Acepudin, Acepudin
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PENANAMAN NILAI DAN NORMA DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH 2

Jurnal Studi Sosial Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.275 KB)

Abstract

The research aims: 1) describes the cultivation of values and norms in the formation of personality, 2) know the benefits obtained by the students, 3) knowing planting resistor values and norms. The research method uses a qualitative approach and take samples of the type fenomenalogi 7 four teachers and three students, The results showed that: 1) cultivation of values and norms through the example of all the schools and integrated into all subjects, 2) benefits students is the formation of a positive character personality, 3) planting resistor values and norms: a) For teachers are: teacher sometimes prioritizing the completion of planting material without the aspect of character values, and a lack of understanding of teachers regarding the planting of character values, there is still a difficult student directed and controlled social. b). For students: the students characteristics, family background and the response of the students understand the school rules.Penelitian bertujuan: 1) mendeskripsikan penanaman nilai dan norma dalam pembentukan kepribadian, 2) mengetahui manfaat yang diperoleh siswa, 3). mengetahui penghambat penanaman nilai dan norma. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi dan mengambil sampel 7 orang 4 guru dan 3 siswa, Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) penanaman nilai dan norma melalui teladan dari semua pihak sekolah dan terintegrasi ke semua mata pelajaran, 2) manfaat yang diperoleh siswa adalah terbentuknya keperibadian yang berkarakter positif, 3) penghambat penanaman nilai dan norma: a) Bagi guru adalah: guru terkadang memprioritaskan penyelesaian materi tanpa memperhatikan aspek penanaman nilai-nilai karakter, dan kurangnya pemahaman guru mengenai penanaman nilai-nilai karakter, masih ada siswa yang sulit diarahkan dan dikontrol pergaulannya. b) Bagi siswa: karakteristik siswa, latar belakang keluarga dan respon siswa memahami tata tertib sekolah.Kata kunci : Nilai, norma dan pendidikan karakter