Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan (Studi Kasus Di Kelurahan Takkalasi Kecamatan Balusu Kabupaten Barru) Nurhaeda, Nurhaeda; Dangnga, Muhammad Siri; Nurhapsah, Nurhapsah
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.239 KB) | DOI: 10.26858/jptp.v5i2.9630

Abstract

Penelitian yang dilakukan  di Kelurahan Takkalasi Kecamatan Balusu Kabupaten Barru bertujuan untuk untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan. Penelitian ini bersifat penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif terhadap 50 orang nelayan sebagai sampel dan hasilnya dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa secara parsial  variabel modal, pengalaman dan cuaca berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan. Secara parsial variabel tenaga kerja dan lama melaut tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan di wilayah ini.
APLIKASI BAKTERI PROBIOTIK DAN TANAMAN HERBAL PADA AYAM BROILER Nurhaeda, Nurhaeda
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.677 KB)

Abstract

Sebagian besar masyarakat menolak membeli produk peternakan yang diketahuinya menggunakan antibiotik atau bahan kimia dalam prosesnya, karena adanya residu  dan berkembangnya mikroba yang resisten dalam tubuh ternak maupun tubuh manusia yang mengkomsumsinya. Sehingga diperlukan produk probiotik dan tanaman herbal yang nantinya dapat mengurangi ketergantungan terhadap antibiotik dan obat-obatan kimia.   Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian dan komposisi jamu probiotik dan tanaman herbal pada air minum terhadap pertambahan bobot badan, berat karkas, persentase karkas, kualitas karkas dan mortalitas ayam broiler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan Pertambahan bobot badan yang terbaik adalah  pemberian probiotik lengkap (J1) yang rata-rata pertambahan bobot badan 0,78 kg perhari  dan meningkatkan berat dan kualitas karkas ayam broiler, dengan berat rata-rata 1,25 Kg/ek. dan ditinjau dari kualitasnya perlemakan sub kutan yang relatif sedikit. Pemberian jamu probiotik dapat menekan angka mortalitas ternak yang diakibatkan oleh infeksi penyakit.  Adanya angka mortalitas rata-rata 0,05% diduga ternak stress akibat perubahan cuaca yang ekstrim atau cuaca yang sangat panas.
EVALUASI KANDUNGAN LEMAK SUBKUTAN DAN ABDOMINAL BROILER YANG DIBERI TEPUNG LEMPUYANG (ZINGIBER AROMATICUM VAL) DAN TEPUNG KUNYIT (CURCUMA DOMESTICUM) DALAM PAKAN SUBTITUSI Yunus, Munawir; Amin, Nurul; Nurhaeda, Nurhaeda
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.194 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui level kombinasi tepung kunyit dan tepung lempuyang yang dapat memberi pengaruh terhadap kandungan lemak abdominan dan subkutan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak  Lengkap  (RAL) dengan ulangan sebanyak tiga kali dan  lima taraf perlakuan yaitu P0 = kontrol, P1= 0,5% tepung lempuyang + tepung kunyit 0,5%, P2 = 2,5% tepung lempuyang + tepung kunyit 0,5%, P3 =  4,5% tepung lempuyang  + tepung kunyit 0,5%  dan P4  =  6,5% tepung lempuyang  + tepung kunyit 0,5%. Persentase lemak pada perlakuan P0 dan P1 lebih tinggi, perlakuan P0 dan P1 berbeda sangat nyata dengan perlakuan P2, P3 dan P4. Perlakuan P2 tidak berbeda sangat nyata dengan perlakuan P3 dan P4. Persentase lemak  tertinggi ke terendah diperoleh dari perlakuan P0 sebesar (4,20%),  P1 (3,62%), P2 (2,27%), P4 (2,23%) dan P3 (1,61%).  Suplementasi tepung lempuyang (Zingiber  aromaticum val) dalam ransum, berbeda sangat nyata pada taraf  1% terhadap persentase ayam pedaging. Perlemakan dibawah kulit relatif sedikit dibanding lemak abdomen.  Berdasarkan hasil  penelitian diperoleh  pemberian suplementasi tepung lempuyang dan tepung kunyit dengan konsentrasi suplementasi tepung lempuyang 4,5% pada pakan dapat menurunkan persentase lemak broiler. Sedangkan persentase lemak optimun adalah perlakuan 3 (tepung lempuyang 4,5% + tepung kunyit 0,5%) yaitu 1,61%.
EVALUASI KECERNAAN IN VITRO BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK FERMENTASI RUMPUT TAIWAN DAN KULIT PISANG DENGAN MENGGUNAKAN TRICHODERMA SP. Bahri, Bahri; Nurhaeda, Nurhaeda; Semaun, Rahmawati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.921 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i1.211

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh fermentasi rumput taiwan dan kulit buah pisang dengan penambahan Trichoderma sp. terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga ulangan dan empat taraf perlakuan, yaitu 100% rumput taiwan, 90% rumput taiwan + 10% kulit buah pisang, 80% rumput taiwan + 20% kulit buah pisang, 70% rumput taiwan + 30% kulit buah pisang. Hasil analisis ragam daya cerna bahan kering secara in vitro fermentasi rumput taiwan dan kulit buah pisang dengan menggunakan Trichoderma sp. menunjukkan perlakuan berpengaruh nyata. Nilai rata-rata daya cerna bahan kering secara in vitro rumput taiwan dan kulit buah pisahan dan bahan organik adalah yang tertinggi adalah perlakuan 70% rumput taiwan + 30% kulit pisang, yaitu 39.61%. Perlakuan yang sama juga memberi perlakuan daya cerna tertinggi, yaitu 30.99%.
PENGARUH TEMPAT DEPOSISI SEMEN DENGAN METODE INSEMINASI BUATAN TERHADAP FERTILITAS TELUR AYAM BURAS Nurhaeda, Nurhaeda
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.924 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tempat deposisi semen terhadap fertelitas telur ayam buras.  Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental sesuai pola rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan, perlakuan A1 = kawin alam, perlakuan A2 = IB intra vagina, perlakuan A3 = intra uterin.Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa metode perkawinan Insemninasi Buatan (IB) tidak berpengaruh  nyata pada taraf <0,05terhadap fertelits telur ayam buras.  Hal ini menunjukkanmetode perkawinan yang diterapkandalam penelitian ini tidak berpengaruh nyata terhadap fertelitas telur ayam buras, tetapi secara empiris memperlihatkan bahwa dengan menerapkan IB intra vagina dan  IB intra uteri lebih tinggi dibandingkan dengan metode kawin alam.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI IPA MAN 2 MODEL PALU Nurhaeda, Nurhaeda
Mitra Sains Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.22487/j23022027,2016.v4.7027

Abstract

This study aimed to: (1) describe the influence of cooperative learning model of TPS type and cognitive style toward the students’ learning result on Biology subject of the XI grade Science Program at MAN 2 Model Palu. This study applied quasi experimental method. The population of this study engaged 108 students which were administered into four classes. The sample for this study were selected through the implementation of random sampling technique, thus there were two classes selected with 48 students involved. The data collected in this study was the post-test scores which were analyzed through inferential statistic method. The data analysis drew on two-way Annova. The result of the analysis showed that: (1) The cooperative learning model of TPS type has contributed a significant effect toward students’ learning achievement. This model has surpassed the Direct Instruction model, (2) Cognitive style has significantly influenced toward students’ learning achievement. Students with field independent cognitive style have a higher learning achievement rather than those who were with field dependent cognitive style, (3) the interaction between learning model and cognitive style has no significant effect on students’ learning achievement. This has proved that learning model and cognitive style has functioned independently. 
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DALAM PAN-DANGAN ISLAM DI PAUD TERPADU MUTIARA HATI PALU Nurhaeda, Nurhaeda
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol 1, No 2 (2018): ECEIJ - MEI
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.234 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di PAUD Terpadu Mutiara Hati Palu. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh 1) Terlihat anak usia dini sering menggunakan gadget pada saat kegiatan tertentu. Sehingga anak usia dini merasa terlalu senang menggunakan gadget yang dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif. 2) bagaimana bentuk penggunaan gadget (aplikasi, intensitas, dan durasi pemakaian gadget) pada anak usia dini. 3) Sebagian besar anak usia dini meggunakan gadget hanya untuk bermain game dan menonton film animasi yang seharusnya gadget dapat di-pergunakan untuk media pembelajaran bagi anak usia dini. 4) pengawasan oleh orang tua dirasakan kurang, karena sebagian besar orang tua terkesan memberikan dan tidak terlalu khawatir dengan dampak yang akan ditimbulkan dari penggunaan gadget secara terus-menerus. Orang tua harus lebih berhati–hati dalam mengawasi dan memonitoring kegiatan anak dalam menggunakan gadget sehari-hari untuk meminimalisir sisi negatif yang ditimbulkan dari penggunaan gadget tersebut. Dan sebaiknya tidak diberikan pada anak dibawah usia 6 tahun, karena saat usia tersebut anak lebih baik diarahkan kedalam kegiatan yang memiliki aktivitas dilingkungan agar mudah untuk bersosialisasi.
OPTIMASI ALAT PENANGKAPAN IKAN CAKALANG DAN KAKAP MERAH DI SELAT MAKASSAR Nurhaeda, Nurhaeda; Tabsir, Muhammad Kusnady; Kurnia, Muhammad; Arief, Andi Adri; Iswahyuddin, Iswahyuddin
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.88 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v8i1.398

Abstract

Penggunaan dan keragaan unit alat tangkap berpengaruh terhadap keberlanjutan penangkapan ikan. Tujuan penelitian adalah mengkaji optimasi penggunaan alat penangkapan yang ada di Selat Makassar, yaitu perairan Barru Sulawesi Selatan sampai Majene Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan dua kelompok data, yaitu data sekunder dan data primer. Pengumpulan data primer meliputi keragaan penggunaan alat tangkap, yaitu aspek teknis, biologi, sosial dan ekonomis, standirisasi alat penangkapan, pendugaan parameter model bioekonomi dan model penangkapan lestari (MSY), serta model bionomi. Alat tangkap purse seine merupakan unit penangkapan cakalang yang terbaik, begitu pula dengan aspek dari gabungan fungsi keempat aspek, sedangkan penggunaan alat tangkap yang digunakan pada ikan kakap merah belum mencapai overfishing.
Analisis Kandungan Protein Kasar dan Serat Kasar Silase Pakan Komplit Berbahan Dasar Kombinasi Jerami Padi dan Daun Lamtoro Sebagai Pakan Ternak Ruminansia Jamaluddin, Darmawan; Nurhaeda, Nurhaeda; Rasbawati, Rasbawati
bionature Vol 19, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v19i2.9727

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the increase in protein content and decrease in crude fiber in complete feed silage based on rice straw and lamtoro leaves as ruminant feed. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatment levels and 3 replications namely J0 = 100% rice straw (control), J1 = 60% rice straw and lamtoro leaves 40% J2 = 70% rice straw and lamtoro leaves 30% J3 = 80% rice straw and lamtoro leaves 20%. The results showed that the combination of rice straw and lamtoro leaves had a very significant effect on the value of crude protein and crude fiber in complete feed silage. The highest average to the lowest protein content was J1 (11.45), J2 is equal to (9.50), J3 is equal to (8.44), and J0 is equal to (6.60). The average value of the highest crude fiber content to the lowest is (35.19), J3 is equal to (33.82), J2 is equal to (32.35), and J1is equal to (30.55). From the results of the study it is known that the best treatment that can be recommended is J1 treatment with a combination of 60% rice straw and lamtoro leaves 40%. Keywords: coarse protein, coarse fiber, complete feed silage, lamtoro leaves and rice straw.
Kandungan Kadar Air dan Kadar Protein pada Bakso Ayam Broiler dengan Putih Telur Sebagai Bahan Pengenyal pada Konsentrasi yang Berbeda Munassir B, Munassir B; Nurhaeda, Nurhaeda; Irmayani, Irmayani
bionature Vol 19, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas MIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v19i2.9725

Abstract

Abstract. This study aims to determine the effect of egg white at different concentrations on the content of water content and protein content in broiler chicken meatballs. This research uses Completely Randomized Rangcangan (CRD) with three replications and treatment four times, namely T0 = Control, T2 = 15 grams of Egg White, T2 = 30 grams of Egg White, T3 = 75 grams of White Egg. Variety analysis showed the addition of egg whites as pengeyal material at different concentrations significantly affected the content of water content and did not significantly affect the content of protein content. The average water content in the highest to lowest broiler chicken meatballs was obtained from P3 treatment of (61.48%), P0 (58.48%), P1 (53.58%), and P2 (43.32%). The average protein content in the lowest broiler chicken meatballs was obtained from treatment P0 (12.54%), P2 (13.29%), P1 (14.13%), and P3 (15.32%). From the results of research the content of water content and protein content with egg whites as different pengeyal ingredients is 43 grams of egg white. The best water content obtained in P2 treatment with an average value of 43.32%. The best protein content obtained in P3 treatment with an average value of 15.32%.Keywords: broiler, egg white, moisture content, protein content