Yudihartanti, Yulia
Prodi Sistem Informasi, STMIK Banjarbaru

Published : 24 Documents
Articles

Found 24 Documents
Search

RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENILAIAN KINERJA AKUNTABILITAS KOPERASI ASPEK ORGANISASI Yudihartanti, Yulia; Natarsyah, Syahib; Arnie, Rintana
Jurnal Simantec Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Simantec

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMenurut Kepmen Koperasi & UKM no. 43 Tahun 2004, akuntabilitas koperasi adalah kewajiban pengurus atau pengelola koperasi untuk mempertanggungjawabkan hasil kerja yang dicapai. Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang membidangi koperasi baik tingkat propinsi maupun kabupaten/kota melakukan penilaian kinerja akuntabilitas pada koperasi di wilayah kerja masingmasing. Pemetaan kondisi koperasi secara riil belum dapat diketahui secara jelas untuk tiap koperasi. Hal ini yang menjadi kendala dalam program pembinaan untuk menuju koperasi yang sehat. Pada penelitian ini akan dibuatkan rancangan sistem terutama yang berkaitan dengan struktur basis data dari penilaian kinerja akuntabilitas koperasi aspek organisasi. Yang diawali dengan diagram konteks sebagai gambaran umum sistem yang akan dibangun, relasi tabel dan desain form yang berfungsi sebagai interface antara user dengan sistem. Penerapan teknologi informasi pada penelitian ini diharapkan akan memudahkan untuk membuat program-program pembinaan kedepan terhadap koperasi berdasarkan informasi yang diketahui dari hasil penilaian tersebut, baik secara internal maupun maupun pihak-pihak lain yang berkepentingan (stakeholder), agar koperasi menjadi sehat, tanggung, mandiri, dan menjadi lembaga profesional sesuai dengan jati dirinya sesuai dengan amanat konstitusi.Kata kunci : Penilaian kinerja, Akuntabilitas Koperasi, Aspek Organisasi.ABSTRACTCooperative accountability is the duty of the board or manager of the cooperative to account for the work achieved. Local Government Work Units (SKPD) in charge of cooperatives at both provincial and district / city levels undertake an assessment of accountability performance at cooperatives in their respective working areas. The mapping of cooperative conditions in real can not be clearly known for each cooperative. This is a constraint in the coaching program to a healthy cooperative. In this research will be made system design especially related with database structure from performance appraisal of cooperative accountability of organizational aspect. Which begins with the context diagram as a general overview of the system to be built, table relations and form design that serves as the interface between the user and the system. The application of informationtechnology in this study is expected to make it easier to make future coaching programs on cooperatives based on information that is known from the results of the assessment, either internally or as well as other stakeholders, so that cooperatives become healthy, responsibility, independent , and become a professional institution in accordance with its identity in accordance with the mandate of the constitution.Keywords : Performance appraisal, Cooperative Accountability, Organizational Aspects..
Pemilihan Minat Topik Tugas Akhir Menggunakan Metode Fuzzy C-Means Yudihartanti, Yulia; Hidayatullah, Sudiyanur
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 3, No 2: Agustus 2014
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.194 KB)

Abstract

Penentuan topik Tugas Akhir yang tepat mendukung kelancaran bagi mahasiswa untuk?menyelesaikan studi perkuliahan sarjananya. Belum mengetahui topik Tugas Akhir apa yang?harus dipilih merupakan masalah yang sering dialami mahasiswa. Mahasiswa kesulitan?menentukan topik Tugas Akhir apa yang harus dipilih.?Dalam merekomendasikan topik Tugas Akhir perlu adanya metode yang bisa membantu dalammenghasilkan rekomendasi tersebut. Salah satunya dengan metode Fuzzy C-Means (FCM)?yang dimana setiap anggota mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi bagian cluster?cluster yang nantinya akan ditentukan dengan melihat derajat keanggotaan per cluster,?sehingga akan terlihat anggota tersebut akan condong masuk ke cluster tertentu. Clustercluster tersebut adalah topik Tugas Akhirnya. Kemudian dari hasil teori tersebut, akan?diimplementasikan ke sebuah aplikasi web.?Pada tahap pengujian program, yaitu whitebox, blackbox, serta didukung dengan kuisioner dan?uji implementasi, berhasil menemukan kesimpulan bahwa pemilihan peminatan topik Tugas?Akhir menggunakan Fuzzy C-Means dapat membantu mahasiswa dalam menentukan topik?Tugas Akhir yang bisa dipilih.Kata kunci: Rekomendasi, Pemilihan peminatan topik Tugas Akhir, Fuzzy C-Means, FCM
Aplikasi Diagnosa Kerusakan Gitar Listrik Dengan Forward Chaining Berbasis Android Wahyuni, Gusti Muhammad Ridho; Yudihartanti, Yulia
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 5, No 1: April 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.811 KB)

Abstract

AbstrakPekerjaan dari teknisi gitar profesional yang terbatas membuat para gitaris rela menunggu karena memakan waktu yang relatif lama hingga alat musiknya selesai diperbaiki apabila dipekerjakan ke teknisi gitar profesional.Berdasarkan penelitian yang berjudul Aplikasi Diagnosa Kerusakan Gitar Listrik Dengan Forward Chaining Berbasis Android dapat membantu gitaris dalam melakukan perbaikan gitar mereka sendiri dengan waktu yang relatif lebih cepat dibandingkan teknisi gitar profesional.Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Gitar Listrik Dengan Forward Chaining ini dapat mempercepat gitaris dalam melakukan perbaikan gitar mereka secara langsung dan tepat. Implementasi sistem ini berbasiskan Android sehingga dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Pada tingkat validitas dan reliabilitas sistem yang menunjukkan bahwa data yang dihasilkan valid dengan nilai Alpha Cronbach adalah 0.675, Alpha Cronbach terletak di antara 0.60 hingga 0.80 sehingga tingkat reliabilitasnya adalah reliabel.Kata Kunci : Sistem Pakar, Forward Chaining, Gitar Listrik.
Pemilihan Obat Sakit Kepala Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Rizki, Muhammad; Yudihartanti, Yulia
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 1: Pebruari 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.027 KB)

Abstract

AbstrakObat adalah bahan atau zat yang berasal dari tumbuhan, hewan, mineral maupun zat kimia tertentu yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, memperlambat proses penyakit dan menyembuhkan penyakit. Obat harus sesuai dosis agar efek terapi atau khasiatnya bisa didapatkan. Pada saat ini, banyak jenis dan jumlah obat yang beredar di masyarakat. Hal ini selain dapat membantu pelayanan dan kesehatan masyarakat dalam pemilihan obat yang tepat dan terjangkau, namun juga dapat menjadi masalah karena dapat menyebabkan hal yang tidak di inginkan terutama karena kekurangan informasi. Karena itu masyarakat perlu diberi informasi tentang indikasi, efek samping, kontra-indikasi, dan dosis agar tidak terjadi efek yang merugikan.Sistem penentuan menggunakan metode SAW ialah dengan cara mencari penjumlahan terbobot dari kinerja setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat dibandingkan dengan semua rating alternatif yang ada.Dari penelitian yang telah dilakukan menggunakan metode Simple Additive Weighting dalam penentuan pemilihan obat sakit kepala, maka kesimpulan dari aplikasi yang dibangun berdasarkan hasil uji pretest dan postest maka didapat hasil perhitungan tingkat akurasi untuk data tidak sesuai sebesar 70% dan untuk data sesuai adalah 30%.Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Simple Additive Weighting, Obat?AbstractThe drug is a material or a substance derived from plants, animals, minerals and certain chemical substances that can be used to reduce pain, slow the disease process and cure the disease. The drug dosage should be appropriate so that the therapeutic effect or efficacy can be obtained. At this time, many types and quantities of drugs circulating in the community. This is in addition to helping public health services and in the selection of appropriate and affordable drugs, but also can be a problem because it can cause unwanted mainly due to lack of information. Therefore, people need to be informed about the indications, side effects, contra-indications, and dosages in order to avoid adverse effects.Determination system uses the SAW method is by finding a weighted summation of the performance of each alternative on all attributes. SAW method requires a process of normalizing the decision matrix (X) to a scale which can be compared with all the rating alternatives.From the research that has been conducted using the Simple Additive Weighting in determining the drug selection headache, the conclusion of applications built on the results of the test, the pretest and post-test results obtained for the calculation of the level of accuracy of the data does not conform 70% and for data fit is 30%.?Keywords: Decision Support Systems, Simple Additive Weighting, Medication,
Sistem Penunjang Keputusan Penerima Bantuan Alat Dan Mesin Pertanian Dengan Menggunakan Metode Topsis Al-Hakman, Terry Desta; S, Ruliah; Yudihartanti, Yulia
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 1: Pebruari 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.688 KB)

Abstract

AbstrakPertumbuhan penduduk di kabupaten Banjar yang cepat menyebabkan peningkatan permintaan bahan pangan tiap tahunnya, Banyaknya kelompok petani yang mengajukan permohonan bantuan pertanian menyebabkan pihak Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Banjar harus menyeleksi kelompok petani yang mana yang harus di utamakan untuk mendapatkan bantuan.Aplikasi SPK Penerima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Dengan Menggunakan Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution ( TOPSIS ) yang telah dibangun mampu membantu dalam melakukan perhitungan sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan, sehingga dapat menentukan kelompok petani yang lebih diutamakan mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian.Dari hasil perbandingan data pretest dan posttest maka didapat persentase kemampuan metode untuk hasil kesesuaian data yaitu sebesar 57,894 %.Kata Kunci: Sistem Penunjang Keputusan, Penerima Bantuan, Perangkingan, Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution.?AbstractPopulation growth in the Banjar district is rapidly lead to increased demand of food each year, number of groups of farmers who apply for agricultural aid led to the Department of Agriculture, Plantation and Livestock Banjar district should select a group of farmers which should in priority for assistance.Applications SPK Beneficiaries Equipment and Machinery Farming Method Using Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), which has been built able to assist in performing the calculations in accordance with the criteria specified, so as to define a group of farmers who preferred to get aid and agricultural machinery.From the comparison of pretest and posttest data is then obtained a percentage of the ability of the method to the results of the suitability of the data that is equal to 57.894%.Keywords: Decision Support Systems, Beneficiaries, on Ranking, ?Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution.
Analisa Tingkat Kualitas Pelayanan Diklat Prajabatan BKD Banjarbaru Menggunakan Metode Servqual Wahyudi, Wahyudi; Ruliah, Ruliah; Yudihartanti, Yulia
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 5, No 3: Desember 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.379 KB)

Abstract

AbstrakSalah satu indikator pengukuran kinerja organisasi penyedia jasa adalah tingkat kualitas pelayanan jasa yang diberikan. Kepuasaan para pengguna jasa atau pelanggan adalah suatu keadaan dimana semua atau sebagian besar keinginan, harapan, dan kebutuhan pelanggan dipenuhi. Suatu pelayanan dinilai memuaskan bila pelayanan tersebut dapat memenuhi keinginan, harapan dan kebutuhan? para pelanggan. Agar dapat mengetahui, apakah? layanan yang diberikan telah memenuhi harapan, dan memuaskan kebutuhan pelanggan, maka harus dilakukan pengukuran. Pengukuran kepuasan pelanggan? merupakan langkah penting dalam upaya penyediaan layanan yang lebih baik, lebih efisien dan lebih efektif.Aplikasi analisa tingkat kualitas pelayanan yang akan dibangun menggunakan metode servqual. Analisa kualitas jasa dalam model servqual. ini didasarkan skala mutil item yang dirancang untuk menganalisa harapan dan persepsi pelanggan. Serta Gap diantara keduanya pada dimensi kualitas jasa. dimensi kualitas tersebut dijabarkan dalam beberapa butir pertanyaan untuk atribut harapan dan variabel persepsi berdasarkan skala linkert. Diharapkan dengan sistem ini dapat membantu membantu dalam menganalisa tingkat kualitas pelayanan yang dirasakan oleh peserta diklat.Dari penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode servqual dalam proses analisa tingkat kualitas pelayanan diklat yang diberikan, maka kesimpulan yang diperoleh pada sistem ini dapat melakukan proses analisa dan perhitungan servqual? yang sesuai dengan penilaian yang diberikan.?Kata Kunci : Analisa tingkat kualitas pelayanan diklat, Servqual, Diklat, Analisa gap
Sistem Pakar Teknik Latihan Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam Berbasis Web Norzein, Muhammad Risky; Yudihartanti, Yulia
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.882 KB)

Abstract

AbstrakGym adalah kegiatan olahraga pembentukan otot-otot tubuh/fisik yang dilakukan secara rutin dan berkala, yang bertujuan untuk menjaga fitalitas tubuh dan berlatih disiplin. Memiliki otot tubuh yang ideal dan proforsional adalah idaman setiap individu, yang mana hal ini cukup mempengaruhi performa kita dipandangan mata orang lain.Di Planet gym banyak member yang ingin melatih tubuhnya dengan keinginan yang bervariasi, selain itu terdapat beberapa calon member yang takut dan bingung untuk melakukan latihan fitnes karena calon member tersebut mempunyai penyakit dalam tertentu, dan dari 25 orang member 12% nya pernah terjadi kasus di planet gym pada member yang melakukan latihan dan penyakit dalam yang di deritanya kambuh, di karenakan member tersebut tidak paham teknik latihan yang tepat untuk penyakit dalam yang di deritanya dan juga dari 4 kuisioner yang sudah dibagikan dan? di isi oleh 4 instruktur yang tempat gym nya berbeda, menyatakan kurang paham bagaimana teknik latihan yang tepat untuk penyakit dalam tertentu.Maka untuk membantu dan mempermudah calon member dalam menambah informasi tentang teknik latihan fitnes yang dia butuhkan, untuk member yang mempunyai penyakit tertentu, maka diperlukan suatu bentuk berupa Sistem Pakar Teknik Latihan Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam Tertentu Berbasis Web.Kata Kunci: Sistem Pakar, Forward Chaining, Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam?AbstractThe gym is a sports activity the formation of the muscles of the body / physical done regularly and periodically, which aims to maintain the vitality of the body and practice discipline. Has the ideal body muscles and proforsional is a dream of every individual, which it is enough to affect our perFormance in the sight of the eyes of others.Planet gym a lot of members who want to train his body to the wishes varied, besides there are several prospective members are anxious to do fitness training for prospective members that have a disease in particular, and of the 25 members of 12% of its cases of this happening on the planet gym on members who practice and internal medicine in misery relapse, in because the member did not understand the training techniques appropriate to the disease in misery and also from 4 questionnaires have been distributed and filled by four instructors gym is different, states do not understand how proper exercise technique for a particular disease within.So to assist and facilitate the prospective member to add information about fitness training techniques that he needs, for members who have a particular disease, it is necessary to form a shape Fitnes Exercise Technique Expert System Based on Specific Web-Based Medicine.Kata Kunci: Expert System, Fitness Based Medicine, Forward Chaining
Penerapan Metode Naive Bayes Dalam Penentuan Bantuan Padat Karya Fatimah, Gusti Erni; Yudihartanti, Yulia
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 2: Agustus 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.851 KB)

Abstract

AbstrakProyek padat karya merupakan program pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) untuk memberi lapangan kerja terutama yang kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap. Dari pemerintah di rencanakan setiap tahun ada beberapa lokasi yang diberi bantuan padat karya tergantung dari dana yang disediakan oleh pemerintah. Ada banyak permintaan bantuan padat karya pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar. Namun tidak semua permintaan pengajuan bantuan padat karya akan disetujui.Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar masih mengandalkan intuisi (subyektif) dalam hal melakukan penilaian yang dapat menimbulkan hasil tidak objektif. Hasil penilaian pemberian bantuan padat karya tidak sesuai dengan pedoman pemberian bantuan padat karya yang berdasarkan pada lima kriteria dalam penentuan pemberian padat karya. Dari lima kriteria tersebut ada yang tidak memenuhi kriteria tapi menerima batuan padat karya dan sebaliknya ada yang memenuhi kriteria namun tidak menerima bantuan padat karya.Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, kesimpulan yang dapat diambil yaitu Aplikasi untuk menentukan penerima bantuan Padat Karya Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar dengan metode Naive Bayes yang dibangun dapat membantu pihak Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Banjar bagian Pembinaan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (P3TK) yang menangani langsung bantuan padat karya. Dari aplikasi ini juga mampu menghasilkan keputusan yang tepat dalam menentukan desa mana yang berhak mendapat bantuan padat karya.Kata Kunci: Algoritma Naive Bayes, Padat Karya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ?AbstractIntensive projects in a government program through the National Development Planning Agency (Bappenas) to provide employment opportunities, especially the loss of income or a steady job. From the government planned every year there are several locations that were given intensive assistance dependent on funds provided by the government. There is a lot of demand for intensive support at the Department of Labor and Transmigration Banjar district. However, not all requests submission of intensive assistance will be approved.The Department of Manpower and Transmigration Banjar regency still rely on intuition (subjectively) in terms of assessment that may cause results not objective. Results of the assessment of labor-intensive aid is not in accordance with the guidelines for intensive assistance that is based on five criteria in determining the provision of labor-intensive. The last of the five criteria that do not meet the criteria but received a rock solid work and instead there who meet the criteria but did not receive intensive assistance. Based on the results of the research conducted, the conclusion can be drawn that application to determine the beneficiaries Intensive At the Department of Labor and Transmigration Banjar regency methods Naive Bayes built to help the Department of Labor and Transmigration Banjar part of Training and Employment (P3TK) who deal directly with labor intensive assistance. Of the application is also able to produce the right decision in deciding which villages are entitled to receive intensive assistance.Keywords: Naive Bayes algorithm, Solid Works, Department of Manpower and Transmigration
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Perbaikan Jalan Menggunakan Metode SAW Malisa, Malisa; Yudihartanti, Yulia
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 6, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.323 KB)

Abstract

AbstrakJalan merupakan penghubung transportasi yang sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, jalan yang mengalami kerusakan perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan. Program pemeliharaan dan perbaikan jalan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah daerah yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum.Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan khususnya Bidang Bina Marga mengalami kesulitan dalam menentukan jalan mana yang akan diperbaiki terlebih dahulu karena banyaknya usulan perbaikan jalan dimana jumlah seluruh anggaran biaya dari seluruh usulan tersebut melebihi dari jumlah anggaran biaya yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk pelaksanaan perbaikan jalan. Sehingga, dibangunlah sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) yang diharapkan dapat membantu Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam menentukan prioritas terhadap jalan mana yang akan diperbaiki berdasarkan ketersediaan anggaran biaya yang diberikan oleh pemerintah daerah.?Dari hasil perhitungan sistem aplikasi menggunakan metode SAW, diperoleh hasil akhir terhadap data usulan perbaikan jalan yang menjadi prioritas disesuaikan dengan anggaran biaya yang diberikan oleh pemerintah. Dan berdasarkan perbandingan antara hasil pretest dan? posttest diperoleh tingkat kesesuaian sebesar 77,27 % untuk data sesuai dari seluruh data jalan yang diseleksi sebanyak 44 usulan dan tingkat kesesuaian 22,73 % untuk data tidak sesuai.Kata Kunci: Penentuan Prioritas, Perbaikan Jalan, Simple Additive Weighting?AbstrackRoads are the transport links are very important in people's daily lives. Therefore, the damage needs to do maintenance and repairs. Program maintenance and repair of roads is the responsibility of local governments conducted by the Department of Public Works. Department of Public Works Hulu Sungai Selatan especially of Highways had difficulty in determining which path will be fixed in advance because of the proposed roadwork where the total budget of all proposals that exceed the amount of the budget provided by the local government for the implementation of road improvements. Therefore, built a system of decision support using Simple Additive Weighting (SAW) that is expected to help the Division of Highways at the Department of Public Works Hulu Sungai Selatan in determining the priority of the road which will be fixed based on the availability of the budget provided by the local government. From the calculation of the application system using SAW method, the final result of the data proposed road improvement is a priority of the adjusted budget given by the government. And based on the comparison between pretest and posttest results obtained concordance rate of 77.27% of the data in the entire data path selected a total of 44 proposals and 22.73% level according to the data does not match.Keywords: Prioritization, Road Repair, Simple Additive Weighting
Analisa Korelasi Mata Kuliah Penelitian Dengan Tugas Akhir Menggunakan Model Product Moment Yudihartanti, Yulia
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.768 KB)

Abstract

AbstrakPada STMIK Banjarbaru mata kuliah Tugas Akhir ditempuh setelah mengambil beberapa mata kuliah yang membahas tentang penelitian yang digunakan untuk memperkuat penelitian pada saat mahasiswa mengerjakan tugas akhir diantaranya adalah Riset Teknologi Informasi, Metodologi Penelitian dan E-Proyek.Berdasarkan data yang telah dikumpulkan ingin diketahui keberadaan hubungan atau korelasi antara mata kuliah yang membahas tentang penelitian tersebut dengan Tugas Akhir. Pada penelitian ini akan menggunakan analisa Product Moment untuk menguji korelasi tersebut. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara mata kuliah RTI dan Metpen, antara mata kuliah Metpen dan E-proyek, dan tidak terdapat hubungan positif antara mata kuliah RTI dan E-proyek. Sedangkan hasil dari analisa korelasi antara mata kuliah penelitian, yaitu RTI, Metpen dan E-proyek dengan Tugas Akhir menunjukkan bahwa semuanya tidak terdapat hubungan positif karena nilai Rhitung < Rtabel dengan taraf signifikansi 0,05.?Kata kunci: Korelasi, Product Moment, Mata kuliah penelitian, Tugas Akhir.?Abstract?????????????? In STMIK Banjarbaru, the final project is taken after taking several courses that discuss about the research used to strengthen the research when the students do the final task such as Information Technology Research, Research Methodology and E-Project.?????????????? Based on the data that has been collected want to know the existence of the relationship or the correlation between courses that discuss about the research with the Final Project. In this research will use Product Moment analysis to test the correlation. It can be concluded that there is a positive relationship between RTI and Metpen courses, between Metpen and E-project courses, and there is no positive relationship between RTI and E-project courses. While the result of correlation analysis between research subject, that is RTI, Metpen and E-project with Final Project show that there is no positive relationship because Rhitung <Rtabel with significance level 0,05.Keywords: Correlation, Product Moment, Research Course, Final Project.