Fithria, Fithria
Jurnal Ilmu Keperawatan

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KECUKUPAN GIZI SARAPAN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 10 KENDARI KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI TAHUN 2018 Fithria, Fithria; Suhadi, Suhadi
Preventif Journal Vol 3, No 1 (2018): PREVENTIF JOURNAL
Publisher : Preventif Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.544 KB)

Abstract

Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran,lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau nilai yang diberikan oleh guru. Prestasi belajar siswa dapat diketahuisetelah diadakan evaluasi, yang dinyatakan dalam bentuk nilai. Ditinjau dari persentase kelulusan ujian nasionaluntuk tahun ajaran 2017/2018 SMP Negeri 10 Kendari merupakan Sekolah Menengah Pertama denganpersentase kelulusan terendah hanya sebesar 46,34%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan antara kecukupan gizi sarapan dengan prestasi belajar siswa SMP Negeri 10 Kendari Kecamatan KambuKota Kendari. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitianini adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 235 siswa. Besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 148 siswayang diperoleh dengan menggunakan teknik penarikan sampel dengan metode simple random sampling. Hasilpenelitian yang diperoleh menunjukkan 4 variabel yang diteliti memiliki hubungan dengan prestasi belajar siswaSMP Negeri 10 Kendari yaitu asupan energi sarapan diperoleh hasil P-Value= 0,042, asupan lemak sarapandiperoleh hasil P-Value= 0,083 yang artinya tidak memiliki hubungan dengan prestasi belajar, asupan proteinsarapan diperoleh hasil P-Value= 0,526 yang artinya tidak memiliki hubungan dengan prestasi belajar dan tingkatasupan karbohidrat sarapan diperoleh hasil P-Value= 0,832 yang artinya tidak memiliki hubungan dengan prestasibelajar siswa SMP Negeri 10 Kendari.Kata Kunci : Asupan Energi, Asupan Protein, Asupan Lemak, Asupan Karbohidrat, Prestasi Belajar.
UPAYA KELUARGA DALAM PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA Fithria, Fithria
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume I No.1 Mei-Agustus
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.608 KB)

Abstract

ABSTRAKAngka kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di Gampong Sukaramai tahun 2010 sampai 2011 meningkat yaitu dari 111 menjadi 306 jiwa. Untuk mengurangi kejadian ISPA diperlukan upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran upaya pencegahan ISPA pada balita di Gampong Sukaramai Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh Tahun 2012. Desain penelitian bersifat deskriptif dan menggunakan teknik sampel total sampling, dengan jumlah sampel 50 orang. Waktu penelitian 02-11 Juli 2012, alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan teknik wawancara terpimpin. Analisa data menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian secara umum menunjukkan 58% memiliki upaya yang baik dalam pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sedangkan secara khusus upaya pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) didapatkan bahwa upaya pencegahan tingkat pertama ISPA dengan kategori baik (50%), upaya pencegahan tingkat kedua ISPA dengan kategori baik (58%), dan upaya pencegahan tingkat ketiga ISPA dengan kategori baik (78%). Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita untuk lebih dapat meningkatkan pengetahuan mengenai upaya pencegahan ISPA dengan cara lebih banyak mencari informasi mengenai pencegahan ISPA pada balita melalui media cetak, media elektronik dan pendidikan kesehatan.Kata Kunci: balita, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), keluarga, pencegahanABSTRACTThe incidence of acute respiratory infection (ISPA) on children under five at Gampong Sukaramai from 2010 to 2011 increased from 111 to 306 people. The prevention effor is needed to minimize the risk of ISPA. The purpose of this research was to describe the family prevention of acute respiratory infection (ISPA) in family of children under five at Gampong Sukaramai in Baiturrahman Sub district of Banda Aceh in 2012. This research employed descriptive design. Total sampling technique was used to collect samples. The total sample was 50 mothers who had children under five. The research was conducted on July 02-11, 2012. The data questionnaire was collected through guided interview. Data was analized with descriptive method. In general, the results showed that 58% had a good effort in preventing the acute respiratory infections (ISPA). Meanwhile, the result in particular showed that the primary prevention of ISPA with good category is about 50%, the secondary prevention of ISPA with good category is about 58%, tertiary prevention of ISPA with good category is about 78%. Therefore, it is expected that mothers of children under five improve their knowledge about the prevention of ISPA by searching more information through printed media, electronic media and health education.Keywords: acute respiratory infection (ISPA), children under five,family, prevention
UPAYA KELUARGA DALAM PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA Fithria, Fithria
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume I No.1 Mei-Agustus
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.608 KB)

Abstract

ABSTRAKAngka kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di Gampong Sukaramai tahun 2010 sampai 2011 meningkat yaitu dari 111 menjadi 306 jiwa. Untuk mengurangi kejadian ISPA diperlukan upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran upaya pencegahan ISPA pada balita di Gampong Sukaramai Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh Tahun 2012. Desain penelitian bersifat deskriptif dan menggunakan teknik sampel total sampling, dengan jumlah sampel 50 orang. Waktu penelitian 02-11 Juli 2012, alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan teknik wawancara terpimpin. Analisa data menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian secara umum menunjukkan 58% memiliki upaya yang baik dalam pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sedangkan secara khusus upaya pencegahan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) didapatkan bahwa upaya pencegahan tingkat pertama ISPA dengan kategori baik (50%), upaya pencegahan tingkat kedua ISPA dengan kategori baik (58%), dan upaya pencegahan tingkat ketiga ISPA dengan kategori baik (78%). Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita untuk lebih dapat meningkatkan pengetahuan mengenai upaya pencegahan ISPA dengan cara lebih banyak mencari informasi mengenai pencegahan ISPA pada balita melalui media cetak, media elektronik dan pendidikan kesehatan.Kata Kunci: balita, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), keluarga, pencegahanABSTRACTThe incidence of acute respiratory infection (ISPA) on children under five at Gampong Sukaramai from 2010 to 2011 increased from 111 to 306 people. The prevention effor is needed to minimize the risk of ISPA. The purpose of this research was to describe the family prevention of acute respiratory infection (ISPA) in family of children under five at Gampong Sukaramai in Baiturrahman Sub district of Banda Aceh in 2012. This research employed descriptive design. Total sampling technique was used to collect samples. The total sample was 50 mothers who had children under five. The research was conducted on July 02-11, 2012. The data questionnaire was collected through guided interview. Data was analized with descriptive method. In general, the results showed that 58% had a good effort in preventing the acute respiratory infections (ISPA). Meanwhile, the result in particular showed that the primary prevention of ISPA with good category is about 50%, the secondary prevention of ISPA with good category is about 58%, tertiary prevention of ISPA with good category is about 78%. Therefore, it is expected that mothers of children under five improve their knowledge about the prevention of ISPA by searching more information through printed media, electronic media and health education.Keywords: acute respiratory infection (ISPA), children under five,family, prevention