Articles

Found 6 Documents
Search

Pemodelan Alat Pencegah Micro-Sleep Sebagai Upaya Mitigasi Kecelakaan Transportasi Sugiharto, Wibowo Harry; Ghozali, Muhammad Imam; Murti, Alif Catur
J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Vol 3, No 1 (2019): EDISI MARET
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/j-sakti.v3i1.92

Abstract

Micro-sleep (MS) is a short sleep condition ranging from 1 to 30 seconds, where people who experience this condition fail to respond to motor sensors and become unconscious. Micro-sleep often occurs as a result of lack of sleep, but not always micro-sleep is caused by lack of sleep, some cases explain that micro-sleep sufferers are also experienced by those who do during monotonous work. Micro-sleep becomes very important when this condition involves dangerous conditions. Even though it's only a few seconds, of course this is very dangerous, and may be one of the main causes of accidents. By utilizing sensor technology, we can do realtime monitoring of the data of the owner, so that a tool that can detect the condition of the driver who has micro-sleep can be developed. With this information the micro-sleep detector will make a warning to the driver. This is expected to reduce the number of accidents caused by micro-sleep.
PENGELOLAAN REMOTE KEAMANAN EMBEDDED SYSTEM PADA SISTEM OPERASI MIKROTIK ROUTER OS MENGGUNAKAN PROPRIETARY PROTOCOLS Ghozali, Muhammad Imam; Sugiharto, Wibowo Harry
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.606 KB)

Abstract

AbstrakKeamanan data dalam komunikasi merupakan menjadi hal yang penting di era digital sekarang. Keamanan Protokol komunikasi yang ada pada sistem operasi bisa menjadi hal yang vital dari keamanan data, seperti pada system operasi MikroTik RouterOS. Protokol komunikasi MikroTik RouterOS dirancang khusus untuk melakukan manajemen jarak jauh. Pada umumnya protokol ini ditutup dan tidak dapat diakses oleh publik. Risiko keamanan yang terkait dengan penggunaan protokol komunikasi ini juga dianalisis dalam makalah ini. Serangan yang menggunakan bug konseptual dalam desain salah satu protokol komunikasi ini ditunjukkan pada contoh nyata. Akses penuh ke embedded system yang berjalan dengan sistem operasi ini bisa mengalami serangan ini. Kata kunci: keamanan, ,mikrotik Router OS
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BANGUNAN CAGAR BUDAYA DI KABUPATEN KUDUS BERBASIS WEB Aziz, Abdul; Meimaharani, Rizkysari; Ghozali, Muhammad Imam
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.143 KB)

Abstract

Abstrak Kabupaten Kudus adalah kota kecil dengan segudang peninggalan sejarah. Salah satu jenis peninggalan yang berharga adalah bangunan cagar budaya, namun banyak masyarakat Kudus yang tidak mengetahuinya. aplikasi yang akan dibangun ini akan menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografis) dan menampilkan informasi bangunan cagar budaya di Kabupaten Kudus dilengkapi peta, petunjuk rute serta info detailnya. Metode pada penelitian ini menggunakan Waterfall. Perancangan aliran data pada sistem akan menggunakan DFD dan untuk perancangan relasi tabel database menggunakan ERD. Implementasi sistem dari perancangan akan memanfaatkan bahasa pemrograman JAVA, PHP, MySQL, dan untuk tampilan web responsive pada telepon pintar seluler akan menggunakan framework bootstrap. Dengan Adanya aplikasi ini diharapkan masyarakat luas dapat mengakses informasi bangunan cagar budaya dan turut serta melestarikannya. Kata kunci: bangunan cagar budaya, sig, waterfall
SIMULASI 3D ALUR PEMBUATAN E-KTP DI KECAMATAN MARGOREJO Prasetya, Dwi Indra; Meimaharani, Rizky Sari; Ghozali, Muhammad Imam
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.388 KB)

Abstract

Abstrak Program e-KTP merupakan program baru pemerintahan Indonesia untuk menggantikan KTP konvensional atau nasional di Indonesia yang memungkinkan seseorang dapat memiliki lebih dari satu KTP. Kurangnya penyuluhan tentang pembuatan e-KTP membuat masyarakat kurang paham mengenai informasi tersebut. Oleh sebab itu perlu adanya cara untuk penyampaian informasi agar masyarakat dapat menerima informasi secara jelas dan benar. Maka dengan adanya animasi simulasi pembuatan e-KTP berbasis 3D tersebut bertujuan untuk memberikan informasi menjadi lebih menarik dan lebih mudah dipahami oleh masyarakat tentang tata cara pembuatan dan informasi lain tentang e-KTP dengan benar. Animasi ini dapat ditempatkan di kantor kecamatan dan juga balai desa yang termasuk dalam lingkup kecamatan margorejo. Adapun metode-metode yang digunakan adalah metode penilitian lapangan, metode penulisan terbuka,dan metodologi pengembangan multimedia. Dengan adanya animasi ini dapat mempermudah masyarakat dalam pembuatan e-KTP yang benar. Kata kunci: Animasi, e-KTP, Simulasi
ANALISIS QoS (Quality of Service) JARINGAN UNBK DENGAN MENGGUNAKAN MICROTIC ROUTER (Studi Kasus : Jaringan UNBK SMAN 1 Jakenan Pati) Nindyasari, Ratih; Murti, Alif Catur; Ghozali, Muhammad Imam
Network Engineering Research Operation Vol 4, No 2 (2019): NERO
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.726 KB) | DOI: 10.21107/nero.v4i2.126

Abstract

Kebutuhan akan ketersediannya layanan jaringan yang cepat, kestabilan jaringan, dan kesesuaian dengan teknologi yang digunakan menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Penggunaan teknologi pada zaman sekarang sudah menyentuh semua aspek kehidupan. Aspek pendidikan merupakan salah satu yang terkena dampak dari perkembangan teknologi, khususnya internet. Bentuk nyata dari dampak yang muncul adalah Prosedur Operasional Standar (POS) yang dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) di tahun 2017 untuk diadakannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kondisi tersebut membuat beberapa sekolah yang menjadi percontohan mempersiapkan diri dengan mulai membangun ruang ujian yang didesain dengan perangkat komputer dan jaringan internet. Penambahan router pada node awal dan menggunakan manajemen switch mengakibatkan adanya perbedaan dalam pengujian QoS. Dengan adanya penambahan router pada topologi jaringan UNBK ini menjadikan tidak adanya packet loss ketika dilakukan pengujian seperti pada desain topologi jaringan tanpa menggunakan router. Penggunaan server lokal dalam setiap lab memungkinan untuk membackup server yang ada di lab lain ketika terjadi kondisi server down. Sehingga desain topologi jaringan dengan menggunakan router ini dapat diimplementasikan dalam jaringan UNBK pada SMAN 1 Jakenan Pati.  Kata kunci : Topologi Jaringan, Quality of Service, UNBK, Router Mikrotik, Packet Loss.
Analisis Quality of Service Untuk Memonitoring Kondisi Topologi Jaringan X Nindyasari, Ratih; Ghozali, Muhammad Imam
Jurnal Mantik Penusa Vol 2, No 2 (2018): Computer Science
Publisher : Pelita Nusantara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.239 KB)

Abstract

To supporting daily activities, humans are dependent on the technology. All these activities can take place well if there is a technology that can connect with each other. This technology is called the internet network. For that we need a special management that can regulate the condition of a network to have good quality. Because network quality will affect the productivity of a person. For this reason, we need a standard for measuring network quality known as Quality Of Service (QoS) to maintain the quality of Qos services by monitoring network traffic. In this study, an internet network service on an X topology will be tested. The result is that using QoS analysis produces a number of delays in good categories, the number of packet loss in good categories in scenarios 1 and 2, and the moderate category in scenario 3 and the number low inputput so that it has a good category in scenarios 1, 2 and 3. Based on this condition it can draw the conclusion that the number of delays is directly proportional to the number of packet loss, so that the higher the delay, the more the number of packet loss. While the number of delay and packet loss is inversely proportional to the amount of input in a network condition. So if the lower delay and packet loss, the resulting output will be higher. Keywords: QoS Analysis, Network Topology, Delay, Packet Loss, Troughtput