Patang Patang, Patang
Prodi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Published : 33 Documents
Articles

Found 33 Documents
Search

SUBTITUSI BUBUK BIJI SALAK DAN BUBUK KOPI ARABIKA DALAM PEMBUATAN BUBUK KOPI Lestari, Devi; Kadirman, Kadirman; Patang, Patang
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.971 KB) | DOI: 10.26858/jptp.v3i1.5190

Abstract

This research aims to find out the possibility of substitution seed powder of salak and arabica coffee powder to be used as an alternative the coffee powder and comparison of seed powder of salak and arabica coffee powder to most panelist favored. The observed parameters proximate test namely carbohydrates, protein, moisture content, ash content, caffeine content, and organoleptic test, which consists of color, scent of and flavor. Research results show that the substitution seed powder of salak to arabica coffee powder is enabling do the mixing, based on test results hedonic which consists of color, scent of and flavor shows the average value of 6,12-7,31 which mean decent and the best treatment lies in the A treatment (25% seed powder of salak and 75% Arabika coffee powder). Proximate of test results showed the highest carbohydrate content lies on D treatment (100% seed powder of salak), while the highest protein content lies on the K treatment (100% Arabica coffee powder), fhurthermore the lowest ash content and the lowest caffeine levels is contained on the D treatment and low water content is contained on the K treatment
REKAYASA MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN, KELANGSUNGAN HIDUP DAN PRODUKSI SAYURAN Rahmah, Nur; Wijaya, Mohammad; Patang, Patang
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 1, No 1 (2015): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.251 KB) | DOI: 10.26858/jptp.v1i1.5146

Abstract

The purpose of this research is aim to know the influence of cultivating-media of combustion-soil a giving compost toward growth reaction, viability, and vegetables production. This research was used a complete-randomly plan that consist of three treatment included P1 with combustion-soil adding by 65.625 g (15 tons/ha) of compost, P2 with combustion-soil adding by 109.375 g (25 tons/ha) of compost, P3 with combustion-soil adding by 153.125 g (35 tons/ha) of compost, and a combustion-soil as a control. This experiment  was done three times until it was gotten 12 units of experiment. The data gotten were analyzed by using multifariously-examination analysis manually. The result of the research showed that the treatment toward P3 with combustion-soil adding by 153.125 g (35 tons/ha) of compost was the best treatment for a high-plant parameter, leaf number, and gross weight. While for viability, P1 was the best treatment with 100 % percentage of viability
KAJIAN PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS GARAM TERHADAP KUALITAS IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS SP.) ASIN KERING Patang, Patang; Yunarti, Yunarti
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.279 KB)

Abstract

Penelitian  bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis garam terhadap kualitas ikan bandeng asin kering. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2014, dengan  bahan baku berupa ikan bandeng yang dikeringkan dengan  alat pengering (dry room). Sebelum dikeringkan, ikan disiangi dan dicuci dengan menggunakan air bersih dan diberi garam berdasarkan perlakuan yang dicobakan yaitu 9%, 18%, 27% dan kontrol (tanpa garam). Untuk menguji kualitas ikan asin, dilakukan pengujian secara organoleptik. Metode uji organoleptik ikan asin kering dipakai standar uji skoring (scoring test) yaitu dengan menggunakan skala angka 1 (satu) sebagai nilai terendah dan angka 9 (sembilan) untuk nilai tertinggi. Hasil uji selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji organoleptik terhadap ikan asin bandeng yang diberi perlakuan pemberian garam, maka hasil terbaik adalah pemberian garam sebesar 27% menyusul tanpa pemberian garam (kontrol), pemberian garam sebesar 18% dan pemberian garam sebesar 9%.
PENERAPAN BERBAGAI SUMBER BAHAN BAKAR DAN KONSENTRASI GARAM PADA PENGASAPAN IKAN LAYANG Sukainah, Andi; Patang, Patang; Yunarti, Yunarti; Yuliadi, Yuliadi
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.098 KB)

Abstract

Ikan asap merupakan salah satu metode pengawetan ikan dengan tujuan memberi rasa dan aroma ikan asap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai bahan  bakar asap dan berbagai dosis garam yang diberikan pada ikan asap terhadap mutu ikan asap Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Penelitian berlangsung  Juni-September 2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan mengaplikasikan perlakuan berupa penggunaan bahan bakar ikan asap antara tempurung kelapa dan kayu bakar, serta pemberian berbagai dosis garam. Selanjutnya, ikan yang telah diasapi dilakukan uji organoleptik untuk mengetahui mutu ikan asap. Hasil Penelitian menunjukkan penggunaan sumber bahan bakar tempurung kelapa lebih baik dari pada kayu bakar. Semakin tinggi dosis garam, semakin baik hasilnya untuk semua sumber bahan bakar.
PENGARUH BERBAGAI METODE BUDIDAYA DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (KASUS DI KECAMATAN MANDALLE KABUPATEN PANGKEP) Patang, Patang; Yunarti, Yunarti
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.791 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai metode budidaya dalam meningkatkan produksi rumput laut Kappaphycus alvarezii di Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode bentangan memiliki produksi lebih tinggi dibandingkan dengan metode rakit, dimana produksi tertinggi pada metode bentangan sebesar 279,75 kg lebih tinggi dibandingkan dengan metode rakit dengan produksi tertinggi sebesar 124 kg. Hal ini diduga disebabkan karena pada metode bentangan aspek lingkungan terutama arus dan gelombang relatif lebih baik dibandingkan metode rakit
ANALISIS UJI TANTANG BENUR WINDU (PENAEUS MONODON FABRICIUS) YANG TELAH DIBERI PERLAKUAN PROBIOTIK DAN ANTIBIOTIK DENGAN DOSIS BERBEDA Patang, Patang
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.504 KB)

Abstract

Penelitian uji tantang benur windu (Penaeus monodon Fabricius) yang sebelumnya telah mendapatkan perlakuan pemberian probiotik Bacillus dengan dosis 0,75 mg/l, 1,0 mg/l dan 1,25 mg/l, bakteri Vibrio harveyi resisten rifamvicin 6 mg/l, serta antibiotik Oxytetracyclin, dan Erytromicin masing-masing sebesar 1 mg/l dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui ketahanan tubuh larva udang terhadap sintasan larva udang windu (Penaeus monodon Fabricius). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada saat uji tantang larva udang dengan bakteri Vibrio harveyi pada tingkat kepadatan 105, maka perlakuan kontrol memiliki tingkat kematian tertinggi, utamanya pada awal-awal pemberian bakteri Vibrio harveyi. Sedangkan perlakuan terbaik adalah C1 (probiotik 1,25 ppm dan oxytetracycline 1 ppm) dimana pada awal perlakukan tidak banyak mengalami kematian larva, dan kematian larva tersebesar pada jam 84 setelah perlakuan.
STRATEGI PENGEMBANGAN RUMPUT LAUT (Kappahycus Alvarezii) DI KECAMATAN MANDALLE KABUPATEN PANGKEP Patang, Patang
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.596 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di Kabupaten Pangkep. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Setember 2013 di Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep. Metode pengumpulan data terdiri atas observasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan strategi Strength-Opportunity (SO) yang digunakan adalah memanfaatkan seluruh potensi laut yang dimiliki menjadi usaha budidaya rumput laut, pengolahan, menerapkan metode yang sesuai, mencari peluang pasar yang lebih besar serta memanfaatkan sumber tenaga kerja keluarga secara optimal. Strategi Strength-Treath (ST)  yang digunakan  adalah meningkatkan produksi dengan melakukan budidaya rumput laut tepat waktu dan metode untuk menghindari penyakit ais-ais serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya rumput laut di tingkat petani.Strategi Weakness-Opportunity (WO)  yang digunakan dengan meningkatkan kerjasama dengan lembaga penelitian dan pemerintah untuk mendapatkan bibit tahan penyakit, berbagai sumber permodalan meningkatkan kinerja kelompok.Sedangkan strategi Weakness-Treath (WT)  yang digunakan adalah memanfaatkan dukungan pemerintah serta memperbanyak mengikuti penyuluhan dan/atau pelatihan budidaya rumput laut.
PENGARUH SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH TERHADAP KOMUNITAS HUTAN MANGROVE (KASUS DI KABUPATEN SINJAI) Patang, Patang
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.552 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Tongke-tongke dan Lingkungan Pangasa Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh parameter lingkungan seperti sifat fisik dan kimia tanah terhadap komunitas hutan mangrove di Kabupaten Sinjai.Hasil penelitian menunjukkan parameter lingkungan tanah yang berpengaruh terhadap pertumbuhan mangrove di dua lokasi penelitian menunjukkan pH yang rendah sekitar 6,1-6,8 namun masih relevan dengan pertumbuhan hutan mangrove, kedua lokasi memiliki kelas tekstur lempung berdebu untuk semua tempat pengambilan sampel dan hal ini masih layak untuk pertumbuhan mangrove, sehingga tidak mengganggu kehidupan mangrove di lokasi penelitian.
PENGARUH EUTROFIKASI TERHADAP KUALITAS AIR DI SUNGAI JENEBERANG Alfionita, Andi Nur Afia; Patang, Patang; Kaseng, Ernawati S
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.116 KB) | DOI: 10.26858/jptp.v5i1.8190

Abstract

The river is one of the natural resources that are beneficial to human life, such as in agriculture and aquaculture processes, particulary in the Jeneberang River. Along the Jeneberang River flow, be found a rice fields area, mining and resident settlements which causes the entry of organic matter into river flow bodies. The purpose of this study was to determine the level of eurofication that occurred in the Jeneberang River and also to determine the effect of eutrophication on water quality in that river. This research was descriptive research using survey methods, this research was carried out by taking water samples at five stations namely, upstream, middle and downstream. The results showed that eutrophication had occurred in the Jenebrang River and was at the hypertrophic status. In addition, the results of the regression test showed that eutrophication had  a significant take effect on dissolved oxygen content and Ph on the Jeneberang river. However, eutrophication does no significant effect on abundance  plankton, and temperature.
PEMANFAATAN LIMBAH PULP KAKAO MENJADI NATA DE CACAO Nurfaillah, Nurfaillah; Masri, Masri; Sari, Eka Ratna; Patang, Patang
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.36 KB) | DOI: 10.26858/jptp.v4i2.6609

Abstract

This community service aims to empower the unproductive community in Wonosari Village through the utilization of cocoa pulp waste into Nata De Cacao. This method of community service is divided into three stages: preparation stage, implementation stage, and final stage. The result of community service is the community has handled the utilization of cocoa bean pulp waste into Nata De Cacao. The society's understanding of the making of Nata De Cacao is quite high. But after we do the evaluation, people still need guidance in making Nata De Cacao. People love the Nata De Cacao that we make when conducting training on the utilization of cacao bean pulp waste. After we deliver the training, the community is well received and their thinking starts to open with the utilization of cacao pulp waste into Nata De Cacao can reduce environmental pollution and can be used as an opportunity for entrepreneurship. Therefore, with the utilization of this pulp waste can change the behavior of unproductive communities to be productive.