Yunus, A.M Shiddiq
Politeknik Negeri Ujung Pandang

Published : 2 Documents

Found 2 Documents

Jurnal Teknik Mesin SINERGI Tahun ke-14, No. 1 (2016)
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar


Abstrak: Perkembangan masyarakat dari waktu ke waktu semakin bertambah dan kebutuhan akan konsumsi tenaga listrik akan ikut meningkat. Peningkatan kebutuhan tenaga listrik mengharuskan penyedia pasokan listrik dalam hal ini PT. PLN (Persero) dapat menyalurkan tenaga listrik dengan efektif ke konsumen. Untuk memaksimalkan penyaluran tenaga listrik ke konsumen, maka dibutuhkan suatu perencanaan beban. Perencanaan beban ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kebutuhan daya listrik ke konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan beban sistem interkoneksi Sulselbar dan mengetahui akurasi perencanaan beban dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) backpropagation. Perencanaan beban dalam penelitian ini dilakukan dengan metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Backpropagation menggunakan toolbox Neural Network pada Matlab R2010a. Dalam perencanaan beban ini menggunakan data beban harian sistem interkoneksi SULSELBAR tahun 2013 dan tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan akurasi dari metode jaringan syaraf tiruan backpropagation lebih akurat daripada metode koefisien (dimana metode ini secara tradisional digunakan di PLN SULSELBAR).Hal ini ditunjukkan dari hasil penelitian pada tanggal 15-21 Juni 2015 error rata-rata terkecil dari metode Jaringan syaraf tiruan backpropagation yaitu pada tanggal 17 Juni 2015 yaitu 2,836911 %, dan error rata-rata terbesar yaitu pada tanggal 21 Juni 2015 yaitu 6,8170112 %. Sedangkan error rata-rata terkecil metode koefisien yaitu pada tanggal 17 Juni 2015yaitu 3,484677 %, dan error rata-rata terbesar yaitu pada tangga 15 Juni 2015 yaitu 8,9368 %.
Pengembangan Peralatan Simulasi Peralatan Aliran Daya Berbasis Fast Decoupled-Dependent Newton-Raphson dengan Program Interface-Based Delphi Saini, Makmur; Tandioga, Remigius; Pangkung, Andareas; Yunus, A.M Shiddiq
INTEK: Jurnal Penelitian Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.757 KB) | DOI: 10.31963/intek.v4i1.91


On one hand, the particular objective of this research is to yield the software program in order to control efficiently the important aspects in electric power systems which can be implemented in industries. In the other hand, the longterm objective is to extend the curriculum, syllabi, laboratory facilities, and to improve the abilities and qualities of graduates continuously either within State Polytechnic of Ujung Pandang or outside. Method used to achieve these objectives is making, design and implementation which will be last for two years. Simulator for generation system in the first stage of the research is balanced six-phase system yielded from the circuit of 3-one phase centre-tap transformers of 220/18 V, 15 A, as the supply of low-tension 3-phase system, which feeds six one-phase transformer of 18/220 V, 20 A, whose output as another balanced 3-phase system with 220 V/phase. From balanced 6-phase system, a balanced 3-phase will simulate generator number 1 and another balanced 3-phase will simulate that of number 2. Interface which is based on Delphi program is to switch all transmission lines. The result of experiment shows that voltages in the two generator busbars experience the significant drop voltage if they work separately, that are 20.5% - 36.4% and 20.5% - 63.6% for generator number 1 and number 2 respectively, for one to three load busbars operated sequentially, which also reveals that greatest voltage drop occurs in the generator busbar with most lines supplied. Simulating the two generators working simultaneously, then voltage drops are more significant, that are 65.9% - 72.7% and 65.9% - 79.5% for generator number 1 and number 2 respectively, for one to three load busbars operated sequentially, which also proves that transformer bank as generator simulator needs to increase its current capacity.