Rusdawati, Mala
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Dan Kemampuan Memecahkan Masalah

Jurnal Studi Sosial Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.967 KB)

Abstract

This aims to determine the improvement of cognitive learning outcomes and problem-solving skills. Learning model used is problem based learning.This study is a classroom action research consisting of three cycles.The subject of this research is the students of class VIII in Gunadharma Junior High School Bandar Lampung, which amounts to 25 people. Data collection techniques used include observation, interviews and tests. The results showed an increase per cycle. In the first cycle cognitive learning results increased by 64%, and in the second cycle increased by 72%. Next on the third cycle reached 84%. The increase also occurred in problem solving ability seen in the first cycle of 60%, on the second cycle of 68%. Furthermore, in the third cycle of 80% means that in cycle III both the ability to solve problems and cognitive learning outcomes of students has achieved an indicator of achievement that is ? 75% of the number of students of class VIII.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif dan kemampuan memecahkan masalah. Model pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Gunadharma Bandar Lampung yang berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan tes. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan per siklusnya. Pada siklus I hasil belajar kognitif mengalami peningkatan sebesar 64%, dan pada siklus II meningkat sebesar 72%. Selanjutnya pada siklus III mencapai 84%. Peningkatan juga terjadi pada kemampuan memecahkan masalah terlihat pada siklus I sebesar 60%, pada siklus II sebesar 68%. Selanjutnya pada siklus III sebesar 80% artinya pada siklus III baik kemampuan memecahkan masalah dan hasil belajar kognitif siswa telah mencapai indikator ketercapaian yaitu ? 75% dari jumlah siswa kelas VIII.Kata kunci: model pembelajaran, hasil belajar kognitif.