Abdullah Isnaini, Abdullah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA KUALITAS AIR PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN WONOGIRI Isnaini, Abdullah; Sarto, Sarto; Suwarni, Agus
Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 7, No 3 (2016): VOLUME 7 NO 3 TAHUN 2016
Publisher : Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/sanitasi.v7i3.62

Abstract

PDAM adalah institusi milik daerah yang mempunyai fungsi menyelenggarakan pelayanan air bersih bagi masyarakat, dan perlu melaksanakan pengawasan terhadap kualitas air yang diha-silkan, baik secara fisik, bakteriologis dan kimiawi. Kualitas air yang baik dapat berdampak baik pula bagi kesehatan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kualitas air PDAM Kabupaten Wonogiri, dengan melakukan studi observasional dengan rancangan cross sectional. Ada masing-masing 16 sampel air untuk pe-meriksaan air baku dan hasil olahan, dan 48 sampel untuk pemeriksaan air sambungan rumah, yaitu masing-masing 16 sampel untuk kategori jarak rumah pelanggan dekat, sedang dan jauh, dari reservoir. Pemeriksaan dilakukan di lapangan dan di laboratorium kesehatan milik Dinas Kesehatan.. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dan one-way-anova untuk menge-tahui perbedaan dari kualitas air yang diperiksa dan uji Spearman-rho untuk uji korelasi. Uji-uji tersebut menggunakan taraf signifikansi (α) 0,05. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) ku-alitas bakteriologis dengan menggunakan indikator MPN Coliform, antara air baku dan air olah-an, serta antara air olahan dan air di sambungan rumah pelanggan, ditemukan adanya perbe-daan yang signifikan, 2) kualitas kimiawi dengan menggunakan indikator kadar besi dan kesa-dahan total, antara air baku, air olahan maupun air di sambungan rumah tidak ditemukan ada-nya perbedaan yang signifikan, 3) antara jarak rumah pelanggan dengan Coliform dan kesada-han total, tidak ditemukan hubungan yang signifikan; sementara itu, antara jarak rumah pelang-gan dengan kadar besi, antara jarak rumah pelanggan dengan sisa klor, dan antara sisa klor dengan Coliform, ditemukan hubungan yang signifikan. Kualitas air secara bakteriologis belum semuanya memenuhi standar, tetapi kualitas air secara kimiawi telah sesuai dengan baku mu-tu, baik untuk air baku, air olahan maupun air sambungan rumah pelanggan