Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN ATRAKSI WISATA PANTAI TANJUNG PENDAM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA Novianti, Syntia; Hariyanto, Oda I. B.
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 1 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBelitung merupakan daerah tujuan wisata yang cukup popular dengan segala potensi yang dimilikinya, terkenal karena keindahan alam serta keanekaragaman budayanya. Pantai Tanjung Pendam merupakan satu-satunya pantai yang ada di Kota Tanjungpandan yang memiliki potensi wisata alam yang layak untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata. Pantai Tanjung Pendam berada di 0 km kota Tanjungpandan dengan luas sekitar 22 hektar. Berhadapan dengan pantai ini terdapat pulau kalamoa, didalamnya ada tempat peribadatan masyarakat Thionghoa. Pemandangan yang indah dengan hamparan pasir putih yang terdapat disekitar pantai ini menjadi daya tarik tersendiri serta letaknya yang strategis. Metode dari penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, penulis mengidentifikasi potensi-potensi atraksi wisata apa saja yang dimiliki oleh Pantai Tanjung Pendam, selanjutnya menganalisa potensi-potensi tersebut melalui pedoman wawancara yang ditanyakan langsung kepada informan subjek penelitian yaitu pihak Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung dan UPTD Taman Hiburan. Sehingga dari hasil tersebut didapatkan hasil penelitian, bahwa Pantai Tanjung Pendam memiliki potensi yaitu potensi wisata alam, budaya, dan buatan. Sehingga menghasilkan konsep event-event atraksi wisata alam, budaya, dan buatan yang harusnya bisa rutin diadakan di kawasan Pantai Tanjung Pendam. Penelitian ini juga menghasilkan konsep pengembangan atraksi Pantai Tanjung Pendam untuk menarik minat wisatawan agar menjadi daya tarik wisata unggulan di Belitung. Kata Kunci : Pengembangan, Atraksi Wisata Pantai, Wisata Unggulan. ABSTRACTBelitung is tourism destination area which quite popular with all of it’s potention. Tanjung Pendam beach is the only beach located  in Tanjung pandan city which have natural tourism potention that suitable to be develop as tourism region. Tanjung Pendam beach is located at 0 Km from Tanjungpandan beach with broad about 22 hectare. Be faced with this beach there is Calamoa Island, In the inside  there are place for act of devotion for Society of Thionghoa. Beautiful scenery with spread out area of white sand which is located in around this beach became attractiveness itself and it’s located that strategic. The Method of this research is descriptive Method with Phenomenological Qualitative. In this research, author identified potentions tourism attraction that own by Tanjung Pendam, after analize those potentions through manual interview that asked directly to the research informan subject which is Official Government of Tourism and Creative conomic Regency of Belitung and UPTD Taman Hiburan. Until from the result get result of Research, that Tanjung Pendam beach have potention like tourism nature,culture,and made in. With the result that produce events concept  attraction nature tourism,culture, and made in that supposed can be routinely be held in Tanjung Pendam beach area. This research also produce attraction development concept Tanjung Pendam beach for  attractive the interest of the tourist to became attractive considered superior in Belitung. Keywords: Development, Tourism atractions, Considered Superior.
PENGARUH DAYA TARIK WISATA TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN NUSANTARA Juwita, Intan; Hariyanto, Oda I. B.
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 1 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTingkat jumlah kunjungan wisatawan nusantara di Museum Perundingan Linggarjati mengalami fluktuasi pada 6 tahun terakhir dari 2010 - 2015. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah kurang keberagaman aktifitas dan kurang ketertarikan terhadap koleksi museum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi daya tarik wisata, keputusan berkunjung wisatawan nusantara, dan mengetahui pengaruh antara daya tarik wisata terhadap keputusan berkunjung wisatawan nusantara di Museum Perundingan Linggarjati. Penelitian dilakukan di Museum Perundingan Linggarjati dengan teknik sampling insidental sampling. Responden yang di ambil sebanyak 100 orang responden yaitu wisatawan nusantara yang berkunjung ke museum dari total populasi sebanyak 2053 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan alat bantu software SPSS 16.0 for windows, penyebaran kuesioner, wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian, daya tarik wisata yang ada di Museum Perundingan Linggarjati berada pada kategori “Cukup Baik” dan keputusan berkunjung wisatawan  berada pada kategori “Baik”. Terdapat pengaruh antara daya tarik wisata terhadap keputusan berkunjung wisatawan di Museum Perundingan Linggarjati sebesar 24,3%. Semakin baik kualitas daya tarik wisata yang ada di Museum Perundingan Linggarjati maka akan semakin tinggi pula keputusan berkunjung wisatawan yang datang ke museum. Kata Kunci: Daya Tarik Wisata, Keputusan Berkunjung, Museum Perundingan Linggarjati.ABSTRACTThe level of nusantara tourist’s visits number in Perundingan Linggarjati Museum was fluctuated development in the last six years since 2010 - 2015. One of the factors that influence it is the lack of diversity of activities and the lack of interest to the museum’s collections. The purpose of this research was to identify the condition of a tourist attraction, nusantara tourist’s visiting decision, and determine the influence of tourist attraction to nusantara tourist’s visiting decision  in Perundingan Linggarjati Museum. The research was conducted in Perundingan Linggarjati Museum by insidental sampling technique. The respondent was taking of 100 respondents were nusantara tourist who visiting the museum of the 2053 persons population. This research uses descriptive verification methods with quantitative approach using simple linear regression analysis techniques with using software SPSS 16.0 for windows as a tools, interview and observation as the techniques of collecting data. Based on this research, a tourist attraction in Perundingan Linggarjati Museum  are in “Good Enough” category and the tourist’s visiting decision are in “Good” category. An influence between tourist attraction to tourist’s visiting decision in Perundingan Linggarjati Museum is 24,3%. The better tourist attraction quality in Perundingan Linggarjati Museum it will be improve the tourist’s visiting decision who come to Perundingan Linggarjati Museum. Keywords: Tourist Attraction, Visiting Decision, Perundingan Linggarjati Museum.
TRADISI RITUAL MASYARAKAT DESA RAWABOGO CIWIDEY SEBAGAI DAYA TARIK DESA WISATA Hariyanto, Oda I. B.; Sihombing, Dame Afrina
Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 1 No 1 (2019): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.932 KB)

Abstract

Mengembangkan suatu desa menjadi desa wisata  merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat membangunan desa tertinggal. Melalui   pendekatan  pengembangan wisata alternative, untuk  merealisasikan pembangunan pariwisata  dengan mengemas suatu pedesaan menjadi desa wisata. Pada umumnya desa telah   memiliki potensi dasar  yang belum tersentuh dan dikembangkan,  seperti kekayaan alam, keunikan budaya dan kuliner tradisional. Potensi dasar yang telah dimiliki oleh masing-masing  desa   merupakan modal utama sebagai daya tarik wisata desa, dapat  dikembangkan sebagai diversifikasi produk wisata, dan pasar wisata. Untuk meningkatkan target kunjungan wistawan 2020, adalah  20 juta wisatawan mancanegara.  Kondisi kehidupan perkotaan yang semakin padat kesibukan yang tinggi dan kemacetan semakin meningkat. Kini destinasi desa wisata semakin banyak diminati oleh wisatawan mancanegara, wisatawan Nusantara, maupun wisatawan lokal. Membangun suatu desa wisata sekaligus untuk mengembangkan identitas atau ciri khas daerah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat serta menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan multidisiplin, dengan alasan bahwa penelitian ini merupakan fenomena sosial-budaya dengan latar yang sesungguhnya atau alami, dan kekinian. Data yang dihasilkan berupa data deskriptif. Kebaharuan dari penelitian ini adalah munculnya sebuah desa menjadi daya tarik wisata baru atau alternative yang banyak diminati oleh masyarakat kota.
Digital Pemasaran Pariwisata dan Pendekatan Soft Skill di Destinasi Wisata Sihombing, Dame Afrina; Hariyanto, Oda I. B.
Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 1 No 2 (2019): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.931 KB)

Abstract

Pemasaran pariwisata dilakukan secara digital untuk menjangkau pasar yang luas, dalam rangka mempromosikan pariwisata ke dunia Internasional. Dalam dunia pariwisata adalah menumbuhkan kesadaran kemampuan soft skill, pembangunan kesadaran dan kemampuan soft skill terkesan terabaikan. Pembangunan kesadaran dan kemampuan soft skill tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi harus secara bertahap sesuai dengan kemanpuan dan pemahaman, serta kondisi masyarakat di daerah destinasi tersebut. Kesadaran dan kemampuan soft skill masyarakat tentang moral etika dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya menjadi hal utama. Rendahnya kesadaran dan kemampuan soft skill seperti moral etika terhadap tanggung profesional seringkali menjadi keluhan wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata. Akibat perlakuan seseorang yang tidak bertanggung jawab terhadap wisatawan dapat menimbulkan image negative. Hal tersebut akan menurunkan citra pariwisata secara nasional maupun di dunia internasional. Oleh sebab itu kemajuan teknologi penggunaan digital pemasaran pariwisata, harus berjalan simultan dengan pembangunan kesadaran dan kemampuan soft skill para pelaku usaha Industri pariwisata. Khususnya masyarakat di destinasi menjadi ujung tombak yang berada di garis depan dalam melayani secara langsung wisatawan yang berkunjung ke destinasi. Metode penelitian kualitatif dan pendekatan etnografi untuk menganalisis masalah, dengan alasan penelitian ini membahas tentang masalah aktual dan faktual terkinikan, dan untuk memahami perilaku sosial masyarakat setempat. Data yang dihasilkan berupa data deskriptif yang akan disusun secara sistimatis sebagai hasil penelitian.
MEDIATING OF STORE IMAGE ON CUSTOMER TRUST FOR ORGANIC VEGETABLES Alamsyah, Doni Purnama; Trijumansyah, Andry; Hariyanto, Oda I. B.
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 33, No. 1, Year 2017 [Accredited by Ristekdikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v33i1.2121

Abstract

Nowadays, organic vegetables have not yet become the important attention of customer in Indonesia due to the risk of more expensive price. Truly, customer trust is needed in solving some risk's view on product which will burden the customer. Remembering that organic vegetables are only sold in supermarket retail, a review on mediating effect of store image is conducted to improve customer trust on organic vegetables. The objects of this study are costumers of supermarket in West Java province. There are 361 respondents who have been analyzed through Structure Equation Model. The research finding states that store image can mediate the relationship of perceived quality and perceived risk for organic vegetables with an aim  to improve customer trust.