Tedjo, Aryo
Chemistry Department, The University of Brawijaya

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

A Simple Photometer and Chemometrics Analysis for Quality Control of Sambiloto (Andrographis paniculata) Raw Material Heryanto, Rudi; Permana, Derry; Tedjo, Aryo; Rohaeti, Eti; Rafi, Mohamad; Darusman, Latifah Kosim
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 6, No 3 (2017): Edition of September - December 2017
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.127 KB)

Abstract

In this paper, we described the use of a light emitting diode (LED)-based photometer and chemometric analysis for quality control of king of bitter or sambiloto (Andrographis paniculata) raw material. The quality of medicinal plants is determined by their chemical composition. The quantities of chemical components in medicinal plants can be assessed using spectroscopic technique. We used an “in house” photometer to generate spectra of sambiloto. The spectra were analyzed by chemometric methods, i.e. principal component analysis (PCA) and partial least square discriminant analysis (PLS-DA), with the aim of herbal quality classification based on the harvesting time. From the results obtained, based on thin layer chromatography analysis, sambiloto with different collection times (1, 2, and 3 months) contained different amounts of active compounds. Evaluation of sambiloto, using its spectra and chemometric analysis has successfully differentiated its quality based on harvesting time. PCA with the first two PC’s (PC-1 = 60% and PC-2 = 35%) was able to differentiate according to the harvesting time of sambiloto. Three models were obtained by PLS-DA and could be used to predict unknown sample of sambiloto according to the harvesting time
Minyak Ikan dari Limbah Pengalengan Ikan Berpotensi Menurun- kan Ekspresi Penanda Inflamasi pada Proses Keganasan Kolon Mencit yang Diinduksi Azoksimetan dan Dextran Sodium Sulfate .Kusmardi, Kusmardi; Tedjo, Aryo
Majalah Patologi Indonesia Vol 25 No 3 (2016): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.49 KB)

Abstract

Studi epidemiologi yang menghubungkan diet minyak ikan diet dengan risiko kanker kolorektal telah banyak dilaporkan walaupun hasinya tidak konsisten. Kebanyakan laporan menunjukkan adanya hubungan yang positif. Penelitian ini dilakukan untuk memahami efek penghambatan minyak ikan yang diperoleh dari sisa produk pengalengan ikan pada ekspresi penanda inflamasi dari preneoplasia kolorektal mencit yang diinduksi oleh azoxymetane (AOM) dan dekstran natrium sulfat (DSS). Dalam penelitian ini, mencit Balb/c diinduksi dengan AOM 10 mg/kg berat badan diikuti dengan pemberian 1% DSS selama seminggu. Minyak ikan diberikan secara oral dengan dosis 1,5 mg, 3 mg, dan 6 mg pada setiap mencit percobaan per hari. Ekspresi PGE2 diamati pada sel epitel kripta pada mukosa kolon. Pada bulan kedua, ekspresi PGE2 menurun dengan pemberian dosis sedang (3 mg/hari) dan tinggi (6 mg/hari) minyak ikan. Sedangkan pada bulan ketiga dan keempat, penurunan ekspresi PGE2 diamati karena pemberian minyak ikan dosis rendah, sedang dan tinggi (p=0,010 dan 0,005 m). Kesimpulannya, pemberian dosis sedang minyak ikan pada mencit yang diinduksi AOM/DSS telah menurunkan ekspresi PGE2 pada bulan kedua adalah dosis yang paling efektif.