Didi Jaya Santri, Didi Jaya
Unknown Affiliation

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap Pemahaman Konsep Peserta Didik pada Materi Dunia Tumbuhan di Kelas X SMA Srijaya Negara Palembang Purnamasari, Poppy; Anwar, Yenny; Santri, Didi Jaya
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.952 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap pemahaman konsep peserta didik di kelas X SMA Srijaya Negara Palembang. Penelitian ini menerapkan metode Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian Counterbalanced. Pengambilan data tes pemahaman konsep dilakukan di 2 kelas eksperimen, pada pertemuan pertama kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 3 sebagai kelas kontrol dan pada pertemuan kedua kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas X IPA 3 sebagai kelas eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Analisis data uji hipotesis menggunakan aplikasi SPSS22. Hasil uji hipotesis pemahaman konsep untuk kedua kelas eksperimen diperoleh nilai thitung sebesar 3,974 dan 2,101, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan df 60 adalah 2,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada kedua kelas eksperimen thitung > ttabel yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan dari kedua kelas eksperimen dan kontrol pada tingkat kepercayaan 95%. Nilai rata-rata pemahaman konsep kelas eksperimen lebih tinggi (pertemuan pertama 70,88 dan pertemuan kedua 78,54) dibandingkan kelas kontrol (52,96 dan 55,79). Dengan demikian pada kedua kelas tersebut terdapat pengaruh penerapan Model Pembelajaran NHT terhadap pemahaman konsep peserta didik di kelas X SMA Srijaya Negara Palembang pada Materi Dunia Tumbuhan.
Identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada Rhizosfir Tanaman di Kawasan Revegetasi Lahan Penambangan Timah di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA Anggreiny, Yudisca; Nazip, Khoiron; Santri, Didi Jaya
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.136 KB)

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada tanaman revegetasi lahan penambangan timah di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka dan sumbangannya pada pembelajaran biologi SMA telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genus dan persentase infeksi FMA yang bersimbiosis dengan perakaran tanaman akasia, jabon dan sengon yang terdapat di kawasan revegetasi lahan pertambangan timah. Pengambilan sampel menggunakan metode composite sampling. Teknik isolasi spora menggunakan metode tuang saring basah. Dari penelitian ini telah teridentifikasi 5 genus FMA yaitu Acaulospora, Diversispora, Gigaspora, Glomus, dan Scutellospora. Genus yang mendominasi adalah Glomus dengan kepadatan spora 23,33 spora/50gr tanah sampel. Kepadatan spora terbesar terdapat pada rhizosfir tanaman akasia dengan jumlah 37 spora/50gr tanah sampel. Persentase infeksi FMA pada perakaran tanaman sampel termasuk dalam kategori sedang dan infeksi tertinggi pada tanaman akasia sebesar 72,5%. Informasi hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif contoh kontekstual pada pembelajaran biologi kelas X Semester I pada Kompetensi Dasar 3.7 Mengelompokkan jamur berdasarkan ciri-ciri, cara reproduksi, dan mengaitkan peranannya dalam kehidupan.
Keunggulan Lokal Sumatera Selatan Sebagai Sumber Belajar Pendidikan STEM Suratmi, Suratmi; Santri, Didi Jaya; Laihat, Laihat
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.444 KB)

Abstract

Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi bagian dari Pulau Sumatera yang mempunyai luas wilayah 91.806,36 km2 . Provinsi Sumatera Selatan secara administrasi menjadi 13 (tiga belas) Kabupaten dan 4 (empat) kota dengan jumlah desa sebanyak 2.823 desa, 363 kelurahan dan 231 kecamatan. Luas wilayah dan banyaknya kota maupun kabupaten yang ada di wilayah Sumatera Selatan, masing masing memiliki potensi lokal yang berberda-beda. Setiap daerah memiliki keunggulan yang berbeda-beda yaitu potensi alam, budaya, sejarah, buatan, kuliner, wisata religi, dan agrowisata. Keunggulan lokal Sumatera Selatan adalah potensi daerah yang dapat dikembangkan sebagai sumber belajar peserta didik. Keunggulan lokal yang ada di Sumatera Selatan diharapkan dapat dijadikan sumber belajar Pendidikan STEM di Sekolah Dasar dan Menengah.
Pengaruh Pupuk Cair Anorganik terhadap Kepadatan Fitoplankton dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi di SMA Bimantara, Agung; Santri, Didi Jaya; Susanti, Rahmi
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.527 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pupuk cair anorganik terhadap kepadatan fitoplankton dan sumbangannya pada pembelajaran biologi di SMA yang bertujuan membandingkan kepadatan tiap genus fitoplankton sesudah pemberian konsentrasi pupuk yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan konsentrasi pupuk yang diberikan terdiri dari kontrol P0 (0%), P1 (0,05%), P2 (0,1%), P3 (0,15%), P4 (0,2%). Parameter yang diamati adalah kepadatan tiap genus fitoplankton yang dihitung berdasarkan Bellinger dan Sigee (2015). Data dianalisisis menggunakan uji sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk cair anorganik memberikan hasil yang berbeda sangat signifikan terhadap kepadatan fitoplankton. Rata-rata kepadatan total genus berurutan dari P4 (854,20 Ind/ml), P3 (744,40 Ind/ml), P2 (589,20 Ind/ml), P1 (415,60 Ind/ml), dan P0 (288 Ind/ml). Kepadatan genus yang tertinggi adalah Scenedesmus pada P4 yaitu 680 Ind/ml. Konsentrasi perlakuan pupuk cair anorganik yang paling efektif adalah P2 sebesar 0,1%. Sumbangan hasil penelitian ini terhadap pembelajaran biologi adalah berupa Lembar kerja Peserta Didik (LKPD) yang kontekstual pada Kompetensi Dasar tentang Protista mata pelajaran biologi kelas X semester gazal.
Pengaruh Naungan terhadap Pertumbuhan Sawi Pakchoy (Brassica rapa L.) pada Sistem Budidaya Hidroponik dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA Khodriyah, Nurul; Susanti, Rahmi; Santri, Didi Jaya
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.194 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh naungan terhadap pertumbuhan sawi pakchoy (Brassica rapa L.) pada Sistem Budidaya Hidroponik dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan naungan menggunakan paranet, dengan kondisi naungan 0%, 20%, 40%, 60% dan 80%, intensitas cahaya diukur dengan menggunakan lux meter. Parameter yang dihitung, yaitu: jumlah daun, indeks luas daun, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat basah akar, dan berat kering akar. Parameter dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Duncan (BJND). Hasil penelitian memperlihatkan jika perlakuan naungan 60%: berpengaruh sangat nyata terhadap indeks luas daun, berat basah tanaman, dan berat basah akar. Perlakuan naungan 60% adalah perlakuan yang dianjurkan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi pakchoy, karena memberikan hasil berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi pada Pembelajaran Biologi SMA kelas XII semester I pada kompetensi dasar 3.1 khususnya mengenai Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan dan Kompetensi Dasar 4.1 Merencanakan dan melaksanakan percobaan tentang faktor luar yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan melaporkan secara tertulis dengan penggunaan tatacara penulisan ilmiah yang benar. Adapun hasil penelitian akan disumbangan dalam bentuk perangkat pembelajaran (RPP, dan LKPD).
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 13 Palembang pada Materi Dunia Tumbuhan Fitriyani, Fitriyani; Susanti, Rahmi; Santri, Didi Jaya
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.893 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran model discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi dunia tumbuhan kelas X IPA SMA Negeri 13 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental design dengan desain penelitian one-group pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 13 Palembang tahun ajaran 2016/2017 (n=40). Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan soal tes berbentuk pilihan ganda (40 soal). Analisis data untuk uji normalitas menggunakan aplikasi SPSS 15 uji Shapiro-Wilk, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan aplikasi SPSS 15 melalui uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berpengaruh signifikan dengan nilai Sig. (2-tailed) < 0,05. Peningkatan hasil belajar termasuk dalam kategori sedang dengan nilai n-gain = 0,59. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X IPA SMA Negeri 13 Palembang pada materi dunia tumbuhan.
Development of Teaching Materials Based on Local Excellences of South Sumatera for Science Learning in Elementary School Suratmi, Suratmi; Laihat, Laihat; Santri, Didi Jaya
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 1 (2018): Available Online in May 2018 (Accredited by Kemenristekdikti RI)
Publisher : Department of Science Education University of Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.756 KB)

Abstract

This research is aims to develop the local excellences-based teaching materials of South Sumatera for science learning in elementary school. This teaching materials are designed and manufactured with local pre-eminent items in South Sumatra and adapted to the subject matter taught in science learning in elementary school. This research is a development research using ADDIE development model and Tessmer evaluation method. The development stages in this research include analysis, design, development, implementation, and evaluation. Evaluation of prototypes is conducted by: self evaluation, expert reviews, one-to-one evaluation, small group evaluation, and field test evaluation. Prototypes are validated by experts in materials, constructs, language, and media. The instruments used are questionnaires, observation sheets, test results and product assessment sheets. The result of the research shows that the teaching materials based on local excellences of South Sumatera are valid and after being tested in one to one, small group evaluation, field test evaluation of this teaching materials are considered practical. In conclusion, the teaching materials based on local excellences of South Sumatra are feasible to be used for science learning in elementary school.
Keanekaragaman Vegetasi Rawa Di Kecamatan Tanjung Lago Oktaviani, Siti Indah; Santri, Didi Jaya; Dayat, Endang
Jurnal Lahan Suboptimal Vol 5, No 2 (2016): JLSO
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.711 KB)

Abstract

Oktaviani, et al. Vegetation Diversity of  Swamp in Tajung Lago District. JLSO 5(2):198-207. The study aims to determine the vegetation diversity of swamp ecosystems in the district of Tanjung Lago. The study was conducted from June to July 2011. Theanalysis is using squares method, and quantitative data analysis was conducted to measure the value of density, dominance, frequency, importance and diversity index of each type of plant. The results showed that the vegetation in the swamp consists of 16 genus and 21 species dominated by Pteridophyta and Spermatophyta. The value of vegetation diversity (2.0680), where the higher the number, the higher the index type of diversity of a kind. Such characteristics are caused by environmental influences such as organic matter content and low pH and factors derived by human intervention.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE (Zingiber officinale) SEBAGAI REPELLENT TERHADAP SEMUT API (Solenopsis sp.) DAN SUMBANGANNYA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI SMA Mifianita, Ariska; Riyanto, Riyanto; Santri, Didi Jaya
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : fkip unsri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.779 KB)

Abstract

Abstract: The research have been done to determine the effectivity of extract ginger (Zingiber officinale) as a repellent against fire ants (Solenopsis sp). The method that used in this experiment is Completely Randomized Design (RAL) method, which are consists of 6 treatments with 4 replicates. The concentration of treatment consists of 0%, 5%, 10%, 15%, 20% and 25% and the quantity of fire ants around 18 for each treatment, and were used for 6 hours of observation at 9, 10, 11 in the morning and at 14, 15, 16 in the afternoon. The result of BJND test proved that the concentration of 5% have shown the rejection against of fire ants and followed by other concentration, whereas the effective time is shown at first hour toward the number of fire ant rejection. This shows that the higher of the concentration of ginger extract, the more quantity of fire ant rejection, while the longer of the exposure time then the less quantity of fire ants rejection. The information on the results of this study can be used as an alternative example of contextual learning in class X Biology Semester II KD 3.7. Applying the principles of classification to classify plants into divisio based on morphological observations and metagenesis plants and associate role in the survival of life on earth. Keyword: Fire ants, ginger, repellent
Identifikasi Tumbuhan Paku (Pteridophyta) dan Kekerabatannya di Kawasan Wisata Air Terjun Curup Tenang Bedegung Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim Apriyanti, Nurleli; Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : fkip unsri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.229 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) dan kekerabatannya di kawasan wisata Air Terjun Curup Tenang Bedegung Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2014 sampai dengan Mei 2017. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan teknik jelajah yaitu dengan batasan pengambilan sampel 200 meter di sebelah kanan (Barat Laut) dan sebelah kiri (Utara) air terjun.  Hasil penelitian ditemukan 12 jenis tumbuhan paku, yang tergolong ke dalam 11 marga dan 6 suku. Jenis yang berhasil ditemukan yaitu Selaginella plana (Desv.) Hieron., Drymoglossum pilloselloides (L.) Presl., Pyrrosia angustata, Pityrogramma calomelanos L. Link., Drynaria sparsisora (Desv.) T. Moore., Lygodium flexuosum (L.) Sw., Asplenium nidus L., Adiantum tenerum Sw., Pteris vittata L., Nephrolepis bisserata (Sw.) Schott., Nephrolepis falcata (Cav.) C. Chr., dan Elaphoglossum angulatum (BI) T. Moore. Hubungan kekerabatan paling dekat yaitu Nephrolepis bisserata (Sw.) Schott. dan Nephrolepis falcata (Cav.) C. Chr., sedangkan kekerabatan paling jauh yaitu Selaginella plana Hieron. Kata kunci : Pteridophyta, kekerabatan, air terjun Curup Tenang Bedegung,  Muara Enim