Tonra, Wilda Syam
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Profil number sense siswa bergaya kognitif visualizer terhadap makna pecahan desimal Tonra, Wilda Syam
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 11 No 1 (2018): Beta Mei
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.072 KB) | DOI: 10.20414/betajtm.v11i1.151

Abstract

[Bahasa]: Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil number sense siswa terhadap makna pecahan desimal. Subjek penelitian adalah satu siswa kelas VII SMP Bhayangkari Kemala I Surabaya dengan kemampuan matematika tinggi dan bergaya kognitif visualizer. Penelitian dimulai dengan menentukan subjek penelitian mengunakan instrumen tes gaya kognitif dan tes kemampuan matematika, kemudian dilanjutkan dengan pemberian tes number sense (TNS). Tahap terakhir adalah melakukan wawancara dengan subjek untuk mengungkap cara berfikir siswa dalam menyelesaikan soal tes number sense serta melihat kesesuaian jawaban dengan alasan yang diberikan. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa number sense yang dimiliki oleh subjek dalam memahami makna dasar pecahan desimal ditunjukkan dengan mempresentasikan pecahan desimal sebagai pecahan biasa, partisi dari bilangan bulat, dan partisi suatu benda. Pemahaman mengenai urutan pecahan desimal ditunjukkan dengan meletakkan pecahan-pecahan desimal pada garis bilangan sesuai urutan yang benar. Pemahaman mengenai sifat kerapatan pecahan desimal ditunjukkan dengan penyimpulan bahwa ada tidak hingga pecahan desimal antara dua pecahan desimal. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa yang bergaya kognitif visualizer dengan kemampuan matematika tinggi dapat memahami makna pecahan desimal. Kata kunci: Number Sense; Gaya Kognitif; Visualizer; Pecahan Desimal [English]: This qualitative research aimed to describe the profile of student’s number sense toward the meaning of decimal. The research subject was one 7th grade of SMP Bhayangkari Kemala I Surabaya with high mathematics achievement and visualizer cognitive-style. The research began by determining the subject using cognitive-style test instrument and mathematics tests, then followed by the number sense test (TNS). The last stage was interviewing the subject to reveal how the subject think in solving the number sense test and examine the match between the answers and the reasons given. Time triangulation was used to check the validity of data. The research found that the number sense possessed by the subject in understanding the basic meaning of decimal is representing decimal fractions as regular fractions, partitions of integers, and partitions of an object. Understanding of the order of decimal is shown by placing the decimal on the number line in the correct order. Understanding of the nature of the decimal density is denoted by the conclusion that there are infinite decimals between two decimals. Thus, it could be concluded that students with visualizer cognitive-style and high mathematics achievement can understand the meaning of decimal properly. Keywords : Number Sense; Cognitive Style; Visualizer; Decimal
PEMBELAJARAN NUMBER SENSE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN Tonra, Wilda Syam
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): Periode Oktober
Publisher : Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini menjelaskan pembelajaran number sense di sekolah dasar pada materi pecahan. Pembelajaran number sense yang dimaksud dalam makalah ini adalah pengajaran materi pecahan dengan tiga indikator number sense yaitu: memahami arti dasar dari pecahan, memahami pengaruh dari operasi pada pecahan menggunakan perhitungan yang tepat. Diharapkan setelah pembelajaran number sense, siswa mampu meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pecahan. Number sense adalah pemahaman terhadap bilangan beserta operasinya sehingga dapat menyelesaian masalah matematika dengan benar. Adapun enam strand number sense adalah pemahaman dan penggunaan arti dan ukuran bilangan. pemahaman dan penggunaan bentuk setara dan representasi dari bilangann, pemahaman makna dan dampak operasi, pemahaman dan penggunaan ekspresi setara, komputasi dan penggunaan strategi yang tepat serta penggunaan patokan dalam pengukuran
Pengembangan Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM) Kalkulus Berbantuan Software Geogebra untuk Meningkatkan Kemampuan Spasial Tonra, Wilda Syam; Salim, Astuti
Jurnal Saintifik Vol 4, No 2 (2018): volume 4 nomor 2 juli 2018
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v4i2.181

Abstract

Penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan perangkat 4-D (Four D Model) yang bertujuan untuk: (1) Mengetahui kualitas LKM mata kuliah kalkulus berbantuan software geogebra yang telah dihasilkan (2) Mengetahui ada atau tidak ada perbedaan kemampuan spasial mahasiswa sebelum dan sesudah pemberian LKM berbantuan software GeoGebra (3) Memberikan gambaran seberapa besar peningkatan kemampuan spasial mahasiswa berbantuan software GeoGebra dengan menggunakan LKM pada mata kuliah Kalkulus. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan fisika semester II kelas A tahun 2018 Universitas Khairun. Rancangan penelitian menggunakan one-group pretest posttest design. Analisis hasil penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan dalam penelitian ini menurut hasil validasi pakar adalah berkualitas baik sehingga layak untuk digunakan (2) terdapat peningkatan kemampuan spasial setelah diberikan perlakuan menggunakan SPSS 20 analisis uji pairet t test. (3) peningkatan kemampuan spasial setelah diberikan LKM berbantuan software GeoGebra adalah berkategori sedang menggunakan analisis one-sample test.Kata kunci: Four-D Model, Lembar Kerja Mahasiswa (LKM), Software GeoGebra
PENGURANGAN BEBAN KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SMA Tonra, Wilda Syam; Ishak, Hasriani
Numeracy Journal Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui pengurangan beban kognitif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA 4 Ternate berjumlah 37 orang. Penelitian dimulai dengan mengidentifikasi masalah di kelas X dengan memberikan tes kemampuan awal, kemudian dilanjutkan dengan pemberian tes gaya kognitif untuk mengetahui kecendrungan siswa dalam menerima pelajaran. PTK terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan II dengan memberikan treatment sesuai dengan gaya kognitif yang dominant di kelas tersebut yaitu visualizer dalam rangka mengurangi beban kognitif yang dirasakan oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil belajar matematika mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada skor rata-rata skor tes hasil belajar matematika pada siklus I adalah 66,27 dalam tabel kategorisasi berada dikategori rendah, sedangkan rata-rata skor tes hasil belajar matematika siswa pada siklus II adalah 78,92 berada dikategori sedang. Sedangkan ketuntasan klasikal siswa pada siklus I hanya 51,35% dan sebanyak 18 siswa yang belum mencapai KKM. Ketuntasan klasikal pada siklus II mencapai 89,19% dan sebanyak 7 siswa yang belum mencapai KKM. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa pengurangan beban kognitif dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa SMA.Kata Kunci: Beban Kognitif, Penelitian Tindakan Kelas, Hasil Belajar Matematika AbstractClassroom action research aims to improve mathematics learning outcomes through reducing cognitive load. The research subjects were High School students with 37 participants. The study began by identifying problems in  by giving mathematics ability test, then proceeding with the provision of cognitive style tests to determine the tendency of students to receive lessons. PTK consists of two cycles, namely cycle I and II by giving treatment according to the dominant cognitive style in the class, namely visualizer in order to reduce the cognitive burden felt by students. The results showed that mathematics learning outcomes had increased. This can be seen in the average score of the mathematics learning outcomes test in the first cycle was 66.27 in the categorization table in the low category, while the average score of the mathematics learning outcomes of students in the second cycle was 78.92 in the medium category. While the classical completeness of students in the first cycle was only 51.35% and as many as 18 students had not yet reached KKM. Classical completeness in the second cycle reached 89.19% and as many as 7 students had not yet reached KKM. From these results it was concluded that cognitive load reduction can improve the mathematics learning outcomes of high school students.Keywords: Cognitive Load, Classroom Action Research, Mathematics Learning Outcomes