PERNANDO, Pernando
Universitas Bandar Lampung (UBL)

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

BANDAR LAMPUNG CREATIVE VILLAGE PERENCANAAN KAWASAN WISATA KREATIF DI PESISIR PANTAI WAY TATAAN BANDAR LAMPUNG DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE

JA! UBL Vol 8, No 1 (2017): Desember
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di kota Bandar Lampung salah satu wilayah yang memiliki permukiman kumuh adalah kawasan bantaran sungai Way Kuripan kelurahan Kota Karang yang berada kecamatan Teluk Betung Selatan. Permasalahan kekumuhan yang dihadapi pada permukiman bantaran sungai Way Kuripan kelurahan Kota Karang ini adalah ketidakteraturan bangunan, minimnya sarana prasarana, Persoalan sampah, terbatasnya ketersediaan sumber air bersih, buruknya layanan sistem anitasi dan drainase Dibalik semua permasalahan tersebut sebenarnya permukiman bantaran sungai Way Kuripan kelurahan Kota Karang mempunyai potensi yang baik dilihat dari masyarakatnya sendiri. Masyarakat kelurahan kota Karang mempunyai keahlian sebagai pembuat kapal nelayan dan kerjinan daur ulang sampah. Oleh karena itu jika dilihat dari potensi SDA kawasan permukiman bantaran sungai Way Kuripan kelurahan Kota Karang perlu perencanaan penataan sebagai kawasan wisata kreatif. Wisata kreatif disini yaitu suatu kegiatan  pariwisata yang menawarkan tiga hal yaitu something to see, something to do, something to buy. Maksud dari tiga hal tersebut yaitu wisata yang bukan hanya menawarkan keindahan, tetapi juga menawarkan kegiatan belajar yang memanfaatkan kreativitas, keterampilan, bakat serta menawarkan wisata belanja hasil produk masyarakat setempat.

MENENGGAK MINUMAN KERAS DALAM ACARA ENJOY: (Studi Kasus di Desa Sungai Jernih Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang)

Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa acara enjoy menjadi tradisi baru dalam masyarakat, dimana dalam acara tersebut terdapat kebiasaan masyarakat mengkonsumsi minuman keras pada saat ada hajatan pernikahan. Secara spesifikasi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejak kapan acara enjoy tersebut menjadi tradisi, dan apa fungsi acara enjoy tersebut diadakan ketika hajatan, serta untuk mengetahui bagaimana peredaran minuman keras ketika acara enjoy. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Snowball Sampling, mulai dari informan kunci yaitu masyarakat yang mengetahui banyak tentang acara enjoy, informan biasa yaitu masyarakat yang terlibat langsung dalam acara enjoy dan informan tambahan. Adapun analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif berdasarkan hasil data yang diperoleh dari informan. Hasil dari penelitian di lapangan menunjukan bahwa, acara enjoy menjadi tradisi baru dalam masyarakat ketika hajatan sejak tahun 2005, dimana setiap diadakannya hajatan selalu diiringi dengan acara enjoy. Alasan adanya minuman keras pada saat pesta hajatan karena daerah Desa Sungai Jernih wilayah yang marginal. Ada beberapa fungsi acara enjoy diadakan ketika hajatan, yaitu: pertama acara enjoy menjadi hiburan dalam masyarakat, kedua adanya acara enjoy untuk meramaikan hajatan dan ketiga acara enjoy sebagai prestise dalam masyarakat. selain itu, dalam acara enjoy terdapat kebiasaan masyarakat dalam mengkonsusmsi minuman keras, kebiasaan ini muncul di masyarakat dikarenakan peredaran minuman keras di Desa Sungai Jernih bebas di perjual belikan, dan ketika enjoy tidak ada larangan dari masyarakat sekitar dan dari pihak keamanan bahkan dibiarkan untuk mengkonsusmsi minuman keras, sehingga acara enjoy pada saat hajatan pernikahan sama halnya dengan acara konsumsi minuman keras yang dibiarkan oleh masyarakat dan telah menjadi tradisi ketika ada hajatan pernikahan. Kata Kunci: Tradisi Acara Enjoy, Pesta Minuman Keras