ferasyi, t reza
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KADAR LEMAK SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA SEBELUM DAN SESUDAH DIPASTEURISASI DI PETERNAKAN LAMNYONG KOTA BANDA ACEH (Analysis Of Milk Fat Content Ettawa Before And After Pasteurization At The Farm Lamnyong Banda Aceh) Yusa, Mirza; ismail, ismail; razali, razali; ferasyi, t reza; safruddin, safruddin; panjaitan, budianto
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 1 (2017): NOVEMBER - JANUARI
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.71 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i1.5887

Abstract

ABSTRAKSusu kambing segar bersifat mudah rusak dan memerlukan penanganan pasca panen dan pengolahan yang cepat dan memadai. Pasteurisasi adalah perlakuan yang diberikan terhadap susu segar supaya tidak cepat rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang kadar lemak susu  kambing peranakan Etawa di peternakan Lamnyong Kota Banda Aceh sebelum dan sesudah dipasterusisasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode Gerber dengan pasteurisasi suhu rendah waktu lama (low temperature long time /LTLT = 62 0C – 65 0C ). Penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif dengan masing-masing 6 kali ulangan sehingga mendapatkan hasil yang akurat. Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan kadar lemak susu segar sebelum dan sesudah dipasteurisasi terdapat perbedaan. Susu yang diberi perlakuan pasteurisasi memiliki kadar lemak 5% dan susu tidak diberi perlakuan atau tidak dipasteurisasi memiliki kadar lemak 4,5%. Hal ini terjadi karena setelah dilakukan pasteurisasi susu terjadi penguapan komponen-komponenya sehingga kadar lemak susu cenderung meningkat. ABSTRACTFresh goats milk is easily damaged and requires quick and adequate post-harvest handling and processing. Pasteurization is the treatment given to fresh milk so as not to be damaged quickly. This study aims to find out and provide information to the public about the fat content of goat milk Ettawa breeding Lamnyong Banda Aceh before and after the pasteurized. This research was done by Gerber method and using pasteurization method with low temperature long time (LTLT = 62 0C - 65 0C).This research was conducted with descriptive analysis with 6 replication so that get accurate result. Based on the results of the study showed that fresh milk fat content before and after dipasteurisasi there is a difference Milk treated with pasteurization has 5% fat content and milk is not treated or not pasteurized has a fat content of 4.5%. This happens because after milk pasteurization occurs evaporation of its components so that milk fat content tends to increase.
JUMLAH TOTAL BAKTERI PADA TELUR AYAM YANG DIJUAL DI WARUNG KOPI KAWASAN DARUSSALAM KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH (Total Plate Count of Bacteria In Chicken Eggs Sold In Coffee Stalls, at Darussalam, Syiah Kuala Sub-District, Banda Aceh) poleh, Habibi sahidan; rastina, rastina; Ferasyi, T Reza; erina, erina; ismail, ismail; isa, m
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 2, No 2 (2018): FEBRUARI - APRIL
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.332 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v2i2.7030

Abstract

ABSTRAK                Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah total bakteri pada telur ayam yang dijual diwarung kopi kawasan Darussalam Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan 12 butir telur ayam yang diperoleh dari enam warung kopi kawasan Darussalam. Jumlah total bakteri dilakukan dengan menggunakan metode Total Plate Count dengan pengenceran berseri 10-1 – 10-4 untuk isi telur. Hasil penelitian menunjukkan jumlah total mikroba tertinggi dari warung kopi B 2,0 x 105 CFU/ml, sedangkan terendah dari warung kopi E 3,0 x 103 CFU/ml. Kesimpulan dari penelitian ini sebanyak 0,16% warung kopi kawasan Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh terdapat telur yang batas maksimum cemaran mikroba melebihi standar SNI 3926:2008 (1 x 105 CFU/ml).    Kata kunci :Jumlah Total Bakteri, Warung Kopi, telur ayam.ABSTRACT This study aimed to detetermined total plate count of bacteria in eggs that were  sold in coffee stalls at Syiah Kuala, Banda Aceh. This study used 12 eggs from each stall. Assessment were done in total plate count method with diluent of 10-1 – 10-4 to each egg content. The result showed highest count was from ‘B’ Coffee stall at 2,0 x 105 CFU/ml, while the lowest was found in ‘E’ 3,0 x 103 CFU/ml. This study concluded that 0,16% coffee stalls in region of Darussalam subdistrict in Banda Aceh exceed national standard of Indonesia which set at SNI  3926:2008 (1 x 105 CFU/ml).Keywords :Bacteria Total Plate Count, Coffee Stall, Chiken Egg.
DAYA PENGEMPUKAN EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) DAN EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas comosus) TERHADAP DAGING PAHA AYAM KAMPUNG DINILAI DARI DAYA PUTUS DAN GAMBARAN MIKROSKOPIS(leaf extract Papaya (Carica papaya) and fruit extract pineapple (Ananas comosus) ser tenderness on meat chicken thigh village of power rated Drop overview and Microskopic) lismawati, lismawati; Razali, Razali; Ferasyi, T Reza
JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER Vol 1, No 4 (2017): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.584 KB) | DOI: 10.21157/jim vet..v1i4.5519

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan  mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun pepaya (Carica papaya) dan ekstrak buah nanas (Ananas comosus) terhadap nilai daya putus dan gambaran mikroskopis. Penelitian ini menggunakan 6 sampel paha ayam kampung berumur 2 tahun yang diberikan ekstrak daun pepaya ekstrak buah nanas  dan kontrol. Metode yang dipakai adalah organ paha ayam dalam bentuk ukuran potongan 1x2 cm  direndam dalam larutan  ekstrak kemudian diproses secara histotekhnik. Analisis dilakukan secara deskriptif yaitu dengan membandingkan hasil ketiga perbandingan tersebut. Penentuan nilai daya putus dilakukan secara panelis. Dari hasil penelitian daya putus didapat bahwa daging paha ayam yang diberikan ekstrak buah nanas sangat mudah digigit (+++), ekstrak daun pepaya mudah digigit (++) dan yang kontrol tidak mudah digigit (+). Hasil gambaran mikroskopis terlihat bahwa jaringan ikat dan serabut otot yang diberikan ekstrak buah nanas sangat renggang, yang diberikan ekstrak daun pepaya sedikit merenggang dan yang tanpa ekstrak serabut otot dan jaringan ikatnya tetap. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah nanas memiliki kemampuan lebih baik dan lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak daun pepaya.This study aimed to determine the effect of papaya extract (Carica papaya) and extract of pineapple (Ananas comosus) against the value of breaking and microscopic appearance. This study used chicken thighs 6 samples were 2 years old were given extracts of papaya, pineapple and fruit extracts (control). The method used was immersed in a solution organ extracts then processed histotekhnik. The analysis was done descriptively by comparing the third result of the comparison. Determining the value of breaking conducted panelists from power breaking research results that chicken thigh meat given pineapple extract very easily bitten (+++), papaya extract easily bitten (++) and the controls are not easily bitten (+). The results of microscopic picture showsed that the connective tissue and muscle fibers were given extracts of pineapple is very tenuous, given papaya extract a little stretched and without extract muscle fibers and connective tissue to normal. It can be concluded that the extract of pineapple have better skills and more powerful in comparison with papaya extract.