Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Informatika

ANALISIS KEPUASAN PEGAWAI TERHADAP LAYANAN UNIT SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) Yuliana, Yuda; Sanjaya, Rangga; Shobary, Mayya Nurbayanti
Jurnal Informatika Vol 3, No 2 (2016): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.568 KB)

Abstract

AbstractSatisfaction in work is an individual thing. Each individual will have a level of satisfaction varies according to the system of values prevailing in him. This study was conducted to determine the level of employee satisfaction with the services in the information systems unit PT Kereta Api Indonesia (Persero) in order to get results that can make service information systems unit to be better again. Based on the analysis of Multiple Linear Regression method Technology Acceptance Model , obtained the result that the employees satisfied with the usability factor ( Perceived Usefulness ) the variable Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use influencing variable Attitude Toward Using With his existing results of scientific research , the expected improvement in the quality of services provided to the employee information systems unit. Keywords: Employee Satisfaction, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude Toward Using.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN POLA MODEL-VIEW-CONTROLLER (MVC) Sanjaya, Rangga
Jurnal Informatika Vol 2, No 1 (2015): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1338.319 KB)

Abstract

Abstract - Systems based on information technology has revolutionized almost every aspect of an organizations business processes. Information technology has improved the access processes of information by integrating information across data sources. Website is one of the popular information technology. Website by using the Model-View-Controller (MVC) pattern, gives quality to the process of development and management access of information resources. Features on the website were built very useful for libraries management processes, transactions, and accounting information. Keywords: Management, Information, System, Library, Website, MVC Abstraksi - Sistem berbasis teknologi informasi telah merevolusi hampir setiap aspek dari proses bisnis organisasi. Teknologi informasi meningkatkan proses akses informasi dengan mengintegrasikan informasi dari seluruh sumber data. Website merupakan salah satu teknologi informasi yang populer. Website dengan menggunakan pola Model-View-Controller (MVC), memberikan kualitas proses pembangunan dan akses pengelolaan sumber daya informasi. Fitur pada situs web yang dibangun sangat berguna untuk proses manajemen, transaksi, dan informasi akuntansi perpustakaan. Kata Kunci: Manajemen, Sistem, Informasi, Perpustakaan, Website, MVC
MULTIMEDIA INTERAKTIF PELATIHAN SERVICE EXCELLENT MENGGUNAKAN PENDEKATAN STORY BASED LEARNING Sanjaya, Rangga
Jurnal Informatika Vol 3, No 1 (2016): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.526 KB)

Abstract

Abstract - Development of interactive multimedia story-based learning approach, aiming to provide alternative training to convey the material through short stories and case studies in accordance with the topic of discussion. The purpose of this study was to determine the effect of the use of interactive multimedia training service excellence through a story-based approach to learning. The method used to determine the results of research by pre-test and post-test on two groups of customer service staff are selected at random. Both groups, learn to use two learning approach, which uses interactive multimedia and text-book module (conventional). Interactive multimedia application development service excellent material covers divided into five modules consisting of reability, assurance, tangible, empathy, and responsiveness. Group learning using interactive multimedia has the level of advancement of learning outcomes is higher by 19% compared with conventional learning groups of 8%. The experimental group showed high levels of satisfaction towards the use of interactive multimedia.Keywords: Multimedia Interactive, Service Excellent, Story Based LearningAbstraksi – Pengembangan multimedia interaktif menggunakan pendekatan story based learning, bertujuan untuk memberikan alternatif pelatihan dengan menyampaikan materi melalui cerita pendek dan studi kasus sesuai dengan topik pembahasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan multimedia interaktif dalam pelatihan service excellent melalui pendekatan story based learning. Metode yang digunakan untuk mengetahui hasil penelitian dengan melakukan pre-test dan post-test terhadap dua kelompok staf customer service yang dipilih secara acak. Kedua kelompok, belajar menggunakan dua pendekatan pembelajaran, yaitu menggunakan multimedia interaktif dan modul text-book (konvensional). Pengembangan aplikasi multimedia interaktif mencangkup materi service excellent dibagi kedalam lima modul yang terdiri dari reability, assurance, tangible, emphaty, dan responsiveness. Kelompok belajar yang menggunakan multimedia interaktif memiliki tingkat kemajuan hasil belajar lebih tinggi sebesar 19% dibandingkan dengan kelompok belajar konvensional sebesar 8%. Kelompok eksperimen menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap penggunaan multimedia interaktif.    Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Pelayanan Prima, Pembelajaran Berbasis Cerita 
APLIKASI ANIMASI INTERAKTIF PENCAMPURAN TIGA WARNA PRIMER DAN PENGENALAN BENTUK GEOMETRI PADA PAUD AL-MUSLIMUN Shobary, Mayya Nurbayanti; Riana, Dwiza; Sanjaya, Rangga
Jurnal Informatika Vol 1, No 2 (2014): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.24 KB)

Abstract

Abstract - The development of Interactive animation application mixing three colors and introduction of geometric shapes for early childhood, aims to increase learning tool for parents and teachers to attract the attention of children to learn about colors and shapes using interactive animation application. Application built using the concept of PAUD Al-Muslimun in educating early childhood in knowing the result of mixing three primary colors and geometric shapes. The development of application take an example of how theachers in educating early childhood that began with the introduction of color and shapes, and practice how to mix the primary three colors, by showing interisting picture related to colors and shapes are introduced. Data collection methods used for this study is the direct observation of the teaching and learning activities from the perspective of teachers, children and parents to get an idea of the optimal design of an application built on. The development of Interactive animation application mixing three primary colors and introduction of geometric shapes for early childhood for early childhood through the five steps, analyzing, designing, implemeting, testing, and revision errors or shortfall. In this application there are learning processes knowing the primary color and introduction of geometric shapes with support interactive buttons, interesting picture and audio to enhance the absorption of early childhood to the contents of the material, learning and display concerned and to help parents or teachers role in educating children once more creative . Keywords: Applications, Animation, Interactive, Early Childhood Abstrak - Pembangunan aplikasi animasi interaktif pencampuran tiga warna primer dan pengenalan bentuk geometri untuk anak usia dini, bertujuan untuk menambah sarana pembelajaran untuk orang tua dan guru dalam menarik perhatian anak untuk belajar mengenal warna dan bentuk dengan menggunakan aplikasi animasi interaktif. Aplikasi yang dibangun menggunakan konsep pembelajaran pada PAUD Al-Muslimun dalam mendidik anak usia dini dalam mengenal hasil pencampuran tiga warna primer dan bentuk geometri. Pengembangan aplikasi mengambil contoh dari cara guru dalam mendidik anak usia dini yang dimulai dengan mengenalkan warna dan bentuk, dan mempraktekkan cara mencampur tiga warna primer, dengan menampilkan gambar-gambar menarik yang berkaitan dengan warna dan bentuk yang dikenalkan. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk penelitian ini adalah dengan observasi secara langsung terhadap kegiatan belajar mengajar dari sudut pandang guru, anak dan orang tua untuk mendapatkan gambaran yang optimal terhadap rancangan aplikasi yang dibangun. Pengembangan aplikasi animasi interaktif pencampuran tiga warna primer dan pengenalan bentuk geometri untuk anak usia dini ini melalui lima langkah, yaitu menganalisis, mendesain, mengimplementasikan, uji coba dan merevisi kekeliruan atau menambah kekurangan. Di dalam aplikasi ini terdapat proses-proses pembelajaran mengenal pencampuran tiga warna primer dan bentuk geometri dengan dukungan tombol interaktif, gambar-gambar yang menarik serta audio yang untuk meningkatkan daya serap anak usia dini terhadap isi materi yang ingin disampaikan, serta dilengkapi dengan permainan untuk mengukur keterampilan dan sejauh mana anak mengenal warna dan bentuk. Penggunaan sarana pembelajaran dengan menggunakan teknologi animasi interaktif ini ditinjau dari aspek isi materi, pembelajaran dan tampilan dinilai dapat menarik perhatian anak usia dini serta membantu peran orang tua atau guru dalam mendidik anak lebih kreatif lagi. Kata Kunci : Aplikasi, Animasi, Interaktif, PAUD
Sistem Pengelolaan Gangguan Layanan TI Menggunakan Trouble Ticket Di PT. Trindo Pratama Sanjaya, Rangga; Sondari, Siti
Jurnal Informatika Vol 4, No 1 (2017): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.54 KB)

Abstract

AbstrakSeiring dengan semakin besarnya peranan Departemen Teknologi Informasi (TI) dalam mendukung kelancaran proses bisnis perusahaan, disertai dengan meningkatnya permintaan pemecahan gangguan layanan TI. Meningkatnya permintaan layanan terhadap pemecahan gangguan TI mengakibatkan pekerjaan Departemen TI yang menumpuk. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem pengelolaan agar semua permintaan dari user dapat dilayani dan terdokumentasi dengan baik. Trouble ticket berbasis website merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pengelolaan gangguan layanan. Trouble ticket merupakan formulir laporan terhadap gangguan layanan TI untuk dilakukan tindakan respon terhadap gangguan. Implementasi dari sistem informasi pengelolaan gangguan layanan TI menggunakan trouble ticket dengan teknologi berbasis website, memungkinkan proses pelaporan dan pemantauan status laporan gangguan dapat dilakukan diberbagai perangkat TI. Sistem informasi pengelolaan gangguan layanan TI menggunakan trouble ticket dapat meningkatkan pelayanan kepada user, disamping itu merupakan dokumentasi yang baik bagi Departemen Teknologi Informasi. Kata Kunci: Sistem Informasi, Trouble Ticket, Manajemen, Pengelolaan Gangguan Layanan, Web AbstractAlong with the growing role of the Department of Information Technology (IT) in supporting the company's business processes, accompanied by increased demand for solving IT service disruption. Increased demand for services towards solving IT disruption resulted in piling work of IT Department. Therefore we need a system of management that all requests from the user can be served and well-documented. Web-based trouble ticket is one of the ways that can be used to overcome the problem of the management of the service interruption. Trouble ticket is a report form to disruption of IT services to be taken in response to disturbances. Implementation of information system management of IT service disruption using a trouble ticket with web-based technology allows the reporting process and monitoring the status report can be done in various disorders of IT devices. Management information system IT service disruption using a trouble ticket can improve services to users, beside is a good documentation for the Information Technology Department. Keywords: Information System, Trouble Ticket, Management, Service Interruption, Web