Zeni Istiqomah, Zeni
Dosen Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Multitasking Librarian: Salah Satu Strategi Menghadapi Era MEA Istiqomah, Zeni
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.689 KB)

Abstract

 AbstrakPersaingan di era MEA atau sering disebut dengan istilah EAC (Asian Economic Community) semakin ketat dan semakin terbuka, untuk itu masyarakat Indonesia dituntut dapat bersaing dalam skala internasional. Perpustakaan sebagai lembaga penyedia informasi harus bisa menyediakan sumber-sumber informasi yang aktual dan sesuai yang dibutuhkan oleh masyarakat pemustaka. Kualitas layanan dan kemampuan pustakawan harus lebih ditingkatkan, agar perannya tidak dapat digantikan oleh penyedia jasa lainnya. Kualitas layanan menjadi sebuah sorotan awal bagi setiap pemustaka, untuk itu layanan yang baik akan mencerminkan diri perpustakaan. Peningkatan kualitas layanan ada dua, yaitu functional quality dan technical quality. Functional quality berhubungan dengan kelengkapan koleksi, ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana yang memadai. Technical qulity berhubungan dengan keahlian pustakawan yang dituntut harus multitasking. Kompetensi yang harus dimiliki oleh pustakawan yaitu soft skill yang baik, diantaranya memiliki interpersonal skill dan hospitality skill yang baik. Selain itu Kemampuan dalam hal keilmuan (technology skill, language skill, peran dalam dunia pendidikan) harus ditingkatkan, mengingat masyarakat pemustaka semakin ke sini semakin canggih.   AbstractCompetition in the era of MEA or AEC (Asian Economic Community) is getting tighter and more open, to the people of Indonesia are required to compete on international scale. Libraries as information providers must be able to provide sources of actual and appropriate information needed by the user community. The quality of service and the ability of librarians should be improved, so that its role can not be replaced by other service providers. Quality of service becomes an early spotlight for each user, for the service which will better reflect the library themselves. Improved quality of service there are two, namely functional quality and technical quality. Functional quality associated with the completeness of the collection, availability of facilities and adequate infrastructure. Technicalqulity expertiseassociated with librarians who are required to be multitasking. Competencies that must be owned by a librarian is soft a goodskills, which have interpersonal skills and hospitality skills are good. In addition to the ability in terms of science (technology skills, language skills, role in education) should be increased, given the growing user community here more sophisticated.
MENGEMBANGKAN KERJASAMA DI PERPUSTAKAAN MELALUI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Istiqomah, Zeni
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.867 KB) | DOI: 10.17977/um008v3i12019p032

Abstract

Perpustakaan sebagai salah satu lembaga penyedia informasi, harus mampu menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pemustakanya. Jika kebutuhan informasi yang dicari tidak tersedia di perpustakaan, maka pemustaka akan beralih ke sumber lain yang menyediakan. Dalam rangka memenuhi kebutuhan informasi pemustaka yang semakin banyak, perpustakaan perlu mengembangkan kerjasama dengan lembaga lain. Salah satu bentuk kerjasama perpustakaan dengan lembaga lain adalah Corporate Social Responsibility (CSR). Bentuk Kerjasama ini banyak membantu pihak perpustakaan, terutama perpustakaan-perpustakaan yang masih berkembang. Program CSR yang dilakukan di perpustakaan bisa dalam penyediaan fasilitas, penyediaan koleksi, pembinaan pustakawan, dan lain-lain. Program ini tentunya dapat memberikan keuntungan bagi perpustakaan dan lembaga.Kata kunci: kebutuhan informasi, kerjasama perpustakaan, Corporate Social Responsibility
Perilaku Informasi Remaja dalam Memanfaatkan Facebook Dewi, Amalia Nurma; Istiqomah, Zeni
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.708 KB) | DOI: 10.17977/um008v3i12019p015

Abstract

Penelitian perilaku informasi remaja dalam memanfaatkan media sosial facebook dilakukan karena pemanfaatan media sosial sebagai sumber informasi semakin marak dikalangan remaja. Penelitian diawali dengan menganalisis kebutuhan informasi samapai pemanfaatan informasi. Pada analisis kebutuhan informasi ditemukan bahwa motivasi utama informan yang menyebabkan munculnya kebutuhan informasi adalah motivasi sosial dan rasa ingin tahu terhadap hal baru. Motivasi tersebut berubah menjadi kebutuhan informasi yang berkaitan dengan informasi tentang lingkungan sosial dan juga hiburan. Faktor pendorong utama yang menyebabkan informan merubah kebutuhan informasinya menjadi perilaku informasi adalah karena informan membutuhkan informasi dari media sosial untuk menunjukkan identitas diri, membangun citra, terhubung, dan menjadi bagian dari suatu kelompok. Saat kebutuhan informasi tersebut tidak dipenuhi remaja merasakan anxiety yang dikarenakan perasaan kesepian, merasa tidak dianggap keberadaannya, dan tersisihkan dari lingkungan sosial.Pencarian informasi menunjukkan pencarian informasi pasif, hal tersebut dikarenakan karakteristik dari facebook yang menerapkan konsep web 3.0, selain itu karakteristik lain berupa terbatasnya kata kunci yang bisa digunakan untuk pencarian informasi. di dalam facebook  pencarian informasi hanya bisa dilakukan dengan cara mencari nama pengguna, faktor tersebut menyebabkan pencarian informasi sebagian besar informan menunjukkan perilaku pencarian pasif.Perilaku pemanfaatan informasi menunjukkan bahwa sebagian besar informasi yang mereka dapatkan tidak digunakan, faktor penyebabnya dikarenakan informan melakukan aktifitas kognitif berupa menganalisis informasi yang didapatkannya dari segi author informasi, konten informasi, serta keterbaruan. Mereka menghindari menggunakan informasi yang kurang berkualitas karena khawatir terhadap pendapat anggota lain dalam kelompok sosial. Informasi yang didapatkan dari facebook akan digunakan apabila informasi tersebut bermanfaat bagi anggota kelompok sosial.Kata kunci: perilaku informasi,  facebook, remaja
IMPLEMENTASI PRESERVASI DIGITAL KOLEKSI KARYA ILMIAH DI PERPUSTAKAAN MAULANA MALIK INBRAHIM MALANG Putra, Dimas Andika; Andajani, Kusubakti; Istiqomah, Zeni
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um008v1i22017p028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan deskripsi mengenai kegiatan preservasi digital dan kendala yang dihadapi dalam kegiatan preservasi digital  koleksi karya ilmiah di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif. Lokasi pengambilan data untuk keperluan penelitian ini bertempat di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun instrumennya terdiri atas instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen penunjang diantaranya pedoman wawancara, Pedoman observasi dan study dokumentasi. Prosedur  analisis datanya dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan preservasi digital yang dilakukan Perpustakaan UIN Maliki Malang cukup baik. Prosedur preservasi digital yang dilakukan di mulai dari tahapan penggunaan digitalisasi sebagai tehnik preservasi dan upaya menjaga koleksi digital agar tetap hidup mampu menjaga koleksi digital di perpustakaan UIN Maliki Malang dalam keadaan baik. Meskipun demikian, hal itu belum menjamin. Oleh karena itu perlu dilakukan strategi lain diantaranya emulasi, arkeologi data, mengubah ke bentuk analog dan pemanfaatan koleksi digital.
Hubungan Kebutuhan Informasi Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dalam Penyelesaian Skripsi dengan Ketersediaan Koleksi Almas, Hanafi; Andajani, Kusubakti; Istiqomah, Zeni
BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.921 KB) | DOI: 10.17977/um008v2i12018p063

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebutuhan informasi mahasiswa program studi ilmu perpustakaan dalam penyelesaian skripsi dengan ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara kebutuhan informasi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dalam penyelesaian skripsi dengan ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang sebesar 0,558 yang termasuk kategori sedang.