Isah Aisyah, Isah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Kelompok PKK Rw 10 Kel.Babakan Sari Bandung Rahayu, Yayu Sri; Mahanka, Ridwan; Aisyah, Isah; Sulastriningsih, R. Dewi
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.312 KB)

Abstract

AbstrakPemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau yang dikenal dengan PKK di  lingkungan masyarakat sangatlah penting. PKK berperan memberdayakan keluarga dalam peningkatan kesejahteraan dan kualitas keluarga dalam aspek kesehatan, akhlak, iman serta perilaku. Salah satu upaya peningkatan kesejahteraan keluarga diantaranya dapat diwujudkan melalui perintisan Usaha Kecil Menengah (UKM). Pada prakteknya di lapangan, pelaksanaan dan pengembangan UKM memiliki beberapa kesulitan misalnya keterbatasan keterampilan sumber daya manusia dan keterbatasan informasi peluang pasar. Hal ini dialami oleh banyak kelompok keluarga, salah satunya kelompok keluarga di RW 10, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Disini lah dibutuhkannya peran serta dari Gerakan PKK untuk membantu pemberdayaan para keluarga dalam merintis UKM dalam bentuk pelatihan keterampilan. Hal ini sejalan dengan salah satu program pokok PKK yaitu Pendidikan dan Keterampilan. Pada kesempatan ini, sebagai bentuk pengabdian masyarakat, penulis bekerja sama dengan Kelompok PKK RW 10 dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga pada lingkungan setempat melalui peningkatan keterampilan memasak yang diharapkan dapat bermanfaat kelak. Kata Kunci: Pemberdayaan Keluarga, Usaha Kecil Menengah, Pelatihan, Keterampilan. AbstractPemberdayaan Kesejahteraan Keluarga or well known as PKK in the community is very important. PKK plays a role in empowering families in improving the welfare and family quality in aspects of health, morals, faith and behavior. An effort to improve the welfare of the family can be realized through pioneering Usaha Kecil Menengah (UKM). In practice, the implementation and development of UKM has some difficulties such as limited human resource skills and limited market information opportunities. This is experienced by many family groups, one of them is family groups in RW 10, Babakan Sari Village, District Kiaracondong, Bandung. Here is the need for participation from the PKK Movement to help empower families in pioneering UKM in the form of skills training. This is inline with one of the main programs of PKK namely Education and Skills. On this occasion, as a form of community service, the authors cooperate with PKK RW 10 in order to improve family welfare in the local environment through the improvement of cooking skills that are expected to be useful later. Keywords:: Family Empowerment, Usaha Kecil Menengah, Training, Skill.
Peningkatan Pengetahuan Manajemen Pada Pelaku UMKM L.A English Course Mahanka, Ridwan; Aisyah, Isah; Ridwan3, Iwan M; Hermansyah, Hermansyah; Rahmayani, Rani
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.094 KB)

Abstract

AbstrakManajemen dalam sebuah organisasi merupakan elemen yang sangat penting. Begitupun halnya dengan lembaga kursus Bahasa yang membutuhkan pengetahuan tentang manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran, maupun manajemen keuangan yang baik demi kemajuan lembaganya. Maka pengelola kursus diharapkan memiliki kecakapan dalam mengelola sumber daya manusianya, maupun mengelola sarana dan prasarana di organisasinya. Ketika pengelola kursus memiliki pengetahuan manajemen yang bagus, maka pasti akan mempermudah lembaga kursusnya terus berkembang maju, serta berjalan dinamis dan fleksibel dalam menghadapi segala tuntutan perubahan zaman. Akan tetapi, masih banyak pengelola lembaga kursus Bahasa yang tidak memiliki pengetahuan dalam bidang ilmu manajemen. Misalnya  dalam pengawasan dan pengendalian tenaga kerja, dalam pemasarannya, maupun dalam membuat laporan keuangan sehingga mereka mengalami kesulitan dalam  mengembangkan lembaganya agar mampu bersaing dengan lembaga kursus Bahasa Inggris lainnya. Hal inipun menjadi salah satu hambatan bagi L.A English Course dalam mengelola lembaga kursusnya. Oleh karena itu, pelaksana kegiatan dirasa perlu untuk mengadakan baik pelatihan maupun penyampaian materi tentang ilmu manajemen guna meningkatkan pengetahuan manajemen bagi pelaku UMKM L.A English Course.Kata Kunci: Manajemen SDM, Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Usaha Kecil Menengah
STUDI BAURAN PEMASARAN PRODUK YOGHURT BMC PADA PT AGRONESIA BANDUNG Aisyah, Isah
Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 4, No 3 (2016): JURNAL ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi setiap perusahaan yang bergerak dalam bidang apapun, khususnya dalam industri minuman, dituntut mampu bersaing dengan perusahan lain yang sejenis. Salah satu cara yang digunakan untuk bersaing yaitu dengan cara menerapkan bauran pemasaran yang tepat yang terdiri dari produk, harga, saluran pemasaran/distribusi dan promosi. Oleh karena itu, peneliti menganalisis pelaksanaan bauran pemasaran produk yoghurt BMC (Bandoengsche Melk Centrale) di PT Agronesia Bandung. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan menggunakan latar alamiah (natural setting) disebut juga metode etnographi karena hasil dan pengumpulan data diperoleh dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi di lokasi penelitian. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa pelaksanaan bauran pemasaran produk yoghurt BMC (Bandoengsche Melk Centrale) dengan menggunakan strategi pemasaran dengan cara mempertahankan mutu/kualitas produk mulai dari bahan baku, proses produksi sampai dengan produk jadi yang sesuai dengan Standar Manajemen Mutu ISO/SNI dan menetapkan harga di bawah pesaing dengan tujuan konsumen berminat untuk membeli produknya serta tidak kehilangan pelanggan tetapnya.