Nopianti, Heni
Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi, STKIP PGRI Padang

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Pemenuhan Hak Dasar Anak Pada Program “Kota Layak Anak” Di Kecamatan Gading Cempaka, Bengkulu Himawati, Ika Pasca; Nopianti, Heni; Hartati, Sri; Hanum, Sri Handayani
Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi, STKIP PGRI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.652 KB) | DOI: 10.22202/mamangan.1928

Abstract

The purpose of this research is to find and to analyzes the fulfillment of the basic rights on child based on the regulation of the state minister for women empowerment and child protection of the republic of Indonesia No. 12 of 2011 on indicators district of a city worthy of child. The research was done in 2 areas which is located in Gading Cempaka Subdistrict, they are in Cempaka Permai and Lingkar Baratvillage. Research conducted with qualitative approach and data was collected  throughout observation, interview , FGD and study document . The result is a). In the both of areas have not had children forum which can directly accommodate the aspirations of children and do not involve children (age category of teenagers) on the activities and deliberations or work programs that exist in the environment RT or RW. b). In the both of areas has not been in the region of the unavailability of two consulting agencies for parents/family and child welfare agencies. c). In the both of areas has not been in an optimum manner use of leisure time and cultural activities it was found problems yet the number of program activity level of RT and RW aimed at maximizing the potential of children, as well as the unavailability of Green Open Space (RTH) as playing area that is safe and comfortable for children. Tujuan penelitian ini ialah menemukenali serta menganalisis pemenuhan hak dasar pada anak yang didasarkan pada Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuandan Perlindungan Anak Republik Indonesia No. 12 Tahun 2011 tentang Indikator Kabupaten Kota Layak Anak. Penelitian dilakukan di 2 kawasan yang berada di Kecamatan Gading Cempaka, yakni Kelurahan Cempaka Permai dan Kelurahan Lingkar Barat. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan informan melalui purposive dan snowball sampling. Adapun teknik pengambilan data dilakukan  melalui observasi, wawancara, FGD dan studi dokumen. Temua penelitian menunjukkan bahwa a). Kedua wilayah penelitian belum memiliki forum anak yang dapat mengakomodir aspirasi anak secara langsung serta belum melibatkan anak khususnya anak kategori usia remaja pada kegiatan dan musyawarah ataupun program kerja yang ada di lingkungan RT/RW maupun kelurahan, b). Di dua kawasan tersebut belum tersedia lembaga konsultasi bagi orang tua/keluarga dan lembaga kesejahteraan anak. c). Belum banyaknya program kegiatan di tingkat RT dan RW yang ditujukan untuk memaksimalkan potensi anak serta belum tersedianya kawasan Ruang terbuka Hijau (RTH) sebagai kawasan bermain yang amandan nyaman bagi anak.
NILAI-NILAI LOKAL MASYARAKAT PESISIR DALAM UPAYA PELESTARIAN SUMBERDAYA PESISIR DI KOTA BENGKULU Nopianti, Heni; Hanum, Sri Handayani; Widiono, Sumarto
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Sosiologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.19 KB) | DOI: 10.33369/jsn.1.1.38-47

Abstract

This study aims to identify and describe the local values of the coastal community of Bengkulu city in managing coastal resources. The data and information were collected from a number of informants who were selected based on purposive sampling technique. The required data were collected through interviews, observation, and documentation. Data analysis was done simultaneously in conjunction with the data collection process by using conventional analytical techniques applicable in qualitative research. The result of this study shows that there are a number of local values in the coastal community of Bengkulu city, either they are still alive or have been ignored. The values had been continuously maintained for the preservation of coastal resources are: using boats (canoes) and traditional equipments in fishing instead of using trawls; avoid using explosives and poison potassium in making the catch; making restrictions on the catchment area; managing household waste; doing reforestation; and not catching the sharks.Keywords : Local Value, Management, Coastal Resource
STRATEGI BERTAHAN HIDUP PENGEMIS TUNANETRA (Studi Pada Pengemis di Lampu Merah Sukamerindu) Zukna, Zukna; Pribadi, Hasan; Nopianti, Heni
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.315 KB) | DOI: 10.33369/jsn.4.2.85-97

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi yang dapat dilakukan oleh pengemis tunanetra untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dilokasi Lampu Merah Sukamerindu Kota Bengkulu. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, teknik triangulasi (keabsahan data) dan teknik snowball sampling untuk mendapatkan data yang lebih objektif. Teori yang digunakan berupa teori aksi karya Max Weber yang termasuk dalam paradigma definisi sosial. Penelitian ini menghasilkan informasi tentang strategi yang dilakukan pengemis tunanetra dalam bertahan hidup dan bertahan menjadi pengemis. Strategiyang dilakukan oleh pengemis tunanetra yaitu: strategi aktif dengan pengoptimalan anggota keluarga dalam mencari uang, strategi pasif dengan penghematan dalam memenuhi kebutuhan pokok dan strategi jaringan dengan kelompok Pertuni yang memberikan dampak positif untuk mengatasi himpitan ekonomi yaitu membentuk kelompok arisan dan saling meminjamkan uang. Sedangkan strategi dalam mengemis meliputi pemilihan waktu dan lokasi mengemis. Kata Kunci: Pengemis Tunanetra dan Strategi Bertahan Hidup.
PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS KOMUNITAS : PANTAI TAPAK PADERI KELURAHAN KEBUN KELING, KECAMATAN TELUK SEGARA, KOTA BENGKULU Tuljana, Viva; Hanum, Sri Handayani; Nopianti, Heni
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.26 KB) | DOI: 10.33369/jsn.4.1.29-38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan pesisir menjadi objek wisata. Penelitian ini dilakukan di Pantai Tapak Paderi Kelurahan Kebun Keling Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Karena masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan pesisir pantai Tapak Paderi ini memiliki kreatifitas untuk mengelola sampah-sampah yang dijadikan ornamen di spot selfie, dan dijadikan tempat objek wisata Pondok Sandal Jodoh di Pantai Tapak Paderi. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, informan ditentukan dengan teknik snowball sampling terhadap yang mengelola objek wisata Pondok Sandal Jodoh. Untuk menganalisis hasil penelitian ini menggunakan teori aksi dari paradigma definisi sosial. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan pesisir menjadi objek wisata, karena para nelayan setempat yang merasa prihatin dengan banyaknya sampah botol dan sandal yang hanyut di pantai,sehingga para nelayan mengumpulkan sampah-sampah tersebut sesuai dengan jenisnya masing-masing. Sehingga masyarakat pesisir pantai melakukan kegiatan gotong royong untuk membersihkan kawasan pesisir pantai dan masyarakat pun memanfaatkan sampah-sampah yang ada di kawasan pesisir untuk dikelola menjadi suatu kreasi yang unik dan menarik sehingga satu titik kawasan pantai dijadikan tempat berphoto atau berselfie. Sampah tersebut berupa sandal bekas, botol plastik dan sampah-sampah yang lainnya. Karena adanya konflik kepentingan itu maka akhirnya objek wisata Pondok Sandal Jodoh ditutup pada bulan September 2017. Tetapi dengan tutupnya objek wisata Pondok Sandal Jodoh, maka muncul objek wisata yang lain menggantikan onjek wisata yang baru dan letaknya pun bersebelahan. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pengembangan, Wisata, Komunitas
Identifikasi Permasalahan Anak dalam Rangka Pemenuhan Hak Kesehatan dan Kesejahteraan Anak Pasca, Ika; Nopianti, Heni; Widiyarti, Diyas
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 This study aims to identify the problems of children healthy areas in the context of the fulfillment of child rights related to the implementation of State program Eligible Children in Gading Cempaka subdistrict, Bengkulu City. The two areas that focused on this research are the Cempaka Permai Village and the Lingkar Barat Village. The results of the study showed that problems were found which involved the fulfillment of facilities such as the ASI corner area. Then the discussion about sexuality is still taboo to discuss so that sexual reproductive health education is still not widely taught at the family level. No smoking areas in the two regions are not yet available as well as the problem of the existence of inadequate environmental sanitation.Keywords: Problem of Children, Rights on child health, Children Friendly City Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan anak dalam rangka pemenuhan hak anak di bidang kesehatan dan kesejahteraan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Identifikasi ini berkaitan dengan adanya implementasi program Kota Layak Anak di Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini menunjukkab bahwa ditemukan persoalan yang menyangkut belum terpenuhinya sarana seperti area pojok ASI.  Kemudian perbincangan mengenai seksualitas masih tabu untuk dibicarakan sehingga pendidikan kesehatan reproduksi seksual masih belum banyak diajarkan di level keluarga. Kawasan bebas rokok di kedua kelurahan tersebut belum tersedia serta persoalan keberadaan sanitasi lingkungan yang belum memadai.Kata Kunci : Permasalahan Anak, Hak Kesehatan pada Anak, Kota Layak Anak
PERILAKU KONSUMTIF PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) (Studi Kasus di Restoran Siap Saji Panties Pizza, Kota Bengkulu) Adiningtyas, Regiana Astrid; Sunaryanto, Heri; Nopianti, Heni
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.566 KB) | DOI: 10.33369/jsn.4.1.1-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku konsumtif pelajar SMA dalam mencari status sosial di lingkungan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah pelajar SMA di Kota Bengkulu sebanyak empat orang dan karyawan restoran panties pizza sebanyak dua orang. Hasil penelitian ini menunjukkan Perilaku Konsumtif Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Restoran Panties Pizza, Kota Bengkulu merupakan perilaku yang disebabkan untuk menjaga penampilan diri, gengsi, dan simbol status. Perilaku ini dilakukan secara terus-menerus dan berlebihan, sehingga demi menjaga penampilan diri, gengsi, dan simbol status tersebut para pelajar SMA harus bersikap boros agar terlihat gaul, kaya, sebagai remaja kota, dan agar dapat meningkatkan status sosialnya. Dengan status mereka yang masih bersekolah dan belum mempunyai penghasilan sendiri, mereka rela menghabiskan uang sakunya untuk makan di tempat makan yang harganya cukup mahal. Mereka tidak mempermasalahkan uang saku yang diberikan oleh orang tuanya itu habis, bahkan mereka merasa bangga karena dapat makan di tempat mahal dan merasa menjadi anak yang serba kekinian. Kata Kunci : Perilaku, Konsumtif, Makanan Siap Saji, Pelajar
BUKIT LARANGAN: PRINSIP KONSERVASI MASYARAKAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL (Studi Kasus Desa Aur Gading Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara) Seprianto, Doni; Suminar, Panji; Nopianti, Heni
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.196 KB) | DOI: 10.33369/jsn.3.1.37-45

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan serta kawasan hutan Bukit Larangan di Desa Aur Gading serta bagaimana masyarakat Desa Aur Gading Kecamatan Kerkap menerapkan kearifan lokal dalam pengelolaan hutan bukit larangan. Pemilihan informan dilakukan berdasarkan teknik Snowball Sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Desa, Tokoh Adat, dan anggota masyarakat pendukung. Metode deskriptif kualitatif dilakukan sebagai pendekatan penelitian. Kearifan lokal dikaji sebagai basis dalam penelitian ini, khususnya dalam upaya pelestarian lingkungan pada masyarakat Aur Gading.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan beberapa narasumber. Analisis data secara kualitatif melalui, reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat Aur Gading masih sangat tergantung pada alam dan senantiasa menjaga keseimbangan alam. Kearifan lokal masyarakat Aur Gading dalam mengelola sumberdaya alam antara lain terlihat dari aturan pembagian wilayah menjadi tiga kawasan, yaitu Bukit Larangan, Lahan garapan dan Hutan Lindung. Hubungan antar aspek kehidupan masyarakat Aur Gading memiliki integrasi yang sinergis dalam menciptakan kehidupan yang berkelanjutan. Pandangan masyarakat Aur Gading relatif sama terhadap hubungan antara kehidupan sosial budaya, ekonomi, serta pengelolaan lingkungan. Adat istiadat sebagai bagian dari kearifan lokal masih dipegang dengan sangat kukuh oleh masyarakat Aur Gading, dan adat istiadat tersebut telah menjadi benteng diri bagi masyarakat Aur Gading dalam menghadapi modernisasi, termasuk dalam hal melestarikan lingkungannya. Bentuk perilaku pelestarian lingkungan dan konservasi yang dilakukan oleh masyarakat Aur Gading, antara lain meliputi: (1) Pemahaman terhadap Bukit Larangan, (2) Aktivitas Ekonomi Masyarakat Aur Gading, (3) Orientasi Alam Bagi Masyarakat Aur Gading, dan (4) Praktik Konservasi yang berbasis konservasi. Kesemuanya itu dilakukan dengan mendasarkan pada ketentuan adat yang turun temurun dari zaman nenek moyang atau leluhur masyarakat Aur Gading yang telah tertanam dalam jiwa dan dilakukan dengan penuh kesadaran oleh seluruh anggota masyarakat Aur Gading. Kata Kunci : Kearifan Lokal, Aktivitas Ekonomi Masyarakat, Orientasi Alam Masyarakat Aur Gading
PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP RUMAH TANGGA PETANI MISKIN (Studi Kasus pada Petani Penggarap di Dusun II Talang Watas Desa Muara Langkap Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang) Lestari, Yeni; Hartati, Sri; Nopianti, Heni
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.994 KB) | DOI: 10.33369/jsn.2.2.94-103

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui strategi apa saja yang diambil untuk pemenuhan kebutuhan pokok keluarga petani penggarap miskin pada saat menunggu masa panen di Dusun II Talang Watas, Desa Muara Langkap, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk menambah pengetahuan dan memberikan informasi mengenai masalah kelangsungan hidup petani penggarap miskin, baik dari tingkat provinsi sampai ke daerah. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif secara spesifik lebih diarahkan pada penggunaan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan pengamatan, wawancara, serta dokumentasi. Sumber data diperoleh secara primer dan sekunder. Informan yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 5 orang petani penggarap kopi.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam pemenuhan kebutuhan hidup kondisi awal dari petani penggarap tersebut memang sudah miskin, tingkat pendapatan masyarakat yang sangat rendah, kemudian tingkat pendidikan petani penggarap yang rendah juga di mana mayoritas petani penggarap hanya tamatan SD sederajat. Dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga yaitu dengan cara pembagian tenaga kerja, hal itu untuk menyikapi kebutuhan pokok keluarga yang setiap harinya selalu bertambah. Selain itu, penghematan pengeluaran dengan cara melakukan pola diversifikasi tanaman, seperti menanam berbagai tanaman yang bisa dikonsumsi sendiri untuk rumah tangganya ataupun untuk dijual ke pasar dan menghasilkan tambahan pendapatan. Selain itu juga mengelola biaya pengeluaran setiap hari seminimal mungkin, agar bisa tercukupi semua kebutuhan rumah tangga. Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan diambil dari hasil panen kebun kopi yang informan sisihkan. Untuk kebutuhan kesehatan informan berobat ke bidan desa yang ada di Dusun I, sedangkan jika hanya penyakit ringan informan cukup membeli obat di warung. Untuk biaya berobat diambil dari uang tabungan yang ada ataupun berhutang kepada kerabat dekat. Kata Kunci: Strategi, Petani Penggarap, Masalah Kebutuhan Hidup
MENENGGAK MINUMAN KERAS DALAM ACARA ENJOY: (Studi Kasus di Desa Sungai Jernih Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang) Pernando, Pernando; Hanum, Sri Handayani; Nopianti, Heni
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.625 KB) | DOI: 10.33369/jsn.3.2.53-63

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengapa acara enjoy menjadi tradisi baru dalam masyarakat, dimana dalam acara tersebut terdapat kebiasaan masyarakat mengkonsumsi minuman keras pada saat ada hajatan pernikahan. Secara spesifikasi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejak kapan acara enjoy tersebut menjadi tradisi, dan apa fungsi acara enjoy tersebut diadakan ketika hajatan, serta untuk mengetahui bagaimana peredaran minuman keras ketika acara enjoy. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Snowball Sampling, mulai dari informan kunci yaitu masyarakat yang mengetahui banyak tentang acara enjoy, informan biasa yaitu masyarakat yang terlibat langsung dalam acara enjoy dan informan tambahan. Adapun analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif berdasarkan hasil data yang diperoleh dari informan. Hasil dari penelitian di lapangan menunjukan bahwa, acara enjoy menjadi tradisi baru dalam masyarakat ketika hajatan sejak tahun 2005, dimana setiap diadakannya hajatan selalu diiringi dengan acara enjoy. Alasan adanya minuman keras pada saat pesta hajatan karena daerah Desa Sungai Jernih wilayah yang marginal. Ada beberapa fungsi acara enjoy diadakan ketika hajatan, yaitu: pertama acara enjoy menjadi hiburan dalam masyarakat, kedua adanya acara enjoy untuk meramaikan hajatan dan ketiga acara enjoy sebagai prestise dalam masyarakat. selain itu, dalam acara enjoy terdapat kebiasaan masyarakat dalam mengkonsusmsi minuman keras, kebiasaan ini muncul di masyarakat dikarenakan peredaran minuman keras di Desa Sungai Jernih bebas di perjual belikan, dan ketika enjoy tidak ada larangan dari masyarakat sekitar dan dari pihak keamanan bahkan dibiarkan untuk mengkonsusmsi minuman keras, sehingga acara enjoy pada saat hajatan pernikahan sama halnya dengan acara konsumsi minuman keras yang dibiarkan oleh masyarakat dan telah menjadi tradisi ketika ada hajatan pernikahan. Kata Kunci: Tradisi Acara Enjoy, Pesta Minuman Keras 
KEPUTUSAN DALAM MEMILIH TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU DARI PERSPEKTIF ORANG TUA (Studi pada Orang Tua yang Menyekolahkan Anaknya di TKIT Auladuna, Kota Bengkulu) Lestari, Sakinah Puji; Sunaryanto, Heri; Nopianti, Heni
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.785 KB) | DOI: 10.33369/jsn.3.1.19-36

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menggali lebih dalam keputusan orang tua menyekolahkan anaknya di TKIT Auladuna Kota Bengkulu. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi dan menambah wawasan berkaitan dengan keputusan orang tua dalam memilih TKIT Auladuna sebagai pendidikan prasekolah bagi anaknya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh secara primer dan sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah orangtua yang menyekolahkan anaknya di TKIT Auladuna Kota Bengkulu. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan teknik analisa data secara deskriptif kualitatif. Diputuskannya TKIT Auladuna karena dipengaruhi oleh lingkungan di dalam keluarga, keselarasan visi dan misi sekolah dengan harapan orang tua, pertimbangan jarak dan biaya, pertimbangan kualitas yang dimiliki oleh sekolah, kesibukan orang tua di luar rumah, serta kesepakatan di dalam rumah. Hasil belajar yang ditunjukkan anak adalah berupa pembiasaan kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai agama. Seperti halnya anak sudah mulai menjalankan sholat Jumat berjamaah, sudah mulai bersikap mandiri di dalam rumah, sudah mampu menjalankan kewajibannya untuk berpuasa, mempengaruhi orang tua terhadap perilaku baik yang sesuai dengan anjuran agama, dan lain sebagainya. Kata Kunci: Keputusan Orang tua, TKIT Auladuna, Pendidikan Prasekolah.