Articles

Found 2 Documents
Search

Bioaktivitas ekstrak batang Xylocarpus granatum sebagai anti black spot alternatif pada Litopenaeus vannamei pasca panen Kartikasari, Lanny; Nurhayati, Awik Pudji Diah; Setiawan, Edwin; Hidayati, Dewi; Ashuri, Nova Maulidina; Saadah, Noor Nailis; Muzaki, Farid Kamal; Desmawati, Iska
Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Vol 2, No 1 (2017): June
Publisher : Faculty of Biology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jtbb.16385

Abstract

This research was done to explore bioactivity of Xylocarpus granatum’s stem extract as tyrosinase inhibitor for alternative preventing black spot in Litopenaeus vannamei postharvest. In this research, extraction of bioactive compound from X. granatum stem was done by soaking the stem in 96% methanol for 24h at temperature 29°C. The methanol was evaporated by using rotary evaporator at temperature 50°C. The extract was dilute with distillate water at series of dilutions (10%, 30%, 50%, 70%, 90%, and distillate water as the control), and then immersing L. vannamei into X. granatum’s stem extract as much as 10ml for 6h, and finally the data analyzing use the Kruskal Wallis test and the Least Significant Difference (LSD) test with the degree of confident 95%. The result showed that X. granatum’s stem extract is able to prevent a black spot of L. vannamei after harvesting process. Furthermore, concentration of 10 % of extract is an effective concentration for preventing a black spot and the control has black spot 0.0360 – 0.0373 mm2.
Kolaborasi Institusi Pemerintah – Perguruan Tinggi – LSM dalam Pengelolaan Sampah Plastik Melalui Forum Group Discussion Aunurohim, Aunurohim; Wijayanti, Anies; Hermawan, Hermawan; Zulaika, Enny; Saptarini, Dian; Hidayati, Dewi; Shovitri, Maya; Setiawan, Edwin; Muzaki, Farid Kamal; Desmawati, Iska; Ashuri, Nova Maulidina
SEWAGATI Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1276.813 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v3i2.5728

Abstract

Pengelolaan sampah, utamanya plastik, menjadi sorotan Indonesia bahkan dunia terkait dengan pencemaran yang disebabkannya. Pengelolaan sampah plastik menjadi penting untuk dilakukan manakala sudah mencapai taraf yang membahayakan makhluk hidup di perairan ataupun di daratan. Departemen Biologi bersama Dinas Lingkungan Hidup kota Surabaya dan Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas ‘Nol’ Sampah Surabaya mengadakan forum group discussion guna membahas hal tersebut agar diperoleh suatu upaya konkret dalam pengelolaan sampah plastik di Surabaya secara khusus, dan Indonesia secara umum. Hasil forum group discussion kegiatan ini merekomendasikan langkah-langkah konkret berdasarkan prioritas dalam pengelolaan sampah plastik dimulai dari (1) tidak menggunakan sama sekali tas atau kantong plastik, sedotan plastik, dan botol minuman plastik sekali pakai, (2) jika tidak memungkinkan, maka dilakukan pengurangan penggunaan material berbahan dasar plastik sekali pakai, (3) skala prioritas selanjutnya adalah melakukan re-cycle ataupun re-use untuk plastik yang tidak bernilai komersil seperti plastik sachet ataupun bungkus mie agar dapat bernilai fungsional bahkan komersial, (4) dan prioritas terakhir adalah membiasakan membuang sampah terutama plastik pada tempatnya agar mekanisme sortikasi yang dilakukan pemerintah untuk melaksanakan program bebas sampah plastik pada tahun 2025 mendatang dapat terwujud