Astari, Karina
Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOMBINASI PUPUK N, P, K DAN VERMIKOMPOS TERHADAP KANDUNGAN C-ORGANIK, N TOTAL, C/N DAN HASIL KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) KULTIVAR EDAMAME PADA INCEPTISOLS JATINANGOR Astari, Karina; Yuniarti, Anni; Sofyan, Emma Trinurani
Jurnal Agroekoteknologi Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/j.agrtek.v8i2.1482

Abstract

Inceptisols is the type of soil in Indonesia that has low fertility. It is necessary to improve the soil fertility through the use of fertilizers and organic matter to raise the quality of Inceptisols. The research was aimed to know the effect of vermicompost and N, P, K fertilizer combination to Organic-C, Total N, C/N and yield of Edamame soybean on Inceptisols at Jatinangor. The research was carried out from March until June 2016 at Ciparanje Experimental Farm, Faculty of Agriculture of University of Padjadjaran at Jatinangor, Sumedang at an altitude about ± 765 meters above sea level. The research used the Randomized Completely Block Design (RCBD) that consisted of eight treatments and three replications. The treatments were: control (no treatment), ½, 1, and 1½ dose recommendation of N, P, K fertilizer (Urea 100 kg ha-1 + SP-36 150 kg ha-1 + KCl 125 kg ha-1), also, 5 and 10 t ha-1 vermicompost. The results showed that combination treatment of vermicompost and N, P, K fertilizer significantly increased Organic-C, Total N, C/N and yeild of Edamame soybean. The combination of 1 dose recommendation of N, P, K fertilizer and 5 t ha-1 vermicompost gave the best result that produced 116,5 g plant ha-1(10,4 t ha-1) yield of Edamame soybean.Keywords: C/N, Edamame soybean, Inceptisols, N,P,K fertilizer, Vermicompost.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kadar Gula Darah pada Petani Hortikultura di Desa Trayu Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Astari, Karina; Suhartono, Suhartono; Dangiran, Hanan Lanang
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 18, No 4 (2019): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.528 KB) | DOI: 10.14710/mkmi.18.4.%p

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Pestisida adalah bahan kimia yang tergolong sebagai Endocrine Disrupting Chemical (EDCs) yaitu senyawa yang dapat mengganggu sintesis, sekresi, transportasi, dan metabolisme hormon insulin yang bertanggungjawab untuk homeostasis gula dalam darah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor – faktor terkait aktivitas pertanian yang mengganggu kadar gula darah.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah petani hortikultura di Desa Trayu sejumlah 66 orang diambil dengan metode simple random sampling. Pengukuran kadar gula darah dilakukan dengan menggunakan alat Easy Touch GCU. Analisis data penelitian ini menggunakan uji korelasi Rank Spearman.Hasil: Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jumlah campuran pestisida dengan kadar gula darah (p value = 0,310, r = 0,127). Terdapat hubungan antara frekuensi penyemprotan pestisida dengan kadar gula darah (p value = 0,009, r = 0,321). Tidak terdapat hubungan antara lama penyemprotan pestisida dengan kadar gula darah (p value = 0,289, r = 0,132). Terdapat hubungan antara masa kerja dengan kadar gula darah (p value = 0,031, r = 0,265).Simpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara frekuensi penyemprotan pestisida dan masa kerja dengan kadar gula darah.