Putri Riva Somantri, Putri Riva
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya- Upaya dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan di Objek Wisata Kampung Tulip

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.902 KB)

Abstract

Abstrak Persaingan ketat di bidang industri pariwisata semakin ketat. Perubahan-perubahan di era distruptif ini mau tidak mau akan memaksa organisasi untuk terus menemukan inovasi-inovasi baru untuk tetap bersaing dengan organisasi lain. Salah satu organisasi di bidang jasa pariwisata adalah kampung tulip. Kampung tulip terletak di daerah ciwasta, Kota Bandung. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan masukan-masukan/rekomendasi bagi pengelola objek wisata setelah peneliti melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di kawasan tersebut sebagai bagian dari kewajiban perguruan tinggi untuk melakuakan Tri Dharma Pendidikan. Metode penelitian disini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang telah dilakukan merekomendasikan penerapan ISO 9001:2015 secara bertahap sesuai dengan kemampuan organisasi, dan dimensi kualitas jasa servqual bagi pegawai di objek wisata kampung tulip. Dan diharapkan dengan diterapkannya ke dua rekomendasi tersebut akan mampu memberikan pengalaman lebih pada pengunjung dan pada akhirnya akan meningkatkan kepuasan dan word of mouth. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, ISO 9001, Kampung Tulip AbstractTight competition in the tourism industry is getting tougher. Changes in this distruptive era inevitably want organizations to continue to find new innovations to stay competitive with other organizations. One of the organizations in the field of tourism services is kampung tulip. Kampung tulip located in ciwasta area, Bandung city. This study aims to provide inputs / recommendations for managers of tourism objects after conducting community service activities in the region as part of the task of universities to do Tri Dharma Education. The research method used descriptive qualitative method. The results of the research that has been done ISO 9001: 2015 gradually in accordance with the ability of the organization, and the quality dimensions servqual services for employees in the tulip village tourist attraction. And it is hoped that by applying them to these two recommendations will be able to provide more experience on halan and will ultimately increase satisfaction and word of mouth. Keywords: Quality of Service, ISO 9001, Kampung Tulip

PENGARUH FASILITAS WISATA TERHADAP MINAT BERKUNJUNG DI TAMAN HUTAN RAYA Ir. H. DJUANDA

Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTaman Hutan Raya Ir. H. Djuanda merupakan kawasan hutan lindung di bagian utara kota Bandung yang beralih fungsi menjadi taman hutan raya atau hutan wisata, sebagai kawasan pelestarian alam yang mempunyai fungsi untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa, dan sebagai kawasan perlindungan sistem penyangga kehidupan. Fasilitas wisata merupakan salah satu faktor yang menunjang fungsi Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda sebagai tempat tujuan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas wisata yang tersedia di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, mengetahui minat berkunjung di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda dan untuk mengetahui pengaruh fasilitas wisata terhadap minat berkunjung di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan menyelidiki kondisi dan keadaan faktual yang terjadi di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, kemudian memaparkan hasil temuan dalam bentuk laporan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner, teknik analisis data yang digunakan adalah teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini yaitu pengunjung yang datang ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Sedangkan, sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa fasilitas wisata berada pada kategori cukup baik yaitu sebesar 53,41%. Sedangkan, minat berkunjung berada pada kategori baik sebesar 76,4%. Fasilitas wisata berpengaruh sebesar 4,04% terhadap minat berkunjung. Hal ini menunjukan bahwa fasilitas wisata berpengaruh positif terhadap minat berkunjung. Kondisi fasilitas wisata menurut wisatawan berada pada skala cukup dan fasilitas tersebut masih terus dapat dikembangkan dan dioptimalkan dengan baik.Kata kunci: Fasilitas Wisata, Minat Berkunjung, Taman Hutan Rayav Ir.  H.        Djuanda ABSTRACTTaman Hutan Raya Ir. H. Djuanda was a protected forest area in the northern part of Bandung that was converted to a forest park or tourism forest and as a nature conservation area which has a function for the purpose of collection of plants and animals, as well as the area of the protection of life support systems. Tourist facility is one of the factors that support the functions of Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda as a tourist destination. This study aims to know the condition of tourist facilities available in Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, to know the visiting interest of Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda as well as to discover the effect of the tourist facilities on visiting interest in Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. The method used in this research is verificative descriptive method with quantitative approach by investigating the conditions and factual circumstances in Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, and presenting the findings in a research report. The  data collection was done by distributing questionnaires. Data analysis technique used is simple linear regression technique. The population in this study is the visitors who come to Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Meanwhile, the samples taken are 100 respondents. The result shows that the tourist facilities are in good enough level with the percentage of 53,41%. While, visiting interest are in good level with the percentage of 76,4%. Tourist facilities give 4,04% effect of visiting interest. This shows that the tourist facilities give positive effect on visiting interest. The condition of tourist facilities in Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda is at sufficient scale and those facilities can be developed and optimized.Keywords: Tourist Facilities, Visit Interest, Taman Hutan Raya  Ir. H. Djuanda

Peranan Promosi Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Produk Rajutan di CV Konta Djaya Binong Jati

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.786 KB)

Abstract

Sentra industri rajut Binong Jati adalah salah satu kawasan wisata belanja yang ada dikota Bandung, salah satu UMKM yang ada di sentra industri Binong Jati adalah CV Konta Djaya. Ditengah menurunya jumlah UMKM yang memproduksi rajutan dikarenakan tidak stabilnya penjualan produk, CV Konta Djaya terus berupaya agar mampu bertahan dari berbagai kesulitan yang dialami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang peran promosi, volume penjualan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan pada CV Konta Djaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa CV Konta Djaya dalam upaya untuk meningkatkan volume penjualan produknya dapat menggunakan metode penjualan langsung kepada konsumen, dimana metode ini membutuhkan kegiatan promosi yang tepat sasaran, sehingga produk yang ditawarkan memiliki nilai positiif di pasaran. Berkembangnya teknologi infomasi saat ini menjadi salah satu media alternatif yang dapat digunakan CV Konta Djaya dalam mempromosikan produknya, baik melalui website atau media sosial. Apabila kegiatan promosi penjualan yang dilakukan tepat sasaran, maka hal tersebut akan berdampak pada peningkatan volume penjualan produk. CV Konta Djaya dapat membentuk bidang hubungan masayarakat internal, dimana tugas dari bidang tersebut adalah untuk mengkampanyekan dan mengkomunikasikan berbagai hal positif produk yang dimiliki. Pengemasan publikasi yang baik akan berdampak pada peningkatan kepercayan pasar pada lembaga ataupun pada produk yang dihasilkanya.Kata Kunci: Promosi, Hubungan Masyarakat, Volume Penjualan dan Publisitas