Mursida Mursida, Mursida
Agroindustri Politeknik Pertanian Negeri Pangkep

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DALAM UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK MATERI PELAJARAN EKOSISTEM PADA KELAS X.5 MA NEGERI I METRO LAMPUNG TIMUR Mursida, Mursida
Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8, No 1 (2017): BIOEDUKASI, MEI 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v8i1.836

Abstract

The development of learning model from time to time continue to change. In line with the approach of Constructivism in learning, one of the learning models that is now a lot of response is a model of cooperative learning. Learning model that is applied related to student learning achievement. This study aims to analyze how the implementation of Cooperative Learning Model in an effort to improve learning achievement of learners on the concept of Ecosystem Learning Materials in students class X 5 semester Even East Negeri Lampung Metro Lampung.This research is a Classroom Action Research (PTK) which analyzed qualitatively and quantitatively by using field notes method as the main method, which then method of interview and documentation as supporting method in research. The field note method used by the writer to observe carefully the implementation of the action scenario from time to time, noting all the necessary and happening during the implementation of the action during the learning process using the Cooperative Learning model in MA Negeri I Metro Lampung Timur. Interviews conducted by the authors by interviewing teachers and learners related to the implementation of Cooperative Learning model at MAN I Metro. Documentation used to complement student achievement data and other necessary data. Implementation of Cooperative Learning model can be able to improve student learning achievement. This is evidenced by the increase in the average value of learning achievement of learners from each cycle that is: In the first cycle, learning achievement learners who reached the completeness of 51.71% while unfinished reached 48.25%. In cycle II, learning achievement learners who reach the completeness of 81,58% while learning achievement of unfinished learners reaches 20,67%. In the third cycle, learning achievement of learners who achieve completeness 89.63% while learning achievement of unfinished learners reached 10.34%. Cooperative Learning model applied to Biology subject on the concept of learning material of ecosystem can improve student achievement in class X.5 in MA Negeri I Metro Lampung Timur. Kata Kunci: cooperative learning, Peningkatan prestasi
PENGGUNAAN LAPISAN EDIBEL DARI KARAGENAN SEBAGAI BAHAN PENGAWET IKAN SEGAR Mursida, Mursida
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.354 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan lapisan edibel dari karagenan pada ikan segar untuk mempertahankan mutu selama penyimpanan. Pada penelitian ini diterapkan tiga perlakuan (peubah) yaitu;  (1) bentuk ikan segar (utuh dan fillet); (2) Lama pencelupan (1 menit, 3 menit dan 5 menit); (3) Suhu penyimpanan (suhu ruang dan suhu dingin). Setiap peubah dibandingkan dengan kontrol (tanpa lapisan). Pengujian mutu dilakukan pada akhir penyimpanan yaitu 8 jam untuk suhu ruang dan 30 hari untuk penyimpanan suhu dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan ikan utuh segar (A1) dengan lama pencelupan 5 menit untuk membentuk lapisan edibel (B3) dan penyimpanan suhu dingin (C2) merupakan perlakuan yang terbaik untuk dapat mempertahankan sifat kesegaran ikan. Penggunaan lapisan edibel dari karagenan pada ikan segar dapat mencegah terjadinya penurunan mutu terutama jika dikombinasikan dengan penyimpanan suhu dingin. Hal ini disebabkan karena lapisan edibel dari karagenan mampu mengurangi terjadinya kehilangan air dari daging ikan dan absorbsi air dari udara, penguraian protein, dan oksidasi lemak.Demikian pula dengan nilai pH yang relatif stabil selama penyimpanan.
ANALISA MUTU KIMIA CHITOSAN DARI LIMBAH KULIT UDANG WINDU (Penaus monodon) SEBAGAI BAHAN PENGAWET mursida, mursida
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.145 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menentukan mutu chitosan yang telah dibuat untuk diaplikasikan sebagai bahan pengawet  produk udang beku. serta menetukan konsentrasi chitosan yang terbaik, yang mampu mempertahankan mutu berbagai jenis produk udang selama penyimpanan pada suhu beku. Chitosan  yang dihasilkan, telah memenuhi standar mutu chitosan. Kadar air  sebesar 7,09%, kadar abu sebesar  0,71%,  N-total sebesar 7,17% , Viscositas sebesar 825 cp, warna putih dengan rendemen sebesar  20,45%. Jenis produk udang dan konsentrasi chitosan berpengaruh terhadap mutu udang beku selama penyimpanan. Berdasarkan hasil uji lanjut LSD terhadap  pH,TVB, indol, semuanya berpengaruh sangat nyata (p˂0,05). Konsentrasi terbaik chitosan untuk mengawetkan ke tiga jenis produk udang (head on, head off, dan peeled) adalah 0,15%, baik dari segi efisiensi maupun dari segi  parameter mutu selama penyimpanan satu bulan atau 4 pekan, yaitu total mikroba masih di bawah 5,0 x 105 cfu, pH berkisar 5-7, kadar TVB masih dalam kategori segar yaitu berkisar 10-20 mgN/100 gr, kandungan indol lebih kecil atau sama dengan 10µg/100 gr contoh berarti udang masih sega
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DALAM UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK MATERI PELAJARAN EKOSISTEM PADA KELAS X.5 MA NEGERI I METRO LAMPUNG TIMUR Mursida, Mursida
Bioedukasi Jurnal Pendidikan Biologi Vol 8, No 1 (2017): BIOEDUKASI, MEI 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v8i1.836

Abstract

The development of learning model from time to time continue to change. In line with the approach of Constructivism in learning, one of the learning models that is now a lot of response is a model of cooperative learning. Learning model that is applied related to student learning achievement. This study aims to analyze how the implementation of Cooperative Learning Model in an effort to improve learning achievement of learners on the concept of Ecosystem Learning Materials in students class X 5 semester Even East Negeri Lampung Metro Lampung.This research is a Classroom Action Research (PTK) which analyzed qualitatively and quantitatively by using field notes method as the main method, which then method of interview and documentation as supporting method in research. The field note method used by the writer to observe carefully the implementation of the action scenario from time to time, noting all the necessary and happening during the implementation of the action during the learning process using the Cooperative Learning model in MA Negeri I Metro Lampung Timur. Interviews conducted by the authors by interviewing teachers and learners related to the implementation of Cooperative Learning model at MAN I Metro. Documentation used to complement student achievement data and other necessary data. Implementation of Cooperative Learning model can be able to improve student learning achievement. This is evidenced by the increase in the average value of learning achievement of learners from each cycle that is: In the first cycle, learning achievement learners who reached the completeness of 51.71% while unfinished reached 48.25%. In cycle II, learning achievement learners who reach the completeness of 81,58% while learning achievement of unfinished learners reaches 20,67%. In the third cycle, learning achievement of learners who achieve completeness 89.63% while learning achievement of unfinished learners reached 10.34%. Cooperative Learning model applied to Biology subject on the concept of learning material of ecosystem can improve student achievement in class X.5 in MA Negeri I Metro Lampung Timur. Kata Kunci: cooperative learning, Peningkatan prestasi
PELAKSANAAN PENGAJARAN BIDANG STUDI BAHASA ARAB DI MADRASAH DINIYAH AWALIYAH MUHAMMADIYAH KINALI KECAMATAN KUANTAN Mursida, Mursida
SUARA GURU Vol 3, No 4 (2017): Vol. 3 No. 4, Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.232 KB) | DOI: 10.24014/suara guru.v3i4.4880

Abstract

Pelajaran bidang studi bahasa Arab di MDA berfungsi sebagai mata pelajaran yang yang memberikan pengetahuan dasar tentang bahasa Arab sebagai alat untuk memahami Alquran karim, Hadist nabi dan kitab-kitab lainnya serta untuk menggunakannya dalam berkomunikasi. Pelajaran bahasa Arab pada MDA berdasarkan kurikulum 1984 menggunakan pendekatan Nazhariyatul Wahdah yaitu suatu Sistem yang saling berkaitan atau berhubungan dan tidak bisa dibagi-bagi menjadi kelompok. Pendekatan Nazhariyatul Wahdah tidak hanya menekankan pelajaran kepada pengetahuan tentang bahasa tetapi menekannya kepada kemampuan menggunakan bahasa baik secara lisan maupun tulisan. Pengajaran bahasa menurut pendekatan Nazhariyatul Wahdah ada beberapa langkah yang harus dilakukan, diantaranya membaca, mufradat/kata-kata sulit, Ansilah/qawa’id, Tadribal/latihan, Tamrinal, Taujamah, Muhadsucah, Insya’. Apabila delapan langkah ini dilaksanakan dengan baik dan sempurna maka pengajaran bahasa Arab akan berhasil dengan baik. Namun, dalam pelaksanaan pengajaran bidang studi bahasa Arab di MDA belum terlaksana dengan baik. Masih terdapat banyak gejala-gejalanya, diantaranya guru kurang mempersiapkan diri sebelum mengajar, kurang berkembangnya cara dan metode mengajar guru, kurang efektifnya evaluasi yang dilaksanakan, guru tidak pernah mengajak murid berbicara dalam bahasa Arab, guru kurang memperhatikan kesiapan murid dalam mengikuti pelajaran baik fasilitas maupun mentalnya, guru hanya memakai satu buah buku pegangan, banyak murid yang tidak menguasai atau menghambat kosa kata yang telah diajarinya. Berdasarkan gejala-gejala tersebut, penulis tertarik untuk melakukan sebuah penelitian dengan judul “Pelaksanaan Pengajaran Bidang Studi Bahasa Arab di Madrasah Diniyah Awaliyah Muhammadiyah Kinali Kecamatan Kuantan Mudik”.
ANALISIS STRUKTUR MODAL OPTIMAL DALAM MENINGKATKAN LABA PADA PERUSAHAAN AIR MINUM TIRTA MANGKALUKU Amiruddin, Mutiara; Mursida, Mursida
JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting Vol 1, No 2 (2018): September 2018
Publisher : JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur modal optimal dalam meningkatkan laba Pada Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) Kota Palopo. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan yaitu bulan Nopermber 2017-Januari 2018. penelitian ini dilakukan di Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku Jalan Pongsimpin, Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang Kota Palopo. Untuk menganalisis masalah yang telah dikemukakan dalam penelitian ini, digunakan metode analisis rasio keuangan yang meliputi Debt To Asset Ratio (DAR), Debt To Equity Ratio (DER), Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Debt to asset ratio tahun 2014-2016 berada dibawah standar industri yang menunjukkan Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) mampu membiayai aset-asetnya dengan menggunakan hutang yang dimiliki. (2) Debt to equity ratio tahun 2014-2016 berada dibawah standar industri yang menunjukkan Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) mampu memenuhi kewajibannya dengan jaminan modal sendiri. (3) Return On Asset tahun 2014-2016 berada dibawah standar industri yang menunjukkan Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) tidak mampu menghasilkan laba dengan jumlah keseluruhan aktiva yang tersedia dalam perusahaan. (4) Return On Equity tahun 2014-2016 berada dibawah standar industri yang menunjukkan Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) tidak mampu menghasilkan laba dengan modal sendiri yang dimiliki.
Efektifitas Larutan Alkali pada Proses Deasetilasi dari Berbagai Bahan Baku Kitosan Mursida, Mursida; Tasir, Tasir; Sahriawati, Sahriawati
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 21, No 2 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(2)
Publisher : Department of Aquatic Product Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.648 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v21i2.23091

Abstract

Bahan organik utama yang terdapat pada kelompok hewan crustaceae, insekta, fungi, moluska,arthropoda disebut kitin. Serbuk kitin dideasetilasi untuk memperoleh senyawa kitosan. Karakterisasikitosan yang sangat penting adalah derajat deasetilasi (DD) yang tergantung pada jenis bahan baku danproses produksinya. Deasetilasi merupakan proses penghilangan gugus asetil dengan cara penambahanlarutan alkali. Efektifitas jenis alkali pada beberapa sumber perlu diteliti untuk mendapatkan kemurniankitosan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis alkali (NaOH, KOH dan CaOH2)yang paling efektif pada proses deasetilasi serbuk kitin serta menentukan karakteristik kitosan yangdihasilkan. Sumber kitin yang di deasetilasi dari cangkang kepiting bakau, cangkang rajungan, kulit udangwindu, kulit udang vannamei, cangkang kerang hijau dan cangkang bekicot. Penelitian terdiri atas dua tahap,tahap pertama adalah preparasi bahan baku dan analisis kandungan kimia bahan baku, sedangkan tahapkedua yaitu produksi dan karakterisasi kitosan. Analisis yang dilakukan terdiri dari analisis kandungankimia, derajat deasetilasi dan kadar N kitosan. Hasil penelitian menunjukan Karakteristik kitosan yangdihasilkan yaitu rendemen 4,25-28,43%, abu 0,42-1,30%, N-total 5,08-5,73%, derajat deasetilasi 83,40-83,45%. NaOH merupakan alkali yang cenderung lebih baik memberikan derajat deasetilasi kitosantertinggi dari masing-masing sumber bahan baku kitosan.