Mahendra, Agus
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Gerakan Meroda Menggunakan Pola Gerak Dominan dalam Pembelajaran Senam Lantai Oksyalia, Dean; Suntoda, Andi; Mahendra, Agus; Hidayat, Agus
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.431 KB)

Abstract

 The purpose of this research is to find out result of the implementations of a dominant movement pattern approach, in an effort to improve the skills of cartwheel on gymnastics learning. The research employed a Classroom Action Research Method to the participants of 39 student of grade five of SD Attazhimiyah Bandung, consisting 14 male students and 15 female students. The instrument to be used in this research is observational sheet, field notes and skill test. Based on the data processing, the preliminary observation data obtained an average score of 50.29, on cycle 1 action 1 the average score is 54.60, on cycle 1 action 2 the average score is 61.35, on cycle 2 action 2 the average score is 66.67, and on cycle 2 action 2 the average score is 75.57. The conclusion of this research is that the dominant movement pattern approach can effectively improve the skill of cartwheel movement of the students . AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi pendekatan pola gerak dominan dalam upaya meningkatkan keterampilan gerakan meroda pada pembelajaran senam lantai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dan objek dalam penelitian ini meliputi siswa kelas V SD Attazhimiyah Bandung yang berjumlah 29 orang, yang terdiri dari 14 siswa putera dan 15 siswa puteri. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, catatan lapangan dan tes keterampilan. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis diperoleh data observasi awal nilai rata-rata 50,29, siklus 1 tindakan 1 nilai rata-rata 54,60, siklus 1 tindakan 2 nilai rata-rata 61,35, siklus 2 tindakan 1 nilai rata-rata 66,67, siklus 2 tindakan 2 nilai rata-rata 75,57. Kesimpulan, implementasi pendekatan pola gerak dominan (PGD) dapat meningkatkan gerakan meroda dalam pembelajaran senam lantai pada siswa kelas V di SD Attazhimiyah Bandung. 
Pengembangan Manajemen Kelas Olahraga: Pokok-pokok Pikiran tentang Pengembangan Pembinaan Olahraga Bagi Pelajar Mahendra, Agus
JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.87 KB)

Abstract

Naskah ini merupakan pemikiran ringan terkait dengan upaya melahirkan gagasan tentang benang merah pembinaan olahraga di Indonesia yang masih sering bersifat potong kompas dan yang paling kentara adalah tidak sambungnya antara sub-sistem pembinaan yang satu dengan sub-pembinaan yang lain. Satu hal yang sering terlupakan oleh umumnya pembina dan praktisi adalah betapa tidak pernah diakomodasinya sub-sistem pembinaan di sekolah, karena belum diperhatikannya baik eksistensi sekolah dan berbagai pramarta-nya maupun potensi SDM yang tersedia di dalamnya. Pembinaan olahraga di sekolah selama ini malah tidak dibeli alur khusus karena para siswa yang berbakat olahraga seolah cerabut dari dunia sekolah dan dibina khusus di luar sekolah, sehingga tidak mendukung atmosfir sekolah sebagai pusat pembinaan. Naskah ini mencoba mengingatkan kita semua tentang pentingnya sekolah diberi peluang peran untuk mengembangkan pembinaan olahraga terutama dalam bentuk “kelas olahraga” dan bagaimana hal itu dikelola secara memadai.
Implementasi Model Cooperative Learning Metode TGT Melalui Media Audiovisual Dalam Pembelajaran Aktivitas Ritmik Lompat Tali Di Sekolah Dasar Saskia, Siti; Mahendra, Agus; Samini, Neneng
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.766 KB)

Abstract

This research’s aim is to improve the learning effectiveness of skipping rope as part of rhythmical activities with employing cooperative learning in TGT format. The participant of this research is Forth Grader of SDN 044 of Cicadas Awigombong, totalling 25 pupils. The study was conducted by Classroom Action Research format, elaborating two cycles, each of which consist of two actions, mingling cooperative model and audio-visual media, and its progress was measured by means of skipping rope skill test and semi-structured observational sheet. The collected data were analysed by percentage format so that the result can be summarized. The progress of skipping rope skill from initial observation to the last test were from 20% to 89 %, while the progress of cooperative skill from initial observation to the last action were from 38% to 95%. It can be concluded that the implementation of cooperative learning model (TGT format) combined with audio-visual media is effective in improving both the skipping rope and cooperative skill of the children of the 4th grade students of SDN 044 Cicadas Awigombong AbstrakPenelitian ini bermaksud melihat efektivitas pembelajaran lompat tali sabagi bagian dari aktivitas ritmik dengan menggunakan model kooperatif berformat TGT. Subjek penelitian adalah peserta siswa kelas IV SDN 044 Cicadas Awigombong, berjumlah 25 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas, dengan mengelaborasi dua siklus, yang masing-masing terdiri dari dua tindakan, menggabungkan penggunaan model kooperatif dengan media audiovisual, dan kemajuannya diukur melalui tes lompat tali dan lembar pengamatan terstruktur. Data terkumpul dianalisis dan diolah dengan persentase sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil observasi awal terhadap nilai kerjasama sebesar 20%, yang meningkat menjadi 89%. Demikian juga dalam hal keterampian lompat tali, yang hasil observasi awal sebesar 38%, meningkat  menjadi 95%. Kesimpulannya, implementasi model pembelajaran kooperatif metode TGT dengan bantuan media audio visual (video) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan lompat tali dan kerjasama siswa kelas IV di SD Negeri 044 Cicadas Awigombong. 
Implementasi Model Pendidikan Gerak Dalam Pembelajaran Aktivitas Ritmik Pola Langkah Pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Yulfita, Nenda; Mahendra, Agus; Nahduddin, Dodo
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 1 (2018): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.144 KB)

Abstract

This research is driven by the question whether the learning of rhythmic activity on step patterns could be implemented by using movement education or not. This is because the subject of step pattern learning has never or almost never been carried out at all in the school, especially at SDN Pada Asih, Bandung. Therefore, researchers are interested in conducting a study by using Classroom Action Research (CAR) methods, by employing movement education model in the subject. The participants in this study were fifth grade students of Padaasih, totaling 43 students, consisting of 21 male students and 22 female students. The data is collected by means of an observational sheet and analyzed by procentage tendencies. The results of the research in terms of understanding and students ability in performing the steps are as follows: in the first cycle of action I, the average percentage was (37.86%). In cycle I action II, the percentage was (49.58%). In cycle II action I, the  average percentage has increased to (63.53%), and in the cycle II action II, the average percentage was (80.56%). It can be concluded  that the movement education model can be implemented in the learning of the step pattern to the students of grade 5. AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi oleh pertanyaan apakah pembelajaran aktivitas ritmik pola langkah dapat diterapkan melalui model pendidikan gerak pada siswa kelas 5 SDN Padaasih. Hal ini didasari kenyataan bahwa pembelajaran aktivitas ritmik pola langkah masih amat jarang dilakukan, untuk tidak mengatakan tidak pernah sama sekali. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan analisisnya digunakan teknik persentase. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Padaasih tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 43 siswa, terdiri dari 21 siswa putera dan 22 siswa putri. Hasil penelitian pada siklus I tindakan I menunjukkan pemahaman siswa dalam pembelajaran aktivitas ritmik pola langkah mencapai rata-rata persentase (37,86%). Pada siklus I tindakan II mengalami peningkatan rata-rata persentase menjadi (49,58%) Pada siklus II tindakan I menunjukkan peningkatan rata-rata persentase yaitu (63,53%). Pada siklus II tindakan II menunjukkan peningkatan rata-rata persentase yaitu (80,56%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan gerak dapat diimplementasikan pada pembelajaran aktivitas ritmik pola langkah pada siswa kelas 5 SDN Padaasih Tahun Ajaran 2018/2019. 
Penerapan Model Pendidikan Gerak Dalam Pengembangan Pola Gerak Dasar Manipulatif Melalui Kerangka Analisis gerak (Movement Analysis Framework) Nugraha, Lesmana; Mahendra, Agus; Herdiyana, Indra
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 2 (2018): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.015 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pendidikan gerak dalam pembelajaran pola gerak dasar manipulatif melalui penggunaan kerangka analisis gerak (movement analysis framework). Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Hanura Kota Bandung, dengan subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas V. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dengan 4 kali tindakan selama 2 siklus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Instrumen Penilaian Praktek Gerak Manipulatif, kamera foto dan video. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, terdapat peningkatan progresif dari sisi prosentase dari mulai hasil pembelajaran awal sampai dengan hasil belajar pada siklus 2 tindakan 2. Pada observasi awal prosentase penilaian praktek gerak manipulatif 42.80%, dan prosentase pada siklus II tindakan II sebesar 78.12%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pendidikan gerak dengan melibatkan kerangka analisis gerak (movement analysis framework) dapat meningkatkan pola gerak dasar manipulatif siswa kelas V SDN Hanura Kota Bandung. AbstractThis study aimed to investigate the effectiveness of teaching manipulative skill with applying movement education model through utilizing the Graham’s movement analysis framework. This research was conducted at Hanura State Primary School of Bandung, involving 23 students of grade V as the subject of the research. The method to be employed in this study is a Classroom Action Research, involving 4 lessons activity consisted of 2 cycles. The improvement of this action research to be assessed by means of Manipulative Movement Skill test, photo and video camera. Based on data analysis, there are progressive increases on the percentage results starting from the initial stage to the last learning process in cycle 2. In the initial observation, the percentage assessment of manipulative skill was 42.80%, and the percentage in cycle 2 of lesson action 2 amounted to 78.12%. It can be concluded that the application of movement education model through the utilization of movement analysis framework can improve the basic manipulative  movement pattern in grade V of SDN Hanura Bandung. 
Peningkatan Keterampilan Gerak Lokomotor Melalui Penerapan Model Pendidikan Gerak Format Halang Rintang Safitri, Diana Sri; Mahendra, Agus; Budiman, Didin; Supriatna, Agus; Amelia, Hanna
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 2 (2018): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.394 KB)

Abstract

Penelitian ini didorong oleh masih maraknya proses pembelajaran pendidikan jasmani yang dilakukan dengan cara tradisional, dengan materi ajar yang didominasi oleh keterampilan olahraga formal. Padahal, pendidikan jasmani idealnya lebih menekankan  materi kelompok gerak dasar. Sayangnya hal tersebut belum banyak dipraktekkan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan gerak lokomotor siswa kelas 3C SDPN 252 Setiabudi melalui penerapan  model pendidikan gerak format halang rintang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, untuk pengumpulan data menggunakan lembar observasi TGMD-2. Hasil penelitian ini secara keseluruhan rata-rata penguasaan keterampilan gerak meningkat sebesar 9,8 atau jika diprosentasekan sebesar 20,42%. Sehingga, penerapan model pendidikan gerak format halang rintang dipandang efektif untuk diterapkan pada siswa kelas 3, karena dapat meningkatkan keterampilan gerak lokomotor siswa. AbstractThe research was driven by the tendency of practice of learning of physical education still conducted in the traditional way, with teaching materials are dominated by formal sports skills. Ideally, Physical education emphasizes the basic movement group components. The purpose of this study is to improve locomotor motor skills of the third grader students of SDPN (Elementary School) 252 Setiabudi through the implementation of the movement education model using the format of “Halang Rintang” (obstacle course). The study employed a classroom action research method, for data collection instrument was using TGMD-2 with a simple modified observation manual. The results of this study in general have shown a little increased average in the mastery of movement skills, greater than 9.8 or other word has increased in percentage around 20.42%. Thus, the implementation of the movement education model using ‘obstacle course’ format or “Halang Rintang” is considered to be an effective way to improve the basic fundamental skills, especially in the area of locomotor movements and substantially effective to be applied to third grader students. 
Perbandingan Pengaruh Aktivitas Lompat Engklek Dengan Aktivitas Lompat Tali Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Wardani, Gumilar Dwi; mahendra, Agus
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 1, No 1 (2017): Teaching from the Perspective of Content Knowledge
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.057 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas lompat engklek (hopping) dan aktivitas lompat tali (skipping rope) terhadap kemampuan lompat jauh, untuk digunakan sebagai alternatif pembelajaran lompat jauh manakala persoalan dukungan sarana di sekolah masih terbatas. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gegerkalong KPAD sebanyak 111 siswa dan sampel sebanyak 30 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes lompat jauh. Berdasarkan hasil penelitian, data yang diperoleh berdistribusi tidak normal tetapi homogen. Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pengujian menunjukan bahwa pembelajaran aktivitas lompat engklek memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan lompat jauh sedangkan pembelajaran aktivitas lompat tali tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan lompat jauh. Dengan demikian, pembelajaran aktivitas lompat engklek dipandang menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran aktivitas lompat tali dalam meningkatkan kemampuan lompat jauh siswa.
Penerapan Model Pendidikan Gerak Aktivitas Lokomotor dan Pemberian Spesifik Feedback untuk Meningkatkan Keterampilan Melompat Safa’at, Hisam; Suntoda, Andi; Mahendra, Agus
TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School Vol 2, No 2 (2019): Teaching and Educating Children through Movement
Publisher : Prodi PGSD Penjas FPOK UPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.667 KB)

Abstract

The aim of this research is to assess effectiveness of movement education model and specific feedback provision in teaching locomotor activities to third grader of Elementary School. This research was employing Classroom Action Research approach with involving 2 cycles, each of which using two meeting actions. The instrument to be used in detecting the improvement was a jumping skill performance checklist. The participants for this research were 39 students from third grade of Elementary School. The result indicated that students’ jumping skills were increasing for about 43% from pre-test to the end cycle. It can be concluded that giving feedback in the learning process has optimized students’ improvement in their jumping skills.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pendidikan gerak dan pemberian spesifik feedback dalam pembelajaran pendidikan jasmani pada siswa kelas 3 Sekolah Dasar dengan maksud untuk meningkatkan keterampilan melompat siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, sebanyak 2 siklus, dengan 2 tindakan pada setiap siklus Sampel penelitian adalah 39 siswa kelas 3. . Untuk mengukur keterampilan melompat, digunakan tes keterampilan performance checklist. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan keterampilan melompat sebesar 43% dari observasi awal hingga siklus II tindakan 2. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pendidikan gerak aktivitas lokomotor melalui pemberian spesifik feedback dapat meningkatkan keterampilan melompat siswa kelas 3 Sekolah Dasar di Kota Bandung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pentingnya feedback dalam mempercepat proses pembelajaran gerak.
The Effect of Practise Method and Motor Ability on Improving Complex Motor Skill in Football Games Agustina, Reki Siaga; Mahendra, Agus; Juliantine, Tite
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 4, No 2 (2019): Promote a More Active and Healthier lifestyle Through Physical Education
Publisher : Departemen of Physical Education-Indonesian University of Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aimed at determining the interaction of training methods (distributed practice and massed practice) and motor ability on complex motor skills in soccer. This study used experimental method with factorial design 2x2. The research samples were 28 people. The motor ability data were obtained by using the motor barrow ability test. To measure complex motor skills, the Wall Volley-Test was used. Data analysis technique used variance analysis 2 way design and hypothesis testing was conducted by using tukey test at the significance level α = 0.05. The results of the study conclude that there was a significant interaction effect between training methods and motor abilities on increasing complex motor skills in soccer. Athletes who have high motor abilities are better to have distributed practice exercises. Meanwhile, athletes who have a low motor ability is better to get training in massed practice