Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Pengembangan Kampung Batu Malakasari Sebagai Daya Tarik Wisata Minat Khusus Brahmanto, Erlangga; Hamzah, Faizal
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.944 KB)

Abstract

Special interest tourism is one of the forms of attraction development recommended in the Regional Tourism Development Master Plan (RIPDA) of Bandung Regency. Therefore, realizing the special interest attraction of interest in Kampung Batu Malakasari destination is the most appropriate strategy in the development of the next destination. This article discusses how the strategy in developing Kampung Batu Malakasari to become a special interest tourist attraction. using qualitative studies and SWOT analysis resulted in several recommendations related to the strategy of developing special interest interest in Kampung Batu Malakasari, are: (1) Packaging special interest attractiveness; (2) Presenting geo- tourism based education (geowisata); (3) Provide staff training as a natural and cultural interpreter; (5 Improve accessibility to increase tourist comfort; (6) Involving citizens in tourism management with the concept of community-based tourism management
Strategi Pengembangan Wisata Gua Pindul Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Sekitar (Studi Kasus Pada Obyek Wisata Gua Pindul) Brahmanto, Erlangga
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2013
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.981 KB)

Abstract

There is no doubt that Tourism is one of the sectors producing foreign exchange for our country. The utilization, processing, financing of tourism objects have to get serious attention from local governments, stakeholders and citizens of the surrounding attractions. It must be noted that things had become the icon of the area and able to compete with other attractions or a type. In the development of tourism, Management is certainly alot of problems – problems that arise over his running time. This is due to less maximum processing, development of tourism without involving or even empower communities around things. The intervention of the Government District is also deemed less. Keywords: Tourism, Tourism Strategies, Tourism Management, Human resources
Upaya Mewujudkan Wisata Edukasi di Kampung Tulip Bandung hermawan, Hary; Brahmanto, Erlangga; Musafa, Musafa; Suryana, Suryana
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.041 KB)

Abstract

AbstrakFenomena aktual dilapangan membuktikan bahwa pengembangan Kampung Tulip belum cukup representatif sebagai wisata bertema edukasi Budaya Belanda. Walaupun beberapa wahana telah dibangun menyesuaikan rumah-rumah khas Negeri Belanda, tetapi aktifitas wisata bernuansa edukatif belum begitu terlihat selama masa observasi di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat difokuskan pada pemberdayaan untuk peningkatan tata kelola destinasi wisata edukasi Kampung Tulip. Langkah implementatif yang telah dilakukan meliputi : (1) Menggali akar permasalahan dalam pengembangan destinasi wisata Kampung Tulip melalui observasi dan wawancara dengan pengelola; (2) Memberikan rekomendasi pengelolaan melalui seminar seminar dan pelatihan pengelolaan wisata edukasi dan pariwisata berkelanjutan kepada pengelola destinasi wisata Kampung Tulip; (3) Penyediaan buku panduan pengembangan wisata edukasi Kampung Tulip.Kata Kunci : pariwisata edukasi, kampung tulip, perencanaan pariwisata AbstracThe actual phenomenon in the field proves that the development of Kampung Tulip has not been representative enough as a themed education of the Netherlands Culture. Although some of the rides have been built to match the typical homes of the Netherlands, but the activities and educational nuances have not been visible during the observation period in the field. Therefore, community service activities focused on empowerment to improve the educational tourism governance in the destinations of Tulip Village. Implementative steps that have been carried out include: (1) Exploring the core of the problem in developing Tulip Village through observation and interviews with managers; (2) Providing management recommendations through seminar seminars and training on educational tourism and tourism sustainable management to the managers of Tulip Village; (3) Provision of guidance book for educational tourism development in Tulip Village.Keywords: educational tourism, kampung tulip, tourism planning
PENGARUH INOVASI SARANA PRASARANA TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI OBJEK WISATA KARANGSETRA WATERLAND Ghani, Yosef Abdul; Brahmanto, Erlangga
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.306 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inovasi sarana prasarana terhadap kepuasan pengunjung di objek wisata karangsetra waterland Bandung. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukakan melalui penyebaran kuesioner menggunakan teknik non probability sampling kepada 100 responden di objek wisata karang setra, dengan pengambilan menggunakan teknik sampling insidental. data yang terkumpul di tabulasi kemudian di analisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Dari hasil perhitungan menggunkan SPSS 16 didapatkan hasil bahwa inovasi sarana prasarana berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung karangsetra waterland sebesar 5,62%, dan 94,38% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dan dari hasil uji T diketahui hasil signifikansi sebesar 0,018 atau < dari nilai probabilitas 0,05, hasil ini menunjukan bahwa inovasi sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung di objek wisata karangsetra waterland Bandung.Kata kunci : Inovasi sarana prasarana, Kepuasan Pengunjung, Taman air   ABSTRACT The aims of this study is to analyze the effect of inovation superstructure, infrastructure at karangsetra waterland Bandung on visitor’s satisfaction. This research using method descriptive with quantitative approach by using questionnaire. Data is to collecting use a technique non probability sampling with a sample is 100 person’s at karangsetra waterland how to sampling collection in this study use sampling insidental. data collected will a tabulation and then is to analysis use simple linear regression technique. The results of the study use SPSS 16 showed that influence of innovation superstructure, infrastructure  on visitors satisfaction 5,62% while 94,38% influenced by another factors are not examined in this research. The results from T analysis get showed the sygnification is 0,018 or < from probability value 0,05. This results is showed that variable inovation superstructure, infrastructure has a major influence on visitors satisfaction at karangsetra waterland Bandung.Keyword: Inovation superstructure, Infrastructure, Visitor’s Satisfaction, Waterpark
PENGARUH ATRAKSI WISATA TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG PRIMATA SCHMUTZER TAMAN MARGASATWA RAGUNAN JAKARTA Lesmana, Ary Amzar; Brahmanto, Erlangga
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPusat Primata Schmutzer Taman Margasatwa Ragunan Jakarta merupakan tempat penampungan satwa-satwa yang sudah terlanjur menjadi korban karena telah diambil dari alam secara paksa dan dipelihara oleh manusia untuk kepuasan pribadinya, kemudian beralih fungsi menjadi tempat konservasi sekaligus menjadi daya tarik objek wisata. Atraksi wisata yang dimiliki Pusat Primata Schmutzer menjadi hal utama yang disajikan pengelola untuk para pengunjung. Kepuasan pengunjung di Pusat Primata Schmutzer bergantung kepada atraksi wisata yang disajikan oleh pihak pengelola Pusat Primata Schmutzer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh atraksi wisata yang dimiliki Pusat Primata Schmutzer terhadap kepuasan pengunjung yang berkunjung Pusat Primata Schmutzer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan cara penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung yang berkunjung ke Pusat Primata Schmutzer. Sedangkan sample yang diambil sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh atraksi wisata terhadap kepuasan pengunjung sebesar 38,3%, sementara 61,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Hal ini menujukan bahwa ada variabel atraksi wisata mempunyai pengaruh besar terhadap kepuasan pengunjung. Saran untuk pihak pengelola Pusat Primata Schmutzer yaitu agar memperhatikan masalah yang terjadi di Pusat Primata Schmutzer yaitu dari harga tiket, fasilitas dan kualitas atraksi wisata tersebut dan pihak pengelola harus mempunyai strategi baru bagaimana para pengunjung yang berkunjung ke Pusat Primata Schmutzer merasa puas setelah berkunjung ke Pusat Primata Schmutzer. Kata Kunci  : Atraksi Wisata, Kepuasan Pengunjung dan Taman Margasatwa. ABSTRACTSchmutzer Primata Center Wildlife Park Ragunan Jakarta is animals shelter has already become victims has been taken from nature forcibly and reared by humans for personal satisfaction, then converted into a conservation become a tourist attraction. The tourist attraction is owned by Schmutzer Primata Center become the main thing that is served by manager for visitors. Visitor satisfaction at Schmutzer Primata Center depends on the tourist attraction who is served by manager of  Schmutzer Primata Center. The study using method descriptive with a quantitative approach by using questionnaire. Data analysis technique used is simple linear regression technique. Population in the study is visitors who visit Schmutzer Primata Center. Where are samples taken was 100 respondents. The result of the study showed that influence of tourist attraction on visitor satisfaction 38,3%, while 61,7% influenced by other factors are not examined. This shows that the variable of tourist attraction  has a major influence on visitor satisfaction. Advice to the manager of  Schmutzer Primata Center is to pay attention to problems that occur at Schmutzer Primata Center is the price of ticket, facilities and quality of the tourist attraction and  the manager should have a new strategy on how the visitors who visit Schmutzer Primata Center are satisfied after visiting. Keyword  :  Tourist attraction, Visitor satisfaction and Wildlife Park.
PRAKTEK PROSTITUSI DAN PENGARUH TREND KUNJUNGAN WISATAWAN MANCA NEGARA DI KOTA YOGYAKARTA Brahmanto, Erlangga
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 1 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.335 KB)

Abstract

ABSTRACT          Tourism in addition to having a positive impact in the economy also has a negative impact on socialculture . The development of tourism is directed into one of the country s foreign exchange to support development activities likely to lead to a progressive economic aspect , cultural aspect , whichpressure due to the shift in immigrant communities are less concerned about socialcultural environment . Yogyakarta is very rapid progression from year to year . prostitution in the city of Yogyakarta is also experiencing significant growth .    This is as a consequence of the results of the development of tourism in Yogyakarta . Sarkem region , Babarsari , Parangkusumo beach is a picture of the author wants to lift to the research topic entitled " Practice Prostitution and the influence of Tourist Visits in Yogyakarta” . This study addresses the two aspects , namely the economic and cultural aspects of progressive regressive . In this issue there is a dilemma from year to year , due to new entrants to the practice of sex ( prostitution ) is hidden in the Babarsari , rented houses or spread and some prostitutes is a student or students from leading universities in Yogyakarta . therefore in this study can be found three major problems are : ( a) Type prostitution which flourished in Babarsari , Sarkem , Parangkusumo Beach ( b ) Relationship Patterns between a prostitute with the local community in terms of tourism development and the preservation of cultural values , ( c ) Effect of prostitution to local culture and tourism development .         This study uses field data collection methods, methods of interviewing and observation and data collection methods literature . development of tourism in Yogyakarta  impact on the practice of Presence sex ( prostitution ) hidden in Boarding House or rent , renting , given the tourist area of Yogyakarta area wet with Rupiah . This is a new settlement , mostly inhabited by new settlers . This occurs because of the increased demands of public life . But the authors believe this problem can be solved optimistic and avoid conflict in the community , by avoiding rent or boarding house or place of business to be a veiled prostitution Keywords : Tourism , Conflict , Prostitution , Sex , Tourism Economy
Analisis Persepsi Wisatawan Mengenai Penurunan Kualitas Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Berkunjung Wiradiputra, Faikar Adam; Brahmanto, Erlangga
Jurnal Pariwisata Vol 3, No 2 (2016): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.125 KB)

Abstract

ABSTRAK                                                Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif verifikatif yang dilaksanakan di Destinasi Wisata Ciwangun Indah Camp, Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Penelitian ini ditunjukan untuk mengkaji persepsi wisatawan mengenai penurunan kualitas daya tarik wisata serta pengaruhnya terhadap minat berkunjung. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan kualitas daya tarik wisata menurut persepsi wisatawan dalam kondisi yang rendah atau kurang menarik. Minat berkunjung wisatawan juga rendah. Penurunan kualitas daya tarik berpengaruh signifikan terhadap turunya minat berkunjung wisatawan. Kebaharuan dalam penelitian ini adalah faktor kerusakan fasilitas akibat kurangnya perawatan dinilai sebagai pemicu persepsi negatif wisatawan terhadap daya tarik wisata, sehingga berdampak pada kurangnya minat untuk berkunjung.Kata kunci: daya tarik wisata, persepsi wisatawan, minat untuk berkunjung, wisata outbondABSTRACTThis research is a descriptive study conducted verification on Sightseeing Ciwangun Indah Camp, Cihanjuang Rahayu Village, District Parongpong, West Bandung regency, West Java. This study indicated to assess the perception of tourists about the decline in the quality of tourist attraction and its influence on interest in visiting. The research method used in this study is a simple linear regression analysis. The results showed that the quality of a tourist attraction as perceived by tourists in conditions of low or less attractive. Interest in visiting tourists too low. The decline in the quality of the appeal of a significant effect on the fall of the interest of visiting tourists. The new finding in this study is a factor of damage to facilities due to lack of maintenance assessed as a negative rating trigger perception of the tourist attraction, so the impact on the lack of interest to visit.Keywords: tourism attraction, the perception of tourists, the interest to visit, outbound tourism 
PENGARUH ECOTOURISM TERHADAP PELESTARIAN LINGKUNGAN KAMPUNG NAGA KABUPATEN TASIKMALAYA Yulistianti, N.Yesi Sri; Brahmanto, Erlangga
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKabupaten Tasikmalaya memiliki sebuah Objek Wisata Budaya yang khas dan masih terjaga sampai saat ini, yaitu Kampung Naga. Kegiatan Ecoturism merupakan salah satu ciri khas dari objek wisata Kampung Naga. Kegiatan Ecoutourism di Kampung Naga dilakukan oleh masyarakat lokal yang tinggal di objek wisata ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ecotourism yang ada di Kampung Naga dan kondisi pelestarian lingkungan yang ada di Objek Wisata Kampung Naga, mengetahui seberapa besar pentingnya mengenai pelestarian lingkungan, dan mengetahui seberapa besar pengaruh Ecotourism terhadap pelestarian lingkungan.Sampel diambil dengan menggunakan metodesampling. Jumlahsampel ditentukanyaitu sebanyak 100 responden yang datang ke KawasanObjek WisataKampung Naga. Penelitianini menggunakan data primer yang diambil dari hasil wawancara, observasi dan penyebaran pernyataan berupa angket/kuesioner. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan analisis kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari variabel bebas Ecotourism (X) dan variabel terikat pelestarian lingkungan (Y). Teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan bantuan Software Spss 16. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ecotourism (X) memiliki pengaruh yang positif terhadap pelestarian lingkungan (Y). Persamaan regresi linier sederhana yang dibentuk yaitu Y = 17.075 + 0,339X yang berarti setiap pertambahan Ecotourism (X) sebesar satu poin maka kepuasan berkunjung akan meningkat sebesar 0,339. Dengan hasil koefisien determinasi sebesar 11,5% dalam kategori sedang.Kata Kunci : Ecotourism, Pelestarian Lingkungan, Wisata BudayaABSTRACTTasikmalayadistrict has a distinctive cultural attractions and still maintained until today, namely Kampung Naga. Ecoturism activity is one of the characteristics of attractions Kampung Naga. Ecoutourism in Kampung Naga activities carried out by local people who live in this attraction. This study aims to determine Ecotourism in Kampung Naga and conditions of environmental preservation in Attractions Kampung Naga, knowing how large the importance of the preservation of the environment, and determine how much influence Ecotourism to environmental conservation. Samples were taken using a sampling method. The number of samples is determined that as many as 100 respondents who came to the area attractions Kampung Naga. This study uses primary data taken from interviews, observations and statements concerning the deployment of questionnaires / questionnaire. Data obtained were analyzed using quantitative analysis. This study consisted of Ecotourism independent variable (X) and the dependent variable environmental preservation (Y). Data-processing technique used is simple linear regression analysis using SPSS 16. The results showed that Ecotourism (X) has a positive influence on environmental preservation (Y). Simple linear regression equation is formed: Y = 17 075 + 0,339X which means that each increment Ecotourism (X) at one point been the satisfaction will be increased by 0,339. With the coefficient of determination of 11.5% in the medium category.Keyword : Ecotourism , Environment Conservation, Culture Tourism
Tradisi Rasulan Menjadi Andalan Etnik Tourism Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta Brahmanto, Erlangga
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2014
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.305 KB)

Abstract

Etnik tourism ( Wisata Budaya )  pada masa sekarang sering dijadikan senjata andalan suatu daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dibidang pariwisata. Kabupaten gunung kidul memiliki berbagai ragam tujuan wisata meliputi wisata alam, wisata budaya. Salah satunya adalah tradisi rasulan, tradisi ini kuat melekat pada masyarakat gunung kidul. Pemerintah daerah gunung kidul melirik potensi tradisi rasulan ini menjadi daya tarik wisata yang mampu menyedot jumlah wisatawan yang datang ke gunung kidul selain menikmati keindahan alam gunung kidul. Rasulan adalah tradisi yang unik karena perwujudan rasa syukur masyarakat gunung kidul kepada Tuhan yang maha esa atas karunia kesejahteraan, rezeki, panen yang melimpah. Dengan metode deskriptif kualitatif kita bisa mengetahui tradisi Rasulan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tradisi ini dijadikan oleh pemerintah daerah gunung kidul sebagai cara untuk menaikan pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Kata kunci : Etnik tourism, kebudayaan, pendapatan asli
Strategi Promosi UMKM Kampung Rajut Binong Jati Sebagai Kawasan Wisata Belanja Andriani, Rian; I.B. Hariyanto, Oda; Brahmanto, Erlangga; Handayani, Rina Dwi; Fauzia, Willma
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.353 KB)

Abstract

Abstrak Kampung Rajut Binong Jati Bandung merupakan salah satu kampung wisata yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat sejak tahun 1965 yang kemudian berkembang pesat karena semakin banyaknya permintaan produksi baik dari dalam maupun luar negeri. Dari situlah masyarakat sekitar mulai dipekerjakan dan semakin lama mereka mampu berdiri sendiri dan mendirikan usaha masing-masing hingga berkembang sampai saat ini, sehingga kampung rajut Binong Jati terkenal dengan pemukiman kerajinan rajutan. Kampung Wisata Rajut Binong Jati membutuhkan lebih dari sekedar mengembangkan mesin yang baik, mengembangkan produk yang baik, memberikan edukasi yang bermanfaat bagi para wisatawan, namun diperlukan promosi yang baik untuk bisa menjual produk yang dibuat sehingga dapat meninggkatkan pendapatan penduduk sekitar dan juga minat belanja wisatawan yang datang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen.Kata Kunci : Strategi Promosi, UMKM, Wisata