Wahyuni, Agus
FKIP Unsyiah

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

PENERAPAN PENDEKATAN PENGAJARAN TERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI KELAS XI-IPA 1 SMA NEGERI 1 BUBON Suniana, .; Wahyuni, Agus; Yusrizal, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.097 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hasil belajar siswa,(2) aktivitas guru dan siswa (3) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan (4) tanggapan siswa terhadap penggunaan Pendekatan Pengajaran Terbalik (Reciprocal Teaching) dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI-IPA 1 SMA Negeri 1 Bubon tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 22 siswa, 10 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan.Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar observasi, lembar soal test yaitu dalam bentuk test tulis berupa pre-test diawal pembelajaran dan post-test diakhir pembelajaran, serta lembar angket tanggapan siswa yang ketiganya dianalisis menggunakan uji persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) adanya peningkatan hasil belajar fisika siswa, persentase ketuntasan individual secara keseluruhan meningkat dari siklus 1 sampai siklus 3 yaitu 68%, 77%, dan 91%, dan persentase ketuntasan klasikal secara keseluruhan  meningkat yaitu 60%, 70%, dan 90%. (2) adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran, (3) terjadi peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dari kategori baik menjadi sangat baik (4) respon siswa cenderung positif dimana 95% siswa menyatakan senang terhadap pembelajaran dengan menggunakan Pendekatan Pengajaran Terbalik (Reciprocal Teaching)ini. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan Pendekatan Pengajaran Terbalik (Reciprocal Teaching) dapat  meningkatkan hasil belajar fisika siswa pada pokok bahasan Fluida Statis dikelas XI-IPA 1 SMA Negeri 1 Bubon. Kata kunci : pendekatan, pengajaran terbalik (reciprocal teaching), hasil belajar AbstractThis study aims to (1) determine student learning outcomes, (2) the activities of teachers and students (3) the ability of teachers to manage learning, and (4) the students to use Reverse Teaching Approach (Reciprocal Teaching) in the learning process. This type of research is the Classroom Action Research (PTK) using quantitative methods. The subjects were students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Bubon the academic year 2015/2016, amounting to 22 students, 10 male students and 12 female students. Data collection instruments used in the study is the observation sheets, sheets of test questions in the form of test writing in the form of pre-test at the beginning of learning and post-test at the end of learning, and student feedback questionnaire sheets were analyzed using analysis of all three percentages. The results showed that (1) the improvement of learning outcomes physics students, the percentage of completeness individual as a whole increased from cycle 1 to cycle 3, namely 68%, 77% and 91%, and the percentage of classical completeness overall increase of 60%, 70% and 90%. (2) an increase in activity of teachers and students during the learning process, (3) an increase in teachers ability to manage the learning of both categories to be very good (4) the students responses tend to be positive where 95% of students said he was happy to learning by using Approach Teaching Reversed ( Reciprocal Teaching) is. From this study we can conclude that the application of Reverse Teaching Approach (Reciprocal Teaching) can improve learning outcomes physics students on the subject of Fluid Static class XI-IPA 1 SMA Negeri 1 Bubon. Keywords: approach, teaching inverse (reciprocal teaching), learning outcomes.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR FISIKA ANTARA SISWA ATLET BINAAN DISPORA PROVINSI ACEH DENGAN SISWA NON ATLET PADA SMA NEGERI 9 TUNAS BANGSA BANDA ACEH Juwita, Nadia; Wahyuni, Agus; S, Soewarno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.226 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengangkat masalah apakah berbeda hasil belajar siswa atlet dengan non atlet (reguler) pada mata pelajaran fisika pada kelas XI  sampai XI  di SMA 9 Tunas Bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa atlet dengan siswa non atlet pada mata pelajaran fisika di SMA 9 Tunas Bangsa Banda Aceh. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Tunas Bangsa Banda Aceh yang berjumlah 108 siswa. Sampel 22  diambil dari teknik random sampling untuk siswa non atlet, dan sampel total untuk siswa atlet. Sehingga sampel penelitian ini 20 siswa atlet dan 20 siswa non atlet. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi yaitu hasil ujian fisika semester genap tahun ajaran 2015/2016. Berdasarkan analisis data diperoleh   yaitu 4,31 2,02 maka  ditolak dan  diterima. Dengan demikian ada perbedaan hasil belajar siswa atlet dengan siswa non atlet (reguler) pada mata pelajaran fisika kelas XI ipa 1, XI ipa 2 dan XI ipa 3 SMA Negeri 9 Tunas Bangsa Banda Aceh. Kata kunci : Hasil belajar, atlet, non atlet AbstractThe research raises the question of difference in student learning outcomes athletes with non-athletes (regular) in physics in class XI IPA, XI IPA3 in SMA 9 Tunas Bangsa. This study aims to determine differences in student learning outcomes athlete with non-athlete students in physics in high school 9 Tunas Bangsa Banda Aceh. The study population was all students in grade XI IPA at SMAN 9 Tunas Bangsa Banda Aceh totaling 108 students. 22% of samples taken from random sampling techniques to non-athlete students, and the total sample for student athletes. Thus, the samples of this study 20 student athletes and 20 non-athlete students. The approach used in this study is the quantitative approach. Data collected through the study documentation, that physics exam results the second semester of the school year 2015/2016. Based on data analysis >  as 4.31> 2.02 so rejected and accepted. So,there is a difference in student learning outcomes athlete with non-athlete students (regular) in physics class XI ipa 1, XI ipa 2 and XI ipa 3 SMA Negeri 9 Tunas Bangsa Banda Aceh. Keywords: The learning result, athletes, non-athletes.
GAYA BERPIKIR SISWA DALAM MENGANALISIS KONSEP FISIKA MELALUI GRAFIK KINEMATIKA Muliana, Endah; Saminan, Saminan; Wahyuni, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.095 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya berpikir siswa dalam menganalisis konsep fisika melalui grafik pada konsep kinematika di SMA Negeri 2 Darul Makmur, Nagan Raya. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X Mipa1 dan X Mipa2 yang berjumlah 52 siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu angket/kuesioner, angket yang digunakan berupa angket tertutup yang diadaptasi dari buku Quatum Learning yang ditulis oleh Bobbi DePorter & Mike Hernacki, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya berpikir sekuensial konkrit (S1) sebesar 27%, gaya berpikir sekuensial abstrak (S2) sebesar 14%, acak abstrak (A1) sebesar 34%, gaya berpikir acak konkrit (A2) sebesar 25%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan gaya berpikir siswa menganalisis konsep fisika melalui grafik kinematika di SMA Negeri 2 Darul Makmur, Nagan Raya.Kata Kunci: gaya berpikir, menganalisis konsep fisika, grafik kinematika AbstractThis study aims to determine the thinking styles of students in analyzing the physics concepts through graphs on the concept of kinematics at SMAN 2 Darul Makmur, Nagan Raya. The approach of this research is a qualitative approach with descriptive research. Subjects in this study are students of class X and X Mipa2 Mipa1 totaling 52 students. Data collection instrument in this study is a questionnaire / questionnaire, a questionnaire that is used in the form of closed questionnaire adapted from the book written Quatum Learning Bobbi DePorter & Mike Hernacki, observation and documentation. The results of this study indicate that concrete sequential thinking styles (S1) amounted 27%, sequential thinking style abstract (S2) amounted 14%, random abstract (A1) amounted 34%, random concrete thinking style (A2) amounted 25%. From this study it can be concluded that the difference in thinking styles of students analyze the concepts of physics through graphic kinematics at SMAN 2 Darul Makmur, Nagan Raya.Keywords: Keywords: style of thinking, analyzing the concepts of physics, kinematics graph
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI YANG DIAJARKAN MENGGUNAKAN METODECONCEPT MAP DAN METODE MIND MAP DI SMAN 7 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2016/2017 Farsia, Lena; Hamid, Abdul; Wahyuni, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.546 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar fisika siswa kelas XI yang diajarkan menggunakan metode concept map dan metode mind map. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 7 Banda Aceh pada Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pengujian hipotesis yaitu uji t. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMAN 7 Banda Aceh Tahun Pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari 6 kelas. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen yang diajarkan menggunakan metode mind map dan 34 siswa kelas XI MIA 4 sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan menggunakan metode concept map. Pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata hasil belajar 76,2 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh rata-rata hasil belajar 68,58. Pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh thitung=3,02 sedangkan ttabel=1,67 yang berarti dalam penelitian ini Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas XI MIA 1 yang diajarkan menggunakan metode mind map lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika siswa kelas XI MIA 4 yang diajarkan menggunakan metode concept map. Kata kunci : Hasil Belajar, Concept Map, Mind Map AbstractThis study attempts to compares the results learn physics grade students XI taught using methods concept a binder and methods mind a binder. This study was conducted in SMAN 7 Banda Aceh in the year 2016/ 2017. The research is research his experiments with the testing of hypotheses namely the population t. The research is all students XI in SMAN 7 Banda Aceh in a lesson 2016/2017 consisting of 6 class. The total sample of the research is 64 students consisting of 30 graders XI MIA 1 as a class experiment taught in a mind map and 34 graders XI MIA 4 as a class control taught by using the method concept map. On class experiment study results obtained rata-rata 76,2 in class control study results obtained rata-rata 68,58. In standard significant α = 0,05 obtained tcount = 3,02 while ttable = 1,67 which means in this research Ha accepted. Based on the results of this research has been concluded that graders study results XI MIA 1 taught in a mind map better than the learn physics graders XI MIA 4 taught in a concept map. Keywords: study results, concept map, mind map.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DENGAN PERCOBAAN SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Azzahrah, Iga Fathia; Wahyuni, Agus; Susanna, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.636 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian yang berjudul “Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan percobaan sederhana terhadap hasil belajar fisika pada materi gerak melingkar di SMA Negeri 1 Bandar Dua” ini mengangkat masalah; Apakah  Ada Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Snowball Throwing dengan Percobaan Sederhana terhadap hasil belajar fisika pada materi gerak melingkar di SMA Negeri 1 Bandar Dua. Penelitian ini bertujuan; untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan percobaan sederhana terhadap hasil belajar hasil belajar fisika pada materi gerak melingkar di SMA Negeri 1 Bandar Dua. Pengumpulan data yang dilakukan melalui pretes dan posttes. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 1 Bandar Dua, sedangkan untuk menentukan sampel digunakan  teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah kelas X-1yang berjumlah 25 siswa dan kelas X-2 berjumlah 22 siswa. Pengolahan data digunakan uji homogenitas, uji normalitas, dan uji-t. Dari hasil pengolahan data diperoleh bahwa thitung >ttabel (3,04>1,67), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan percobaan sederhana terhadap hasil belajar hasil belajar fisika pada materi gerak melingkar di SMA Negeri 1 Bandar Dua.Kata kunci : Hasil belajar, model pembelajaran, Snowball Throwing. AbstractThe problem of this research is about the low ability of student to remember conceptd and material of physics. The purpose of this education research is to find the impact of the use quantum teaching type VAK for retention to remember the concept of physics for student at grade VIII of SMPN 6 Banda Aceh. The kind of this research is experimental with control group time series design. The population in this education research is all of students grade VIII of SMPN 6 Banda Aceh, and the sample is class VIII-1 as experimental class and class VIII-6 as control class. Technical to collect data use chief and test. The average score of posttest and retest experiment class higher than control class, that is 90,71>84,0 and 81,0>71,60. Supported by the result of tcount>ttable that is 2,595>1,68 and 3,67>1,68. Based on data and value of this research, so concluded that quantum teaching type VAK give impact on retention to remember the concept of physics for student at grade VIII of SMPN 6 Banda Aceh.Keywords: quantum teaching, VAK, retention, concept.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY TIPE GUIDED DISCOVERY DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIPA 2 DI SMAN 16 BANDA ACEH Saidatunnisa, .; Hamid, Abdul; Wahyuni, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.542 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar peserta didik, aktivitas guru dan peserta didik, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan respon peserta didik terhadap penggunaan Model Pembelajaran Discovery Tipe Guided Discovery selama proses pembelajaran berlangsung. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 16 Banda Aceh tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah 19 peserta didik. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu lembar observasi, tes berupa pre-test dan post-test, serta angket tanggapan peserta didik yang ketiganya dianalisis menggunakan uji persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan aktivitas guru dan peserta didik selama proses pembelajaran pada setiap siklus, (2) terjadi peningkatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada setiap siklusnya dari kategori cukup menjadi sangat baik, (3) persentase ketuntasan peserta didik secara keseluruhan meningkat dari siklus 1 sampai siklus 3 yaitu 58%, 74%, dan 89%, serta (4) tanggapan peserta didik cenderung positif dimana 95% peserta didik menyatakan senang dan dapat memahami pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Discovery tipe Guided Discovery. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery tipe Guided Discovery dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pokok Hukum Newton Tentang Gravitasi. Kata kunci: Discovery, Guided Discovery, hasil belajar  AbstractThis type of research is the Classroom Action Research (PTK) and the approach used in this study is the quantitative approach. The data used in this study comes from the class XI students of Mathematics and Science 2 SMAN 16 Banda Aceh the school year 2016/2017 with the number of 19 learners. Data collection instrument in this study is the observation sheets, test in the form of pre-test and post-test, and questionnaire responses of learners that the three analyzed using percentages test. The result showed that (1) an increase in activity of teachers and learners during the learning process in each cycle, (2) an increase in teachers skills in managing learning in each cycle of the category enough to be very good, (3) the percentage of completeness learners whole increased from cycle 1 to cycle 3, namely 58%, 74% and 89%, and (4) the learners tend to be positive in that 95% of learners said he was happy and able to understand the learning by using model-type Guided Discovery Discovery. Based on data obtained from this study can be concluded that the application of learning models Guided Discovery Discovery type can improve learning outcomes of students in the subject matter On Newtons Law of Gravity. Keywords: Discovery, Guided Discovery, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI CAHAYA KELAS VIII1 DI SMPN 1 DARUSSALAM ACEH BESAR Amalia, Lita; Hamid, Abdul; Wahyuni, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2016): OKTOBBER 2016
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.156 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan respon siswa terhadap penerapan model sains teknologi masyarakat dalam proses pembelajaran. Peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas pada siswa kelas VIII-1 SMPN 1 Darussalam Aceh Besar tahun ajaran 2015/2016. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan respon siswa terhadap kegiatan PBM dengan menerapkan model pembelajaran sains teknologi masyarakat. Hasil analisis data siswa menunjukkan penerapan model pembelajaran sains teknologi masyarakat dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-1 SMPN 1 Darussalam dari siklus I sampai siklus III baik secara individual yaitu 71%, 80% dan 90% maupun klasikal yaitu 71,42%, 80,95% dan 90,47%; aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan setiap siklusnya, pada siklus I dengan kategori baik, siklus II dengan kategori baik dan siklus III dengan kategori sangat baik; keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I dengan kategori baik, siklus II dengan kategori baik dan siklus III dengan kategori sangat baik; respon siswa menunjukkan sikap positif menerima dengan baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembalajaran STM dapat meningkatkan hasil belajar pada materi cahaya kelas VIII1 di SMPN 1 Darussalam Aceh Besar. Kata kunci : Sains Teknologi Masyarakat dan Hasil Belajar AbstractThis study aims to determine student learning, teacher and student activities, teachers skills in managing learning, and students response to the application of the model science society technology in the learning process. Researcher using action research methods class at class VIII-1 SMPN 1 Darussalam Aceh Besar academic year 2015/2016. Data collected through tests, observation sheet activities of teachers and students, the skills of teachers in managing learning, and students response to PBM activities by applying the model of science learning technology community. The results of analysis of student data demonstrating the application of science learning model community technology can improve student learning outcomes VIII-1 SMPN 1 Darussalam from the first cycle to the third cycle, both individually at 71%, 80% and 90% and classical that is 71.42%, 80 , 95% and 90.47%; the activities of teachers and students has increased each cycle, the first cycle in both categories, the second cycle in both categories and the third cycle with very good categories; teachers skills in managing the learning has increased from the first cycle to the good category, the second cycle in both categories and the third cycle with very good categories; student responses indicate a positive attitude receive well. It can be concluded that the application of the model pembalajaran STM can improve learning outcomes in light material VIII1 class in SMPN 1 Darussalam Aceh Besar. Keywords: science community technology and learning outcomes.
PENERAPAN PEMBELAJARAN CLIS (CHILDREN LEARNING IN SCIENCE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Anwar, Muzikka; Wahyuni, Agus; Hamid, Ahmad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.203 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran CLIS pada materi energi, aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran fisika dengan menerapkan model pembelajaran CLIS dan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran CLIS. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di kelas VII-1 MTsN Model Meulaboh tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 36 orang siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan rumus persentase. Adapun hasil yang diperoleh setelah dilakukan tindakan dan analisis data adalah penerapan model pembelajaran CLIS (Children Learning In Science)  pada materi energi di kelas VII-1 MTsN Model Meulaboh dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa, yaitu pada siklus I sebesar 72,22%, siklus II sebesar 86,11%. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 13,89%. Dengan jumlah nilai rata-rata pada siklus I sebesar 71,25, pada siklus II sebesar 78,89. Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran CLIS mengalami peningkatan dan penerapan model pembelajaran CLIS pada materi energi, dan mendapatkan respon yang sangat baik dari siswa.Kata kunci: Pembelajaran CLIS (Children Learning in Science), Hasil Belajar, Energi AbstractThis study aims to determine: Improved learning outcomes of students with learning model application CLIS in energy materials, the activities of teachers and students in the learning process of physics by applying the learning model CLIS and students response to the application of learning models CLIS. The design of the study is classroom action research (PTK) done in class VII-1 MTsN Model Meulaboh school year 2015/2016 amounted to 36 students. Data analysis technique used is descriptive statistical analysis with a percentage formula. The results obtained after the action and data analysis is the application of learning models CLIS (Children Learning In Science) on the energy matter in class VII-1 MTsN Meulaboh model can improve student learning outcomes. It can be seen from the thoroughness of student learning, ie on the first cycle of 72.22%, the second cycle of 86.11%. From the first cycle to the second cycle an increase of 13.89%. With the number of average value in the first cycle of 71.25, the second cycle of 78.89. Activities of teachers and students in learning by applying learning model CLIS increased and the application of learning models CLIS in energy materials, and get a very good response from students.Keywords: Learning CLIS (Children Learning in Science), Learning Outcomes, Energy
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI DAN MEDIA GAMBAR PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS Dhiba, Farah; Wahyuni, Agus; Hamid, Ahmad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.523 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa dengan menggunakan media animasi dan media gambar pada materi momentum dan impuls di sman 8 banda aceh, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis yang terdiri dari tes awal (pretes) dan tes akhir (posttest). Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI mulai dari siswa kelas XI MIPA 1 hingga siswa kelas XI MIPA 5 di SMAN 8 Banda Aceh pada tahun ajaran 2016/2017 terdiri dari 5 kelas. Dari jumlah populasi tersebut ditetapkan sampel sebesar 56 siswa yang terdiri dari kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 4. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling melalui observasi dengan guru fisika di SMAN 8 Banda Aceh. Pengolahan data pada tes awal (pretes) maupun pada tes akhir (posttest) menggunakan uji statistik yaitu uji t. Kelas XI MIPA 1 ditetapkan sebagai kelas eksperimen 1 yang diberikan pembelajaran menggunakan media animasi dan kelas XI MIPA 4 ditetapkan sebagai kelas eksperimen II yang diberikan pembelajaran menggunakan media gambar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan hasil belajar yang diajarkan menggunakan media animasi lebih baik dibandingkan dengan kemampuan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan media gambar pada materi Momentum dan Impuls siswa kelas XI SMAN 8 Banda Aceh. Kata kunci : hasil belajar, media animasi, media gambar  AbstractThis study aims to determine the ratio of student learning outcomes using animation media and media images on material momentum and impulse in SMAN 8 Banda Aceh, type of research is experimental research with quantitative methods. The data collection was done by using a written test consisting of the initial test (pretest) and final test (posttest). The study population was a class XI student from class XI student of Mathematics 1 to class XI student of SMAN 8 Mathematics 5 in Banda Aceh in the academic year 2016/2017 consists of five classes. Of the total population sample was determined by 56 students consisting of class XI and XI MIPA MIPA 1 4. Determination of the samples was done by purposive sampling by observation with a physics teacher at SMAN 8 Banda Aceh. Processing data on initial tests (pretest) and at the final test (posttest) using statistical tests that the t test. Class XI Mathematics 1 is set as the experimental class 1 given learning using media animation and grade 4 Mathematics XI designated as an experimental class II given instructional use of media images. The result showed that the ability of learning outcomes are taught to use the media better animation than the ability of student learning outcomes are taught using media images on Momentum and Impulse material class XI student of SMAN 8 Banda Aceh. Keywords: learning outcomes, animation media, media images
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MELALUI MEDIA ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Rahmawita, Adelia; S, Soewarno; Wahyuni, Agus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.448 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh hasil belajar menggunakan model problem based learning melalui media animasi pada materi pesawat sederhana di SMP Negeri 7 banda Aceh. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas yaitu VIII-6 sebagai kelas eksperimen, dan VIII-1 sebagai kelas kontrol. Dalam kegiatan mengumpulkan data, peneliti menggunakan instrumen tertulis atau tes berupa sejumlah soal yang diberikan kepada siswa. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan uji homogenitas dan uji normalitas untuk mengetahui apakah data yang diteliti bersifat homogen atau tidak. Kemudian untuk mengetahui apakah sampel yang diambil terdistribusi normal atau tidak. Untuk mengetahui adanya atau tidaknya perbedaan pengaruh hasil belajar yang segnifikan antara kelas VIII-6 (eksperimen) dan VIII-1 (kontrol), maka perlu dilakukan uji hipotesis. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t (uji pihak kanan) dengan kriteria taraf segnifikan 0,05. Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dianalisis terdapat kriteria nilai thitung = 4,44 dan nilai ttabel = 1,67109 dimana  thitung >ttabel yang menunjukkan bahwa tolak H0 dan terima Ha. Dimana dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar menggunakan model problem based learning melalui media animasi pada materi pesawat sederhana di SMP Negeri 7 banda Aceh.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Problem Based Learning, Hasil belajar  AbstractThe purpose of this study was to investigate the effect of learning outcomes using a model of problem based learning through the medium of animation on the best materials simple at SMP Negeri 7 Banda Aceh. The sample used in this study were two classes of VIII-6 as the experimental class, and VIII-1 as the control class. In this activity, gather data, researchers used a test in the form of a written instrument or a number of questions given to students. The data were then tested the homogeneity and normality test to determine whether the data studied are homogeneous or not. Then to find out if sample taken normally distributed or not. To determine whether or not the differences in learning outcomes segnifikan influence between classes VIII-6 (experiment) and VIII-1 (control), it is necessary to test the hypothesis. Test hypothesis is t-test (test right side) criteria segnifikan 0.05 level. Based on the results of data processing that have been analyzed are the criteria of the value t = 4.44 and a value table = 1.67109 where thitung> ttabel indicating that reject H0 and accept Ha. Where it can be concluded that there are significant learning outcomes using a model of problem based learning through the medium of animation on the best materials simple at SMP Negeri 7 Banda Aceh.Keywords: Model learning, Problem Based Learning, learning outcomes.