Lalanissa, Anteng Rairiati
FKIP Unila

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

GAYA BAHASA KIASAN DALAM KUMPULAN CERPEN JURAGAN HAJI DAN KELAYAKANNYA DI SMA Lalanissa, Anteng Rairiati; Nazaruddin, Kahfie
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1, April (2017): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the style of figurative language and its function in the short stories in the collection of short stories as well as its feasibility as an alternative teaching materials Indonesian literature in Senior High School. This research used descriptive qualitative method. This research showed that out of seventeen short stories in Juragan Haji short story collections found the use of the language style simile, metaphor, personification, allusions, eponymous, epithet, sinekdoke pars pro toto, sinekdoke totem pro parte, metonymy, antonomasia, irony, cynicism, sarcasm, and antifrasis. Overall the function of figurative language style is used to express certain feelings, evoke dramatic effects of certain events, and as a pointer of someones social status. Figurative language style and its function in a collection of short stories that can be used as an alternative instructional materials and references that help Bahasa Indonesian teacher in appreciation of Indonesian literary works, especially in prose.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa kiasan dan fungsinya pada cerpen-cerpen dalam kumpulan cerpen tersebut serta menautkan kelayakannya sebagai alternatif bahan ajar sastra Indonesia di SMA.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh belas cerpen dalam kumpulan cerpen Juragan Haji ditemukan penggunaan gaya bahasa simile, metafora, personifikasi, alusi, eponim, epitet, sinekdoke pars pro toto, sinekdoke totem pro parte, metonimia, antonomasia, ironi, sinisme, sarkasme, dan antifrasis.Fungsi gaya bahasa kiasan yang ditemukan secara keseluruhan digunakan untuk menyatakan perasaan-perasaan tertentu, membangkitkan kesan dramatis peristiwa tertentu, dan sebagai penunjuk status sosial seseorang.Gaya bahasa kiasan dan fungsinya dalam kumpulan cerpen tersebut dapat dijadikan alternatif bahan ajar dan referensi yang membantu guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam apresiasi karya sastra Indonesia khususnya dalam prosa.Kata kunci: gaya bahasa kiasan, kumpulan cerpen, kelayakannya.