Articles

Found 3 Documents
Search

Color And COD Degradation of Procion Red Synthetic Dye by Using Fenton-TiO2 Method Teguh, Dedi; Agustina, Tuty Emilia; Faizal, Muhammad
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry Vol 3, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.202 KB)

Abstract

Nowadays, environmental pollution caused by industrial wastewater is quite apprehensive. Most of textile industries used synthetic dyes. Procion red is one of the synthetic dyes that often used in textile industries and classified as a reactive dye that is difficult to decompose in nature and contain harmful toxins. One of the colored wastewater treatment process is by using Fenton reagent and TiO2 catalyst (Fenton-TiO2) as one of Advanced Oxidation Processes (AOPs). The objective of this research is to treat of procion red synthetic dye by using Fenton-TiO2 method and study the effect of procion red concentration, reaction time and the concentrations of TiO2 catalyst on color and COD degradation. In this experiment, the concentrations of procion red were varied between 150-300 ppm, the concentrations of TiO2 catalyst were varied from 0.05 to 0.4% (w/v) and the reaction time of 5 to 20 minutes. The optimum condition was achieved by using procion red concentration of 150 ppm with TiO2 catalyst concentration of 0.4% and reaction time of 20 minutes, which the maximum color and COD degradation of 98.67% and 92% were achieved respectively. This condition was applied to the real wastewater of textile home industry in Palembang. The color and COD degradation of 59% and 44% were found respectively after 220 minutes of reaction.
Pengolahan Limbah Logam Berat Kromium Hexavalen Menggunakan Reagen Fenton dan Adsorben Keramik Zeolit Agustina, Tuty Emilia; Faizal, Muhammad; Aprianti, Tine; Teguh, Dedi; Rif'at, Aditya M; Putra, Imam Gunawan; Prayesi, Mutiara Rizki; Fitrializa, Ulfa
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.33 KB)

Abstract

Kromium diketahui sebagai salah satu polutan beracun yang menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kromium Heksavalen Cr(VI) merupakan logam berat, dimana dalam konsentrasi yang kecil dapat menghasilkan tingkat keracunan yang tinggi pada makhluk hidup. Jika senyawa kromium (VI) terbuang ke lingkungan dan masuk ke dalam tubuh makhluk hidup maka akan sangat berbahaya, sehingga penting untuk mengolah limbah tersebut. Penelitian ini difokuskan pada proses pengolahan Cr(VI) dengan metode kombinasi yaitu secara kimia dan secara fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah air limbah yang mengandung Cr(VI) menggunakan reagen Fenton yang dilanjutkan adsorpsi menggunakan adsorben berbahan dasar zeolit dan tanah liat yang dibentuk menjadi keramik. Air limbah yang mengandung Cr(VI) dikontakkan dalam reaktor berpengaduk sehingga terjadi reaksi reduksi oksidasi, selanjutnya air limbah ini dilewatkan ke dalam kolom adsorpsi yang berisi adsorben keramik zeolit. Kondisi terbaik dari pengolahan air limbah yang mengandung Cr(VI) dengan metode kombinasi ini dicapai pada konsentrasi limbah krom 200 ppm, rasio molar reagen Fenton 1:30, dan pH 6. Dimana persentase maksimum penurunan Cr(VI) dengan proses Fenton sebesar 30,15% dan dilanjutkan dengan adsorpsi sehingga penurunan Cr(VI) total mencapai 99,99%. Hal ini menunjukkan bahwa pengolahan limbah logam berat kromium dengan menggunakan reagen Fenton dilanjutkan adsorpsi menggunakan adsorben keramik zeolit mampu menurunkan kadar Cr(VI) pada limbah cair mencapai 0,0033 ppm dari baku mutu yaitu 0,1 ppm, sehingga hasil penelitian ini telah memenuhi baku mutu lingkungan
KINERJA MEMBRAN KERAMIK DALAM PENGOLAHAN AIR SUMUR MENJADI AIR BERSIH Dahlan, M. Hatta; Teguh, Dedi; Utama, Febryan
Jurnal Teknik Kimia Vol 17, No 5 (2011): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.815 KB)

Abstract

Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan manusia yang salah satunya digunakan untuk keperluan air minum. Masalah kualitas air baku untuk air minum menjadi sangat penting karena berpengaruh pada kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya. Salah satu contoh sumber air bersih adalah air sumur. Di beberapa daerah air sumur belum memenuhi kualitas sebagai air bersih.Air sumur mengandung zat besi dan mangan yang cukup besar sehingga menyebabkan warna air tersebut menjadi kuning-coklat dan juga menimbulkan bau yang kurang enak. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengolah air sumur menjadi air bersih melalui proses filtrasi membran keramik yang terbuat dari tanah liat dan zeolit (70:30). Air sumur dialirkan melewati pori-pori membran dengan variasi laju alir 5 lpm dan 7,5 lpm. Partikel yang berukuran lebih besar dari pori membran akan tertahan yang disebut dengan konsentrat dan yang berukuran lebih kecil akan lolos melewati membran yang disebut permeat, Pada penelitian ini parameter yang dianalisa adalah laju alir masuk, TDS, dan pH, sehingga dengan proses ini diharapkan dapat menghasilkan air dengan kualitas yang memenuhi syarat kesehatan.