Musafa Musafa, Musafa
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Mewujudkan Wisata Edukasi di Kampung Tulip Bandung hermawan, Hary; Brahmanto, Erlangga; Musafa, Musafa; Suryana, Suryana
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.041 KB)

Abstract

AbstrakFenomena aktual dilapangan membuktikan bahwa pengembangan Kampung Tulip belum cukup representatif sebagai wisata bertema edukasi Budaya Belanda. Walaupun beberapa wahana telah dibangun menyesuaikan rumah-rumah khas Negeri Belanda, tetapi aktifitas wisata bernuansa edukatif belum begitu terlihat selama masa observasi di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat difokuskan pada pemberdayaan untuk peningkatan tata kelola destinasi wisata edukasi Kampung Tulip. Langkah implementatif yang telah dilakukan meliputi : (1) Menggali akar permasalahan dalam pengembangan destinasi wisata Kampung Tulip melalui observasi dan wawancara dengan pengelola; (2) Memberikan rekomendasi pengelolaan melalui seminar seminar dan pelatihan pengelolaan wisata edukasi dan pariwisata berkelanjutan kepada pengelola destinasi wisata Kampung Tulip; (3) Penyediaan buku panduan pengembangan wisata edukasi Kampung Tulip.Kata Kunci : pariwisata edukasi, kampung tulip, perencanaan pariwisata AbstracThe actual phenomenon in the field proves that the development of Kampung Tulip has not been representative enough as a themed education of the Netherlands Culture. Although some of the rides have been built to match the typical homes of the Netherlands, but the activities and educational nuances have not been visible during the observation period in the field. Therefore, community service activities focused on empowerment to improve the educational tourism governance in the destinations of Tulip Village. Implementative steps that have been carried out include: (1) Exploring the core of the problem in developing Tulip Village through observation and interviews with managers; (2) Providing management recommendations through seminar seminars and training on educational tourism and tourism sustainable management to the managers of Tulip Village; (3) Provision of guidance book for educational tourism development in Tulip Village.Keywords: educational tourism, kampung tulip, tourism planning
Workshop Manual & Digital Accounting Pada Badan Usaha Milik Desa Girimekar Musafa, Musafa; Hernawan, Yosep; Dewi, Sri Wijaya Kesuma
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.282 KB)

Abstract

Abstrak Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes merupakan salah satu program pemerintah yang diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan percepatan kesejahteraan, dan pembangunan desa. BUMDes dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa dan taraf ekonomi masyarakat jika implementasinya berjalan dengan baik dan benar. Artinya pengelolaan BUMDes harus professional, transparan dan berorientasi pada proses dan hasil layaknya perusahaan komersil atau BUMN. Profesional mencakup sumber daya manusia yang mengelola BUMDes harus kompeten di bidangnya, mempunyai keahlian khusus sesuai dengan deskripsi pekerjaannya. Transparan meliputi keterbukaan pengelolaan BUMDes yang dapat terpantau oleh Kepala Desa atau masyarakat pada umumnya. Berorientasi pada proses dan hasil, menuntut BUMDes mempunyai visi dan misi serta target yang harus dicapai dan dikomunikasikan kepada masyarakat bagaimana mengelola potensi desa agar tujuan dari BUMDes sebagai sarana peningkatan percepatan kesejahteraan dan pembangunan desa dapat efektif. BUMDes Girimekar Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung berusaha menjadi solusi pemberdayaan potensi Desa Girimekar. Akan tetapi terdapat kendala mengenai pengelolaan keuangan karena sumber daya manusia yang belum memiliki kemampuan dan keahlian dalam bidang akuntansi. Padahal aspek keuangan merupakan hal yang sensitif. Pengelolaan keuangan yang tidak akuntabel dikhawatirkan akan menjadi masalah serius di masa depan, seperti ketidaktahuan posisi keuangan, ketidakjelasan arus kas, pembuatan laporan keuangan yang kurang informatif sehingga laporan tersebut tidak dapat dijadikan sebagai bahan dasar untuk pengambilan keputusan finansial. Hal ini berakibat pada pengelolaan BUMDes yang tidak profesional dan tidak transparan sehingga hilangnya kepercayaan masyarakat.  Tujuan penelitian dan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan atau workshop mengenai manual dan digital accounting kepada pengelola BUMDes Girimekar agar dapat meningkatkan pengelolaan keuangan yang lebih baik dan akuntabel. Metode yang digunakan pada penelitian dan pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, diskusi,  workshop, pendampingan dan penerapan manual dan digital accounting. Adapun hasil yang diharapkan adalah BUMDes dapat menjadi sebuah badan yang professional dan transparan dalam pengelolaan keuangan sebagai salah satu faktor penentu manajerial yang baik.Kata Kunci: BUMDes, Pengelolaan keuangan, manual dan digital accounting
Pelatihan Pengembangan Strategi Pemasaran Kopi Palasari Melalui Pembuatan Video Kreatif di Kampung Wisata Edukasi Kopi Palasari Bandung Dewi, Srie Wijaya Kesuma; Hernawan, Yosep; Musafa, Musafa
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.192 KB)

Abstract

Abstrak Kabupaten Bandung tidak hanya menyimpan potensi wisata keindahan alamnya, kawasan inipun memberikan pilihan wisata kuliner yang beragam. Salah satunya adalah kopi. Beberapa kawasan di Kabupaten Bandung sudah mulai dikenal oleh dunia dengan hasil kopinya antara lain Kopi Puntang, Kopi Malabar Pangalengan dan Kopi Kolenang atau disebut dengan Kopi Legok Nyenang di Kecamatan Cilengkrang tepatnya di Bukit Palasari. Kopi Bukit Palasari merupakan kopi jenis Arabika yang sudah banyak menorehkan prestasi di ajang festival kopi dunia mewakili Indonesia. Sehingga akhirnya kawasan ini menjadi kampung kopi sebagai langkah mewujudkan Program Bandung Seribu Kampung. Di setiap rumah akan dijumpai pekarangannya yang ditumbuhi 1 sampai 2 pohon kopi, ini pula yang menjadikan daerah ini pernah beberapa kali menerima penghargaan di bidang lingkungan dari Bupati Kabupaten Bandung. Dengan potensi yang baik ini maka diwujudkanlah oleh pengelola Kopi Bukit Palasari sebuah wisata edukasi kopi di kawasan Desa Legok Nyenang Kecamatan Cilengkrang. Sebagai salah satu upaya edukasi kepada masyarakat terkait budidaya kopi dan informasi mengenai kopi sebagai komoditas unggulan Indonesia yang merupakan penghasil kopi kualitas terbaik di dunia. Fasilitas dari wisata edukasi ini memberikan informasi secara menyenangkan, memberikan kesan yang berbeda bagi peserta dan memberikan nuansa hijau yang segar sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan usia. Salah satu kendala adalah belum ada optimalisasi dari bagian pemasaran untuk mempromosikan kawasan wisata edukasi ini. Promosi sementara masih dilakukan melalui mulut ke mulut dan bebrapa media sosial. Namun langkah-langkah tersebut belum memberikan hasil yang cukup signifikan untuk menarik masyarakat mengunjungi kampung Wisata Edukasi Kopi Palasari. Maka diperlukan sebuah variasi promosi yang lebih menarik dan dapat secara singkat menggambarkan keseluruhan kelebihan-kelebihan dan keunikan yang dapat diberikan oleh Wisata Edukasi Kopi Palasari. Salah satu media yang dapat dipilih adalah dengan menggunakan video promosi. Pada era milenial saat ini fasilitas, media sosial akan lebih menarik dan lebih representative untuk menyampaikan sebuah informasi jika disampaikan melalui media video (image motion) dibandingkan image. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan tahap observasi dan wawancara sebagai tahap pra produksi kemudian dilanjutkan dengan produksi dengan menggunakan metode perpaduan antara motion  dan video live shoot. Terakhir adalah pasca produksi merupakan tahap pendistribusian video (launching) kepada masyarakat sebagai target pasar.  Dengan adanya promosi yang menarik dan efektif berupa penyebaran video di media sosial, diharapkan keberadaan Wisata Edukasi Kopi Palasari dapat diketahui oleh msyarakat luas dan menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke kawasan tersebut.Kata Kunci: Kopi, wisata edukasi, pemasaran, promosi, video
Strategi Penetapan Harga Dalam Meningkatkan Minat Berkunjung Wisatawan di Villa Kancil Kampoeng Soenda Majalaya Syarifuddin, Didin; Suryana, Suryana; Musafa, Musafa; Martina, Sopa; Priyanto, Rahmat
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.937 KB)

Abstract

Villa Kancil Kampoeng Soenda adalah destinasi wisata yang terletak di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung. Destinasi wisata ini menawarkan kegiatan berwisata minat khusus dengan wisata outbound dan water boom sebagai daya tarik utamanya. Jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Villa Kancil Kampoeng Soenda meningkat setiap tahunnya, namun penetapan harga yang belum efektif dan adanya pesaing baru dapat menimbulkan penurunan minat berkunjung wisatawan ke Villa Kancil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat strategi penetapan harga dalam meningkatkan minat berkunjung wisatawan di Villa Kancil. Jenis penelitian ini adalah adalah deskriptif dengan pendekatan secara kualitataif. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Strategi penetapan harga di Villa Kancil harus sesuai dengan kualitas produk yang ditawarkan agar wisatawan tertarik untuk membeli dan menggunakan produk wisata yang dijual dengan hal tersebut dapat meningkatkan minat berkunjung wisatawan. Oleh karenanya Villa Kancil diharapkan dapat membuat ragam paket wisata yang lebih menarik, unsur sunda pada produk wisata yang ditawarkan lebih ditonjolkan dan mengikuti tren yang sedang berkembang serta dengan harga yang kompetitif guna menarik minat berkunjung wisatawan, membangun kerjasama dengan Biro Perjalanan Wisata/Perusahaan/Institusi Pendidikan/pesaing guna meningkatkan kualitas layanan wisata yang lebih baik lagi.
THE IMPLEMENTATION OF ISO 9001: 2015 QUALITY MANAGEMENT SYSTEM AT PT TARUMATEX BANDUNG Hernawan, Yosep; Kesuma Dewi, Sri Wijaya; Musafa, Musafa
Journal of Economicate Studies Vol 2 No 1 (2018): Journal of Economicate Studies
Publisher : Islamicate Institute

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISO management becomes an important issue in line with the increasing competition in the industrial world. The company strives to maintain its position and increase the trust of consumers. ISO is used as a tool to measure corporate credibility globally and improve the quality of company management. The research aims to find out how ISO 9001 Quality Management System is applied in a company, what profit will be achieved by the company when implementing ISO 9001 Quality Management System, identifying problems and solutions and what steps should be taken by the company to ensure that implementation of Quality Management System ISO 9001 work properly. The approach used is descriptive qualitative method. The results obtained in the form of division of authority and responsibility of each division is more clear and communication and response more quickly.