Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis

PENGARUH PERINGKAT, LIKUIDITAS, KUPON DAN MATURITAS TERHADAP YIELD OBLIGASI PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2013-2014 Susanti, Neneng; Permana, Muhamad Ruri
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.523 KB) | DOI: 10.24912/jmieb.v1i1.400

Abstract

Pasar Modal adalah tempat transaksi jual beli saham dan obligasi yang betrujuan untuk mendapatkan return. Penelitian ini menggunakan peringkat, likuiditas, kupon, dan maturitas obligasi sebagai variabel independent dan yield obligasi sebagai variabel dependentnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari peringkat, likuiditas, kupon, dan maturitas terhadap yield obligasi dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar pada BEI periode 2013-2014. Obligasi sendiri ialah surat hutang yang diterbitkan oleh pemerintah ataupun perusahaan swasta kepada investor, dan dimana hutang tersebut harus dibayar pada jangka waktu yang ditentukan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar pada BEI periode 2013-2014 sebanyak 525 perusahaan setelah pemilihan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 25 perusahaan dengan 46 jenis obligasi yang terdaftar pada BEI periode 2013-2014 yang diolah dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS versi 23. Penelitian ini memiliki hasil yang menunjukan bahwa secara simultan peringkat, likuiditas, kupon, dan maturitas berpengaruh positif secara signifikan terhadap yield obligasi sebesar 53,8% dan secara parsial kupon berpengaruh positif secara signifikan terhadap yield obligasi, sedangkan peringkat dan maturitas berpengaruh negatif secara signifikan terhadap yield obligasi lalu untuk variabel likuiditas memiliki hasil yang tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap yield obligasi.Kata Kunci: Yield Obligasi, Peringkat Obligasi, Likuiditas Obligasi, Kupon Obligasi, Maturitas Obligasi.
PENERAPAN ASSET PRICING MODEL (CAPM) TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI PADA INDEKS LQ 45 PERIODE 2012-2016 Susanti, Neneng; Putra, Okta Eka
Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.102 KB) | DOI: 10.24912/jmieb.v2i2.1556

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan CAPM (capital asset pricing model) dalam pemilihan saham yang tepat untuk dilakukan investasi. Sampel yang digunakan yaitu perusahaan-perusahaan yang termasuk dalam Indeks LQ 45, yakni perusahaan berkapitalisasi besar dan paling liquid selama periode tahun 2012-2016 yang berjumlah 45 perusahaan namun yang digunakan sebagai sampel hanya 20 perusahaan, adapun hal ini dipengaruhi oleh teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan cara purposive sampling. Adapun teknik-teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan penelitian ini yaitu dengan cara Penelitian Kepustakaan (Library Research) dan Riset Internet (Online Research). Kriteria pemilihan saham dalam penelitian ini adalah memilih saham yang efisien, dimana tingkat pengembalian individu (Ri) lebih besar dari tingkat pengembalian yang diharapkan [E(Ri)]. Hasil dari penelitian ini adalah antara beta dengan expected return terjadi hubungan yang berbanding terbalik, dimana jika nilai beta tinggi maka tingkat pengembalian saham (return) akan rendah, begitu sebaliknya. Dari 20 perusahaan yang diteliti, 10 perusahaan berada pada kondisi efisien dan 10 perusahaan berada pada kondisi tidak efisien. Keputusan investasi yang harus diambil ketika saham dalam kondisi efisienĀ  adalah membeli saham tersebut, namun jika kondisi tidak efisien maka tindakan yang di ambil adalah sebaliknya, yakni menjual saham tersebut.Kata kunci : Capital Asset Pricing Model ,Beta, saham efisien.