Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Signal

STRATEGI KOMUNIKASI KOMUNITAS PUNGKLUNG DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF DI MASYARAKAT Firmansyah, Yudi; Oktaviani, Femi
Jurnal Signal Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.739 KB)

Abstract

ABSTRAK Punklung merupakan komunitas yang berpenampilan punk. Komunitas punklung yang berpenampilan punk pada awalnya dipandang negatif oleh masyarakat. Komunitas punklung berusaha membangun kembali budaya lokal yaitu calung sehingga mengubah pandangan negatif masyarakat terhadap komunitas punklung menjadi pandangan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi perencanaan pesan, pendekatan komunikasi dan pemilihan media yang digunakan komunitas punklung dalam membangun citra positif di masyarakat dengan menggunakan pendekatan studi kasus dimana fenomena individu beserta masalah yang dihadapinya dapat terselesaikan dan memperoleh perkembangan diri yang baik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh peneliti adalah bahwa dalam membangun citra possitif komunitas punklung, hal pertama dengan melakukan empat langkah dalam strategi komunikasi perencanaan pesan yang dapat mempengaruhi persepsi masyarakat yaitu tujuan, aksi, sumber daya, dan pelaksanaan. Kedua dalam strategi pendekatan komunikasi dengan menggunakan bahasa verbal dan non verbal yaitu dengan memperlihatkan senyuman dan bahasa yang sopan, masyarakat akan menghargai setiap informasi mengenai calung yang disampaikan oleh komunitas punklung. Ketiga dalam strategi komunikasi dengan pemilihan media yaitu dengan menggunakan media sosial seperti instagram, facebook, dan youtube untuk memperlihatkan aktifitas komunitas punklung dan juga eksistensi mereka dalam menjaga kearifan lokal. Kata Kunci : Strategi komunikasi, komunitas pungklung, citra positif. ABSTRACT THE COMMUNICATION STRATEGY OF PUNGKLUNG COMMUNITYIN BUILDING THE POSITIVE IMAGE IN SOCIETY Punklung is a punk-looking community. The punk-looking community, punklung, was initially viewed negatively by the public. The punklung community is trying to rebuild the local culture of calung so that they are able to change the negative view of society towards the punklung community into a better view. Therefore, this study aims to examine the communication strategy, messaging planning, communication approach and media selection used by punklung community in building positive image in society. This study uses a case study approach where the individual phenomenon and the problems it faces can be resolved and obtain a good self-development. Data completion technique is done by observation and interview. The result obtained by the researcher is that in building positive image of punklung community, the first thing is by doing four steps in communication strategy of message planning which can influence the peoples perception that is objective, action, resources, and implementation. Second in the strategy of communication approach using verbal and nonverbal language that is by showing smile and polite language, people will appreciate any information about calung submitted by punklung community. Third in communication strategy with media selection is by using social media like instagram, facebook, and youtube to show activity of punklung community and also their existence in maintaining local wisdom. Keyword :Communication of strategy, Punklung community, image positive.
MARKETING PUBLIC RELATIONSHOTEL SYARIAH DALAM MEMBANGUN LIFESTYLEISLAMI KOTA BANDUNG Oktaviani, Femi
Jurnal Signal Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.401 KB)

Abstract

ABSTRACTThis research proposes about marketing public relations on sharia (Islamic) hotel in building an Islamic lifestyle of Bandung city. The activities of public relations marketing of sharia hotels are done with the aim to raise the public awareness to use sharia hotels, build the support from stakeholders, and reduce crime rate through sharia-based hotel culture. This research uses descriptive qualitative method, which is a contextual research that makes the human as an instrument and adapted to a reasonable situation in relation with the collecting of data which is generally qualitative. The result of this research is marketing public relations to build public awareness in using sharia hotels especially in Narapati hotel, conducted through 2 ways those are, educate an obstacles and an educational campaign which are expected to change awareness, interest, and adoption to society to use sharia hotel. To building the supports from stakeholders are done through support from the government, community and human resources which are expected to build a partnership and policy with stakeholders so that customers of sharia hotels can maintain value equity, brand equity and retention equity. To reduce or suppress the crime rate in Bandung city through sharia-based hotel culture, conducted through examination of identity card and luggage that expected social change in society especially the criminality done in hotel will decrease although the change takes a long time. Key Words:  marketing public relations and sharia hotel  ABSTRAK Penelitian ini mengemukakan tentang marketing public relations hotel syariah dalam membangun lifestyle islami kota Bandung. Kegiatan marketing public relations hotel syariah dilakukan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hotel syariah, membangun support dari para stakeholder, dan mengurangi angka krimialitas melalui budaya hotel berbasis syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian kontekstual yang menjadikan manusia sebagai instrument dan disesuaikan dengan situasi yang wajar dalam kaitannya dengan pengumpulan data yang pada umumnya bersifat kualitatif. Hasil penelitian ini adalah marketing public relations untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menggunakan hotel syariah khsusunya hotel Narapati, dilakukan melaui 2 cara yaitu, mengedukasi kendala dan kampanye edukasi yang diharapkan dapat merubah kesadaran, minat, dan adopsi pada masyarakat untuk menggunakan hotel syariah. Membangun suport dari para stakeholder, dilakukan melalui support dari pemerintah, masyarakat, dan SDM yang diharapkan dapat membangun partnership dan policy dengan para stakeholder sehingga pelanggan atau konsumen dari hotel syariah dapat mempertahanakan value equity, brand equity, dan retentionequity. Untuk mengurangi atau menekan angka kriminalitas di kota Bandung melalui budaya hotel berbasis syariah, dilakukan melalui pemeriksaan kartu identitas dan barang bawaan yang diharapkan adanya perubahan social di masyarakat khususnya kriminialitas yang dilakukan di hotel akan berkurang walaupun perubahan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Kata Kunci : marketing public relations dan hotel syariah.