Yosef Abdul Ghani, Yosef Abdul
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya- Upaya dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan di Objek Wisata Kampung Tulip Ghani, Yosef Abdul; Astuti, Ayi; Somantri, Putri Riva; Topiq, Salman
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.902 KB)

Abstract

Abstrak Persaingan ketat di bidang industri pariwisata semakin ketat. Perubahan-perubahan di era distruptif ini mau tidak mau akan memaksa organisasi untuk terus menemukan inovasi-inovasi baru untuk tetap bersaing dengan organisasi lain. Salah satu organisasi di bidang jasa pariwisata adalah kampung tulip. Kampung tulip terletak di daerah ciwasta, Kota Bandung. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan masukan-masukan/rekomendasi bagi pengelola objek wisata setelah peneliti melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di kawasan tersebut sebagai bagian dari kewajiban perguruan tinggi untuk melakuakan Tri Dharma Pendidikan. Metode penelitian disini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang telah dilakukan merekomendasikan penerapan ISO 9001:2015 secara bertahap sesuai dengan kemampuan organisasi, dan dimensi kualitas jasa servqual bagi pegawai di objek wisata kampung tulip. Dan diharapkan dengan diterapkannya ke dua rekomendasi tersebut akan mampu memberikan pengalaman lebih pada pengunjung dan pada akhirnya akan meningkatkan kepuasan dan word of mouth. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, ISO 9001, Kampung Tulip AbstractTight competition in the tourism industry is getting tougher. Changes in this distruptive era inevitably want organizations to continue to find new innovations to stay competitive with other organizations. One of the organizations in the field of tourism services is kampung tulip. Kampung tulip located in ciwasta area, Bandung city. This study aims to provide inputs / recommendations for managers of tourism objects after conducting community service activities in the region as part of the task of universities to do Tri Dharma Education. The research method used descriptive qualitative method. The results of the research that has been done ISO 9001: 2015 gradually in accordance with the ability of the organization, and the quality dimensions servqual services for employees in the tulip village tourist attraction. And it is hoped that by applying them to these two recommendations will be able to provide more experience on halan and will ultimately increase satisfaction and word of mouth. Keywords: Quality of Service, ISO 9001, Kampung Tulip
Evaluasi Keadaan Lingkungan di Destinasi Pulau Tidung Jakarta Ghani, Yosef Abdul; Hamzah, Faizal; Pemala, Ricky
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 17, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.553 KB)

Abstract

Environmental evaluation is not an official examination required by a statutory regulation, but rather a proactive effort carried out consciously to identify environmental problems that will arise so prevention efforts can be carried out. The scope of this environmental evaluation activity comes from the 1994 Minister of Environment Decree of the Republic of Indonesia concerning General Guidelines for the Implementation of Environmental audits as the basis of the variables to be evaluated. Data collection is done by interviewing 10 local people, Library Study, and Direct Observation to identify or look for historical information, a series of businesses and activities of local communities, environmental damage and Destination Management of Tidung Island. The results of this study found that Tidung Island began to develop as a tourist destination starting in 2009, with tourism activities mostly centered on the large Tidung Island, while the small Tidung Island became a conservation area managed by the government. Most of the local people of Tidung Island live depend on tourism activities, they facilitate tourists by building several tourism facilities and infrastructure. At present the environmental conditions in Pulau Tidung are undergoing a slight change, for example the marine ecosystem which can usually be overgrown with seaweed, currently cannot and is being tested for replanting, and the garbage at several coastal points on Tidung Island is large and small, slightly reducing the beauty of the island Tidung.
PENGARUH INOVASI SARANA PRASARANA TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI OBJEK WISATA KARANGSETRA WATERLAND Ghani, Yosef Abdul; Brahmanto, Erlangga
Jurnal Pariwisata Vol 2, No 2 (2015): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inovasi sarana prasarana terhadap kepuasan pengunjung di objek wisata karangsetra waterland Bandung. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukakan melalui penyebaran kuesioner menggunakan teknik non probability sampling kepada 100 responden di objek wisata karang setra, dengan pengambilan menggunakan teknik sampling insidental. data yang terkumpul di tabulasi kemudian di analisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Dari hasil perhitungan menggunkan SPSS 16 didapatkan hasil bahwa inovasi sarana prasarana berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung karangsetra waterland sebesar 5,62%, dan 94,38% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dan dari hasil uji T diketahui hasil signifikansi sebesar 0,018 atau < dari nilai probabilitas 0,05, hasil ini menunjukan bahwa inovasi sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung di objek wisata karangsetra waterland Bandung.Kata kunci : Inovasi sarana prasarana, Kepuasan Pengunjung, Taman air   ABSTRACT The aims of this study is to analyze the effect of inovation superstructure, infrastructure at karangsetra waterland Bandung on visitor’s satisfaction. This research using method descriptive with quantitative approach by using questionnaire. Data is to collecting use a technique non probability sampling with a sample is 100 person’s at karangsetra waterland how to sampling collection in this study use sampling insidental. data collected will a tabulation and then is to analysis use simple linear regression technique. The results of the study use SPSS 16 showed that influence of innovation superstructure, infrastructure  on visitors satisfaction 5,62% while 94,38% influenced by another factors are not examined in this research. The results from T analysis get showed the sygnification is 0,018 or < from probability value 0,05. This results is showed that variable inovation superstructure, infrastructure has a major influence on visitors satisfaction at karangsetra waterland Bandung.Keyword: Inovation superstructure, Infrastructure, Visitor’s Satisfaction, Waterpark
Pengembangan Sarana Prasarana Destinasi Pariwisata Berbasis Budaya di Jawa Barat Ghani, Yosef Abdul
Jurnal Pariwisata Vol 4, No 1 (2017): Jurnal PARIWISATA
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.54 KB)

Abstract

ABSTRAKPersaingan di sektor pariwisata semakin kompetitif hal tersebut merupakan satu dorongan bagi pemerintah untuk meningkatkan dan mengembangkan industri pariwisata agar mampu bersaing dengan negara ASEAN lainnya, dalam sub sektor pariwisata budaya, Indonesia masih kalah dari negara ASEAN lainnya. Hal itu sangat disayangkan karena Indonesia sendiri memiliki berbagai macam keanekaragaman budaya. Dari data World Economic Forum 2009, dari 10 poin penilaian diketahui bahwa di Point “Culture Resource” Indonesia mendapatkan skor 3.21 dari top skor 6.77, dengan kondisi tersebut, maka perlu melakukan koreksi terhadap kegiatan budaya di Indonesia guna kembali meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Inquiry Filosofi. Hasil penelitian ditemukan bahwa Salah satu cara untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara adalah dengan membangun dan memperbaiki sarana prasarana Pariwisata yang sudah ada melalui Inovasi dengan mengkombinasi unsur budaya dengan sarana prasarana pariwisata yang sudah ada atau belum terbangun. Dengan kombinasi sarana prasarana dengan unsur budaya lokal akan tercipta keunikan yang khas pada sarana prasarana Pariwisata di Jawa Barat dengan demikian tingkat kunjungan wisatawan mancanegara akan meningkat serta unsur budaya tidak akan hilang atau tergerus oleh budaya asing yang dibawa oleh wisatawan asing yang datang di Jawa Barat dan pada akhirnya akan meningkatkan tingkat kunjungan wisata di indonesia pada umumnya. Kata Kunci : Budaya, Sarana Prasarana, Jawa Barat
Pelatihan Staff dan Marketing Villa Kancil Majalaya Guna Membangun Pengalaman Positif Wisatawan Setiyariski, Ramdani; Widyastuti, Tri; Hamzah, Faizal; Ghani, Yosef Abdul; Dewi, Kartika
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.072 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakankarena merupakan salah satu dari tiga kewajiban Dosen di Lingkungan AKPAR Bina Sarana Informatika Bandung yang tercantum dalam tri dharma perguruan tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yaitu merupakan pelatihan kepada masyarakat dalam mengembangkan kualitas SDM dan Pemasaran dalam rangka Meningkatkan kepuasan Kunjungan Wisatawan Ke Villa Kancil Majalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawawancara dan kelompok. Wawancara mendalam bertujuan untuk mendapat data primer mengenai pelatihan staff dan marketing di villa kancil Majalaya. Hasil dari penelitian ini di dapatkan bahwa dari factor SDM harus lebih ditingkatkan lagi dalam pelatihan staff agar dapat meningkatkan mutu pelayanan, selain itu factor marketing juga harus bisa lebih di kembangkan melalui pemasaran baik secara langsung ataupun tidak langsung dari kedua factor ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman positif atau kepuasan wisatawan yang berkunjung ke Villa Kancil Majalaya