1.206
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL GALUNG TROPIKA
Patang Patang, Patang
Prodi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar
Articles
6
Documents
KAJIAN PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS GARAM TERHADAP KUALITAS IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS SP.) ASIN KERING

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis garam terhadap kualitas ikan bandeng asin kering. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2014, dengan  bahan baku berupa ikan bandeng yang dikeringkan dengan  alat pengering (dry room). Sebelum dikeringkan, ikan disiangi dan dicuci dengan menggunakan air bersih dan diberi garam berdasarkan perlakuan yang dicobakan yaitu 9%, 18%, 27% dan kontrol (tanpa garam). Untuk menguji kualitas ikan asin, dilakukan pengujian secara organoleptik. Metode uji organoleptik ikan asin kering dipakai standar uji skoring (scoring test) yaitu dengan menggunakan skala angka 1 (satu) sebagai nilai terendah dan angka 9 (sembilan) untuk nilai tertinggi. Hasil uji selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji organoleptik terhadap ikan asin bandeng yang diberi perlakuan pemberian garam, maka hasil terbaik adalah pemberian garam sebesar 27% menyusul tanpa pemberian garam (kontrol), pemberian garam sebesar 18% dan pemberian garam sebesar 9%.

PENERAPAN BERBAGAI SUMBER BAHAN BAKAR DAN KONSENTRASI GARAM PADA PENGASAPAN IKAN LAYANG

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 3 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan asap merupakan salah satu metode pengawetan ikan dengan tujuan memberi rasa dan aroma ikan asap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai bahan  bakar asap dan berbagai dosis garam yang diberikan pada ikan asap terhadap mutu ikan asap Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Penelitian berlangsung  Juni-September 2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan mengaplikasikan perlakuan berupa penggunaan bahan bakar ikan asap antara tempurung kelapa dan kayu bakar, serta pemberian berbagai dosis garam. Selanjutnya, ikan yang telah diasapi dilakukan uji organoleptik untuk mengetahui mutu ikan asap. Hasil Penelitian menunjukkan penggunaan sumber bahan bakar tempurung kelapa lebih baik dari pada kayu bakar. Semakin tinggi dosis garam, semakin baik hasilnya untuk semua sumber bahan bakar.

PENGARUH BERBAGAI METODE BUDIDAYA DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (KASUS DI KECAMATAN MANDALLE KABUPATEN PANGKEP)

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai metode budidaya dalam meningkatkan produksi rumput laut Kappaphycus alvarezii di Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode bentangan memiliki produksi lebih tinggi dibandingkan dengan metode rakit, dimana produksi tertinggi pada metode bentangan sebesar 279,75 kg lebih tinggi dibandingkan dengan metode rakit dengan produksi tertinggi sebesar 124 kg. Hal ini diduga disebabkan karena pada metode bentangan aspek lingkungan terutama arus dan gelombang relatif lebih baik dibandingkan metode rakit

ANALISIS UJI TANTANG BENUR WINDU (PENAEUS MONODON FABRICIUS) YANG TELAH DIBERI PERLAKUAN PROBIOTIK DAN ANTIBIOTIK DENGAN DOSIS BERBEDA

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian uji tantang benur windu (Penaeus monodon Fabricius) yang sebelumnya telah mendapatkan perlakuan pemberian probiotik Bacillus dengan dosis 0,75 mg/l, 1,0 mg/l dan 1,25 mg/l, bakteri Vibrio harveyi resisten rifamvicin 6 mg/l, serta antibiotik Oxytetracyclin, dan Erytromicin masing-masing sebesar 1 mg/l dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui ketahanan tubuh larva udang terhadap sintasan larva udang windu (Penaeus monodon Fabricius). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada saat uji tantang larva udang dengan bakteri Vibrio harveyi pada tingkat kepadatan 105, maka perlakuan kontrol memiliki tingkat kematian tertinggi, utamanya pada awal-awal pemberian bakteri Vibrio harveyi. Sedangkan perlakuan terbaik adalah C1 (probiotik 1,25 ppm dan oxytetracycline 1 ppm) dimana pada awal perlakukan tidak banyak mengalami kematian larva, dan kematian larva tersebesar pada jam 84 setelah perlakuan.

STRATEGI PENGEMBANGAN RUMPUT LAUT (Kappahycus Alvarezii) DI KECAMATAN MANDALLE KABUPATEN PANGKEP

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di Kabupaten Pangkep. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Setember 2013 di Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep. Metode pengumpulan data terdiri atas observasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan strategi Strength-Opportunity (SO) yang digunakan adalah memanfaatkan seluruh potensi laut yang dimiliki menjadi usaha budidaya rumput laut, pengolahan, menerapkan metode yang sesuai, mencari peluang pasar yang lebih besar serta memanfaatkan sumber tenaga kerja keluarga secara optimal. Strategi Strength-Treath (ST)  yang digunakan  adalah meningkatkan produksi dengan melakukan budidaya rumput laut tepat waktu dan metode untuk menghindari penyakit ais-ais serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya rumput laut di tingkat petani.Strategi Weakness-Opportunity (WO)  yang digunakan dengan meningkatkan kerjasama dengan lembaga penelitian dan pemerintah untuk mendapatkan bibit tahan penyakit, berbagai sumber permodalan meningkatkan kinerja kelompok.Sedangkan strategi Weakness-Treath (WT)  yang digunakan adalah memanfaatkan dukungan pemerintah serta memperbanyak mengikuti penyuluhan dan/atau pelatihan budidaya rumput laut.

PENGARUH SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH TERHADAP KOMUNITAS HUTAN MANGROVE (KASUS DI KABUPATEN SINJAI)

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan di Desa Tongke-tongke dan Lingkungan Pangasa Kelurahan Samataring Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh parameter lingkungan seperti sifat fisik dan kimia tanah terhadap komunitas hutan mangrove di Kabupaten Sinjai.Hasil penelitian menunjukkan parameter lingkungan tanah yang berpengaruh terhadap pertumbuhan mangrove di dua lokasi penelitian menunjukkan pH yang rendah sekitar 6,1-6,8 namun masih relevan dengan pertumbuhan hutan mangrove, kedua lokasi memiliki kelas tekstur lempung berdebu untuk semua tempat pengambilan sampel dan hal ini masih layak untuk pertumbuhan mangrove, sehingga tidak mengganggu kehidupan mangrove di lokasi penelitian.