Yulia Sariwaty, Yulia
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) CALIEF MELALUI IMPLEMENTASI KOMUNIKASI PEMASARAN

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.119 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, merupakan kegiatan lanjutan dalam upaya meningkatkan pangsa pasar penjualan produk industri usaha kreatif yang bergerak dalam bidang pembuatan produk interior rumah. Memperkenalkan produk kepada khalayak merupakan bagian dari strategi komunikasi pemasaran terpadu. Pemanfaatan media online, brosur, banner dalam promosi jenis produk, model produk hingga diskon penjualan, seringkali menjadi sarana media pemasaran yang efisien bagi UMKM dengan marketing low budget. CALIEF sebagai salah satu UMKM yang mengkhususkan dalam produksi produk rumah tangga, khususnya pembuatan dan penjualan karpet, bantal, kasur, lemari, sofa dan kitchen set. Selama ini, pemasaran produk CALIEF hanya dilakukan berdasarkan pemesanan dari konsumen perorangan, designer interior atau toko yang telah mengenal pemilik UMKM. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam dua bentuk bentuk yaitu pelatihan pembuatan brosur dan banner, termasuk pemanfaatan media online sebagai sarana pemasaran produk. Serta penyuluhan tujuannya agar pengusaha lebih memahami konsep dan pengaplikasian komunikasi pemasaran dalam kegiatan usaha. Selanjutnya, pendampingan diberikan agar penyerapan dan perubahan sikap menjadi lebih optimal.Kata Kunci: Komunikasi, Pemasaran, Terpadu.

Pemanfaatan Videografi Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran Agrowisata Grace Rose Farm – Bandung

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.962 KB)

Abstract

AbstrakAgrowisata didefinisikan sebagai suatu bentuk pariwisata yang memanfaatkan budaya petani sebagai daya tarik wisata. Aktivitas wisatanya melibatkan penggunaan lahan pertanian yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Grace Rose Farm merupakan salah satu tempat pertanian bunga yang baru saja dibuka di awal tahun 2017. Jenis tanamannya tidak hanya mawar namun mulai dari bunga lokal sampai jenis bunga impor, bahkan sayuran organik. Pelaksanaan kegiatan di area agrowisata Grace Rose Farm dilakukan dengan survey pendahuluan, survey lokasi, wawancara, workshop, dan pengambilan gambar untuk pembuatan video. Dalam penyusunan strategi komunikasi pemasaran wisata, tim pengabdian masyarakat membuat planning bersama dalam hal pembuatan videografi sebagai alat pemasaran. Usulan tema dari videografi strategi komunikasi pemasaran disesuaikan dengan konsep tema agrowisata Grace Rose Farm, yaitu: “Fresh Flower and Leisure Park”. Tema tersebut diambil dengan tujuan agar para wisatawan tertarik untuk datang mengunjungi dan menikmati keindahan pemandangan dan perkebunan yang terhampar di area seluas 5 hektar di kaki Gunung Burangrang. Kata Kunci: Videografi, Strategi, Komunikasi, Pemasaran AbstractAgro tourism is defined as a tourism which takes an advantage of farmer’s culture as the attraction. Its activity involves farmland use as a tourist attraction. Grace Rose Farm is one of flower farmlands which opens for public at the beginning of 2017. There are not only roses found there but also other local and imported flowers as well as organic vegetables. The activity of community service in agro tourism Grace Rose Farm was conducted by doing survey, interview, workshop and video-shot. In managing tourism marketing communication strategy our team made a videography planning as a marketing tool.  The theme proposal of videography for marketing communication strategy is in line with the concept of agro tourism theme of Grace Rose Farm  “Fresh : beautiful scenery and farmland stretching in the 5-hektare-area below Mount Burangrang.                     Key Words: Videography, Strategy, Communication, Marketing

ANALISIS PARTISIPASI PEREMPUAN INDONESIA SEBAGAI POLITISI DI LEMBAGA LEGISLATIF

Jurnal Signal Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.559 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini menganalisis tentang partisipasi perempuan Indonesia sebagai politisi di lembaga legislatif. Tujuannya untuk mengetahui seberapa besar peluang perempuan Indonesia untuk masuk ke dalam kancah politik dan sejauh mana peran pemerintah dalam mengakomodir hal tersebut.   Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Hasil menunjukan, meskipun sudah ada Undang-Undang yang mendukung partisipasi perempuan sebagai politisi di parlemen, namun hasilnya masih belum memenuhi kuota yang tersedia, dikarenakan kendala yang biasanya ada dalam syarat rekruitmen di internal partai politik. Kata Kunci: Partisipasi, Perempuan, Politisi, Legislatif. AbstractThis research analyze about Indonesian women participation as politician at legislative institution. Purpose to find out, how much Indonesian women opportunity can be join to political arena and to what extent of the government role accommodating it. Research method used qualitative method with phenomenology study approach. Result show that despite the existence of law support women participation to be politicians in parliament, but the result still do not the expected quota, the constraints imposed by internal political parties requisite when reqruitment process. Key Words: Participation, Women, Politician, Legislative.

Penguatan Produk UMKM “Calief” Melalui Strategi Branding Komunikasi

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.078 KB)

Abstract

Para pelaku bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah masih berfokus pada trading dan melupakan sisi branding, hal ini dapat disebabkan karena ketidaktahuan, ego, atau sifat tertutup para pelaku usaha atas ide baru dan merasa cepat puas. Dalam komunikasi pemasaran, salah satu fungsi branding adalah sebagai sarana untuk menanamkan citra positif di benak konsumen, sehingga perlu dipahami oleh para pelaku usaha, karena branding produk merupakan salah satu poin penting agar produk UMKM akan senantiasa diingat oleh masyarakat atau konsumen dalam jangka waktu. Salah satu UMKM yang berada di kota Bandung adalah CALIEF, bergerak di bidang pembuatan dan penjualan karpet, bantal, kasur, lemari, sofa dan kitchen set.  Pelaku usaha ini, sudah memulai usahanya selama 5 tahun lebih, namun dalam proses usaha yang dijalani saat ini, hambatan dan rintangan yang dihadapi CALIEF dalam meningkatkan kemampuan usaha sangat kompleks dan meliputi berbagai aspek, salah satunya kurangnya kemampuan branding dalam memperkenalkan produk ke konsumen. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah observasi, wawanacara, diskusi dan ceramah, dimana tim pelaksana dan para pelaku usaha melakukan dialog yang membahas branding komunikasi pemasaran UMKM CALIEF. Hasil dari kegiatan ini yaitu penguatan produk Usaha Mikro Kecil dam Menengah dapat membantu proses pelaku usaha dalam meningkatkan eksistensi CALIEF dengan cara membuat branding produk untuk tujuan mengembangkan dan mempromosikan produk serta membangun brand awarenenss masyarakat terhadap produk. Sehingga masyarakat dan calon konsumen lebih kenal dan sadar akan brand yang merupakan hasil produksi dari UMKM CALIEF dibandingkan dengan pelaku bisnis lainnya.Kata Kunci : Strategi komunikasi, branding, UMKM.

DEMOKRASI DAN KAMPANYE POLITIK MELALUI PENCITRAAN BERBASIS BUDAYA DALAM PILKADA DI INDONESIA

J-IKA Vol 3, No 2 (2016): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                            ABSTRACT Democracy is a political system who build, when the public have right to political purpose who must be given authority to govern through election mechanism. On democratic system implemetation, one of important point is public participation, because participation be found element on political communication mechanism. Political dynamics in Indonesia can be witnessed through party of democracy that can organized from centre level to buttom district. Every district as like compete to born new candidate who claim their can be right leader. For make public interesting, their making various strategy including build of image on campaign. Keywords: Democracy, Campaign, Politic, Image, Culture.                                                              ABSTRAK Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang dibangun, dimana rakyat memiliki hak untuk menentukan secara politik siapa yang diberi kekuasaan untuk memerintah melalui mekanisme pemilihan umum. Dalam penyelenggaraan system demokrasi, salah satu unsur yang amat penting adalah partisipasi masyarakat, karena dalam partisipasi terkandung unsur mekanisme komunikasi politik antara aktor politik dengan publik sebagai konstituennya. Semarak dinamika politik di Indonesia dapat dilihat melalui pesta demokrasi yang diadakan dari tingkat pusat hingga daerah. Setiap daerah seakan berlomba dalam melahirkan kandidat yang mengklaim dirinya paling tepat menjadi pemimpin. Guna menarik simpati masyarakat, mereka melancarkan berbagai strategi termasuk membangun pencitraan dalam kampanye.Kata Kunci: Demokrasi, Kampanye, Politik, Pencitraan, Budaya.