Setyowati, Sri Eny
Poltekkes Kemenkes Semarang Jl. Tirto Agung

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGASINGAN WANITA MELAHIRKAN SUKU NUAULU DI DUSUN ROHUA KECAMATAN AMAHAI KABUPATEN MALUKU TENGAH

Jurnal Riset Kesehatan Vol 5, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.768 KB)

Abstract

The aim of the research is to analyze the impact of a Knowledge in practicing of pregnancy in seclusion in Nuaulu’s tribe Two research methods are applied: qualitative and quantitative approach. Questioner method was used to collecting the data. Sixty-eight respondents participated in this research as a sample of Nuaulu’s mothers with under 3-year-old child. Nualu’s society lacks of knowledge about the practice of pregnancy in a good manner. For instance, they believe that a pregnant woman is possessed by demons and considerably danger in society. In addition, there is a relation between the Knowledge and The practice of pregnancy in seclusion. The probability of doing improper practice of pregnancy is 18,377 time higher if the respondents have little knowledge, compare with the ones who have good knowledge. Finaly, it is suggested that KIE (Communication, Information, and Education) for Nuaulus woman and leaders can increases their knowledge about decent practice of pregnancy.

PELATIHAN INSTRUKTUR KLINIK : METODE PERSEPTOR DALAM PEMBELAJARAN KLINIK DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG

Jurnal LINK Vol 15, No 1 (2019): MEI 2019
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran klinik merupakan kebutuhan primer dalam proses pendidikan tahap profesi ners agar lulusan mampu memberikan layanan kesehatan yang berkualitas. Pembelajaran klinik yang baik harus didukung oleh instruktur klinik yang mampu menjadi role model. Instruktur klinik berwenang dan bertanggung jawab untuk mengatur proses pembelajaran klinik di wahana praktik. Oleh sebab itu dibutuhkan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan instruktur klinik dalam melaksanakan peran dan tanggung jawabnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kejelasan akan peran fungsi dan tanggung jawab instruktur klinis dalam membimbing peserta didik di tatanan klinik. Pemberian materi melalui pendidikan Pembelajaran Klinik, diskusi interaktif dan simulasi pembelajaran klinik. Strategi pembelajaran yang digunakan yaitu ceramah, metode demonstrasi untuk memberikan keterampilan tentang preceptorship dan proses evaluasi, simulasi, metode diskusi, dan pendampingan bimbingan klinik. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan sebagian besar peserta menyatakan tema pelatihan bagus (63,4%), ketepatan waktu cukup (49,6%), suasana bagus (60,1%), kelengkapan materi bagus (70,6%), pelayanan atau sikap penyelenggaraan bagus (61,6%), media atau alat bantu bagus (57,2%). Rerata nilai pembicara sebesar 84,85 (rentang nilai 25-100) termasuk dalam kategori baik. Rerata nilai pre-test sebesar 30,45 dan nilai post-test sebesar 45,5 (rentang nilai 0-100) dengan rerata peningkatan nilai antara pre dan post-test sebesar 10,9. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman pembimbing klinik tentang metode perseptorship dan dapat diadopsi untuk dilaksanakan di wahana praktik lain. Ketepatan waktu pelatihan perlu diperhatikan. Evaluasi kegiatan tidak hanya menilai pengetahuan instruktur klinik tetapi juga menilai sikap atau kesiapan dalam pelaksanaan metode preceptorship.