Tien Kumalasari, Tien
Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (Politani)

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTERISTIK IKAN TEMBANG (Sardinella gibbosa) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PRODUK FERMENTASI CHAO Agussalim M, Agussalim M; Kumalasari, Tien
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.922 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i2.215

Abstract

Chao adalah produk fermentasi tradisional Kabupaten Pangkep yang menggunakan ikan dan nasi sebagai bahan baku utama. Ikan tembang (Sardinella gibbosa)  merupakan salah satu jenis ikan yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan chao, yang difermentasi terlebih dahulu sebelum diolah menjadi chao. Fermentasi menyebabkan perubahan sifat mikrobiologis, kimiawi, dan sensori daging ikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik ikan tembang selama fermentasi. Fermentasi dilakukan pada suhu ruang selama 6 hari, kemudian disampling pada hari ke-2, 4, dan 6 untuk dianalisis sifat mikrobiologis, kimiawi, dan sensorinya. Kandungan bakteri aerobik ikan tembang menurun selama fermentasi dari log 5,69 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 4,22 CFU/ml pada hari ke-6. Begitupun dengan kandungan jamur menurun dari log 4,20 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 3,25 CFU/ml pada hari ke-6. Kandungan total bakteri asam laktat ikan tembang meningkat selama fermentasi, dari log 4,76 CFU/ml pada hari ke-2 menjadi log 5,30 CFU/ml pada hari ke-6. Kadar total asam ikan tembang meningkat selama fermentasi dari 1, pada hari ke-2 menjadi 2,7% pada hari ke-6, hal tersebut diikuti oleh penurunan nilai pH dari 6,5 menjadi 6,2. Rata-rata tingkat kesukaan panelis terhadap kenampakan, tekstur, aroma, dan rasa ikan tembang selama fermentasi masing-masing berada pada range (5,6-67), (5,67-6,68), (5,93-6,7), dan (5,92-6,90). Jumlah bakteri aerobik dan jamur ikan tembang pada hari ke-6 fermentasi berada di bawah jumlah maksimum cemaran mikroba dan jamur pada produk perikanan yang ditetapkan oleh Natural Health Products Directorate dan Badan Standardisasi Nasional. Ikan tembang yang telah difermentasi layak dan aman diolah menjadi produk chao.
SISTEM INFORMASI IDENTIFIKASI PENYAKIT PADA TANAMAN KEDELAI BERBASIS WEB Kumalasari, Tien
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.579 KB)

Abstract

Penyediaan informasi tentang penyakit kedelai masih bersifat manual sehingga tidak berfungsi secara maksimal dalam penyebaran informasi baik ke petani, penyuluh, dan pengguna lainnya.Gangguan penyakit merupakan masalah penting yang dihadapi petani dalam usaha tani kedelai, selain menurunkan hasil produksi serangan penyakit juga menurunkan kualitas hasil.Oleh karena itu untuk mengetahui penyakit apa yang menyerang tanaman kedelaimaka dibutuhkan suatu  sistem informasi  identifikasi  penyakit pada tanaman kedelai  berbasis web. Metode pengembangan sistem  yang digunakan mengacu pada  systems development life cycle  (SDLC), mulai dari  investigasi, analisis,desain,  dan implementasi  sistem.  Hasil yang diperoleh adalah sebuah sistem informasi  identifikasi penyakit pada tanaman kedelai berbasis web.
TEKNIK PEMILIHAN VARIETAS UNGGUL KEDELAI BERBASIS WEB Kumalasari, Tien
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.63 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v6i2.214

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendesain user interface yang dapat membantu mensosialisasikan varietas unggul kedelai yang telah dilepas oleh pemerintah. Selain itu membantu petani dalam memilih varietas unggul kedelai. Penelitian terdiri atas empat tahap, yaitu investigasi sistem, analisis sistem, desain, dan implementasi sistem. Tahap implementasi sistem menggunakan perangkat lunak PHP dan MYSQL. Penelitian menghasilkan 3 cara pemilihan dan pencarian varietas unggul kedelai, yaitu pencarian berdasarkan nama varietas, pemilihan berdasarkan kriteria atau parameter yang telah ditentukan (kategori), dan pencarian berdasarkan kata kunci. Hasil pencarian dan pemilihan varietas adalah berupa deskripsi detail dari varietas unggul yang terpilih.