Hendrawan, Heri
Metacommunication: Journal of Communication Studies

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

MODEL KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA KELUARGA MIXED MARRIAGE DI WILAYAH BUDAPEST-HUNGARIA Nurhadi, Zikri Fachrul; Hendrawan, Heri; Ayutria, Desyya Fira
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 6 (2019): Januari 2019
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v3i6.331

Abstract

This study aims to discover the motives, experiences, meaning, and intercultural communication of mixed marriage couples in the Budapest-Hungary. The research uses phenomenology method Alfred Schutz and Husserl to examine the experience of people. Data are collected through observation, interviews through social media and literature study. The subjects are six mixed marriage couple living in Budapest-Hungary using purposive sampling technique. This research found a model of intercultural communication among mixed marriage couples related to motives, experiences, meanings, and intercultural communication based on cultural differences, languages, mindsets, as well as stereotypes of certain religions in which mixed marriage couples can adapt to the situation. This study contributes to four communication models of mixed marriage couples, namely motives, experiences, meanings and intercultural communication.
KOMUNIKASI BRAND MARKETING RANJANG69 Fachrul Nurhadi, Zikri; Utami Dewi S.Y, Rosanti; Hendrawan, Heri; Karima, Nesya
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penelitian ini dilatar belakangi fenomena launching kedai Ranjang69 yang selalu dibanjiri konsumen, bahkan keadaan tersebut bersifat konstan tidak mengalami penurunan yang signifikan, terjadi pada cabang kedai Ranjang69 yang berada di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Tujuan penelitian untuk menjelaskan komunikasi brand marketing Ranjang69, pembentukan brand image marketing Ranjang69, strategi komunikasi brand Ranjang69 dalam membangun kesadaran brand pada pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui cara wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi pustaka.  Adapun narasumber dalam penelitian ini ada 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi brand marketing Ranjang69 yaitu dengan beberapa cara yang dilakukan secara online dan offline, serta menggunakan marketing  public relations dengan mengaplikasikan strategi pull (promosi/iklan), push (dorongan), dan pass (membentuk opini orang/ kelompok). Sedangkan pembentukan brand image marketing Ranjang69 yaitu dengan melakukan strategi marketing piramida terbalik yaitu dengan mengutamakan pangsa pasar anak muda agar lebih segmented, kemudian setelah terbentuk pangsa pasar anak muda maka dikelola dengan strategi marketing berbasis komunitas. Strategi komunikasi brand dalam membangun kesadaran brand bagi pelangan Rajang69, dengan menjaga keseimbangan antara marketing yang bertugas membuat pandangan konsumen terhadap brand Ranjang69 menjadi baik serta pelayanan terbaik yang harus diberikan kepada konsumen. Kata Kunci : Brand, Marketing, Ranjang69 Abstract. This research is based on the phenomenon of launching shop Ranjang69 which is always flooded with consumers, even the condition is constant does not decrease significantly, happened at branch of Kedai69 which is in West Java and Central Java. The purpose of research to explain brand marketing communications Ranjang69, the formation of brand image marketing Ranjang69, brand communication strategy Ranjang69 in building brand awareness to customers. This research use desciptive qualitative approach. Data collection techniques through in-depth interviews, participant observation, and literature study. The sources in this study there are 3 people. The result of the research shows brand marketing communication Ranjang69 is by some way done online and offline, and using marketing public relations by applying pull strategy (promotion / advertising), push (push), and pass (forming opinion of person / group). While the formation of brand image marketing Ranjang69 is by doing reversed pyramid marketing strategy that is by giving priority to market segmented young market segmented, then after formed the market share of young people then managed with community-based marketing strategy. Brand communication strategy in building brand awareness for customer Rajang69, by maintaining the balance between the marketing in charge of making the consumers view of brand Ranjang69 be good and the best service to be given to the consumer. Key Word: Brand, Marketing, Kedai69
PEMBENTUKAN KONSEP DIRI LADY BIKERS PENGGUNA MOTOR CUSTOM DI KOMUNITAS DUCKSTREET GARUT Ali, Haidar; Nurhadi, Zikri Fachrul; Hendrawan, Heri
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 5 No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v5i1.1824

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya pengguna motor custom, yang mana motor custom sangat digemari oleh sebagian kalangan anak muda dan menjadi salah satu sub-budaya dikehidupan sehari-harinya. Dalam penelitian ini yang menjadi fokus masalah utama yaitu lady bikers-nya, yang mana hal tersebut merupakan suatu keunikan di mata masyarakat dimana para perempuan menunggangi kuda besi dengan cc yang tinggi dengan tampilan yang unik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara mendalam, observasi non partisipan, dokumentasi, studi pustaka dan gabungan/triangulasi. Peneliti mengambil enam subjek penelitian untuk dijadikan sebagai sumber data yang dilakukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sikap pada lady bikers terbentuk oleh faktor pengaruh aktifitas komunitas seperti touring, kopdar dan perakitan motor yang dilakukan oleh para lady bikers di komunitas duckstreet.
PEMBINGKAIAN BERITA KPK VS POLRI Gustriani, Teni; Hendrawan, Heri; Latifah, Hanny
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kasus KPK VS Polri yang diberitakan oleh Harian Kompas dalam membingkai berita dengan melihat Bagaimana Harian Kompas menyusun fakta, mengisahkan fakta, menulis fakta dan menekankan fakta terkait pemberitaan KPK VS Polri. Tujuannya adalah untuk menjelaskan bagaimana media menyusun fakta, mengisahkan fakta, menulis fakta dan menekankan fakta terkait pemberitaan KPK VS Polri. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis Framing Pan dan Kosicki. Dengan menggunakan metode analisis Framing ini berita ini dikelompokkan dan dijabarkan dengan 4 aspek besar yaitu aspek Sintaksis, Skrip, Tematik, dan Retoris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori kontruksi social sebagai landasan teori. Objek penelitian 4 berita yang dimuat oleh HarianKompas. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dengan teknik wawancara semistuktur dan studi dokumentasi, serta pengambilan informan dengan menggunakan Purposif Sampling. Hasil penelitian bahwa dalam membingkai sebuah berita Harian Kompas ini melakukan keberpihakan media yaitu membela KPK, bila dilihat dari aspek stuktur (sintaksis) yaitu cara penyusunan fakta Harian Kompas tidak berimbang dengan membela KPK atau menjatuhkan Polri jika dilihat dari stuktur (skrip) atau pengisahan fakta Harian Kompas ini dilihat dari kelengkapan berita yang masih kurang mengindikasikan ada penonjolan isu, kemudian dilihat dari stuktur (tematik) disini juga terlihat sekali keberpihakan Kompas dilihat dari paragraf dan hubungan antarkalimat, selanjutnya adalah stuktur (retoris) penekanan fakta yang digunakan adalah dengan menggunakan foto atau gambar serta pernyataan yang menguatkan berita tersebut. Ini disesuaikan dengan fakta yang terjadi dilapangan dan dikuatkan dengn pernyataan dari beberapa ahli dalam setiap pemberitaan. Kata Kunci : Pembingkaian; Berita KPK VS Polri; Harian Kompas; Pan dan Kosikci Abstract This research is motivated cases VS KPK Police reported by Kompas in framing the news by looking How Kompas compile facts, tells the facts, write the facts and stressed the fact related to news VS Police Commission. The goal is to explain how the media compile facts, tells the facts, write the facts and stressed the fact related to news VS Police Commission. The method used is the analysis of Pan Framing and Kosicki. By using this method of analysis Framing this news grouped and translated at four major aspects namely the aspect of syntax, script, thematic, and Rhetorical. This study used a qualitative approach using the theory of social construction as a theoretical basis. The object of research 4 news published by HarianKompas. While data collection techniques used were interviews with semistuktur interview techniques and documentation, as well as taking informants by using purposive sampling.The research concludes that in framing a news Kompas This partiality media that defend the Commission, when viewed from the aspect of structure (syntax) that is the way the preparation of the fact Kompas not balanced with defending the Commission or dropping the Police when seen from the structure (scripts) or recounting facts Daily compass is seen from the completeness of the news is still not indicate there is highlighting the issue, then the views of structures (thematic) here is also visible once alignments compass views of paragraphs and the relationship antarkalimat, next is the structure (rhetorical) emphasis on the fact that use is to use photos or images as well as statements that corroborate that story. It is adjusted to the fact that occur in the field and with less corroborated statements from several experts in every proclamation. Keywords: Framing; News KPK Police VS; Kompas; Pan and Kosikci
GRAND LAUNCHING NERV LAB SEBAGAI STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS PADA NERV STORE Sihombing, Roy Burju; Hendrawan, Heri; Mujianto, Haryadi
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abtraks Penelitian ini dilatar belakangi sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Personal Vaporizer atau Vape yang pada saat ini sedang banyak diperbincangkan oleh kalangan anak muda dan Nerv Store menjadi Vape Store pertama yang mengadakan Grand Launching Vape di Garut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode Deskrptif Kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Strategi Marketing Public Relation, yaitu proses yang terdiri atas perencanaan, implementasi, dan evaluasi program yang merangsang pembelian dan kepuasan konsumen melalui komunikasi yang dapat dipercaya dan menarik minat konsumen, khususnya untuk perusahaan yang menyediakan kebutuhan keinginan, kehendak, dan perhatian konsumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Grand Launching Nerv Lab sebagai strategi Marketing Public Relations pada Nerv Store adalah sebagai berikut: strategi menarik (Pull) Marketing Public Relations Nerv Store adalah berbentuk iklan promosi melalui media sosial yang memiliki banyak pengguna aktif di dalamnya. Perlombaan dengan hadiah menarik dalam acara tersebut ditujukan untuk menarik minat publik. Strategi Upaya mendorong. (Push) Marketing Public Relations Nerv Store dalam Grand Launching Nerv Lab dengan promo khusus berupa pemberian diskon harga , dan juga servis gratis, Produk dipromosikan oleh tokoh yang cukup dikenal di kalangan pengguna Vape. Menyediakan tempat bersantai sehingga konsumen merasa nyaman. Strategi Menciptakan Image (Pass) Marketing Public Relation Nerv Store adalah dengan memberikan pelayanan yang baik dengan cara bersikap ramah dan memberikan rekomendasi dan saranan dengan tepat kepada konsumen. Nerv Store juga meyakinkan konsumen bahwa produknya adalah resmi secara hukum dengan memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (B P O M). Kata kunci: Grand Launching; Nerv Lab; Public Relation; Marketing; Nerv store Abstract This research background of a Company engaged in the field of Personal Vaporizer or Vape which is currently being discussed by many young people and Nerv Store became the first Vape Store that held grand launching Vape in Garut. In this research, researches used descriptive qualitative methods. The theory used in this research is the Theory of Public Relations Marketing Strategy, a process consisting of planning, implementation, and evaluation program that stimulates purchasing and customer satisfaction through reliable communitacion and attracts consumers, especially for companies that provide the needs, desires, wills, and consumers attention. The result of this study indicate that Grand Launching Nerv Lab as public relations marketing strategy on Nerv Store is as follows: pull strategy (Pull) Marketing Public Relations Nerv Store is a promotional ad form through social media that has many active users in it. The Challenge with attractive prizes in that event is aimed for attracting the public interest. Strategy of pushing effort (Push) Marketing Public Relations Nerv Store on Grand Launching Nerv Lab is with special promo in the form of discounting price and also free service. free services, Product s are promoted by wellknown figures among Vape users. Provide a place to relax so that consumers feel comfortable. Public image Strategy (Pass) Marketing Public Relations Nerv Store it is by providing good service by being friendly and gibving recommendations and advice appropriately to the consumer. Nerv Store also assures consumers that the products is legally authorized by having permission from B P O M (National Agency of Drug and Food Control) Keywords: Grand Launching; Nerv Lab; Public Relations; Marketing; Nerv store
REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN DALAM IKLAN TELEVISI Hendrawan, Heri; Nurfajrin, Firda
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Iklan televisi merupakan media yang dapat mempengaruhi khalayak yang menyaksikan tayangannya. Iklan makanan dan minuman untuk kecantikan dalam televisi kian banyak diminati oleh masyarakat luas, sehingga iklan tersebut disajikan secara kreatif. Iklan WRP versi “Limited Edition” merupakan iklan yang banyak mengangkat representasi citra perempuan di dalamnya. Iklan WRP versi “Limited Edition” memiliki pandangan tentang penanda seorang perempuan ideal dan penanda perempuan tidak ideal. Penanda perempuan ideal adalah perempuan yang memiliki paras cantik, berkulit putih, tinggi, langsing, berambut lurus, sehat, dan sebagainya. Petanda perempuan ideal dianggap sebagai sesuatu yang positif karena memiliki penampilan menarik sehingga menjadi pusat perhatian bagi semua orang dan itulah yang membuat perempuan merasa bahagia. Sedangkan penanda seorang perempuan tidak ideal adalah perempuan yang memiliki banyak masalah, tidak sehat, tidak dapat berpenampilan menarik. Sehingga perempuan tidak ideal dianggap sebagai sesuatu yang negatif. Kata kunci: Representasi; Citra Perempuan; Semiotika Roland Barthes; Iklan Televisi WRP versi Limited Editon Abstract Television’s advertisement is a mass media which can be influence the public who watch the representation. Food and beverage advertisement for beauty in television more interested by society at large, so the advertisement served by creative method. This result of the research find that WRP advertisement limited edition version is an advertisement that more raise an image of woman representation inside. Some images, association image, figure image. in this advertisement have a view point about indication an ideal woman and non- ideal woman. Indication an ideal woman are woman who has a beautiful face, has a white skin, tall, slim, has a straight hair, health, etc. indication of ideal woman considered as something positive because they have an interesting appearance, so they become a central attention for all people and that is make the woman feels happy. While indication non-ideal woman, woman who has many problem, does not health, does not have an interesting appearance etc. That thing makes a non-ideal woman considered as something negative. Keyword: Representation; Woman’s Image; Roland Barthes’s Semiotics; WRP television’s advertisement Limited Edition Version