Articles

Found 15 Documents
Search

PERANCANGAN TEMPAT WUDHU ERGONOMIS BERDASARKAN ANTROPOMETRI PENGGUNA. (STUDI KASUS PADA MALL ABC, JAKARTA BARAT) ANISAH, ANISAH; YULIARTY, POPY; ANGGRAINI, RYINI
Jurnal PASTI Vol 12, No 3 (2018): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.018 KB)

Abstract

Ergonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang hubungan manusia dan tempat kerjanya. Salah satu kajian di dalamnya adalah antropometri. Dengan adanya data antropometri manusia dapat memudahkan dalam membuat design  tempat kerja yang baik, nyaman dan aman. Tempat wudhu adalah salah satu tempat yang sering digunakan sebagai sarana ibadah. Tempat ini harus didisain dengan baik sesuai dengan penggunanya. Dalam penelitian ini, data antropometri yang diukur seperti tinggi badan, tinggi tangan horizontal, panjang lengan dan sebagainya dapat dijadikan referensi untuk acuan dimensi design  tempat wudhu yang baik. Adapun responden yang diambil adalah yang pernah berkunjung ke Mall ABC. Sebanyak 30 responden diambil datanya, dan dibuatkan design  usulan berdasarkan data antropometri yang dikumpulkan dengan harapan design  tempat wudhu menjadi lebih baik.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM OTOMASI PADA MAIN STATION PT. XYZ (INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT) TERHADAP PENCAPAIAN TITIK BEP (BREAK EVEN POINT) Yuliarty, Popy; Ihsanudin, Muhammad Luthfi
Jurnal PASTI Vol 10, No 3 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.295 KB)

Abstract

AbstrakPT. XYZ merupakan salah satu perusahaan agribisnis berlokasi di Sumatera Utara yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit mulai dari pembibitan, penanaman, pemanenan dan pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO).Penelitian ini membahas mengenai evaluasi penerapan sistem otomasi pada stasiun klarifikasi yang merupakan Main Station dari pabrik kelapa sawit terhadap pencapaian titik BEP dari investasi sistem otomasi tersebut. Metode yang digunakan untuk menentukan titik BEP adalah metode peramalan regresi linier. Data yang digunakan adalah pada saat pabrik belum menerapkan sistem otomasi yaitu pada tahun 2014 dan data pabrik pada saat setelah dilakukan penerapan otomasi dan evaluasi terhadap penerapan sistem otomasi tersebut yaitu tahun 2015 dan 2016. Pengaruh seting mesin dan parameter control, berpengaruh terhadap saving losses, sehingga saving losses akan didapatkan lebih besar terlihat pada tahun 2014 0.02% dan di tahun 2015 dan 2016 menjadi rata-rata 0.055% dengan produksi 76.5 ton/jam akan saving sebesar 4,2 ton/jam cpo. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai NPV setelah evaluasi sebesar Rp 7,478.000.000 dari RP 5.998.420.000 awal, IRR setelah evaluasi sebesar 25% dari 18%, PP evaluasi selama 3 tahun, 11 Bulan dari awal 7 tahun 2 bulan, dan BCR sebesar evaluasi 2.211 dari 1.803. serta didukung dua aspek penting lainnya seperti aspek teknis & produksi seperti reduce manpower, oil recovery. Kata Kunci: Evaluasi Sistem, Otomasi, Investasi, BEP AbstractPT. XYZ is one of the agribusiness company located in North Sumatra which is engaged in oil palm plantation starting from seeding, planting, harvesting and processing of fresh fruit bunches (FFB) to Crude Palm Oil (CPO). This research discusses the evaluation of the implementation of automation system at the clarification station which is the Main Station of the palm oil mill towards achieving the BEP point of the automated system investment. The method used to determine the BEP point is the linear regression forecasting method. The data used is when the factory has not implemented the automation system that is in 2014 and the factory data at the time after the implementation of automation and evaluation of the implementation of the automation system is 2015 and 2016. The influence of machine settings and control parameters, affect saving losses, so saving losses will be more visible in 2014 0.02% and in 2015 and 2016 to average 0.055% with 76.5 tons / hour production will saving 4.2 tons / hour cpo. From the calculation results obtained NPV value after evaluation of Rp 7.478.000.000 from RP 5.998.420.000 beginning, IRR after evaluation of 25% from 18%, PP evaluation for 3 years, 11 months from the beginning 7 years 2 months, and BCR for evaluation 2.211 from 1,803. and supported two other important aspects such as technical & production aspects such as reduce manpower, oil recovery. Keywords: System Evaluation, Automation, Investment, BEP
PENGEMBANGAN PRODUK JENANG PACITAN DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DI INTEGRASIKAN DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) GUNA MENDUKUNG PERKEMBANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN PACITAN” Yuliarty, Popy; Fadhilah, Agus
TEKNIK INDUSTRI Vol 6, No 3 (2016): Volume 6 No 3 November 2016
Publisher : TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.351 KB)

Abstract

Pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Pacitan saat ini membuat para produsen oleh-olehdi Pacitan bersaing untuk menempatkan produknya sebagai produk unggulan di KabupatenPacitan. Sehingga setiap produsen dituntut untuk terus berinovasi terhadap produknya untuk bisamemenangkan persaingan tersebut sehingga bisa unggul dari produk yang dihasilkan olehprodusen lainnya. CV. Sari Rasa adalah sebuah produsen Jenang asli Pacitan. Rumusan masalahdalam penelitian ini adalah bagaimana mengetahui atribut – atribut sebagai landasan upayaperbaikan produk Jenang Pacitan sebagai produk yang sesuai dengan selera konsumen danbagaimana mengetahui pilihan rasa produk jenang yang sesuai dengan perspsi konsumen. Metodepenelitian dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment dan Analytical HierarchyProcess (AHP) untuk mencari alternatif pilihan rasa yang sesuai dengan persepsi konsumen. Hasildari penelitian ini adalah Jenang Pacitan produksi CV. Sari Rasa lebih disukai oleh konsumendaripada yang diproduksi oleh produsen lainnya. Hal ini dapat dilihat dari total rata-rata padapengujian 171 responden menunjukkan produk Sari Rasa mendapat respon yang Agak Suka (4),sedangkan produsen lain mendapatkan respon biasa (3). Berdasarkan metode AHP yangdilakukan untuk mencapai Produk Jenang yang sesuai dengan persepsi konsumen maka jenangrasa pisang bisa dijadikan alternative pilihan rasa yaitu dengan nilai vektor prioritas sebesar 0.354,jenang rasa asli 0.344, dan jenang rasa durian 0.302
PENINGKATAN MUTU KULIT KUE MOCHI PRODUK PADA INDUSTRI PANGAN DI SUKABUMI Ariyanti, Silvi; Yuliarty, Popy
TEKNIK INDUSTRI Vol 5, No 3 (2015): Volume 5 No 3 Novemberi 2015
Publisher : TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.443 KB)

Abstract

Adanya tantangan yang dihadapi industri Mochi di Sukabumi saat ini adalah persainganpasar Mochi yang terus berkembang dengan bertambahnya kompetitor baru yangmenawarkan mochi yang berasal dari Korea dan Jepang dengan kualitas dan rasa yanglebih baik dari produk Mochi Sukabumi. Berdasarkan survey awal dan interview yangtelah dilakukan pada dua industri Mochi yang terdapat di Sukabumi, kekurangan dariproduk Mochi tersebut adalah tekstur dari adonan yang kurang baik dan ukuran yangtidak seragam. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan rancang bangunmesin pengaduk pada proses pengadukan adonan kulit Mochi sehingga dengan mesin inidapat memperbaiki tekstur dari kulit Mochi yaitu lebih lembut dan halus. Setelahdilakukan Implementasi dengan menggunakan mesin mengaduk adonan Mochi adonanmenjadi lebih baik dan kelelahan pekerja dalam proses pengadukan adonan kulit Mochidapat dihilangkan.
ANALISIS PENILAIAN DAYA SAING PRODUK OIL PASTEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) DI PT. SUMARI KARYA GLOBAL Miftahun, Miftahun; Yuliarty, Popy
Jurnal PASTI Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.316 KB)

Abstract

PT. Sumari Karya Global merupakan perusahaan yang memproduksi oil pastel Greebel sebagai produk baru. Selain memproduksi oil pastel, PT. Sumari Karya Global juga memproduksi alat tulis lain seperti, pensil warna, pensil 2B dan lainnya. Oil pastel merupakan jenis alat tulis pewarna dalam menggambar yang paling mudah digunakan. Bagi PT. Sumari Karya Global, oil pastel Greebel adalah salah satu produk unggulan. Untuk mengetahui posisi oil pastel Greebel diantara pesaingnya, digunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi oil pastel Greebel di bandingkan pesaing utamanya. Produk yang akan diteliti pada penelitian ini adalah oil pastel merk Greebel, Titi, dan Faber Castle. Pengambilan data hanya dilakukan di wilayah Jakarta Selatan. Responden terdiri dari 3 golongan yaitu : agen, sekolah dan end user (siswa-siswi TK yang diwakili oleh orang tua atau wali murid). Kemudian dilakukan pembobotan masing-masing kriteria dibandingkan dengan semua kriteria yang ada dan dihitung dengan menggunakan software AHP expert choice 11 dan diperoleh hasil eigen vector karakteristik yang dinilai adalah harga, info produk, kemasan, kekuatan, warna hasil dan aman digunakan. Hasil akhir pengolahan data didapatkan bahwa bobot oil pastel Greebel terpilih sebagai prioritas pertama dan dapat dikatakan paling banyak dipilih dibandingkan dengan oil pastel lainnya, dengan nilai 0,364. Disusul kemudian oil pastel Titi dengan nilai 0,306. Dan terakhir oil pastel Faber castle dengan nilai 0,329. Dengan demikian, posisi oil pastel Greebel berada di urutan pertama dibandingkan pesaingnya dan strategi yang tepat untuk mempertahankan posisi tersebut dengan tidak menaikkan harga jual oil pastel. Kata kunci : oil pastel ; analytical hierarchy process ; expert choice 11 ; eugene value ; consistemcy ratio
EVALUASI PENERAPAN SISTEM OTOMASI PADA MAIN STATION PT. XYZ (INDUSTRI PENGOLAHAN KELAPA SAWIT) TERHADAP PENCAPAIAN TITIK BEP (BREAK EVEN POINT) Yuliarty, Popy; Ihsanudin, Muhammad Luthfi
Jurnal PASTI Vol 10, No 3 (2016): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.295 KB)

Abstract

AbstrakPT. XYZ merupakan salah satu perusahaan agribisnis berlokasi di Sumatera Utara yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit mulai dari pembibitan, penanaman, pemanenan dan pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO).Penelitian ini membahas mengenai evaluasi penerapan sistem otomasi pada stasiun klarifikasi yang merupakan Main Station dari pabrik kelapa sawit terhadap pencapaian titik BEP dari investasi sistem otomasi tersebut. Metode yang digunakan untuk menentukan titik BEP adalah metode peramalan regresi linier. Data yang digunakan adalah pada saat pabrik belum menerapkan sistem otomasi yaitu pada tahun 2014 dan data pabrik pada saat setelah dilakukan penerapan otomasi dan evaluasi terhadap penerapan sistem otomasi tersebut yaitu tahun 2015 dan 2016. Pengaruh seting mesin dan parameter control, berpengaruh terhadap saving losses, sehingga saving losses akan didapatkan lebih besar terlihat pada tahun 2014 0.02% dan di tahun 2015 dan 2016 menjadi rata-rata 0.055% dengan produksi 76.5 ton/jam akan saving sebesar 4,2 ton/jam cpo. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai NPV setelah evaluasi sebesar Rp 7,478.000.000 dari RP 5.998.420.000 awal, IRR setelah evaluasi sebesar 25% dari 18%, PP evaluasi selama 3 tahun, 11 Bulan dari awal 7 tahun 2 bulan, dan BCR sebesar evaluasi 2.211 dari 1.803. serta didukung dua aspek penting lainnya seperti aspek teknis & produksi seperti reduce manpower, oil recovery. Kata Kunci: Evaluasi Sistem, Otomasi, Investasi, BEP AbstractPT. XYZ is one of the agribusiness company located in North Sumatra which is engaged in oil palm plantation starting from seeding, planting, harvesting and processing of fresh fruit bunches (FFB) to Crude Palm Oil (CPO). This research discusses the evaluation of the implementation of automation system at the clarification station which is the Main Station of the palm oil mill towards achieving the BEP point of the automated system investment. The method used to determine the BEP point is the linear regression forecasting method. The data used is when the factory has not implemented the automation system that is in 2014 and the factory data at the time after the implementation of automation and evaluation of the implementation of the automation system is 2015 and 2016. The influence of machine settings and control parameters, affect saving losses, so saving losses will be more visible in 2014 0.02% and in 2015 and 2016 to average 0.055% with 76.5 tons / hour production will saving 4.2 tons / hour cpo. From the calculation results obtained NPV value after evaluation of Rp 7.478.000.000 from RP 5.998.420.000 beginning, IRR after evaluation of 25% from 18%, PP evaluation for 3 years, 11 months from the beginning 7 years 2 months, and BCR for evaluation 2.211 from 1,803. and supported two other important aspects such as technical & production aspects such as reduce manpower, oil recovery. Keywords: System Evaluation, Automation, Investment, BEP
ANALISIS PENILAIAN DAYA SAING PRODUK OIL PASTEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) DI PT. SUMARI KARYA GLOBAL Miftahun, Miftahun; Yuliarty, Popy
Jurnal PASTI Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.316 KB)

Abstract

PT. Sumari Karya Global merupakan perusahaan yang memproduksi oil pastel Greebel sebagai produk baru. Selain memproduksi oil pastel, PT. Sumari Karya Global juga memproduksi alat tulis lain seperti, pensil warna, pensil 2B dan lainnya. Oil pastel merupakan jenis alat tulis pewarna dalam menggambar yang paling mudah digunakan. Bagi PT. Sumari Karya Global, oil pastel Greebel adalah salah satu produk unggulan. Untuk mengetahui posisi oil pastel Greebel diantara pesaingnya, digunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi oil pastel Greebel di bandingkan pesaing utamanya. Produk yang akan diteliti pada penelitian ini adalah oil pastel merk Greebel, Titi, dan Faber Castle. Pengambilan data hanya dilakukan di wilayah Jakarta Selatan. Responden terdiri dari 3 golongan yaitu : agen, sekolah dan end user (siswa-siswi TK yang diwakili oleh orang tua atau wali murid). Kemudian dilakukan pembobotan masing-masing kriteria dibandingkan dengan semua kriteria yang ada dan dihitung dengan menggunakan software AHP expert choice 11 dan diperoleh hasil eigen vector karakteristik yang dinilai adalah harga, info produk, kemasan, kekuatan, warna hasil dan aman digunakan. Hasil akhir pengolahan data didapatkan bahwa bobot oil pastel Greebel terpilih sebagai prioritas pertama dan dapat dikatakan paling banyak dipilih dibandingkan dengan oil pastel lainnya, dengan nilai 0,364. Disusul kemudian oil pastel Titi dengan nilai 0,306. Dan terakhir oil pastel Faber castle dengan nilai 0,329. Dengan demikian, posisi oil pastel Greebel berada di urutan pertama dibandingkan pesaingnya dan strategi yang tepat untuk mempertahankan posisi tersebut dengan tidak menaikkan harga jual oil pastel. Kata kunci : oil pastel ; analytical hierarchy process ; expert choice 11 ; eugene value ; consistemcy ratio
PERANCANGAN TEMPAT WUDHU ERGONOMIS BERDASARKAN ANTROPOMETRI PENGGUNA. (STUDI KASUS PADA MALL ABC, JAKARTA BARAT) ANISAH, ANISAH; YULIARTY, POPY; ANGGRAINI, RYINI
Jurnal PASTI Vol 12, No 3 (2018): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.018 KB)

Abstract

Ergonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang hubungan manusia dan tempat kerjanya. Salah satu kajian di dalamnya adalah antropometri. Dengan adanya data antropometri manusia dapat memudahkan dalam membuat design  tempat kerja yang baik, nyaman dan aman. Tempat wudhu adalah salah satu tempat yang sering digunakan sebagai sarana ibadah. Tempat ini harus didisain dengan baik sesuai dengan penggunanya. Dalam penelitian ini, data antropometri yang diukur seperti tinggi badan, tinggi tangan horizontal, panjang lengan dan sebagainya dapat dijadikan referensi untuk acuan dimensi design  tempat wudhu yang baik. Adapun responden yang diambil adalah yang pernah berkunjung ke Mall ABC. Sebanyak 30 responden diambil datanya, dan dibuatkan design  usulan berdasarkan data antropometri yang dikumpulkan dengan harapan design  tempat wudhu menjadi lebih baik.
Analisis Potensi Limbah Logam/Kaleng, Studi Kasus di Keluarahan Meruya Selatan, Jakarta Barat Anggraini, Rini; Alva, Sagir; Yuliarty, Popy; Kurniawan, Teddy
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.582 KB) | DOI: 10.22441/jtm.v7i2.3022

Abstract

          Sampah atau limbah padat  merupakan material sisa yang dapat memberikan dampak negative karena dapat merusak lingkungan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif apabila dikelola dengan teknik tertentu. Limbah logam merupakan limbah yang mudah dipisahkan dari timbunan sampah dan dapat didaur ulang menjadi barang – barang yang bernilai seni, dilebur kembali sebagai menjadi material asalnya, dan juga dapat dimanfaatkan sebagai campuran semen dan sebagainya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi limbah logam yang ada di Kelurahan Meruya Selatan Jakarta Barat. Penelitian dilakukan dengan melakukan observasi ke lokasi penelitian, melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang terkait dengan penelitian dan dengan menyebarkan kuesioner. Sedangkan untuk mengetahui potensi limbah logam di wilayah penelitian, menggunakan analisa  teknik analisa data berkala.             Hasil penelitian  menunjukkan bahwa jumlah limbah logam yang terkumpul di Bank Sampah RW 4 dan RW 9 Kelurahan Meruya Selatan menunjukkan kenaikan selama tahun 2016 dan 2017, meskipun dari segi kuantitas jumlahnya kecil. Hasil analisa trend untuk limbah besi adalah Y  =    -  2,005 +  0,69X, untuk limbah aluminium Y  = -  0,6765  +  0,183X  , untuk limbah kaleng Y  =   2,0169   +  0,0042X  , dan untuk total limbah logam Y  =  - 0,71   +  0,0042X. Dimana Y merupakan variabel jumlah limbah dan X merupakan variabel waktu.
PENILAIAN KEPUASAN PENGHUNI APARTEMEN MEDITERANIA GARDEN RESIDENCE 2 DENGAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS ( IPA ) ( STUDI KASUS di PT PRIMA BUANA INTERNUSA ) Yuliarty, Popy; Yahya, Fahrizal
Jurnal Industri Inovatif Vol 8 No 2 (2018): INDUSTRI INOVATIF - JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : PRODI TEKNIK INDUSTRI S1 ITN MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.93 KB)

Abstract

Seiring berjalannya waktu, bisnis property saat ini dirasa sangat menjanjikan dan mengundang para developer atau pengembang untuk mendalami dan lebih serius di bidang ini. Dan salah satu investasi di bidang property adalah apartemen.Selain fasilitas yang diberikan tidak jarang para pengembang apartemen menarik minat calon pembeli dan penghuni dengan janji memberikan kualitas pelayanan yang cepat dan memuaskan penghuni. Beberapa fasilitas yang diberikan dan pelayanan yang diberikan diharapkan dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan penghuni akan kualitas pelayanan dari pihak penglola apartemen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan service dan preventive yang di berikan pengelola Apartemen Mediterania Garden Residence 2 kepada penghuni dengan metode Importanca Performance Analysis (IPA). Hasil dari penelitian ini adalah atribut pelayanan yang menjadi prioritas improvement dengan atribut yang berada di zona kuadran A dan Kuadran C, adalah : pelayanan customer service yang cepat, pembayaran tagihan listrik, air dan maintenance di bagian keuangan selalu update, lahan parkir cukup luas dan tertata rapi, kemudahan penghuni dalam memperoleh berbagai informasi, kebersihan lingkungan area apartemen yang terjaga