Aulia, Siti
STKIP PGRI Banjarmasin

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan media dan buku ajar siswa berbasis meaningful learning pada materi bangun datar untuk meningkatkan berpikir kreatif siswa kelas III sekolah dasar Normalasarie, Normalasarie; Aulia, Siti
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 (2018)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v4i0.119

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi dengan guru di SDN Pelambuan 7 Banjarmasin dengan guru kelas III disimpulkan bahwa siswa masih kesulitan dalam mengikuti pembelajaran matematika,khususnya pada materi bangun datar. Bahan ajar yang mereka gunakan selama ini berupa buku pelajaran biasa dan LKS yang jumlahnya terbatas dan bukan buatan guru itu sendiri, sehingga tidak sesuai dengan karakter siswa. Meaningful learning merupakan suatu proses dikaitkan informasi baru dengan konsep-konsep yang relevan yang terdapat dalam struktur kognitif seseorang. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Plomp karena memiliki urutan sederhana, sistemis dan jelas dipahami, menurut Plomp (Hobri 2010) ada lima fase dalam mendesain pengembangan ini yaitu (1) Fase investigasi awal (2) Fase desain ( 3) Realisasi/konstruksi (4) Fase evaluasi dan revisi (5) Fase implementasi. Hasil penelitian ini menghasilkan buku ajar siswa. Buku ajar siswa terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian pendahuluan, pembahasan dan penutup. Hasil validasi ahli dan praktisi menunjukkan buku ajar siswa yang dikembangkan dinyatakan valid dengan skor rata-rata 3,4. sehingga buku ajar siswa tersebut telah memenuhi kriteria kepraktisan. Keefektifan buku ajar siswa ditentukan dari analisis (1) tes penguasaan materi buku ajar, (2) aktivitas guru dan siswa, dan (3) hasil wawancara dengan siswa. Berdasarkan uji coba yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil yaitu sebanyak 85% mendapat nilai minimal 65, sehingga kriteria ketuntasan secara klasikal telah terpenuhi
Pengembangan media pembelajaran Ilmu Sosial Budaya berbasis Kearifan Lokal (Kain Sasirangan khas Kalimantan) Normalasarie, Normalasarie; Aulia, Siti
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.378 KB) | DOI: 10.33654/pgsd.v1i1.495

Abstract

this study is aimed to produce local wisdom based teaching media and to introduce Kalimantan’s unique garment. The objective of this study is constructs a teaching media to preserve endangered cultural items in Kalimantan. This study is carried under a model proposed by William W Lee and Diana L Owens (2004) which consists of 5 (five) stages. First, assessment analysis stage which is divided into need assessment and front -end analysis. This stage reveals complete information on kinds of media to be developed. Second, design stage where the blueprint and the production schedule of the media are made. Third is the development stage where the design is transformed into physical form. Fourth, the implementation stage contains expert validation of the media. Fifth stage is the evaluation of the media. The instrument applied in this study is questionnaire. The data then analyzed on three steps of analysis, field test, limited scale test, and operational product test. The result of this study reveals that the use of the media is recommended since it enhances the ability, the interest, and the achievement of students thus it is also appropriate for PPL students to be used on their apprenticeship period.
Berpikir pseudo mahasiswa PGSD pada operasi bilangan bulat Rafiah, Hajjah; Saufi, M.; Aulia, Siti; Riadi, Arifin
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v4i1.78

Abstract

Kurangnya penguasaan konsep matematika di temukan pada mahasiswa PGSD.khususnya pada materi operasi bilangan bulat. Hal ini merupakan masalah serius karena sebagai calon guru, mahasiswa PGSD tentu harus memiliki pemahaman yang benar terhadap suatu konsep. Salah satu penyebab kurangnya penguasaan konsep ini adalah karena konstruksi pengetahuan yang rapuh. Kesalahan konstruksi pengetahuan ini bisa berupa bepikir pseudo, yaitu pseudo salah dan pseudo benar. Pseudo benar terjadi apabila mahasiswa dapat menjawab suat masalah masalah dengan benar, tetapi penalarannya salah. Sebaliknya, pseudo salah terjadi ketika mahasiswa menjawab salah, namun sebanarnya penalarannya benar. Berpikir pseudo ini dikaji dengan menggunakan desain penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu 24 mahasiswa PGSD STKIP PGRI Banjarmasin pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa PGSD yang mengambil mata kuliah Kajian Matematika SD I mengalami berpikir pseudo pada materi operasi bilangan bulat. Dua puluh satu mahasiswa mengalami pseudo benar dan satu mahasiswa mengalami berpikir pseudo salah. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa PGSD mampu melakukan operasi bilangan bulat, namun tidak mampu mengkonstruksi konsep operasi bilangan bulat dengan baik karena proses yang dilakukan hanya bersifat prosedural.
BERPIKIR PSEUDO MAHASISWA PGSD PADA OPERASI BILANGAN BULAT Rafiah, Hajjah; Saufi, M.; Aulia, Siti; Riadi, Arifin
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya penguasaan konsep matematika di temukan pada mahasiswa PGSD.khususnya pada materi operasi bilangan bulat. Hal ini merupakan masalah serius karena sebagai calon guru, mahasiswa PGSD tentu harus memiliki pemahaman yang benar terhadap suatu konsep. Salah satu penyebab kurangnya penguasaan konsep ini adalah karena konstruksi pengetahuan yang rapuh. Kesalahan konstruksi pengetahuan ini bisa berupa bepikir pseudo, yaitu pseudo salah dan pseudo benar. Pseudo benar terjadi apabila mahasiswa dapat menjawab suat masalah masalah dengan benar, tetapi penalarannya salah. Sebaliknya, pseudo salah terjadi ketika mahasiswa menjawab salah, namun sebanarnya penalarannya benar. Berpikir pseudo ini dikaji dengan menggunakan desain penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu 24 mahasiswa PGSD STKIP PGRI Banjarmasin pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa PGSD yang mengambil mata kuliah Kajian Matematika SD I mengalami berpikir pseudo pada materi operasi bilangan bulat. Dua puluh satu mahasiswa mengalami pseudo benar dan satu mahasiswa mengalami berpikir pseudo salah. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa PGSD mampu melakukan operasi bilangan bulat, namun tidak mampu mengkonstruksi konsep operasi bilangan bulat dengan baik karena proses yang dilakukan hanya bersifat prosedural.Kata Kunci: berpikir pseudo, operasi bilangan bulat