Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas Antioksidan dan Tabir Surya Ekstrak Etanol Daun Stroberi (Fragaria x ananassa A.N. Duchesne) Widyastuti, Widyastuti; Kusuma, Ariya Eka; Nurlaili, Nurlaili; Sukmawati, Fitriani
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 3, No 1 (2016): J Sains Farm Klin 3(1), November 2016
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.528 KB)

Abstract

Ekstrak buah stroberi mengandung senyawa polifenol yang mempunyai aktivitas antioksidan dan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Pada penelitian ini dicoba untuk melihat aktivitas dari daun stroberi (Fragaria x ananassa A.N. Duchesne) apakah juga mempunyai aktivitas antioksidan dan tabir surya. Pengujian antioksidan menggunakan metode DPPH dengan pembanding vitamin C. Dari hasil penelitian didapatkan nilai IC50 ekstrak etanol daun stroberi sebesar 363,551 ppm dan untuk vitamin C sebesar 33,573 ppm. Pada pengujian aktivitas sebagai tabir surya menggunakan metode spektrofotometri dimana ekstrak etanol daun stroberi mempunyai nilai SPF diatas 15 pada konsentrasi 175 ppm, yaitu sebesar 20,090 dengan persentase eritema sebesar 5,496 dan persentase pigmentasi sebesar 5,074. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ekstrak etanol daun stroberi mempunyai aktivitas antioksidan dan tabir surya.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TEH KOMBUCHA DAUN COKLAT (Theobroma cacao. L) BERDASARKAN LAMA FERMENTASI Hidayana, Vina; Kusuma, Ariya Eka
Jurnal Farmasi Higea Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.539 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentangĀ  aktivitas antioksidan teh kombucha daun coklat ( Theobroma cacao. L) berdasarkan lama fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah aktivitas antioksidan yang terdapat di dalam kombucha teh daun coklat mengalami peningkatan atau penurunan.Metoda yang digunakan dalam pembuatan teh adalah dengan metoda teh hijau. Lama fermentasi 14 hari dengan 2x pengamatan, yaitu pada hari ke-7 dan pada hari ke-14. Untuk uji antioksidan dilakukan dengan perendaman radikal bebas menggunakan DPPH.Dari hasil pengujian antioksidan diperoleh hasil, bahwa fermentasi pada hari ke-14 menunjukkan persentase inhibisi paling tinggi yaitu 87,745%.