NA, Zuhrawaty
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini (L.) SKEELS) TERHADAPT GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) DIABETES MELLITUS YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOSIN Mustika, Delvy Yuana; NA, Zuhrawaty; Harris, Abdul; Rinidar, Rinidar; Asmilia, Nuzul; Hasan, Muhammad
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 4 (2017): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.906 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i4.4349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun jamblang terhadap kadar glukosa darah pada tikus putih diabetes mellitus yang diinduksi Streptozotosin (STZ). Hewan coba yang digunakan adalah 15 ekor tikus putih jantan dengan berat badan 200-250g. Tikus secara acak dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan masing-masing terdiri dari 3 ekor. Kelompok control negatif  (KN) tidak diinjeksi STZ dan tidak diberi Ekstrak Etanol Daun Jamblang (EEDJ), kelompok control positif (KP) diinjeksi STZ 40 mg/kg BB dan tidak diberi EEDJ, kelompok P1, P2, dan P3 diinjeksi STZ 40 mg/kg BB dan diberi EEDJ dengan dosis masing-masing 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB. Pemberian EEDJ diberikan secara oral selama 14 hari. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap pola searah. Hasil analisis varian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian EEDJ berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus. Rata-rata kadar glukosa darah tikus kelompok KN (110,33±8,38 mg/dL), KP (448,00±40,33 mg/dL), P1 (100,00±8,34 mg/dL), P2 (103,33±5,68 mg/dL) dan P3 (92,00±6,08 mg/dL). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian EEDJ dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih jantan diabetes mellitus yang diinduksi STZ. Dosis EEDJ yang efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah adalah 200 mg/kg BB.
KADAR TOTAL PROTEIN PLASMA PADA AYAM BROILER YANG DIBERI SUBSTITUSI FERMENTASI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DALAM PAKAN KOMERSIAL Amin, Muhammad; NA, Zuhrawaty; Herrialfian, Herrialfian
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 3 (2017): MEI - JULI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.307 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i3.3394

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi fermentasi tepung daun kelor (Moringa oleifera) pada pakan komersial terhadap kadar total protein plasma ayam broiler. Dalam penelitian ini digunakan 20 ekor ayam broiler yang dibagi ke dalam 4 kelompok perlakuan, yang masing–masing terdiri atas 5 ekor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah. Kelompok kontrol (P0) diberikan 100% pakan komersial, kelompok P1 diberikan 95% pakan komersial dan 5% fermentasi tepung daun kelor, kelompok P2 diberikan 92,5% pakan komersial dan 7,5% fermentasi tepung daun kelor, dan kelompok P3  diberikan 90% pakan komersial dan 10% fermentasi tepung daun kelor. Perlakuan pakan diberikan  selama 15 hari. Pengambilan darah dilakukan pada hari ke-16 dari vena brachialis. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kadar total protein plasma secara spektrofotometri dengan alat Bio System A-15. Rata–rata kadar total protein plasma (g/dl) yaitu kelompok kontrol (P0): 7,02±0,91, P1: 7,50±0,73, P2: 7,16±0,23, dan P3: 7,26±1,02. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi pakan komersial dengan fermentasi tepung daun kelor 5-10% selama 15 hari tidak pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar total protein plasma ayam broiler.