Seniati Seniati, Seniati
Jurusan Budidaya Perikanan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN UJI KONFRONTASI TERHADAP BAKTERI PATHOGEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEBAR, METODE TUANG DAN METODE GORES Seniati, Seniati; Marbiah, Marbiah; Nurhayati, Nurhayati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.226 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i1.209

Abstract

Peningkatan kualitas hasil pengujian konfrontasi terhadap bakteri pathogen maka dianggap perlu melakukan suatu penelitian di laboratorium untuk mengkaji lebih mendalam pengujian dengan metode sebar, metode tuang atau metode gores dengan menggunakan bahan serapan paper disk. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan yaitu : (A) Uji konfrontasi dengan metode tuang, (B) Uji konfrontasi dengan metode sebar dan (C) Uji konfrontasi dengan metode gores, masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali pengulangan.  Peubah yang diamati meliputi (1) Kerataan pertumbuhan bakteri pathogen di permukaan media, (2) Lama waktu mengkultur dan (3) Resiko kontaminasi dari setiap metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji konfrontasi dengan metode tuang adalah yang terbaik, dengan keunggulan sebagai berikut; permukaan bakteri lebih halus dan merata di seluruh permukaan media sehingga zona bening nampak lebih jelas dan pengukuran diameter lebih mudah, durasi waktu yang digunakan untuk mengkultur satu cawan petri lebih singkat dan resiko kontaminasinya lebih sedikit apabila dibandingkan dengan kolaborasi metode sebar dan gores.  Dengan demikian metode tuang merupakan metode terbaik yang dapat diterapkan di laboratorium dalam melakukan uji konfrontasi terhadap bakteri pathogen.
SKREENING BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) BERSIFAT AMILOLITIK DARI GASTROINTESTINAL LOBSTER AIR TAWAR (CHERAX QUADRICARINATUS) Hasniar, Hasniar; Dahlia, Dahlia; Seniati, Seniati
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.836 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v5i3.191

Abstract

Penelitian bertujuan ini adalah untuk mengisolasi bakteri asam laktat dari gastrointestinal lobster air tawar (Cherax quadricarinatus), yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan mempercepat pertumbuhan bakteri menguntungkan yang menghasilkan lebih banyak jumlah enzim kontribusi dalam penyerapan nutrisi. Isolasi bakteri dilakukan dengan pembiakan bakteri di MRS dan MRSA media dan digojok selam 24 - 48 jam. koloni yang berbeda dipindahkan ke MRSA media isolasi. bakteri terisolasi secara fisik dan kimia dianalisis. Konfirmasi koloni terisolasi dilakukan dengan menggunakan CaCO3 dan analisis ketahanan pada kondisi asam (pH 2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 9 spesies bakteri yang diisolasi dari gastrointestine yang memiliki karakteristik fisik dan kimia yang berbeda. Enam dari mereka adalah bakteri asam laktat benar. Setelah analisis resistensi yang dilakukan pada asam lambung, ada 3 isolat resisten pada pH 2. isolat ketiga kemudian disimpan sebagai laktat kandidat bakteri asam. Untuk mengkonfirmasi isolat ketiga sebagai bakteri asam laktat, diperlukan analisis lebih lanjut terdiri dari analisis perekat, analisis tahan suhu, analisis antagonis dan analisis fakultatif.
Feed Enrichment with Amylolytic Lactic Acid Bacteria to Stimulate the Growth of Freshwater Crayfish (Cherax quadricarinatus) Dahlia, Dahlia; Hasniar, Hasniar; Seniati, Seniati; Ardiansyah, Ardiansyah; Idris, Andi Puspa Sari; Hartinah, Hartinah
Aquacultura Indonesiana Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Indonesian Aquaculture Society (MAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.376 KB) | DOI: 10.21534/ai.v19i1.114

Abstract

The goal of feed enrichment with amylolytic Lactic Acid Bacteria (LAB) was to get an optimal feed formula in stimulating the growth of freshwater crayfish (Cherax quadricarinatus). The research design used a completely randomized block design, which consists of 2 groups (Group I = probiotic HS7 with inoculum density 108 and Group II = probiotic HS7 with density 1010). Each group were given 4 different treatment (Feed A = protein 50%-carbohydrate 20%; Feed B= protein 40%-carbohydrate 30%; Feed C= protein 30%-carbohydrate 40%; and Feed D= protein 20%-carbohydrate 50%), with 2 repetition. The parameter observed in this study was daily growth rate and absolute growth. The result showed that Feed C, composed by protein 30%-carbohydrate 40% with LAB enrichment and inoculum density of 108  gives the best growth, with daily growth rate of ± 0.22-0.23 % each day and absolute growth of ± 13.10-13.20 gram in 75 days.