Gusni Sushanti, Gusni
Program Studi Agroindustri Jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan Jl. Poros Makassar Parepare KM. 83 Mandalle Pangkep, Sulawesi Selatan

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH LIMBAH CAIR UREA YANG DIAPLIKASI SECARA LANGSUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI Sushanti, Gusni
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.014 KB)

Abstract

Limbah cair urea adalah limbah buangan dari pabrik pembuatan pupuk urea dalam bentuk cair. Pupuk urea merupakan salah satu kebutuhan dalam jumlah yang cukup besar bagi petani. Berdasarkan survei lapangan sering ditemukan distribusi pupuk urea pada masa tanam biasanya menghilang dari pasaran, sehingga para petani bercocok tanam hanya mengandalkan unsur hara yang masih tertinggal di dalam tanah. Akibatnya produksi yang dihasilkan semakin berkurang. Selain itu, harga pupuk urea semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi limbah cair urea terhadap pertumbuhan tanaman cabai. Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat untuk petani dimana limbah pupuk cair urea dapat dimanfaatkan secara langsung tanpa proses lebih lanjut sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan persediaan pupuk. Spesifikasi pupuk urea yang dipasarkan mengandung unsur hara nitrogen sebesar 46% dan merupakan pupuk yang mudah larut dalam air. Limbah cair urea masih mengandung urea sekitar 10%. Penelitian ini untuk melihat pengaruh pemanfaatan kembali larutan dengan kandungan urea 10% sebagai pupuk cair terhadap tanaman cabai dengan konsentrasi larutan; 0 g, 0.2 g, 0.35 g dan 0.5 g. Kemudian dilakukan pengamatan pada pertumbuhan dan jumlah cabai yang dihasilkan. Selain itu dilakukan analisis kandungan tanah. Hasil penelitian menunjukkan pemberian larutan urea pada konsentrasi 0.2 g memberi pengaruh terbaik terhadaptinggi tanaman dan jumlah buah cabai.
LAJU PENGERINGAN CHIPS MOCAF MENGGUNAKAN CABINET DRYER Sushanti, Gusni; Sirwanti, Sirwanti
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.17 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v7i3.372

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui untuk mengetahui karakterisasi pengeringan chips mocaf semi kering, berdasarkan persamaan koefisien laju pengeringan (k) pada berbagai temperatur dan kadar air setimbang. Penelitian mengenai temperatur pengeringan pada chips mocaf masih sedikit dilakukan. Pengeringan yang tidak tepat akan mempengaruhi proses penepungan. Alat pengering yang digunakan adalah pengering tipe rak dengan sumber panas dari kompor gas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor variabel yaitu waktu dan temperatur pengeringan. Variabel waktu yang digunakan adalah tiga taraf yaitu 1 jam, 2 jam dan 3 jam, sedangkan variabel temperatur yang digunakan juga 3 taraf yaitu 60ºC, 70ºC dan 80ºC. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggali informasi efisiensi waktu dan temperatur pengeringan terhadap kadar air chips mocaf. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan microsoft excel untuk mencari laju pengeringan, kadar air setimbang dan konstanta laju pengeringan dengan menggunakan persamaan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur optimal yang diperoleh adalah 70ºC. Konstanta laju pengeringan puncak diperoleh pada suhu 70ºC yaitu 1,51 dengan kadar air kesetimbangan sesuai dengan syarat SNI yaitu ≤13% yaitu 7,03. Nilai koefisien regresi (R2) juga menunjukkan korelasi yang sangat baik (>0,95) yaitu 0,998.
INTRODUKSI BAHAN AMAN DAN RAMAH LINGKUNGAN PADA USAHA LAUNDRY DI KABUPATEN BARRU Juwita, Andi Ita; Sushanti, Gusni
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol 4, No 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari program pengabdian ini adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produk usaha laundry melalui peningkatan pemahaman mitra mengenai: pentingnya pemakaian bahan-bahan laundry  yang aman dan ramah lingkungan, penyediaan bahan-bahan  dasar  kebutuhan  laundry secara mandiri seperti deterjen, pewangi dan penghilang noda, serta administrasi pembukuan keuangan dan pemasaran. Metode pelaksanaan program pengabdian meliputi penyuluhan, pelatihan dan pembinaan. Program pelatihan pembuatan deterjen cair, pewangi dan penghilang noda telah menjadikan kedua mitra mampu membuat sendiri bahan-bahan kebutuhan laundry tersebut. Penyuluhan terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadikan mitra memahami bahaya bahan-bahan laundry dan telah mampu menerapkan cara menjalankan laundry sesuai prinsip K3. Pembinaan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program pada kedua mitra. Program pengabdian juga berdampak pada peningkatan omzet kedua mitra yaitu rata-rata sebesar 15%. Capaian lain dari program pengabdian ini adalah terbentuknya jenis usaha baru yaitu usaha produksi pewangi pada mitra Alfa Laundry dan Mammy Laundry.    Kata Kunci: deterjen, laundry, pewangi, penghilang noda
INTRODUKSI BAHAN AMAN DAN RAMAH LINGKUNGAN PADA USAHA LAUNDRY DI KABUPATEN BARRU Juwita, Andi Ita; Sushanti, Gusni
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol 4, No 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari program pengabdian ini adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produk usaha laundry melalui peningkatan pemahaman mitra mengenai: pentingnya pemakaian bahan-bahan laundry yang aman dan ramah lingkungan, penyediaan bahan-bahan dasar kebutuhan laundry secara mandiri seperti deterjen, pewangi dan penghilang noda, serta administrasi pembukuan keuangan dan pemasaran. Metode pelaksanaan program pengabdian meliputi penyuluhan, pelatihan dan pembinaan. Program pelatihan pembuatan deterjen cair, pewangi dan penghilang noda telah menjadikan kedua mitra mampu membuat sendiri bahan-bahan kebutuhan laundry tersebut. Penyuluhan terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadikan mitra memahami bahaya bahan-bahan laundry dan telah mampu menerapkan cara menjalankan laundry sesuai prinsip K3. Pembinaan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program pada kedua mitra. Program pengabdian juga berdampak pada peningkatan omzet kedua mitra yaitu rata-rata sebesar 15%. Capaian lain dari program pengabdian ini adalah terbentuknya jenis usaha baru yaitu usaha produksi pewangi pada mitra Alfa Laundry dan Mammy Laundry.Kata Kunci: deterjen, laundry, pewangi, penghilang noda.