Witanti Prihatiningsih, Witanti
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGGUNAAN PATH TALK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI KALANGAN REMAJA AKHIR Prihatiningsih, Witanti
Jurnal Signal Vol 5, No 1 (2017): JURNAL SIGNAL
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Path merupakan salah satu jejaring sosial yang digunakan oleh remaja. Mereka bisa membagikan foto dan video kegiatan sehari-hari, serta kita bisa membagi musik yang sedang didengarkan, film yang sedang di tonton, lokasi kita sedang dimana dan kita bisa mengucapkan selamat malam dan selamat pagi melalui path. Path memiliki fitur pribadi untuk berkomunikasi secara personal yang dinamakan Path Talk. Melalui fitur tersebut orang bisa mengirim pesan secara personal tanpa harus dilihat oleh orang lain. Namun, bagaimana penggunaan Path Talk sebagai media Komunikasi Interpersonal di Kalangan Remaja Akhir? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan infomannya adalah remaja akhir usia 18-21 tahun yang menggunakan Path serta Path Talk sebagai media komunikasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa bagi remaja Path Talk bukan media komunikasi utama untuk berkomunikasi, biasanya mereka gunakan Path Talk hanya untuk menanyakan hal yang singkat atau umum bukan cerita panjang, karena percakapan di Path Talk secara otomatis akan terhapus setelah 7 hari. Kata Kunci : Path Talk, Media Komunikasi, Remaja  ABSTRACT Path is a social network that is widely used by teenagers. They can share daily activities photos and videos, and share the music they listened to, the film being watched, the location of where they are and say good night or good morning through the Path. Path has privacy features to communicate personally called Path Talk. Through these features, user can send personalized messages without being seen by others. However, how to use the media as Path Talk Among Teens Interpersonal Communication? This study uses qualitative research method whose infomats are teens aged 18-21 years who use Path and Path Talk as a communication medium. The conclusion from this study is that for adolescents, Path Talk is not the main communication media to communicate. They usually use Path Talk only to ask the public not short or long story, because the conversation in Path Talk will automatically be deleted after 7 days. Key Words : Path Talk, Communication Media, Teenager
PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI MEDIA INFORMASI OLEH MAHASISWA UPN “VETERAN” JAKARTA Iswahyuni, Iswahyuni; Prihatiningsih, Witanti; Surahmad, Surahmad
Jurnal Signal Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIGNAL
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Teknologi berbasis internet terus berkembang dari waktu ke waktu. Bahkan, sebagian orang kini mendapat lebih banyak informasi melalui media internet. Banyak manfaat dari internet, salah satunya sebagai media komunikasi, hiburan, mencari teman, dan sumber informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan internet sebagai media informasi oleh mahasiswa UPN “Veteran” Jakarta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UPN “Veteran” Jakarta. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan teknik sampelnya adalah strata proporsional. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah uses and gratification. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa internet yang disediakan oleh UPN "Veteran" Jakarta lebih banyak dimanfaatkan mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan afektif, kemudian dilanjutkan dengan kognitif, integrasi sosial, berkhayal, dan yang terakhir integrasi personal. Kata kunci: internet, uses and gratification, kebutuhan informasi  ABSTRACT  Internet-based technology continues to evolve over time. In fact, some people are now getting more information through the internet. Many benefits come from the internet, such as medium of communication, entertainment purposes, looking for friends, and source of information. This study aims to determine the use of the Internet as a medium of information by students UPN "Veteran" Jakarta. The method used in this study is a quantitative with descriptive analysis. The population in this study is UPN "Veteran" Jakarta students. Sample collecting method is Slovin formula, while the sample technique is strata proportional. The theory used in this research is using and gratification. The results in this study indicate that the internet provided by UPN "Veteran" Jakarta is mostly used by students to meet affective and cognitive needs, social integration, fantasizing, and personal integration. Key words: internet, uses and gratification, information needs
KONSTRUKSI MAKNA RITUAL PEMAKAMAN BUDAYA TIONGHOA DI HEAVEN MEMORIAL PARK BOGOR Zakki Abdullah, Ahmad; Prihatiningsih, Witanti; Laura M B P, Ratu
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2017): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe burial or funeral for the deceased is a serious problem for ethnic Chinese. If the ordinance and procedure is incorrect, it will have an impact on the plight of the family. Heaven Memorial Park Bogor is a cemetery located on a hill and designed in harmony with aspects of Feng Sui and modern arrangement. This study aims to find out the construction of the meaning of Chinese Culture funeral rituals at Heaven Memorial Park Bogor. This research uses Erbert Blumer Symbolic Interaction theory. The method used is qualitative with phenomenology approach. The data were taken from Chinese families who buried their relatives at the Heaven Memorial Park cemetery in Bogor. The results showed that ethnic Chinese buried their relatives in the Heaven Memorial Park Bogor based on hereditary cultures, honoring ancestors, seeking blessings and Feng Sui. The conclusion of this research stated that ethnic Chinese retain their traditions and rituals from generation to generation based on their religions and beliefs. Key Word: Funeral Rituals, Tionghoa, Heaven Memorial Park Bogor AbstrakTata cara penguburan atau pemakaman orang yang sudah meninggal merupakan masalah serius bagi etnis Tionghoa, karena jika tata caranya tidak benar, maka akan berdampak pada nasib buruk keluarga yang ditinggalkan. Heaven Memorial Park Bogor merupakan sebuah pemakaman yang berada di atas bukit dan dirancang selaras dengan aspek-aspek Feng Sui dan penataan modern. Penelitian ini bertujuan mengetahui konstruksi makna ritual pemakaman Budaya Tionghoa di Heaven Memorial Park Bogor. Penelitian ini menggunakan teori Interaksi Simbolik Erbert Blumer. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data diambil dari keluarga Tionghoa yang memakamkan kerabatnya di pemakaman Heaven Memorial Park Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Tionghoa memakamkan kerabatnya di tempat tersebut berdasarkan budaya turun temurun, menghormati leluhur, mencari keberkahan dan Feng Sui. Kesimpulannya, etnis Tionghoa mempertahankan tradisi serta ritual secara turun temurun berdasarkan agama dan kepercayaan yang dianut. Kata Kunci: Ritual Pemakaman, Tionghoa, eaven Memorial Park Bogor
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI TELEMARKETING ASURANSI DENGAN SIKAP CALON PELANGGAN TERHADAP TELEMARKETER [Relations Between Insurance Telemarketing Communication and Potential Customer’s Attitude Towards Telemarketers] Silalahi, Rut Rismanta; Prihatiningsih, Witanti; M P B, Ratu Laura
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 3, No 2 (2018): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT                 Telemarketing of insurance products is used by many companies because it is considered as simple, inexpensive and effective way to reach more customer. However, the potential customer may have different attitudes toward this method. They may be happy to receive such calls, but some of them might feel annoyed and inconvenienced. This study aims to find out whether there is a relation between insurance telemarketing communication and potential customers attitude towards telemarketers. Using Instrumental Model of Persuasion, we took two factors into account: telemarketer as source factor and content of the call as message factor. The population of this quantitative research is potential customer who had been called by insurance telemarketers in Jakarta. We used snowball sampling technique and collected data through observation, questionnaire, interview and literature study. As the result, we found a significant and strong relation between insurance telemarketers and the attitude of potential customers. There is also a significant relation between messages delivered by telemarketers and the attitudes of potential customers, but with weak coefficient of closeness.Keywords:  Telemarketing Communication, Telemarketer, Attitudes, Instrumental Model of Persuasion. 
Komunikasi Terapeutik pada Lansia di Graha Werdha AUSSI Kusuma Lestari, Depok Ayuningtyas, Fitria; Prihatiningsih, Witanti
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v10i2.2911

Abstract

Semakin tua umur seseorang, maka semakin rentan seseorang tersebut akan kesehatannya. Terdapat banyak bukti bahwa kesehatan yang optimal pada pasien lanjut usia tidak hanya bergantung kepada kebutuhan biomedis semata namun juga bergantung kepada kondisi disekitarnya, seperti perhatian yang lebih terhadap keadaan sosialnya, ekonominya, kulturalnya bahkan psikologisnya dari pasien tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komunikasi terapeutik yang baik bagi lansia khususnya yang berada di panti werdha. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif. Penelitian ini difokuskan pada studi kasus. Penulis juga menggunakan teknik observasi yaitu salah satu teknik pengumpulan data dalam penelitian apapun, termasuk penelitian kualitatif. Berdasarkan observasi langsung penulis ke Graha Werdha Aussi Kusuma Lestari, pasien lansia sangat memerlukan komunikasi yang baik dan empati serta perhatian yang “cukup” dari berbagai pihak. Banyak hambatan dari komunikasi terapeutik pada pasien lansia yang terjadi, namun dalam kasus ini yang banyak terjadi di panti werdha yaitu resisten. Perilaku resisten biasanya diperlihatkan oleh pasien pada masa penyembuhan terhadap penyakit tertentu dikarenakan adanya rasa lelah, marah dan sedih terhadap penyakit yang diderita olehnya. Hasil dari penelitian ini yaitu harus adanya pendekatan untuk berkomunikasi pada pasien lansia dengan baik. Oleh karena itu komunikasi terapeutik harus dapat diimplementasikan secara optimal bagi pasien lansia. 
MOTIF PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KALANGAN REMAJA Prihatiningsih, Witanti
Communication Vol 8, No 1 (2017): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.656 KB)

Abstract

ABSTRACTThe technology which growing from time to time makes someone becoming more activein using social media. Cell phone companies developed its services (3G, 4G, HSDPA,EVDO and others) to support those needs. Social media are became inseparable inteenagers daily life, where they can share informations or doing other things for fun. Itbecomes needs for them. Instagram is one type of social media that's currently widelyused by teenagers. The question is, whether those needs can be fulfilled or not viainstagram. The researcher wanted to see instagram usage patterns among teenagers. Thisstudy used descriptive qualitative method, with five active teens which using instagramas samples or informants. Data collection techniques are observation, interview andcollecting documents in the form of photos and other important files that support thisresearch. From the results, it can be concluded that Instagram is a social media that isable to meet one's needs. Those are cognitive needs, affective needs, personal integrationneeds, the needs for social integration and the needs for escapist.Keywords : social media, instagram, teenagersABSTRAKTeknologi yang berkembang dari waktu ke waktu membuat seseorang menjadi lebih aktifdalam menggunakan media sosial.Perusahaan telepon seluler pun mengembangkanberagam layanan (3G, 4G, HSDPA, EVDO dan lain-lain) untuk mendukung kebutuhantersebut. Sosial media menjadi tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari di kalanganremaja, di mana mereka dapat berbagi informasi atau melakukan hal-hal lain untukbersenang-senang. Hal ini menjadi kebutuhan bagi mereka. Instagram adalah salah satujenis media sosial yang saat ini banyak digunakan remaja. Pertanyaannya adalah, apakahkebutuhan tersebut dapat dipenuhi atau tidak melalui Instagram. Peneliti ingin melihatpola penggunaan instagram di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif kualitatif, dengan lima remaja aktif yang menggunakan instagram sebagaisampel atau informan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi,wawancara dan mengumpulkan dokumen berbentuk foto dan file lainnya. Dari hasilpenelitian, dapat disimpulkan bahwa Instagram adalah media sosial yang mampumemenuhi kebutuhan seseorang, yakni kebutuhan kognitif, afektif, integrasi pribadi,integrasi sosial dan berkhayal.Kata Kunci: media sosial, instagram, remaja
PENGARUH KREDIBILITAS AGEN ASURANSI TERHADAP SIKAP NASABAH DALAM MEMBELI POLIS (Analisis Regresi mengenai keterpercayaan, keahlian dan daya tarik agen asuransi terhadap sikap pemilik asuransi di Kota Sukabumi) Prihatiningsih, Witanti; Ayuningtyas, Fitria
Avant Garde Vol 5, No 1 (2017): AVANT GARDE
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies must have their own criteria for their sales agents, start from how tospeak in front of potential customers, personal appearance and knowledge aboutthe products and the company itself. The credibility of sales or marketing agentswill make their companies have a good reputation. Insurance agents also trainedby company to introduce the products until someone willing to buy the productsand become their loyal customer. This research aims to determine whether thereis any significant impact of insurance agent’s credibility to customer’s attitude inbuying a policy. The long-term results of the research can be used ascommunication competence for agents to persuade potential customers, whoprobably initially not interest to buy the products, became a loyal customer. Thisresearch is causal quantitative research. This research used regression analysisto determine the impact of insurance agent’s credibility to customer’s attitude inbuying policy. The data collection techniques used questionnaires that distributedto the respondent. The respondent of this research were people who haveinsurance in the city of Sukabumi, West Java. The sampling technique in thisresearch was purposive sampling. The theory that used in this research wassource credibility. The results of this research indicate that trustworthiness,expertise, and attractiveness of insurance agents have a significant impact tocustomer’s attitude in buying a policy. From the three components, the mostimportant thing is the expertise. The expertise of insurance agent has a highestscore compare with trustworthiness and attractiveness of insurance agent.
PENGARUH PESAN IKLAN SLO DENGAN SIKAP KHALAYAK TERHADAP KEINGINAN MEMBUAT SLO Saputra, Windhi Tia; Prihatiningsih, Witanti
Dialektika Vol 4 No 2 (2017): Vol.4 No.2 (2017) September
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses about the public service announcements message from the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM). Subject of this research is Sertifikat Laik Operasi (SLO) advertisement. The purpose of this study was to determine the effect of SLO advertising messages exposure with public attitudes towards the desire to apply SLO. This study uses a quantitative method with linear regression analysis. The population in this study were active students of FISIP UPN "Veteran" Jakarta, with total 1,202 students. By using Slovin purposive sampling techniques and formulas, it results in a sample size of 92 students. The theory used in this research is the theory of cognitive response. Based on the result data collected, there is a significant and strong relationship between advertising messages SLO with public attitudes towards the desire to apply SLO. Also, SLO advertising messages has an influence on the attitude of the public desire to apply SLO.