Articles

Found 8 Documents
Search

STUDI SEMIOTIKA TENTANG REPRESENTASI KEINDAHAN BANGUNAN DALAM BROSUR CLUSTER ANDALUS PT.CEMPAKA ARUMPERMAI ESTATE Aprianti, Devi; Rachmaniar, Rachmaniar
J-IKA Vol 1, No 1 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.16 KB)

Abstract

Abstract - PT. Cempaka Arum Permai Estate sebagai sebuah perusahaan properti sejak 2009 mengembangkan perumahan  Cluster Andalus. PT. Cempaka Arum Permai Estate menggunakan brosur  sebagai salah satu media Public   Relations nya. Brosur Cluster Andalus disebarkan dengan    tujuan untuk memperkenalkan produk perumahan kepada    masyarakat dan memberikan informasi yang dapat membantu masyarakat untuk mengenali produknya. Konsep brosur dibuat informatif dan menarik agar  pesan yang terkandung didalamnya dapat dimengerti dan diterima dengan  baik  oleh  konsumen. Penyajian yang menarik akan menentukan  tercapainya tujuan promosi, karena suatu pesan akan diterima dengan baik oleh pasar sasaran jika pesan tersebut menarik dan mudah dimengerti baik dari segi bahasa maupun   pengungkapannya. Keindahan bentuk dan warna bangunan pada brosur merupakan salah satu point penting untuk menarik perhatian konsumen. Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis mengambil judul―Representasi Keindahan Bangunan  Dalam Brosur Cluster Andalus‖. Maksud dari penelitian ini  adalah untuk memahami representasi Keindahan Bangunan    Cluster Andalus dari segi bentuk dan warna. Metode  yang  digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif  dengan paradigma konstruktivis dan pendekatan semiotika. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik  pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, studi  literature  dan penyelusuran internet. Teknik analisis data yang digunakan yaitu data collection, data reduction, data display, dan data verification. Hasil yang diperoleh dari penelitian dan  pembahasan ini adalah bentuk garis lurus dipadu padankan dengan bentuk - bentuk garis lainnya menghasilkan keindahan  bentuk bangunan dalam brosur Cluster andalus dan warna abu-abu dipadupadankan dengan warna-warna lainnya menghasilkan keindahan bangunan dalam  brosur cluster Andalus. Hal ini menunjukan  bentuk bangunan minimalis  pada Cluster Andalus dan warna bangunan pada brosur Cluster Andalus merepresentasikan keindahan.Kata Kunci : Media Relasi Umum, Respresentasi. Abstract - PT. Cempaka Arumpermai Estate as a property company since 2009 to develop housing Cluster Andalus. PT. Cempaka Arumpermai Estate using brochures as one of Public Relations media. Cluster Andalus brochure distributed with the aim to introduce products to the public housing and provide information that can help people to identify their products. Concept created informativeand  interesting  brochure  that  the  messages    contained  therein  can  be  understood  and  well received by consumers. Interesting presentation will determine the achievement of promotion, because a message will be well received by the target market if the message is interesting and easy to understand in terms of both language and disclosure. The beauty of form and color of the building on the brochure is one important point to attract the attention of consumers. Based on the above  background,  the  authors  take  the  title  "Beauty  of  Representation  Cluster  Building  In Brochure Andalus". The purpose of this study is to understand the beauty of Building Cluster Andalus representation in terms of form and color. Metode used in this study is a qualitative method and the constructivist paradigm, semiotic approach. While data collection techniques using the techniques of data collection in-depth interviews, observations, literature studies and internet. The data analysis  technique used is data collection, data reduction, the data display, and data verification.  The results of the  research  and  the  discussion  is a  straight line  matching combined with a form - the form of other lines produce beauty of form building in the brochure Cluster andalus and gray colors - mix and match with the color gray - other colors produce a beautiful building in a cluster Andalus Hal brochure shows the shape of the building Cluster Andalu and minimalist color brochure building on Cluster Andalus represents beauty. Keyword: Public Relations Media, Representation
CORPORATE IDENTITY VISUAL DAN CITRA PERUSAHAAN MELALUI FASILITAS RUANG BACA DI BAPUSIPDA JAWA BARAT Agustina, Tirayan; Rachmaniar, Rachmaniar
J-IKA Vol 1, No 2 (2014): Jurnal J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.91 KB)

Abstract

Abstract - In the opinion of the public library is a place to store books that are old fashioned or outdated and drab place. With grim reading room, full of dust, stuffy and dark. This negative image of the library in society that drives Bapusipda Jabar, to change the negative image by construct a new building and provide complete facilities for library users This study aims to understand the image of West Java Bapusipda through corporate identity visual "reading room facility" children, adolescents and adults. This study used a qualitative approach, constructivist paradigm and case study method. These results indicate that the negative image attached to the old library building, it certainly turned out to be more positive, because of the attractive design of the new building. In terms of facilities almost all informants responded positively, be it in furniture, interior design, audio visual room, childrens playground, a discussion and OPAC. These facilities make informants feel comfortable and at ease to linger at the library. This positive image is also evident from the increasing statistics of each reading room, both of visitor statistics, statistics borrowers, statistics and statistical books borrowed books read, since the building of the new library opened in February and May 2013.Keywords : Corporate Visual Identity, Reading Room Facilities, Library Image   Abstrak - Perpustakaan  menurut pendapat masyarakat umum adalah suatu tempat untuk menyimpan buku-buku yang sudah kuno atau ketinggalan jaman dan tempat yang menjemukan. Dengan ruang baca yang suram, penuh dengan debu, pengap dan gelap. Citra perpustakaan yang negatif di mata masyarakat  inilah yang mendorong Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat, untuk mengubah citra negatif tersebut dengan membangun gedung baru dan memberikan fasilitas yang lengkap bagi pengguna perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami citra Bapusipda  Jawa  Barat melalui  corporate identity visual  “fasilitas ruang  baca”  anak, remaja  dan dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, paradigma konstruktivis dan metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan citra negatif yang melekat pada gedung perpustakaan lama, secara pasti berubah menjadi lebih postif, karena desain gedung baru yang menarik. Dari segi fasilitas hampir semua informan memberikan respon yang positif, baik itu pada perabot, desain interior, ruang audio visual, arena bermain anak, ruang diskusi dan OPAC. Fasilitas-fasilitas tersebut membuat informan merasa nyaman dan betah untuk berlama-lama berada diperpustakaan. Citra yang positif ini juga tampak dari semakin meningkatnya data statistik masing-masing ruang baca, baik dari statistik pengunjung, statistik peminjam, statistik buku yang dipinjam dan statistik buku yang dibaca, dari sejak gedung perpustakaan baru dibuka pada bulan Februari hingga Maei 2013. Kata Kunci : Corporate Identity Visual, Fasilitas Ruang Baca, Citra Perpustakaan
KOMENTAR KASAR NETIZEN UNTUK VIDEO DEBAT FINAL PILKADA DKI 2017 DI CHANNEL YOUTUBE (Studi Etnografi Virtual tentang Komentar Kasar Netizen untuk Video Debat Final Pilkada DKI 2017 di Channel YouTube CNN Indonesia) Rachmaniar, Rachmaniar
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): JURNAL LONTAR
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.618 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the rough netizen comments related video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the YouTube channel CNN Indonesia. The method used in this study is a qualitative method with a virtual ethnography approach to analyze rough comments netizen related video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the YouTube channel CNN Indonesia. The main object of this research is video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the YouTube channel  of CNN Indonesia. Data collection techniques are conducted through participatory observation and literature studies. The results of this study indicate that rough netizen comments related video Debat Final Pilkada DKI 2017 on the YouTube channel of CNN Indonesia are: 1) netizens often insulting candidate pairs that are not his choice; 2) netizens mutually insulting other netizens supporting one candidate pair; and 3) netizens argue with other netizens related to their candidate pairs.
HOAX POLITIK PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Studi Etnografi Virtual Tentang Keberadaan Instagram Dan Hoax Politik) Anisa, Renata; Rachmaniar, Rachmaniar
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berita tipuan atau disebut Hoax mengenai politik pada media sosial instagram.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal yaitu sasaran dari hoax politik dan bagaimana respon pengguna instagram pada hoax politik yang di unggah pada media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan metode virtual etnografi dengan menganalisis informasi dan respon pengguna instagram pada hoax politik yang beredar pada media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan partisipasi observasi dan studi literatur dalam proses pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sasaran dari hoax yang berkaitan dengan politik adalah politisi, pejabat publik, dan anggota dewan perwakilan rakyat. Dari hasil penelitian ini menunjukkan ada lima tipe pengguna instagram dalam menanggapi Hoax mengenai politik. Pertama, pengguna instagram yang memberikan komentar negatif pada hoax politik yang diunggah dengan mencela, menghina, dan memfitnah.Kedua, pengguna instagram yang memberikan komentar positif pada hoax politik yang diunggah dengan memberikan dukungan dan menyetujui isi informasi tersebut.Ketiga, pengguna instagram yang memberikan komentar netral dengan menghimbau pengguna lainnya untuk melakukan pengecekkan kembali dan tidak langsung mempercayai informasi tersebut.Keempat, pengguna instagram yang memberikan komentar yang tidak berkaitan dengan hoax politik yang diunggah.Kelima, pengguna instagram yang memberikan komentar dengan menyatakan ketidak peduliannya terhadap informasi tersebut. Kata kunci: hoax, instagram, media sosial, politik, virtual etnografi.
Perilaku Penggunaan Smartphone dan Akses Pornografi di Kalangan Remaja Perempuan Rachmaniar, Rachmaniar; Prihandini, Puji; Janitra, Preciosa Alnashava
Jurnal Komunikasi Global Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.7 KB)

Abstract

This study aims to determine the use of smartphones and how these technologies allow access to pornography among junior high school girls. Using a qualitative descriptive study method, this study examines ownership of smartphones and pornographic content that may be accessed via smartphones. The informants were four students of SMP Negeri 2, Padalarang, West Java. Data collection was conducted through in-depth interviews and observation. The results showed that junior high school students started to have regular mobile devices since they were still in elementary school. After they began to use smartphones at junior high school, they were inadvertently exposed to the pornographic content. These findings reveal that how more sophisticated technological devices have the potential to open access to pornographic content.
Balita dan Gawai (Sebuah Studi Komparasi Antara Balita yang Memiliki Gawai Pribadi dengan Balita yang Menggunakan Gawai Orang Tuanya) Dewi, Retasari; Rachmaniar, Rachmaniar
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2017): GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (01 DESEMBER 2017)
Publisher : Bandung Islamic University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.032 KB)

Abstract

AbstractThe high-tech, sophisticated electronic device with the small size we call the device or gadget, is now widely used not only by adults but also children. Some children even already have a personal device since the age of under five years (toddlers). This study was conducted in order to compare the behavior of toddlers who use personal devices and who use their parent’s devices. The methodology used in this research is a qualitative approach to the comparative study. The results of this study indicate that there is no significant behavioral difference in toddlers who use personal devices and toddlers who use parent’s devices. Behavior differences are seen from toddlers with the intensity of duration of high-use devices, unattended use, inconsistent rules and content used. The recommendations that can be given by the researcher is the need to be given media literacy and information for parents of a toddler, related to duration, content, and effect of usage of the device by a toddler.Keywords: Gadget, Toddler, Parent, Comparative Studies, and Media Literation. AbstrakPerangkat elektronik canggih berteknologi tinggi dengan ukuran kecil yang kita sebut dengan gawai, saat ini sudah banyak digunakan tidak hanya oleh orang dewasa, tapi juga anak-anak. Beberapa anak bahkan sudah memiliki gawai pribadi sejak usianya dibawah lima tahun (balita). Penelitian ini dilakukan dalam rangka membandingkan perilaku balita yang menggunakan gawai pribadi dan yang menggunakan gawai orangtuanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi komparasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan perilaku yang signifikan pada balita yang menggunakan gawai pribadi dan balita yang menggunakan gawai orangtuanya. Perbedaan perilaku terlihat dari balita yang intensitas, durasi penggunaan gawai, penggunaan tanpa pengawasan, aturan yang tidak konsisten serta konten yang digunakan. Adapun rekomendasi yang dapat diberikan peneliti adalah perlunya diberikan literasi media dan informasi bagi orang tua balita, terkait durasi, konten dan efek penggunaan gawai oleh balita.Kata Kunci: Gawai, Balita, Orang Tua, Studi Komparasi, dan Media LIterasi.
The Meaning of Embroidery and Kelom Geulis as a Business based on Local Wisdom Susanti, Santi; Perdana, Fitri; Rachmaniar, Rachmaniar
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Vol 35, No 1 (2019): Volume 35, No. 1, Year 2019 [Accredited Sinta 2] No 10/E/KPT/2019]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to reveal the construction of meaning of  Tasikmalaya handicraft entrepreneurs in maintaining their existence in the midst of global competition today. The business of kelom geulis (beautiful wooden sandals) is the object of this study because it has functional value and there are many demands from buyers. Using qualitative with a phenomenological approach, research data is collected through direct observation, in-depth interviews with kelom geulis and bordir (embroidery) entrepreneurs, as well as documentation studies to complete the data gathered from the location. The result shows that the business of embroidery and kelom geulis is an effort to preserve local cultural heritage and identity of Tasikmalaya unique handicraft from extinction. This research concludes that Tasikmalaya City handicraft entrepreneurs interpreted the embroidery and kelom geulis business as an effort to fulfill life necessities and preserve the ancestor's heritage to maintain the identity of Tasikmalaya as handicraft center that has long been known.
PENERAPAN TEKNOLOGI OTOMATISASI PENGANGKAT JARING PADA BAGAN TANCAP (AOTOKAT JAPER) DI KECAMATAN BACUKIKI KOTAMADYA PARE-PARE Rachmaniar, Rachmaniar; Lamada, Mustari
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.98 KB)

Abstract

South  Sulawesi  Province,  Indonesia.  Some  of  the  fishermen  have  a step chart that works with several other fishermen, and the income they receive  will  be  shared  equally. When  the  weather  is  friendly  and moonlight,  the  fisherman  will  get  a  lot  of  fish  in  this  step  chart,  this certainly affects the level of objection in the process of lifting the net. The chart can be made more efficient by automatically creating a net mesh lift tool to make it easier to lift nets so that in the removal of these nets one person can do it. From this automatic netting device, it is expected to help the  fishermen  to  ease  the  work  in  terms  of  lifting  the  net.  This  activity aims to: 1) to make it easier for fishermen to lift a fixed net net; 2) to take the time for fishermen to lift the step chart. 3) to facilitate the fishermen in  the  operation  of  tools  and  methods  for  treating  Aotokat  Japer.  The specific  target  to be  achieved  is  the  creation  of  an  automatic  net  lifting technology and supported by microcontroller technology with a net lifting automation system so as to optimize the process of lifting nets so as to reduce  the  work  of  fishermen  and  not  require  many  people.  The  time measurement  results  that  have  been  carried  out  can  be  concluded  that Aotokat Japer is faster than the manual system.