Suryono, Ryan Randy
Annual Research Seminar (ARS)

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancangan Arsitektur Sistem Berbasis Pengetahuan Obat Buatan untuk Kebutuhan Swamedikasi Nurhuda, Yeni Agus; Suryono, Ryan Randy; Friansyah, Dede Krisna
Annual Research Seminar (ARS) Vol 3, No 1 (2017): ARS 2017
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur sistem berbasis pengetahuan obat buatan ini dirancang berdasarkan hasil analisis akan kebutuhan informasi tentang obat buatan bagi para pelaku swamedikasi. Arsitektur sistem dalam penelitian ini dirancang dengan menggunakan blok diagram untuk menggambarkan arsitektur sistem secara umum dan untuk menggambarkan detail rancangan digunakan metode perancangan berorientasi objek dengan tools Unified Modeling Language (UML). Proses perancangan sistem dimulai dengan mengembangkan arsitektur sistem yang terdiri atas diagram blok yang memuat komponen-komponen dari sistem. Desain detail sistem dibuat dengan merancang model kegiatan sistem dengan Use Case Diagram, rancangan aktivitas untuk menggambarkan aliran kerja digunakan Activity Diagram, dan Class Diagram digunakan untuk merancang struktur sistem dari segi pendifenisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem.
ANALISIS PERILAKU PENGGUNA SISTEM INFORMASI PENGETAHUAN OBAT BUATAN UNTUK KEBUTUHAN SWAMEDIKASI Suryono, Ryan Randy; Nurhuda, Yeni Agus; Ridwan, Muhammad
Jurnal Teknoinfo Vol 13, No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v13i1.134

Abstract

Swamedikasi merupakan upaya pengobatan secara mandiri yang dilakukan masyarakat untuk mengobati dirinya sendiri. Namun bila tidak dilakukan dengan tepat justru menimbulkan masalah baru yaitu adanya resistensi bakteri dan ketergantungan. Kesalahan prediksi juga mengakibatkan munculnya penyakit baru karena efek samping obat antara lain seperti gangguan sistem pencernaan, reaksi hipersensitif, serta memungkinkan terjadi keracunan. Pelaksanaan swamedikasi, diprediksi akan menimbulkan kesalahan penggunaan obat (medication error) yang disebabkan keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunaanya. Untuk itu, pada penelitian terdahulu dibangun sebuah sistem informasi obat buatan yang berisi tentang data-data dan pengetahuan tentang obat buatan yang dapat diakses masyarakat secara bebas dan mudah. Namun pada penerapannya, belum diketahui apakah sistem informasi tersebut dapat meningkatkan rasionalitas dan keterampilan dalam melakukan swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistem informasi obat buatan yang telah dibangun dapat meningkatkan rasionalitas dan keterampilan masyarakat. Pendekatan dilakukan dengan melakukan quasi eksperimen terhadap 150 responden, yaitu memberikan treatment dengan menyebar kuesioner sebelum dan sesudah sistem informasi obat buatan digunakan. Dari kesenjangan tersebut, dilakukan pendekatan kualitatif kepada empat informan, untuk menggali lebih dalam apakah terjadi perubahan perilaku pengguna sistem informasi untuk kebutuhan swamedikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Sistem Informasi Obat Buatan yang diimplementasikan dapat meningkatkan rasionalitas dan keterampilan masyarakat dalam melakukan swamedikasi berdasarkan perbandingan nilai sebelum treatment sebesar 3,95 menjadi 8,77 pada skala 0 – 9,00. Hal ini terjadi karena sistem memuat informasi lengkap seputar gejala, penyakit, dan obat-obatan.Kata Kunci: perilaku pengguna sistem informasi, swamedikasi, quasi eksperimen.
FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) DALAM PERSPEKTIF AKSIOLOGI Suryono, Ryan Randy
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.724 KB) | DOI: 10.17933/mti.v10i1.138

Abstract

A technology is generated from the development of science which is then implemented in society. Changes in science to technology are inseparable from scientists. A scientist will be confronted with personal interests or interests of the general public which bring to the issue of scientific ethics and value-free problems. Likewise with the progress of e-finance and mobile technology for financial companies. This prompted Fintech's innovation to emerge after the global financial crisis in 2008 by combining e-finance, internet technology, social networking services, social media, artificial intelligence, and Big Data analytics. In addition, with the development of the digital economy, Fintech is present as an innovation. But in its development, there are still positive and negative issues from the application of Fintech that provide many new perspectives that lead to moral and ethical issues. By adopting the Kitchenham Systematic Literature Review (SLR) approach, this study identifies what problems occur in the development of Fintech. Using three databases, including SCOPUS, ScienceDirect, and IEEE Xplore and Mendeley devices for journal database management, this study attempts to formulate an understanding of Fintech, Fintech variety, trends and Fintech innovations, what problems arise from Fintech innovation and how solutions are implemented Fintech