sedangkan nilai t hitung = 3,06 > nilai t table = 2,00 artinya hipotesis yang diajukan terbukti kebenarannya, dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan  antara kekuatan otot peras tangan  dengan  ketangkasan bermain tenis lapangan pada Mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2009  Tahun Akademik 2011/2012. Kata kunci: Kekuatan, Otot Peras Tangan, Ketangkasan, Bermain, Tenis Lapangan.
KONTRIBUSI POWER OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA MAHASISWA ANGKATAN 2015 PENJASKESREK FKIP UNSYIAH TAHUN AKADEMIK 2017/2018 Anwar, Khairil; Jafar, Muhammad; Rinaldy, Alfian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.968 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul ‘’Kontribusi Power Otot Tungkai dan Kekuatan Otot Perut Terhadap Kemampuan Lompat Jauh pada Mahasiswa Angkatan 2015 Penjaskesrek FKIP UNSYIAH Tahun Akademik 2017-2018’’. Upaya peningkatan kemampuan olahraga, yaitu  pada cabang olahraga atletik lompat jauh maka sangat perlu diprioritaskan faktor fisik. Power Otot Tungkai dan Kekuatan Otot Perut adalah faktor fisik tersebut.Pelompat jauh sangat membutuhkan Power Otot Tungkai dan Kekuatan Otot Perut supaya tercapainya lompatan yang maksimal.            Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui Kontribusi Power Otot Tungkai dan Kekuatan Otot Perut terhadap kemampuan Lompat Jauh pada Mahasiswa Angkatan 2015 Penjaskesrek FKIP UNSYIAH yang jumlahnya85 orang mahasiswa, sedangkan untuk teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara Purposive Sampling atau penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, sampel dalam penelitian ini yaitu berjumlah 15 orang mahasiswa.            Teknik untukmengumpulkan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengunakan tes power otot tungkai, tes kekuatan otot perut dan tes kemampuan lompat jauh. Dandata yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis dengan rumus korelasi, serta uji statistik (uji t). Hasil penelitian yang didapatkan pada tes tersebut yaitu sebagai berikut: (1) Nilai rata-rata power otot tungkai () sebesar 229,67 centimeter berada pada kategori ‘’Sedang’’, sedangkan kekuatan otot perut () sebesar 51,7 berada pada kategori ‘’Baik’’, dan kemampuan lompat jauh (y) sebesar 464,27 centimeter berada pada kategori ‘’Baik’’.Hasil perhitungan korelasi antara Power Otot Tungkai (),Kekuatan Otot Perut ( )  dan terhadap Kemampuan Lompat Jauh (y) pada mahasiswa angkatan 2015 Penjaskesrek FKIP UNSYIAH Tahun Akademik 2017/2018 adalah sebanyak 1.006, dengan demikian hipotesis yang diajukan diterima kebenarannya. Sehingga dapat dijelaskan bahwa power otot tungkai dan kekuatan otot perut mempengaruhi kemampuan lompat jauh pada Mahasiswa Angkatan 2015 Penjaskesrek FKIP UNSYIAH Tahun Akademik 2017/2018Simpulan dari penelitian ini adalah Power Otot Tungkai dan Kekuatan Otot Perut memberikan kontribusi sangat signifikan terhadap kemampuan Lompat Jauh Mahasiswa Angkatan 2015 Penjaskesrek FKIP UNSYIAH. Kata Kunci:Power Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perut, Lompat Jauh
EVALUASI KEBUGARAN JASMANI ATLET O2SN SMP NEGERI 8 BANDA ACEH TAHUN 2017 Risky, Julian; Rinaldy, Alfian; Miskalena, Miskalena
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul : “Evaluasi Kebugaran Jasmani Atlet O2SN SMP Negeri 8 Banda Aceh tahun 2017”. Kebugaran Jasmani salah satu faktor utama dalam setiap aktivitas yang di lakukan khususnya untuk para atlet karena kebugaran jasmani merupakan kesanggupan dan kemampuan seseorang menyelesaikan kegiatan yang melibatkan fisik tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Kebugaran Jasmani dapat mempengaruhi peforma Atlet O2SN pada saat mengikuti pertandingan dan perlombaan.            Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani seluruh altet O2SN SMP Negeri 8 Banda Aceh baik putera maupun puteri.            Pendekatan dan Jenis Penelitian dangan cara Evaluasi dan jenis penelitian diskriftip yang merupakan penelitian yang mengarah pada masalah yang timbul sekarang ini. Penelitian Dengan populasi berjumlah 27 orang atlet terdiri dari 17 putra 7 putri. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan quota sampel sebagai teknik pengambilan dari keseluruhan populasi atlet.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa keseluruhan atlet putra maupun putri berada diklasifikasi “Baik”, Kemudian berdasarkan cabang olahraga untuk atletik,bulu tangkis,sepak bola dan bola voli putra  rata-rata berada diklasifikasi “Baik”, kemudian untuk  kategori putri berada di klasifikasi “Baik”. Kata kunci: Evaluasi, Kebugaran Jasmani
EVALUASI DAYA TAHAN JANTUNG PARU PADA PRAJURIT TNI AU KOTA SABANG TAHUN 2016 Sartika, Juli; Rinaldy, Alfian; Bustamam, Bustamam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.36 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Evaluasi Daya Tahan Jantung Paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016”. Evaluasi merupakan suatu langkah maupun penafsiran yang dilakukan dalam mengambil kesimpulan dari suatu kegiatan. Daya tahan jantung paru merupakan kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, pernapasan dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara terus menerus yang melibatkan sejumlah kontraksi otot-otot dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan jenis korelasional dalam bentuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 yang berjumlah 90 orang, sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu sampel yang sesuai dengan pertimbangan tertentu, sebanyak 25 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik tes daya tahan jantung paru. Tes pengukuran daya tahan jantung paru yang digunakan yaitu tes lari 12 menit. Data yang diperoleh dari tes lari 12 menit tersebut kemudian dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata dan nilai persentase. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh sebagai berikut: (1) Rata-rata yang diperoleh dari tes daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 adalah sebesar 2,45 dan berada pada kategori “Baik”. (2) Pada umumnya tingkat kemampuan daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 sebanyak 16 orang atau 64,00% berada pada kategori “Baik” dan 9 orang atau 36,00% berada pada kategori “Sedang”. Simpulan dalam penelitian ini adalah dengan adanya penelitian ini, diharapkan kepada semua pihak yang terkait terutama dalam merekrut Prajurit TNI AU Kota Sabang harus mengutamakan prajuritnya yang memiliki daya tahan jantung paru serta komponen fisik lainnya yang memadai sesuai dengan kriteria, sehingga dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pertahanan negara dapat dilaksanakan secara efektif. Kata kunci: evaluasi, daya tahan jantung paru
KORELASI KEKUATAN OTOT LENGAN BAHU TERHADAP KEMAMPUAN TOLAK PELURU GAYA O’BRIEN PADA MAHASISWA PENJASKESREK FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2010 Subki, Subki; Rinaldy, Alfian; Zulfikar, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.414 KB)

Abstract

Tolak peluru merupakan salah satu nomor dalam cabang olahraga atletik berupa dorongan dari bahu yang kuat disertai dengan gerak merentangkan lengan, pergelangan tangan dan jari-jari yang terarah dengan tujuan agar didapat jarak tolakan yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi kekuatan otot lengan bahu terhadap kemampuan tolak peluru gaya o’brien pada mahasiswa penjaskesrek fkip unsyiah angkatan 2010. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2010 yang berjumlah 143 orang yang telah lulus mata kuliah T.P Atletik dengan nilai A dan B.     Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling atau sampel bertujuan,  sebanyak 22 orang atau 15%. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) tes Medicine Ball Push, (2) tes tolak peluru gaya o’brien. Data diolah dengan menggunakan statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata (mean), standard deviasi (SD) dan uji korelasional. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: pengujian hipotesis berdasarkan hasil uji korelasi antara Xdengan Y diperoleh koefesien korelasi sebesar 0.97. Dari distribusi dengan dk 20 (n-2) dan taraf nyata α = 0,05 diperoleh t tabel sebesar 1,72, dengan demikian jelas bahwa t hitung 17.83 lebih besar dari t tabel 1.72. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koefisien korelasi antara (X) dengan (Y) berarti, maka hipotesis menyatakan terdapat kontribusi power otot tangan, lengan dan bahu terhadap kemampuan tolak peluru gaya o’brien pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2010. Kata Kunci : Korelasi, Kekuatan, Tolak Peluru                                                                                  
PERSEPSI GURU NON PENJASORKES TERHADAP KEDISIPLINAN GURU PENJASORKES PADA SD NEGERI SE-KECAMATAN ULEE KARENG TAHUN 2016/2017 Ariffiansyah, Ariffiansyah; Jafar, Muhammad; Rinaldy, Alfian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Persepsi Guru Non Penjasorkes Terhadap Kedisiplinan Guru Penjasorkes Pada SD Negeri Se-Kecamatan Ulee Kareng Tahun 2016/2017”. Persepsi adalah suatu penafsiran terhadap sesuatu objek melalui panca inderanya atau sebagai suatu tanggapan atau daya memahami serta menanggapi terhadap suatu objek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah persepsi guru non penjasorkes terhadap kedisiplinan guru penjasorkes pada SD Negeri Se-Kecamatan Ulee Kareng Tahun 2016/2017.            Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian adalah deskriptif yaitu yang bertujuan menggambarkan suatu kondisi sesuai dengan apa adanya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh para guru SD Negeri Se-Kecamatan Ulee Kareng tahun 2016/2017 yang berjumlah 106 guru. Pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil 30 guru sebagai sampel diambil 30% dari jumlah 106 keseluruhan semua guru pada SD Negeri Se-Kecamatan Ulee Kareng tahun 2016/2017.            Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Jenis angket yang digunakan yaitu angket tertutup yaitu jawabannya telah disediakan. Teknik pengolahan data dengan menggunakan rumus statistik dalam bentuk perhitungan persentase dengan tujuan untuk menjadi landasan atau pegangan untuk menarik kesimpulan dalam sebuah penelitian.            Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan maka dapat disimpulkan bahwa hasil tabulasi angket dari para guru non penjasorkes pada SD Negeri Se-Kecamatan Ulee kareng menyatakan bahwa guru penjasorkes Se-Kecamatan Ulee Kareng memiliki sikap rata-rata kedisiplinan yang baik. Kata kunci: persepsi, kedisiplinan, penjasorkes, guru 
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLA VOLI PADA KLUB PJVC PUNGE JUROENG TAHUN 2015 Alsah, Misbah; Jafar, Muhammad; Rinaldy, Alfian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul:“Hubungan Power Otot Lengan Dan Panjang Tungkai Terhadap Kemampuan Smash Bola Voli Pada Klub Pjvc Punge Juroeng Tahun 2015”. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui berapa besar hubungan kelentukan togok dan panjang tungkai terhadap kemampuan smash bola voli pada PJVC Punge Juroeng. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli klub PJVC Punge Juroeng yang berjumlah 17 orang. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan tes power otot lengan, tes panjang tungkai, tes kemampuan smash. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik statistik. Hasil penelitian adalah: (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot lengan terhadap keterampilan smash bola voli  r = 0,48 pada X1  power otot lengan memberi kontribusi sebesar 23,04% terhadap keterampilan smash bola voli  Y, (2) Tedapat hubungan yang positif dan signifikan antara panjang tungkai terhadap keterampilan smash bola voli  r = 0,60 pada X2 panjang tungkai memberi kontribusi sebesar 36% terhadap keterampilan smash bola voli Y, (3) Terdapat kontribusi yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara power otot lengan dan panjang tungkai terhadap keterampilan smash bola voli  r = 0,60 pada X1 dan X2 power otot lengan dan panjang tungkai memberi kontribusi sebesar 36% terhadap keterampilan smash bola voli Y. Hal tersebut menunjukan bahwa menunjukan bahwa 0,60% keterampilan smash bola voli ditentukan oleh kedua variabel bebas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penulis menunjukkan hasil yang signifikan terhadap keterampilan smash bola voli pada klub PJVC Punge Juroeng Tahun 2015.Kata kunci : power otot lengan, panjang tungkai, smash bola voli  
TINGKAT KECEMASAN ATLET BOLA VOLI PON ACEH TAHUN 2016 Ikhsan, Ikhsan; Razali, Razali; Rinaldy, Alfian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Tingkat Kecemasan Atlet Bola Voli PON Aceh Tahun 2016”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pada atlet bola voli PON Aceh tahun 2016. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif yaitu data yang diperoleh berbentuk angka-angka, di mana penulis mengungkapkan fakta-fakta dan data berupa persentase pada saat penelitian dilakukan. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet bola voli PON Aceh tahun 2016 yang berjumlah 11 orang atlet. Mengingat jumlah populasi yang relatif sedikit maka semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian (total sampling). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan kategorisasi jenjang dengan tujuan untuk mendapatkan tingkat kecemasan dan selanjutnya menghitung persentase. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan atlet bola voli PON Aceh tahun 2016 dengan rata-rata 84,8% berada pada kategori sedang dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 2 responden (18,1%) berada pada kategori rendah dan (2) sebanyak 9 responden (81,9%) berada pada kategori sedang. Dengan demikian, tingkat kecemasan atlet bola voli PON Aceh tahun 2016 rata-rata menyatakan mengalami kecemasan sebelum bertanding yaitu sedang. Disarankan kepada pengurus atau pelatih agar dapat memberikan pengetahuan tentang psikologi pada semua atlet. Kata kunci: Kecemasan
EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN PADA ATLET KARATE-DO DOJO LANAL INKAI KOTA SABANG TAHUN 2015 Wibisana, Friyo; Rinaldy, Alfian; Nusufi, Maimun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Evaluasi merupakan kegiatan mengumpulkan informasi tentang sesuatu yang selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk mengambil keputusan. Kondisi fisik bagi atlet merupakan hal yang mutlak dan wajib dimiliki oleh seorang atlet dalam cabang olahraga apapun, kondisi fisik merupakan elemen dasar untuk mencapai suatu prestasi yang maksimal sehingga setiap olahragawan sangat membutuhkan kondisi fisik yang baik. Kodisi fisik adalah satu kesatuan utuh dari komponen-komponen yang tidak dapat dipisahkan begitu saja, baik peningkatan maupun pemeliharaannya. Atlet karate-do dojo lanal inkai kota Sabang mengikuti kejuaraan sampai ketingkat nasional, namun hanya sebagian kecil yang berhasil membawa pulang medali. Dilihat dari segi sarana latihan yang ada di dojo tersebut sudah cukup memadai. Penelitian ini mengangkat masalah tentang tingkat kondisi fisik dominan atlet karate-do dojo lanal inkai kota Sabang.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 atlet aktif yang bersumber dari pelatih dan pengurus dojo lanal inkai kota Sabang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan melakukan tes kondisi fisik untuk atlet karate. Setelah mendapatkan data maka menganalisis data dengan menggunakan rumus perhitungan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata tingkat kondisi fisik dominan atlet karate-do dojo lanal inkai kota Sabang 17.73.Simpulan yang didapat dari penelitian yang dilakukan pada 15 atlet 40% diantaranya memiliki tingkat kondisi fisik yang baik, hal ini berarti bahwa sebagian besar atlet dojo lanal inkai kota Sabang masih memiliki tingkat kondisi fisik yang kurang baik. Kata Kunci: Evaluasi, Kondisi Fisik dan Atlet 
HUBUNGAN KECEPATAN LARI 50 METER DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA KLUB SEPAK BOLA MAS BABUN NAJAH ULEE KARENG TAHUN AJARAN 2016/2017 Abrar, Faizal; Rinaldy, Alfian; Masri, Masri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain atau atlet sepakbola yaitu menggiring bola.Untuk menguasai teknik dasar diperlukan kemampuan fisik yang baik pula.Kemampuan fisik yang penting dimiliki oleh pemain sepakbola seperti daya tahan, kecepatan, kelincahan, daya ledak otot, kelentukan dan ketepatan. Secara khusus penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan kecepatan lari 50 meter dengan kemampuan menggiring bola pada klub sepakbola  MAS Babun Najah Ulee Kareng tahun ajaran 2016/2017.Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi.Populasi dalam penelitian ini adalah pemain klub MAS Babun Najah Ulee Kareng sebanyak 18 orang.Sampel dalam penelitian ini adalah pemain klub MAS Babun Najah Ulee Kareng sebanyak 18 orang.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu menarik sample yang dilakukan secara keseluruhan yang ada dalam populasi.Pengumpulan data dilakukan dengan tes keterampilan.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan tes kecepatan lari 50 meter dan tes kemampuan menggiring bola. Agar data dapat dipercaya, peneliti menggunakan alat bantu seperti stopwatch, meteran, pluit.Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, maka dapat diambil kesimpulan bahwa : (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kecepatan lari 50 meter dengan kemampuan menggiring bola pada klub sepak bola MAS Babun Najah Ulee Kareng Tahun Ajaran 2016/2017 dapat diterima kebenarannya, dimana koefisien korelasinya  adalah sebesar 0,627,Nilai 0,627 sebagai rhitungdibandingkan dengan nilai rtabelyaitu 0,468 maka ditemukan  bahwa nilai rhitung= 0,627 lebih tinggi dan rtabel= 0,468 (0,627 > 0,468). (2) variabel kecepatan lari 50 meter (X) memberikan hubungan terhadap kemampuan menggiring bola (Y) pada klub sepakbola MAS Babun Najah Ulee Kareng sebesar 38,44% dan sisanya 61,56% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, (3) hasil pengujian hipotesis sebesar 3,219 sebagai thitung. Nilai thitungtersebut selanjutnya dibandingkan dengan nilai ttabelyaitu 2,120.Maka ditemukan bahwa nilai thitung 3,219 lebih tinggi dari ttabel 2,120 (3,219 > 2,120) dengan ini maka hipotesis diterima. Kata kunci: kecepatan lari 50 meter, kemampuan menggiring bola.