Articles

Found 3 Documents
Search

CATCH AND RELATIVE ABUNDANCE OF SOME SHARKS LANDING IN TANJUNG LUAR, LOMBOK Sentosa, Agus Arifin; Dharmadi, Dharmadi
Widyariset Vol 3, No 2 (2017): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat Peneliti - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.43 KB) | DOI: 10.14203/widyariset.3.2.2017.131-142

Abstract

Tanjung Luar is the center of shark fisheries in Indonesia because it has more shark catches than any other fish landing places in Indonesia. The aims of this study were to present the catch characteristics and the relative abundance of some sharks landing in Tanjung Luar, Lombok. Data were obtained through the interview with enumerators and from their daily monitoring record on the shark landing at Tanjung Luar, East Lombok during eleven months period from January to November 2015. Data statistics were calculated descriptively and presented as a percentage of relative abundance. The result shows the shark caught in 2015 has fluctuated monthly with the peak of catch occurred on September 2015. Total shark caught were about 237.5 tonnes and average landing per day was 1.4 tonnes. Species composition of overall catch comprised of 28 species which belong to 11 families. Among those species, Silky shark/Carcharhinus falciformis (42.06%), Blue shark/Prionace glauca (10.45%) and Blacktip shark/Carcharhinus limbatus (10.31%) were predominant as indicated having relative abundance more than 10%.
ASPEK BIOLOGI KEPITING ENDEMIK DI DANAU MATANO Sentosa, Agus Arifin; Hedianto, Dimas Angga; Satria, Hendra
LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : Research Center for Limnology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek biologi kepiting air tawar endemik di Danau Matano. Survei lapangan dilakukan pada bulan Mei, Oktober dan November 2015 di Danau Matano, Sulawesi Selatan. Contoh kepiting diperoleh dengan jaring insang, jala dan seser. Hasil menunjukkan bahwa Danau Matano memiliki tiga jenis kepiting air tawar endemik yaitu Parathelphusa pantherina, Syntripsa matannensis dan Nautilothelphusa zimmeri (famili Gecarcinucidae) yang didominasi oleh P. pantherina (68,45%) dengan nisbah kelamin seimbang. Sebaran kepiting endemik lebih banyak ditemukan di bagian selatan Danau Matano. Rerata ukuran lebar karapas kepiting endemik sekitar 4 cm dengan ukuran tubuh kepiting jantan relatif lebih besar dibandingkan jenis betinanya. Pola pertumbuhan bersifat hipoalometrik dengan faktor kondisi yang menunjukkan kondisi baik.
DUGAAN EUTROFIKASI DI DANAU MATANO DITINJAU DARI KOMUNITAS FITOPLANKTON DAN KUALITAS PERAIRAN Sentosa, Agus Arifin; Hedianto, Dimas Angga; Satria, Hendra
LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : Research Center for Limnology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Danau Matano merupakan danau purba yang rentan terhadap pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk menduga potensi terjadinya eutrofikasi di Danau Matano ditinjau dari komunitas fitoplankton dan kualitas perairan. Pengambilan contoh kualitas air dan plankton dilakukan dilakukan pada Oktober 2015, Februari dan Juli 2016 pada 10 stasiun di Danau Matano, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Analisis data dilakukan menggunakan indeks ekologis, saprobik dan STORET berdasarkan baku mutu PP 82/2001. Danau Matano memiliki 27 jenis fitoplankton dengan kelimpahan fitoplankton sekitar 1,9×104 sel L-1. Indeks ekologis menunjukkan komunitas fitoplankton di Danau Matano relatif tidak stabil dan mulai ada dominansi dengan tingkat pencemaran pada fase mesosaprobik. Mutu air menurut STORET masih relatif baik atau tercemar ringan dan belum berpotensi terjadinya eutrofikasi.