Articles

Found 5 Documents
Search

Korelasi Interactive Marketing Dan Personal Selling Terhadap Loyalitas Pelanggan

J-IKA Vol 4, No 1 (2017): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMempertahankan loyalitas pelanggan sekarang ini sangatlah sulit. Setiap tahun rata-rata perusahaan kehilangan 20-40 persen pelanggan karena perusahaan menyediakan pengalaman tidak sesuai dengan harapan pelanggan. Pemanfaatan Teknologi Informasi (IT) terutama dalam teknologi internet menciptakan pelanggan yang lebih banyak menuntut dan mengharapkan suatu nilai. JNE merupakan perusahaan jasa yang serius mengelola hubungannya dengan pelanggan. JNE memfokuskan pada sistem teknologi informasi terintegrasi (My-Orion) sebagai media interactive marketing dan sistem keagenan sebagai media personal selling. Pencapaian JNE terlihat dengan diapresiasinya menjadi salah satu nominasi dalam pengukuran suatu keberhasilan sebuah perusahaan dalam kategori website jasa kurir digital marketing. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan korelasi interactive marketing dan personal selling terhadap loyalitas pelanggan JNE. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian explanatory survey. Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana (simple random sampling) dan penentuan jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin. Analisis data menggunakan analisis jalur berdasarkan pendekatan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interactive marketing, personal selling, dan loyalitas pelanggan saling berhubungan positif dan signifikan. Interactive marketing memiliki pengaruh langsung secara langsung secara positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Personal selling memiliki pengaruh langsung secara langsung secara positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Kata kunci: Interactive Marketing, Personal Selling, Loyalitas Pelanggan. ABSTRACTMaintaining customer loyalty has been is very difficult now a days. Every year,most of companies lose about 20-0 percent of customer because the companies gives unexpected experiences to customers. The usage of Information Technology, mainly internet, has made customers require more and expert value.JNE is a service company which seriously manages its relationwith customers. JNE focuses on integrated information technology system (My-Orion) as an interactive marketing media and agency system as a personal selling media. JNE’s goal is seen by being appreciated and nominated in measuringa success of a company in digital marketing courir service category. The arm of this research is to determine the correlation of interactive marketing and personal selling towards JNE customers loyalty. The method used in this research was explanatory survey. The method of sample collecting was simple random sampling and the numbers of sample was determined using Slovin. Data analysis used path analysis based on SPSS approach. The research result showed that interactie marketing, personal selling, and customer loyalt had positive and significant relation. Interactive marketing had direct impact positively and significant towards customers loyalty. Personal selling had direct impact positively ang significant towards customer loyalty. Keywords: Interactive Marketing, Personal Selling, Customer Loyalty.

Be Good Atitude Dalam Berpenampilan Pada UMKM “Mang Piat” Kabupaten Bandung Barat

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.284 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinjauan penerapan standar penampilan bagi para pegawai UMKM “Mang Piat” di Desa Girimukti Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini terdiri dari 5 indikator standar grooming yaitu: kebersihan dan kerapian diri (personal hygiene), sikap ramah (atittude), mengucapkan salam (greeting), sopan berbicara (polite), menyambut tamu (welcome guest). Metodologi penelitian yang digunakan adalah observasi dan studi pustaka. Pegawai yang ada didalam UMKM tersebut sebanyak 25 orang yang teridiri dari 14 laki-laki dan 11 perempuan. Sehinga hasil dari penelitian ini adalah bahwa penampilan sangat penting bagi pegawai karena bisa menjadikan sebagai daya Tarik para konsumen untuk membeli produk yang dijual. Kualifikasi tim pelaksana kegiatan program ini adalah sebagai berikut, Memiliki kepribadian yang lebih baik lagi yang sesuai dengan pekerja professional, Memiliki kemampuan untuk menserasikan antara berpenampilan dengan kepribadiannya masing-masing, serta keserasian warna dan bentuk tubuh dari orang yang mengenakannya dan Memiliki kemampuan kerja sama dengan orang lain dalam tim (mampu menyesuaikan diri dengan baik), sehingga dengan mudah bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Kata kunci: Attitude, Penampilan, UMKM AbstractThis study aims to determine the implementation of performance standards for employees of UMKM "Mang Piat" in the Village Girimukti West Bandung regency. This study consists of 5 standard indicators of grooming, namely: cleanliness and personal hygiene, atittude, greeting, polite, welcome guest. The research methodology used is observation and literature study. Employees who are in the SMEs as many as 25 people consisting of 14 men and 11 women. So the result of this research is that the appearance is very important for employees because it can make as the power Pull the consumers to buy products sold. The qualification of the implementation team of the program is as follows, Having a better personality that suits the professional worker, Having the ability to identify between the appearance with each personality, as well as the harmony of color and body shape of the person who wear it and Have the ability to cooperate with others in the team (able to adapt well), so that it can easily achieve the expected goals.Key word: Attitude, Performing, UMKM

Peningkatan Pengetahuan Manajemen Pada Pelaku UMKM L.A English Course

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.094 KB)

Abstract

AbstrakManajemen dalam sebuah organisasi merupakan elemen yang sangat penting. Begitupun halnya dengan lembaga kursus Bahasa yang membutuhkan pengetahuan tentang manajemen sumber daya manusia, manajemen pemasaran, maupun manajemen keuangan yang baik demi kemajuan lembaganya. Maka pengelola kursus diharapkan memiliki kecakapan dalam mengelola sumber daya manusianya, maupun mengelola sarana dan prasarana di organisasinya. Ketika pengelola kursus memiliki pengetahuan manajemen yang bagus, maka pasti akan mempermudah lembaga kursusnya terus berkembang maju, serta berjalan dinamis dan fleksibel dalam menghadapi segala tuntutan perubahan zaman. Akan tetapi, masih banyak pengelola lembaga kursus Bahasa yang tidak memiliki pengetahuan dalam bidang ilmu manajemen. Misalnya  dalam pengawasan dan pengendalian tenaga kerja, dalam pemasarannya, maupun dalam membuat laporan keuangan sehingga mereka mengalami kesulitan dalam  mengembangkan lembaganya agar mampu bersaing dengan lembaga kursus Bahasa Inggris lainnya. Hal inipun menjadi salah satu hambatan bagi L.A English Course dalam mengelola lembaga kursusnya. Oleh karena itu, pelaksana kegiatan dirasa perlu untuk mengadakan baik pelatihan maupun penyampaian materi tentang ilmu manajemen guna meningkatkan pengetahuan manajemen bagi pelaku UMKM L.A English Course.Kata Kunci: Manajemen SDM, Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Usaha Kecil Menengah

Manfaat Internet Corporate sebagai Media Relations Hotel Java Retro & Suites

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.195 KB)

Abstract

AbstrakSalah satu fungsi praktisi Public Relations adalah menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kebijakan, rencana program dan aktivitas organisasi yang terkait dengan kepentingan umum. Untuk mencapai publik yang luas dan berada di banyak tempat, maka kerjasama dengan media massa menjadi penting. Media relations adalah sebagai upaya meningkatkan kerjasama saling menguntungkan antara Public Relations dengan media massa. Kerjasama di antara keduanya tidak hanya dalam berbagai bentuk hubungan yang terjalin secara langsung tatap muka, tetapi Public Relations dapat memanfaatkan internet corporate dalam menjalin media relations. Menjadi tantangan tersendiri bagi Public Relations untuk dapat mengelola media internet atau Cyber PR, manfaatnya publik dapat mengakses dengan mudah berbagai informasi yang dibutuhkan, begitupun Public Relations perusahaan  dapat memanfaatkan internet corporate untuk berbagai publikasi. Media massa/Pers melalui internet corporate akan mendapatkan kemudahan memperoleh informasi secara cepat, tepat, dan terpercaya karena bersumber langsung dari Public Relations nya. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini tim abdimas mengangkat judul “Manfaat Internet Corporate Sebagai Media Relations Hotel Java Retro & Suites”.  Teknik pengumpulan data melalui dua cara, yaitu Penelitian Kepustakaan dan Penelitian Lapangan. Alat pengumpul data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan internet corporate sebagai media relations yang dilakukan oleh Hotel Java Retro & Suites masih perlu diperbaiki lagi.Kata kunci : Public Relations, Media Relations, Internet Corporate

EFFECT OF LEADERSHIP STYLE ON PERFORMANCE OF EMPLOYEES PT LINTAS MEDIATAMA BANDUNG

Jurnal Apresiasi Ekonomi Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : STIE Pasaman, Simpang Empat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine and analyze leadership style, employee performance and the influence of leadership style on the performance of employees of PT Lintas Mediatama Bandung. This study uses a non probability sampling technique with a type of census. The population in this study were thirty employees of PT Lintas Mediatama Bandung. All population members are used as samples. Data collection methods are divided into primary data and secondary data. primary data collection using observation, questionnaires, and interviews. Secondary data collection uses literature studies and scientific journal references. Test of research instruments such as frequency calculation, validity and reliability test the author uses SPSS version 20. The results of the study show that there is a relationship between leadership style and employee performance. The leadership style has a positive influence on employee performance. Key words: leadership style, employees performance